09/09/2026
Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menjadi perhatian setelah ratusan siswa di Berastagi mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu MBG pada 13 Agustus 2026. Sejumlah korban bahkan harus menjalani perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan.
Dalam Rapat Dengar Pendapat DPRD Karo pada 7 September 2026, para orang tua kembali meminta kepastian soal penyebab gangguan kesehatan, biaya pengobatan, serta tanggung jawab pihak terkait. Salah satu orang tua korban, Fitriani br Sijabat, juga mempertanyakan zat apa yang sebenarnya memicu kondisi anaknya.
Dalam forum tersebut turut disampaikan informasi hasil pemeriksaan sejumlah sampel. Nasi disebut terdeteksi Bacillus cereus, ikan dencis bersaus disebut mengandung Staphylococcus aureus, sementara sampel melon disebut mengandung Escherichia coli. Sisa muntahan korban juga disebut ditemukan Bacillus cereus. Namun, konteks dan kesimp**an akhir temuan tersebut tetap perlu merujuk pada dokumen laboratorium resmi serta hasil investigasi medis.
Di tengah itu, muncul p**a kabar di media sosial yang mengaitkan gangguan kesehatan salah satu korban dengan paparan asap rokok. Informasi tersebut belum terkonfirmasi sebagai penyebab kondisi korban. Para keluarga kini berharap seluruh siswa mendapat perawatan sampai pulih dan penyebab kejadian dapat dijelaskan secara terbuka melalui hasil pemeriksaan serta investigasi resmi.