Indonesia Memories

Indonesia Memories Video untuk mengenang masa lalu Indonesia
(1)

31/08/2026

Video amati keluarga André Oomes saat berkunjung ke Tretes, Pasuruan Jawa Timur pada tahun 1939..

30/08/2026

Pembuatan Tahu di Jawa tahun 1948

30/08/2026

Upacara peringatan pemerintahan Sultan Kaharuddin III di Sumbawa pada tahun 1946.

30/08/2026

Citatah, Jawa Barat tahun 1921.

Sumber : eyefilm

30/08/2026

Penambangan batu kapur purba di Citatah, Jawa Barat pada tahun 1921.

Sumber : eyefilm

Sejarah yang terlupakan..
29/08/2026

Sejarah yang terlupakan..

Ini adalah peta kuno yang dibuat oleh seorang pedagang dan penjelajah Belanda bernama Jan Huygen van Linschoten pada abad ke 16 sebelum orang orang Belanda datang ke wilayah nusantara.

Berkat peta yang dilengkapi navigator ini, Cornelis de Houtman dan rombongannya tiba di wilayah nusantara pada akhir abad ke 16.

Konon, Jan Huygen van Linschoten membuat peta navigator ini didapat secara ilegal atau sembunyi2 dari penjelajah Portugis yang terlebih dahulu datang dan bercokol di wilayah nusantara(wilayah Maluku) pada awal abad ke 16.

Hanya berandai2..seumpama Jan Huygen van Linschoten tidak mendapatkan dan membuat peta navigator tersebut, mungkin orang orang Belanda akan sulit atau nyasar tiba ke tempat lainnya, dan wilayah nusantara dijajah sepenuhnya oleh bangsa Portugis yang tentu akan meninggalkan jejak yang berbeda secara historis, karakter, budaya dan ideologi masyarakat bangsa Indonesia sekarang.

Seperti kita ketahui tujuan penjelajahan dan penjajahan bangsa Eropa dikenal dengan semboyan 3G yaitu Gold/kekayaan, Glory/kejayaan, dan Gospel/penyebaran agama.
Dimana pemerintah Portugis sangat fokus dan kuat pada semboyan Gospel/penyebaran agama Katolik, berbeda dengan Belanda yang hanya fokus pada Gold/kekayaan dan Glory/kejayaan saja.

Barry Lawrence Ruder­man, Antique Maps Inc.

28/08/2026

Siti Nurbaya adalah sebuah film serial yang pernah ditayangkan TVRI pada tahun 1991.
Kisah Siti Nurbaya juga pernah difilmkan menjelang akhir pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1942.

Alur cerita berdasarkan karya sastra jaman kolonial Belanda yang berjudul 'Kasih Tak Sampai' yang ditulis oleh sastrawan Marah Roesli pada tahun 1922.
Karya sastra yang terkenal pada masanya tersebut mengangkat tema kritik sosial terhadap budaya Minangkabau ditengah hadirnya budaya modern yang dibawa oleh pemerintah kolonial.

Sebuah kisah sastra lintas zaman yang sulit untuk disikapi secara objektif pada saat ini karena peran protagonis dan antagonis dalam kisah tersebut.

Siti Nurbaya menjadi tokoh protagonis yang terpaksa menantang adat istiadat karena cintanya hanya untuk kekasihnya, Samsul Bahri.
Samsul Bahri juga menjadi tokoh protagonis dalam kisah tersebut yang terpaksa menjadi tentara KNIL yang ingin membalas dendam kematian orang yang dicintainya.

Sedangkan Datuk Maringgih menjadi tokoh antagonis, saudagar kaya raya yang serakah dan culas yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda yang menerapkan pajak seenaknya.

Datuk Maringgih mati ditangan tentara KNIL yang bernama Samsul Bahri yang juga rivalnya dalam memperebutkan Siti Nurbaya...

27/08/2026

Tari tradisional suku Batak Samosir pada tahun 1920

26/08/2026

Budidaya Tembakau di Klaten tahun 1927

26/08/2026

Budidaya Tembakau di laboratoriun penelitian di daerah Klaten, Jawa Tengah pada tahun 1927.

Sumber : eyefilm

Address

Mojokerto

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indonesia Memories posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share