Mengingat Kematian

Mengingat Kematian RENUNGAN BULAN SUCI RAMADHAN REK AYO REK JEJAK JEJAK KASUS-Kontak: 0821-4152-3999. Website: www.jejakkasus.info Renungan- I Love You Muslim jejakkasus.info
Renungan- I Love You Muslim jejakkasus.info
Renungan- I Love You Muslim jejakkasus.info
Renungan- I Love You Muslim jejakkasus.info
Renungan- I Love You Muslim jejakkasus.info
Renungan- I Love You Muslim jejakkasus.info
Renungan- I Love You Muslim jejakkasus.info

Menjawab Pernyatanyaan Kalimat 'HASSBUNALLAH'‘Pertanyaan!Bisakah menjelaskan makna kalimat ini: "Hasbunallah wa nikmal w...
18/11/2013

Menjawab Pernyatanyaan Kalimat 'HASSBUNALLAH'
‘Pertanyaan!
Bisakah menjelaskan makna kalimat ini: "Hasbunallah wa nikmal wakiil" ?
Jawaban:
Merupakan salah satu ucapan terbaik yang dikeluarkan orang-orang beriman. Ucapan tersebut diabadikan Allah pada surat Ali Imran ayat 173, yang artinya:

"Yaitu orang-orang yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: 'Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka!' maka perkataan itu justru menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: 'Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.'"

Makna ucapan 'Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung' (hasbunallaahu wa ni'mal wakiil) bisa dipahami seperti penjelasan Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab tafsirnya, di mana beliau menjelaskan:

"Mengenai firman-Nya ini, Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu bahwa ucapan ini juga dikeluarkan oleh Ibrahim 'alaihissalaam ketika ia dilemparkan ke dalam api, dan dikatakan kepada Muhammad sholallahu 'alaihi wa sallam ketika orang-orang mengatakan kepadanya 'orang-orang telah berkumpul untuk menyerangmu, maka takutlah.'

Namun hal itu bukannya menjadikannya takut, namun sebaliknya semakin menambah imannya, beliaupun bersabda, 'Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.' Hadits ini juga diriwayatkan oleh An-Nasaa'i."

Ibnu Katsir selanjutnya menjelaskan bahwa kalimat ini juga diucapkan oleh 'A'isyah rodhiyallahu anha ketika ia mengenang pertolongan Allah terhadapnya disaat kabar bohong tentang dirinya beredar. (cf. An-Nuur:11-26)

Dari ayat 173 surat Ali Imran dan penjelasan selanjutnya, bisa disimpulkan bahwa ucapan hasbunallah wa ni'mal wakiil diucapkan oleh para Nabi dan orang-orang beriman ketika mereka menghadapi cobaan besar atau fitnah yang berat.

Ucapan tersebut merupakan salah satu bentuk pengamalan tauhid, bahwa hanya kepada Allah sajalah orang-orang beriman itu harus bertawakal. Dengan demikian, segala rasa takut terhadap manusia menjadi pudar ketika orang-orang beriman berserah diri sepenuhnya kepada Allah semata, dan hal itu ditunjukkan dengan lisan yang mengatakan hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

Menjawab Pernyatanyaan Kalimat 'HASSBUNALLAH'
‘Pertanyaan!
Bisakah menjelaskan makna kalimat ini: "Hasbunallah wa nikmal wakiil" ?
Jawaban:
Merupakan salah satu ucapan terbaik yang dikeluarkan orang-orang beriman. Ucapan tersebut diabadikan Allah pada surat Ali Imran ayat 173, yang artinya:

"Yaitu orang-orang yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: 'Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka!' maka perkataan itu justru menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: 'Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.'"

Makna ucapan 'Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung' (hasbunallaahu wa ni'mal wakiil) bisa dipahami seperti penjelasan Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab tafsirnya, di mana beliau menjelaskan:

"Mengenai firman-Nya ini, Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu bahwa ucapan ini juga dikeluarkan oleh Ibrahim 'alaihissalaam ketika ia dilemparkan ke dalam api, dan dikatakan kepada Muhammad sholallahu 'alaihi wa sallam ketika orang-orang mengatakan kepadanya 'orang-orang telah berkumpul untuk menyerangmu, maka takutlah.'

Namun hal itu bukannya menjadikannya takut, namun sebaliknya semakin menambah imannya, beliaupun bersabda, 'Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.' Hadits ini juga diriwayatkan oleh An-Nasaa'i."

Ibnu Katsir selanjutnya menjelaskan bahwa kalimat ini juga diucapkan oleh 'A'isyah rodhiyallahu anha ketika ia mengenang pertolongan Allah terhadapnya disaat kabar bohong tentang dirinya beredar. (cf. An-Nuur:11-26)

Dari ayat 173 surat Ali Imran dan penjelasan selanjutnya, bisa disimpulkan bahwa ucapan hasbunallah wa ni'mal wakiil diucapkan oleh para Nabi dan orang-orang beriman ketika mereka menghadapi cobaan besar atau fitnah yang berat.

Ucapan tersebut merupakan salah satu bentuk pengamalan tauhid, bahwa hanya kepada Allah sajalah orang-orang beriman itu harus bertawakal. Dengan demikian, segala rasa takut terhadap manusia menjadi pudar ketika orang-orang beriman berserah diri sepenuhnya kepada Allah semata, dan hal itu ditunjukkan dengan lisan yang mengatakan hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

HIDUP ITU INDAH BERSAMA POLHUKUM & KRIMINAL WWW.JEJAKKASUS.INFOAku belajar diam dari banyaknya bicara.Aku belajar sabar ...
23/09/2013

HIDUP ITU INDAH BERSAMA POLHUKUM & KRIMINAL WWW.JEJAKKASUS.INFO

Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya Allah yang menyempurnakan..
Aamiin!!

Janganlah pernah menyerah....teruslah berjuang......
Hidup bukanlah satu tujuan..,melainkan perjalanan.....
Nikmatilah..........

Hidup adalah tantangan....Hadapilah....

Hidup adalah anugerah....Terimalah....

Hidup adalah pertandingan....Menangkanlah.....

Hidup adalah tugas.....Selesaikanlah.....

Hidup adalah cita cita....Capailah....

Hidup adalah misteri....Singkapkanlah....

Hidup adalah kesempatan....Ambilah....

Hidup adalah lagu....Nyanyikanlah....

Hidup adalah janji....Penuhilah....

Hidup adalah keindahan...Bersyukurlah....

Hidup adalah teka teki....Pecahkanlah....

Satu hal yang membuat kita bahagia adalah CINTA...

Dan satu hal yang membuat kita dewasa adalah MASALAH...
Dunia diciptakan untuk sebuah MASALAH...
Hadapilah sejuta MASALAH apa bila MASALAH itu bisa memberi manfaat kepada kita dan banyak orang di sekitar kita.....
Akan tetapi HINDARI satu masalah apabila masalah itu akan memberi MUDHARAT kepada kita dan orang di sekitar kita...........

Kata Bijak Hari Ini

Bahagialah dengan apa yang engkau peroleh, menerima apa adanya pemberian Allah, tinggalkanlah mimpi yang tidak sesuai dengan yang engkau usahakan dan di luar kemampuan ...

Aamiin YaRobbal'alaamiin

HIDUP ITU INDAH BERSAMA POLHUKUM & KRIMINAL WWW.JEJAKKASUS.INFO

Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya Allah yang menyempurnakan..
Aamiin!!

Janganlah pernah menyerah....teruslah berjuang......
Hidup bukanlah satu tujuan..,melainkan perjalanan.....
Nikmatilah..........

Hidup adalah tantangan....Hadapilah....

Hidup adalah anugerah....Terimalah....

Hidup adalah pertandingan....Menangkanlah.....

Hidup adalah tugas.....Selesaikanlah.....

Hidup adalah cita cita....Capailah....

Hidup adalah misteri....Singkapkanlah....

Hidup adalah kesempatan....Ambilah....

Hidup adalah lagu....Nyanyikanlah....

Hidup adalah janji....Penuhilah....

Hidup adalah keindahan...Bersyukurlah....

Hidup adalah teka teki....Pecahkanlah....

Satu hal yang membuat kita bahagia adalah CINTA...

Dan satu hal yang membuat kita dewasa adalah MASALAH...
Dunia diciptakan untuk sebuah MASALAH...
Hadapilah sejuta MASALAH apa bila MASALAH itu bisa memberi manfaat kepada kita dan banyak orang di sekitar kita.....
Akan tetapi HINDARI satu masalah apabila masalah itu akan memberi MUDHARAT kepada kita dan orang di sekitar kita...........

Kata Bijak Hari Ini

Bahagialah dengan apa yang engkau peroleh, menerima apa adanya pemberian Allah, tinggalkanlah mimpi yang tidak sesuai dengan yang engkau usahakan dan di luar kemampuan ...

Aamiin YaRobbal'alaamiin

Rukyatul Hilal di Arab Saudi PolHukum & KRiminal Rek Ayo Rek Jejak KasusSaudi- PolHukum & KRiminal Rek Ayo Rek www.jejak...
30/08/2013
Berita Nasional PolHukum & KRiminal Rek Ayo Rek www.jejakkasus.info: Rukyatul Hilal di Arab...


Rukyatul Hilal di Arab Saudi PolHukum & KRiminal Rek Ayo Rek Jejak Kasus
Saudi- PolHukum & KRiminal Rek Ayo Rek www.jejakkasus.info - 30 Dzulqo'dah 1433H penanggalan Saudi Arabia yang bertepatan dengan 16 Oktober 2012 di Buraydah sekitar 300km dari Riyadh, sebuah pertanyaan saya lontarkan pada Dr. Saleh (Mantan Ketua Lembaga Astronomi Nasional Arab Saudi), "Mengapa kita mesti melaksanakan rukyat hilal ketika kita sudah meyakini hilal tidak ada?".

Tahun lalu, selaku anggota Lajnah Falakiyah PBNU, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti pelakanaan rukyat awal Dzulhijjah 1433H, salah satu rukyat hilal yang sangat penting bagi Arab Saudi, khususnya, karena berkaitan dengan penetapan Hari Arofah. Hal ini dikarenakan meskipun Kerajaan Saudi menggunakan kalender Hijriyah untuk kehidupan sehari-harinya, untuk penetapan ibadahnya seperti puasa, Idul Fitri dan Haji tetap disandarkan pada pelaksanaan rukyat hilal.

Paling tidak terdapat 9 titik rukyat hilal, sehingga ketika disampaikan terdapat lebih dari 100 titik rukyat di Indonesia terlihat mereka sangat surprise. Saya tidak tahu mengapa mereka terlihat surprise, mungkin karena kagum dengan antusias umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan Rukyat atau karena menghitung jumlah biaya yang digunakan untuk kegiatan 100 titik tersebut.

Pada kesempatan itu, penulis mendapat kesempatan rukyat di Unayzah yang tidak jauh dari Buraydah dimana terdapat masjid syekh Utsaimin yang merupakan salah satu panutan Umat Islam di Saudi Arabia. Penulis mendapat kesempatan untuk ziarah di Masjid Beliau.

Posisi hilal akhir Dzulqodah 1433H ketika pelaksanaan rukyat ada sbb,: Ijtima' : Senin, 29 Dzulqo'dah 1432 Jam 15:02 dengan ketinggian hilal ketika matahari tenggelam sebesar -2derajat 47menit . Hal ini menunjukkan meskipun Ijtima' telah terjadi sebelum matahari tenggelam, hilal telah terbenam terlebih dahulu dibandingkan dengan matahari meskipun diyakini sebelum matahari, sabit bulan telah terbentuk. Dalam penanggalan Arab Saudi sebelumnya yang menggunakan kriteria ijtima' qobla ghurub, Ummul Quro selaku lembaga yang berwenang terhadap kalender akan menetapkan keesokan harinya, selasa, sebagai tanggal 1 Dzulhijjah 1433H.

Namun seiring berkembangnya pemahaman akan penampakan hilal, kriteria kalender ummul Quro menambahkan syarat bulan terbenam setelah matahari sebagai mana yang kita kenal di Indonesia sebagai kriteria Wujudul Hilal. Sehingga dalam kalender resminya, 1 Dzulhijjah 1433H bertepatan dengan Rabu, 17 Oktober 2012.

Meski kalender menggunakan kriteria wujudul hilal, ternyata sering kali dijumpai pelaksanaan ibadah yang disandarkan pada hasil rukyat di Arab Saudi lebih cepat dari kalender yang telah dibuat. Hal tersebut tentunya sangat aneh bin ajaib terutama bagi mereka yang memahami permasalahan hisab dan rukyat dengan baik.
Dalam bahasa sederhana, tidaklah mungkin saudara-saudara kita yang menganut rukyat hilal sebagai penetapan ibadahnya lebih cepat dibandingkan dengan saudara-saudara kita yang menganut hisab wujudul hilal. Jika hal tersebut terjadi maka dapat dipastikan pelaksanaan rukyat hilalnya tidak betul. Terkecuali perukyat mampu melihat hilal sebelum matahari tenggelam sebagai mana yang dilakukan para pemburu sabit bulan siang hari sebagaimana yang juga dilakukan oleh Observatorium Bosscha-Lembang.
Dengan data posisi astronomis tersebut dapat dipastikan pada tanggal 29 Dzukaidah 1433H tersebut tidak akan ada kesaksian rukyat hilal. Kalaupun terdapat kesaksian rukyat hilal maka Majlis Hakim akan menolak kesaksian tersebut. Hal ini dikarenakan sejak tahun 1432H pemerintah arah saudi menggunakan kriteria visibilitas hilal dengan batas minimum 0 derajat. Selama ketinggian Bulan diatas ufuk pada saat matahari tenggelam maka kesaksian rukyat hilal dapat diterima. Sehingga dapat dibilang kriteria imkan rukyat di arab saudi adalah wujudul hilal. Meskipun demikian pelaksanaan rukyat tetap dilaksanakan, karena pada saat tersebut tanggal 29 dan demkian ketentuan ulama Arab Saudi.
Dr. Saleh selaku seorang ilmuwan tampak tidak terlalu ingin lebih jauh membahas kewenangan ulama. Selaku Ilmuwan, tugasnya adalah memberikan masukan dari sisi sains kepada pihak berwenang akan mungkin tidaknya hilal terlihat. Pertanyaan serupa sering dilontarkan kepada ahli hisab NU yang menganut paham rukyat untuk pelaksanaan ibadahnya. Salah satu jawabannya adalah: Istikmal tersebut didasarkan oleh hasil rukyat bukan hasil hisab. Jika istikmal didasarkan pada hasil hisab maka pada dasarnya NU juga sudah beralih ke Hisab. Meskipun sebenarnya untuk menolak adanya kesaksian rukyat hilal juga didasarkan pada kriteria Hisab Imkan Rukyat Mabims (2-3-8).

Setelah matahari terbenam, seluruh peserta rukyat yang terdiri tidak lebih dari 10 orang menunaikan sholat magrib serta minum teh dan kopi dan kemudian pulang dengan perjanjian keesokan harinya mereka akan datang ke lokasi rukyat hilal kembali.

Secara umum pelaksanaan rukyat hilal di arab saudi sangat sederhana karena diselenggarakan di pinggir jalan raya ditengah hamparan pasir. Keberadaan debu pasir dapat dikenali dengan mudah dari warna ufuk yang berwarna kecoklatan dibandingkan dengan warna biru langit di daerah sekitar zenith. Pengaruh debu pasir yang mencapai ketinggian 2-3 derajat tersebut memberi keyakinan bahwa hilal dengan ketinggian 4 derajat sekalipun tidak akan mudah dilihat dari wilayah padang pasir tersebut, kerkecuali kondisi atmosfernya lebih baik lagi. Hal inilah yang mendasari keyakinan penulis, Arab saudi akan melaksanakan awal puasanya pada hari Rabu, 2 Ramadhan 1434H sekalipun pada tanggal 29 Sya'ban 1432H hilal di Arab Saudi sudah tergolong wujud dan kesaksian rukyat, jika ada, dapat diterima.

Dalam berbagai kesempatan, penulis sampaikan bahwa ada kemungkinan (besar) Arab saudi yang dianggap sebagai acuan dan patokan umat Islam, akan memulai puasa pada hari Rabu, 2 Ramadhan 1434H sekalipun dalam kalendernya 1 Ramadhan 1434H bertepatan dengan hari selasa 9 Juli 2013. Sekalipun secara astronomis, penetapan awal bulan untuk ibadahnya di Arab Saudi tidak bisa menjadi patokan benar dan salahnya penanggalan Hijriyah di Indonesia. Karena selama belum ada kesepakatan akan adanya penanggalan hijriyah internasional maka pada dasarnya sah-sah saja setiap wilayah membuat kalender ibadahnya.

Untuk memastikan hal tersebut penulis mengkontak teman yang sedang menunaikan umroh Ramadhan dan mengkabarkan bahwa di Madinah pada hari Senin belum dilaksanakan Shalat Tarawih. Hal ini menunjukkan, Puasa baru akan dimulai pada hari Rabu, 2 Ramadhan 1434H. Sepintas, bagi masyarakat Indonesia hal tersebut terasa aneh dan seringkali pelaksanaan ibadah menjadi barometer benar-tidaknya sebuah kalender yang dibuat.

Hal tersebut dikarenakan Kalender yang dibuat untuk keperluan ibadah sehingga lambat laun tanpa disadari muncul pemahaman bahwa Puasa Ramadhan itu dilaksanakan pada tanggal 1 Ramadhan. Padahal kalau kita tengok sejarah Islam, penanggalan Hijriyah ada karena tuntutan administrasi negara pada zaman Umar bin Khatab, r.a. BUKAN tuntutan pelaksanaan ibadah.

Bagi masyarakat Saudi, perbedaan antara kalender dengan pelaksanaan ibadah bukan hal yang aneh. Karena Kalender di arab saudi dibuat untuk keperluan sosial sehari-hari sebagaimana yang dipraktekkan pada zaman Umar bin Khatab sehingga menuntut adanya kepastian tanggal sebagaimana kalender Masehi. PolHukum & KRiminal Rek Ayo Rek www.jejakkasus.info

Mengingat Kematian's cover photo
07/08/2013

Mengingat Kematian's cover photo

CURHAT IBLIS KEPADA NABI YAHYAIblis pernah curhat dan membuka rahasianyakepada Nabi Yahya a.s.Pada kesempatan itu, Iblis...
22/07/2013

CURHAT IBLIS KEPADA NABI YAHYA
Iblis pernah curhat dan membuka rahasianya
kepada Nabi Yahya a.s.

Pada kesempatan itu, Iblis menguraikan tentang 3
golongan keturuanan Nabi Adam a.s serta trik-
triknya dalam menjerusmuskan manusia.

Adalah Abdullah bin Muhammad bin Ubad telah
meriwayatkan dengan isnadnya dari Wuhaib bin
Ward dalam kitab Aakamul Marjan.Kisahnya.
Dalam kesempatan itu, Iblis membagi anak turun
Nabi Adam a.s menjadi 3 golongan.

"Sungguh aku akan menasehatimu," ujar iblis.
"Bohong, engkau laknatullah, engkau tidak akan
menasehatiku, tetapi kabarkanlah kepadaku
tentang anak cucu Nabi Adam a.s," ucap Nabi
Yahya a.s.

"Wahai kekasih Allah, sesungguhnya anak cucu
Adam itu ada tiga golongan," ujar iblis yang
terlihat dengan sungguh-sungguh.
"Ceritakanlah kepadaku," tutur Nabi Yahya a.s
lagi.

Menunda Bertobat.
Kemudian iblis bercerita,bahwagolongan pertama
adalah golongan umat yang melonggarkan waktu
untuk beristighfar dan bertobat.

Golongan tersebut adalah golongan yang paling
berat dan paling sulit dipengaruhi oleh iblis.
"Kami telah betul-betul berusaha sekuat tenaga
untuk menggodanya, tetapi mereka merusak
segala upaya kami dengan beristighfar dan
bertobat.Kami mengulangi lagi, tetapi mereka
juga mengulangi istighfar dan betobat

Kami tidak
putus asa, tetapi tidak mendapatkan tujuan kami
padahal telah bersusah payah," ujar iblis.
"Kemudian bagaimana dengan golongan yang
kedua," tanya Nabi Yahya a.s.

Iblis kemudian menjelaskan bahwa golongan anak
cucu Adam yang kedua adalah orang yang lalai
atas perintah Allah SWT.

"Mereka itu di tangan-tangan kami seperti bola
yang ada di tangan anak-anak kalian, kami
menyambar dengan cepat sekehendak kami,
sungguh kami telah menguasai mereka," jawab
Iblis.

Kemudian bagaimana dengan golongan yang
ketiga," tanya Nabi Yahya a.s lagi.
" Golongan yang ketiga itu adalah orang-orang
yang sepertimu, yang terjaga dari kesalahan
(maksum),

kami tidak berkuasa sama sekali atas
orang-orang yang memiliki kelebihan seperti
dirimu," jawab iblis.

"Apakah engkau benar-benar tidak kuasa atas
diriku..?"tanyaNabi Yahya a.s.
"Tidak, kecuali satu kali saja, yaitu pada saat
kamu mendatangi makanan dan memakannya,
kami tak henti-hentinya menyenangkan kamu
makan melebihi batas dan diluar kebutuhan,
maka malam itu engkau tidur nyenyak dan tidak
shalat malam seperti biasanya," jawab iblis.
Orang yang paling disenangi dan dibenci Iblis.
"Tak diragukan lagi iblis, aku tidak akan makan
kenyang karena makanan selamanya," ucap Nabi
Yahya a.s.

"Sudah tentu, aku tidak akan menasehati anak
cucu Adam sesudahmu," ujar iblis balik.
Dalam riwayat lain, dalam kitab Aakamul Marjan
juga dijelaskan melalui Ibn Abi Dunya dengan
sanadnya dari Abdillah bin Khuaibiq.Ketikaiblis
bertemu dengan Nabi Yahya a.s,

Nabi Yahya berkata,"Hai iblis, kabarkanlah
kepadaku manusia yang paling kamu senangi dan
yang paling kamu benci."

Iblis tidak dapat melarikan diri dari pertanyaan
itu, hingga dijawabnya dengan jujur.
"Manusia yang paling aku senangi adalah seorang
mukmin yang bakhil dan manusia yang paling aku
benci adalah mereka yang dermawan," jawab
iblis.

"Kenapa begitu, katakanlah wahai iblis," ujar Nabi
Yahya a.s.
"karena orang yang bakhil itu, bakhilnya
mencukupi kepadaku (menyesatkan manusia),
dan orang yang dermawan itu, aku khawatir Allah
memperlihatkankedermawanannyalantas
menerimanya," jawab iblis.

"Andai bukan karena engkau Wahai nabi Yahya
kekasih Allah, aku tidak akan mengabarkannya,"
ujar iblis lebih lanjut.
Setelah itu, iblis pergi dari hadapan Nabi Yahya
as.

Semoga dapat dipetik Hikmahnya (Ensa Ennia)

Address

Mojokerto
61362

Telephone

0821-4152-3999

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mengingat Kematian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mengingat Kematian:

Nearby media companies


Other Media/News Companies in Mojokerto

Show All