Berta Andreis S.

Berta Andreis S. Halo Semua... Nasihat Ayah Untuk Semua
(744)

apa yang akan kamu katakan?
25/07/2025

apa yang akan kamu katakan?

pesan untuk perempuan lain ?
21/07/2025

pesan untuk perempuan lain ?

Pesan untuk laki-laki lain? bebas mau tentang asmara, kehidupan, dll.
21/07/2025

Pesan untuk laki-laki lain? bebas mau tentang asmara, kehidupan, dll.

13/07/2025

ASMR suara hujan gemuruh petir untuk tidur.

Video ini dibuat dengan menggunakan VEO 3 Google gemini.

12/07/2025

Video suasana hujan yang menenangkan untuk tidur.

Video ini dibuat dengan menggunakan CEO 3, dengan menggunakan teknologi AI.

17/05/2024

ketika dia menjauh darimu jangan kau mengejarnya

    ➖Menurut survei Digital Civility Index (DCI) 2020 yang dipimpin oleh Microsoft, netizen Indonesia dinobatkan sebagai...
10/06/2021



Menurut survei Digital Civility Index (DCI) 2020 yang dipimpin oleh Microsoft, netizen Indonesia dinobatkan sebagai yang paling tidak sopan di Asia Tenggara setelah menempati peringkat negara dengan peringkat terendah di kawasan tersebut.

Tiga risiko terbesar Indonesia dalam dunia daring adalah hoax dan penipuan dengan +13 poin, ujaran kebencian +5 poin, dan diskriminasi dengan -2 poin.

Tetapi, empat dari sepuluh orang mengatakan bahwa kesopanan dalam dunia daring menjadi lebih baik selama Covid-19 karena rasa kebersamaan yang lebih besar dan lebih banyak yang saling membantu.

Namun, hampir lima dari sepuluh orang terlibat dalam insiden intimidasi dengan 19% responden mengatakan bahwa mereka telah menjadi sasaran.

Kesadaran berperilaku baik dalam media sosial perlu dibersamai dengan pengetahuan untuk menghargai orang lain dan tanggung jawab di ruang publik.

Media sosial harusnya bisa menjadi ruang aman untuk siapa pun, dan mengingat banyaknya pengguna sosial di Indonesia, jaminan untuk bebas dari pelecehan maupun kejahatan lainnya adalah hak bagi seluruh pengguna.

Source by https://m.merdeka.com/sumut/peristiwa-10-juni-peringatan-hari-media-sosial-indonesia-beserta-sejarahnya-kln.html?page=all

Follow our Instagram :
https://www.instagram.com/official_tuh
https://www.instagram.com/tuh_quote

Untuk informasi Media, Teknologi, dan Pop Kultur, kunjungi mediaformasi.com!

-

       ➖Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada tanggal 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi...
11/05/2021



Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada tanggal 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta,Indonesia serta puluhan lainnya luka. Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana (1978-1998), Heri Hertanto (1977 - 1998), Hafidin Royan (1976 - 1998), dan Hendriawan Sie (1975 - 1998).

Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, tenggorokan, dan dada. Peristiwa penembakan empat mahasiswa Universitas Trisakti ini juga digambarkan dengan detail dan akurat oleh seorang penulis sastra dan jurnalis, Anggie Dwi Widowati dalam karyanya berjudul Langit Merah Jakarta.

Ekonomi Indonesia mulai goyah pada awal 1998, yang terpengaruh oleh krisis finansial Asia sepanjang 1997-1999. Mahasiswa pun melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke Gedung Nusantara, termasuk mahasiswa Universitas Trisakti. Mereka melakukan aksi damai dari kampus Trisakti menuju Gedung Nusantara pada pukul 12.30. Namun aksi mereka dihambat oleh blokade dari Polri dan militer datang kemudian. Beberapa mahasiswa mencoba bernegosiasi dengan pihak Polri.

Akhirnya, pada pukul 17.15, para mahasiswa bergerak mundur, diikuti bergerak majunya aparat keamanan. Aparat keamanan pun mulai menembakkan peluru ke arah mahasiswa. Para mahasiswa panik dan bercerai berai, sebagian besar berlindung di Universitas Trisakti.

Namun aparat keamanan terus melakukan penembakan. Korban pun berjatuhan, dan dilarikan ke RS Sumber Waras. Satuan pengamanan yang berada di lokasi pada saat itu adalah Brimob, Batalyon Kavaleri 9, Batalyon Infanteri 203, Artileri Pertahanan Udara Kostrad, Batalyon Infanteri 202, Pasukan Anti Huru Hara Kodam serta Pasukan Bermotor. Mereka dilengkapi dengan tameng, gas air mata, Steyr, dan SS-1.

Pada pukul 20.00 dipastikan empat orang mahasiswa tewas tertembak dan satu orang dalam keadaan kritis. Meskipun pihak aparat keamanan membantah telah menggunakan peluru tajam, hasil otopsi menunjukkan kematian disebabkan peluru tajam. Hasil sementara diprediksi peluru tersebut hasil pantulan dari tanah peluru tajam untuk tembakan peringatan.

Follow our Instagram :
https://www.instagram.com/official_tuh
https://www.instagram.com/tuh_quote

Untuk informasi Media, Teknologi, dan Pop Kultur, kunjungi mediaformasi.com!



- Sora Aoi

Address

Muaraenim
31312

Telephone

+6283802572513

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berta Andreis S. posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Berta Andreis S.:

Share