GSJPDI SUKAMAJU

GSJPDI SUKAMAJU Konten Rohani, Renungan Firman Tuhan, Ayat Alkitab, Kisah Alkitab

KETIKA TUHAN MEMBUAT SESEORANG MENJAUHKadang saya baru sadar…Ternyata tidak semua orang yang pergi dari hidup kita adala...
08/08/2026

KETIKA TUHAN MEMBUAT SESEORANG MENJAUH

Kadang saya baru sadar…

Ternyata tidak semua orang yang pergi dari hidup kita adalah kehilangan.
Ada orang-orang yang Tuhan izinkan pergi justru karena Dia sedang menjaga kita.

Awalnya mungkin sakit.

Kita bertanya,
"Kenapa dia berubah?"
"Kenapa dia menjauh?"
"Apa salah saya?"
"Bukankah saya sudah berusaha mempertahankan hubungan ini?"

Kita menangis karena merasa ditinggalkan.
Merasa tidak dihargai.
Merasa disisihkan.

Tapi suatu hari saya belajar melihatnya dari sudut pandang Tuhan.

Bukankah setiap hari kita berdoa:

«"Bapa kami yang di sorga..."
"Lepaskanlah kami daripada yang jahat."»

Nah… kalau tiba-tiba ada orang yang menjauh dari kita, jangan-jangan Tuhan sedang menjawab doa kita. 😄

Kita saja yang sering salah mengerti.

Kita pikir,
"Tuhan, kenapa dia pergi?"

Tuhan mungkin sedang berkata,
"Bukankah kamu sendiri yang meminta Aku melepaskanmu dari yang jahat?" 🤭

Kadang kita menangisi orang yang sebenarnya sedang Tuhan jauhkan demi kebaikan kita.

Kita sibuk mengejar orang yang pergi,
sementara Tuhan sedang berkata,

"Jangan dikejar. Aku sedang mengamankanmu."

Kita merasa disisihkan,
padahal sebenarnya sedang dilindungi.

Kita merasa ditolak,
padahal mungkin sedang dipisahkan dari sesuatu yang tidak baik untuk masa depan kita.

Kita merasa kehilangan seseorang,
padahal Tuhan sedang menyelamatkan hati kita dari luka yang lebih besar.

Dan saya belajar satu hal:

Tidak semua pintu yang tertutup adalah penolakan.
Ada pintu yang Tuhan tutup karena Dia tahu apa yang ada di baliknya.

Jadi, kalau hari ini ada seseorang yang tiba-tiba menjauh…
jangan buru-buru membenci.
Jangan buru-buru menyalahkan diri sendiri.
Dan jangan terus memaksa sesuatu yang Tuhan sedang lepaskan.

Doakan dia.
Ampuni dia.
Lepaskan dia.

Lalu katakan kepada Tuhan:

"Tuhan, kalau memang Engkau yang sedang memisahkan kami, aku percaya. Aku mungkin belum mengerti sekarang, tetapi aku percaya Engkau melihat apa yang tidak bisa kulihat."

Sebab terkadang jawaban doa tidak datang dalam bentuk sesuatu yang kita terima.

Kadang jawaban doa datang dalam bentuk seseorang yang pergi.

Dan mungkin hari ini kita menangis karena seseorang meninggalkan kita.

Tetapi suatu hari nanti kita akan berkata:

"Tuhan, ternyata waktu itu Engkau bukan sedang mengambil seseorang dariku. Engkau sedang menjaga aku."

Jadi… kalau ada yang menjauh darimu hari ini, jangan langsung merasa kamu tidak berharga.

Mungkin kamu bukan sedang disisihkan.

Kamu sedang diamankan. ❤️

Dan kalau Tuhan yang mengamankanmu,
percayalah…

apa yang Tuhan lepaskan dari hidupmu tidak akan pernah lebih besar daripada apa yang sedang Tuhan siapkan untuk hidupmu.

Jangan Sampai Sibuk Ngejar Dunia, Tapi Lupa Ikut YesusPernah nggak sih ngerasa sehari itu kurang 24 jam? Bangun pagi lan...
26/07/2026

Jangan Sampai Sibuk Ngejar Dunia, Tapi Lupa Ikut Yesus

Pernah nggak sih ngerasa sehari itu kurang 24 jam? Bangun pagi langsung mikirin kerjaan, kuliah, target, bisnis, atau konten. Semua dikejar karena takut ketinggalan.

Nggak salah punya mimpi. Nggak salah bekerja keras. Tapi ada satu pertanyaan yang perlu kita renungkan: di tengah semua kesibukan itu, masihkah kita memberi ruang untuk mengikuti Yesus?

Di Alkitab ada seseorang yang berkata kepada Yesus, "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu kepada keluargaku." Lalu Yesus menjawab, "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah." (Lukas 9:61–62).

Yesus bukan melarang mengasihi keluarga. Dia sedang menunjukkan bahwa hati yang terus menunda panggilan Tuhan akan mudah dikuasai oleh hal-hal lain.

Sering kali kita berkata, "Nanti kalau sudah mapan, aku akan lebih sungguh-sungguh melayani Tuhan." Atau, "Nanti kalau sudah nggak sibuk, baru aku serius ikut Tuhan."

Masalahnya, kesibukan itu hampir nggak pernah selesai. Selalu ada target baru, impian baru, dan alasan baru.

Yesus tidak meminta kita berhenti menjalani hidup. Dia hanya ingin menjadi yang terutama dalam hidup kita. Ketika Yesus ada di posisi pertama, pekerjaan, keluarga, dan masa depan justru akan dijalani dengan arah yang benar.

Hari ini, yuk berhenti sejenak. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang selama ini paling banyak menyita hatiku? Jangan sampai kita berhasil mengejar dunia, tetapi perlahan menjauh dari Dia yang memberi hidup.

"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Matius 6:33

Semoga hari ini kita bukan hanya sibuk mengejar impian, tetapi juga setia mengikuti Yesus, langkah demi langkah.

"Jangan Hanya Sibuk Mencari Berkat, Datanglah Berjumpa dengan Sang Pemberi Berkat."Di tengah kesibukan hidup, kita serin...
25/07/2026

"Jangan Hanya Sibuk Mencari Berkat, Datanglah Berjumpa dengan Sang Pemberi Berkat."

Di tengah kesibukan hidup, kita sering merasa tidak punya waktu. Padahal, justru saat hati lelah, Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya.

Ibadah bukan sekadar rutinitas mingguan. Ibadah adalah momen ketika hati yang letih dipulihkan, iman yang mulai redup kembali dinyalakan, dan pengharapan yang hampir padam diperbarui oleh firman Tuhan.

Sering kali, Tuhan bekerja bukan hanya melalui mujizat yang besar, tetapi juga melalui satu lagu pujian, satu ayat firman, atau satu pesan sederhana yang kita dengar di rumah Tuhan. Jangan sampai kita melewatkan berkat itu hanya karena merasa "masih ada waktu lain."

Firman Tuhan berkata:

"Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita..."
Ibrani 10:23–25

Mari luangkan waktu untuk hadir di rumah Tuhan. Datanglah bukan karena kewajiban, tetapi karena kerinduan untuk bertemu dengan Dia yang selalu setia.

Sampai bertemu dalam Ibadah Raya, Minggu, 26 Juli 2026 pukul 10.00 WIB di GSJPDI Sukamaju.

Tuhan Yesus memberkati. 🙏

satu hal yang sering membuat kita lelah: perubahan.Hari ini orang bisa mendukung kita, besok bisa meninggalkan kita. Kea...
25/07/2026

satu hal yang sering membuat kita lelah: perubahan.

Hari ini orang bisa mendukung kita, besok bisa meninggalkan kita. Keadaan bisa berubah. Rencana bisa gagal. Perasaan pun naik turun.

Namun, di tengah dunia yang terus berubah, ada satu Pribadi yang tidak pernah berubah: Tuhan.

Kebaikan-Nya tidak bergantung pada keadaan kita. Saat kita sedang bersukacita, Dia tetap baik. Saat kita menangis dan belum melihat jalan keluar, Dia tetap baik. Bahkan ketika kita belum mengerti apa yang sedang Dia kerjakan, kasih-Nya tidak pernah berkurang sedikit pun.

Ibrani 13:8 berkata:

"Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya."

Mungkin hari ini kamu sedang menunggu jawaban doa. Mungkin ada pergumulan yang membuatmu bertanya, "Tuhan, apakah Engkau masih bekerja?"

Percayalah, diam-Nya bukan berarti meninggalkanmu. Sering kali Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik daripada yang mampu kita bayangkan.

Karena itu, jangan ukur kebaikan Tuhan dari keadaanmu. Ukurlah dari karakter-Nya yang tidak pernah berubah.

Kalau hari ini hatimu mulai goyah, ingatlah satu hal ini:

Kalau semua hal bisa berubah, Tuhan nggak. Kebaikan-Nya tetap sama, dulu, sekarang, sampai selamanya.

Amin. 🤍

Ada doa yang dijawab Tuhan seketika. Namun ada juga doa yang dijawab melalui proses penantian.Sering kali kita mengira T...
24/07/2026

Ada doa yang dijawab Tuhan seketika.
Namun ada juga doa yang dijawab melalui proses penantian.

Sering kali kita mengira Tuhan diam karena keadaan belum berubah. Padahal, justru di saat kita belum melihat hasil, Tuhan sedang membentuk hati kita untuk siap menerima jawaban-Nya.

Penantian bukan berarti Tuhan meninggalkan kita. Penantian adalah ruang di mana iman belajar bertumbuh, pengharapan belajar bertahan, dan kasih kepada Tuhan menjadi semakin murni.

Jangan menyerah hanya karena hari ini belum sesuai dengan harapanmu. Apa yang Tuhan kerjakan sering kali tidak langsung terlihat oleh mata, tetapi selalu menghasilkan sesuatu yang indah pada waktu-Nya.

Tetaplah melangkah dengan setia. Teruslah berdoa. Teruslah percaya. Suatu hari nanti, kamu akan melihat bahwa air mata yang pernah jatuh menjadi bagian dari kesaksian yang memuliakan nama Tuhan.

"Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia." Ibrani 10:23

Kiranya hari ini hatimu dikuatkan. Tuhan tidak pernah terlambat. Dia sedang bekerja, bahkan ketika kamu belum melihatnya. 🙏🏻

Perlengkapan Terbaik Bukan yang Kamu Bawa, tetapi Siapa yang MenyertaimuBanyak orang merasa aman karena memiliki perleng...
23/07/2026

Perlengkapan Terbaik Bukan yang Kamu Bawa, tetapi Siapa yang Menyertaimu

Banyak orang merasa aman karena memiliki perlengkapan yang lengkap. Pengetahuan, uang, relasi, pengalaman, bahkan kemampuan diri sering menjadi sandaran saat menghadapi kehidupan.

Namun Alkitab mengingatkan bahwa semua itu tetap memiliki batas.

Daud berkata:

"TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya."
Mazmur 121:7–8

Artinya, perlindungan sejati tidak berasal dari apa yang kita miliki, tetapi dari Tuhan yang berjalan bersama kita.

Kita boleh mempersiapkan segala sesuatu dengan sebaik mungkin. Itu adalah bentuk tanggung jawab. Tetapi jangan sampai kita lupa bahwa perlengkapan terbaik sekalipun tidak dapat menjamin hari esok.

Saat Tuhan menyertai, Dia memberi hikmat ketika kita bingung, kekuatan ketika kita lemah, damai ketika badai datang, dan jalan ketika seolah tidak ada jalan.

Hari ini, jangan hanya sibuk mempersiapkan bekal untuk perjalanan hidupmu. Pastikan juga bahwa Tuhan berjalan bersamamu.

Karena semua perlengkapan yang kamu pakai untuk bertahan hidup tidak akan lengkap tanpa penyertaan dan perlindungan dari Tuhan.

Saat Batas Kita Bertemu dengan Kuasa TuhanAda masa ketika kita sudah berusaha sekuat tenaga, tetapi hasilnya tetap tidak...
20/07/2026

Saat Batas Kita Bertemu dengan Kuasa Tuhan

Ada masa ketika kita sudah berusaha sekuat tenaga, tetapi hasilnya tetap tidak seperti yang kita harapkan. Kita mulai merasa lelah, kecewa, bahkan bertanya, "Tuhan, sampai kapan?"

Namun justru di titik itulah Tuhan sering bekerja.

Alkitab tidak pernah berkata bahwa kita harus mampu melakukan semuanya sendiri. Sebaliknya, Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya dengan segala keterbatasan kita.

"Disaat kamu tidak bisa, Tuhan bisa. Disaat kamu tidak mampu, Tuhan mampu. Disaat kamu tidak sanggup, Tuhan sanggup."

Bukan berarti kita berhenti berusaha. Tuhan tetap menghendaki kita melangkah dengan setia. Tetapi kita juga diingatkan bahwa keberhasilan bukan hanya karena kekuatan kita, melainkan karena pertolongan Tuhan yang menyertai setiap langkah.

Firman Tuhan berkata:

"Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna."
(2 Korintus 12:9)

Dan lagi,

"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri."
(Amsal 3:5)

Hari ini, mungkin yang Tuhan minta bukan agar kamu menjadi lebih kuat, tetapi agar kamu lebih percaya.

Lakukan bagianmu dengan setia. Serahkan hasilnya kepada Tuhan. Sebab ketika kemampuan manusia mencapai batasnya, kuasa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja.

15/07/2026

Kamu bisa rajin beribadah, aktif melayani, bahkan selalu terlihat "baik". Tapi Lukas 15 mengingatkan kita bahwa berada dekat dengan rumah Bapa belum tentu berarti dekat dengan hati Bapa.

Tuhan mengundang kita bukan sekadar untuk taat, tetapi untuk menikmati kasih-Nya sebagai anak.

Kalau pesan ini menguatkanmu, tulis "Aku mau dekat dengan hati Bapa" di komentar. ❤️

Hari ini bisa menjadi awal dari jawaban doa yang selama ini kamu nantikan.Kadang kita berpikir Tuhan diam, karena doa ki...
15/07/2026

Hari ini bisa menjadi awal dari jawaban doa yang selama ini kamu nantikan.

Kadang kita berpikir Tuhan diam, karena doa kita belum juga menjadi kenyataan.

Padahal, bukan berarti Tuhan tidak bekerja. Sering kali, Dia sedang mempersiapkan waktu yang paling tepat, cara yang terbaik, dan hati yang siap menerimanya.

Alkitab berkata, "Berbahagialah semua orang yang berharap kepada-Nya." (Yesaya 30:18)

Jadi, kalau hari ini kamu mulai merasa lelah menunggu, jangan berhenti berharap.

Siapa tahu... justru hari ini Tuhan sedang membuka pintu yang selama ini kamu doakan.

Tetap percaya. Tetap berdoa. Tetap berjalan bersama Tuhan.

Kalau renungan ini menguatkanmu, tuliskan "Aku tetap berharap" di kolom komentar sebagai doa imanmu.

Tuhan Berkati
13/07/2026

Tuhan Berkati

Address

Sukamaju, VII Koto Ilir, Tebo
Muaratebo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GSJPDI SUKAMAJU posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to GSJPDI SUKAMAJU:

Shortcuts

Share