28/03/2026
Tim beregu putra Prancis mempunyai motivasi tinggi jelang tampil di Thomas Cup 2026.
Di babak penyisihan Thomas Cup 2026, Prancis yang tergabung ke dalam Grup D akan bersaing dengan Indonesia, Thailand, dan Aljazair.
Prancis jelas tidak boleh dianggap remeh. Apalagi sebelumnya, mereka berhasil menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa 2026 setelah mengalahkan Denmark dengan skor 2-3.
Prancis sukses memutus dominasi Denmark yang sebelumnya selalu bisa menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa sejak pertama kali dihelat pada 2006.
Status juara Eropa menjadi modal penting bagi Prancis jelang tampil di Thomas Cup 2026.
Tunggal putra Prancis, Toma Junior Popov, meyakini bahwa timnya bisa bersaing.
"Kami pernah mencapai perempat final pada 2018, tetapi untuk pertama kalinya kami berhasil menjadi juara Eropa."
"Hasil tersebut memberi kami keyakinan bahwa kami mampu bersaing dengan Denmark, sekaligus menumbuhkan harapan yang lebih tinggi," kata Toma Junior Popov, dalam sebuah wawancara dengan BWF TV.
Lebih lanjut, Toma Junior Popov menilai jika persaingan akan merata. Setiap tim punya peluang.
Toma Junior Popov kemudian menyinggung soal kekompakan tim.
"Tidak ada undian yang bagus, tidak ada undian yang buruk."
"Setiap pertandingan harus dihadapi secara profesional dengan mentalitas yang kuat, dan saya menilai kami memiliki tim yang cukup solid untuk bersaing dengan para pemain terbaik," tambah Toma Junior Popov.
Langkah Indonesia untuk lolos fase grup diprediksi akan sulit dengan adanya Prancis dan juga Thailand.
Selain Prancis yang berbekal juara Eropa, Thailand juga mempunyai komposisi pemain yang mumpuni. Sebut saja Kunlavut Vitidsarn selaku tunggal putra ranking satu dunia.
Prancis dan Thailand tentu akan menjadi ujian berat Indonesia untuk bisa mengamankan dua posisi teratas klasemen fase grup.
Pun jika berkaca dari hasil turnamen sejauh ini, Indonesia patut was-was. Mengingat dari hasil tur Eropa kemarin, Indonesia mengalami nirgelar.
Source: Tribunnews
---