Willem Paulinus Apaseray

Willem Paulinus Apaseray sukses ditahun ini
(1)

SAYA ADALAH KESALAHAN ITU.  Orang-orang sering bilang: sayalah kesalahan itu. Sejak awal saya hanya berpegang erat pada ...
19/07/2026

SAYA ADALAH KESALAHAN ITU.

Orang-orang sering bilang: sayalah kesalahan itu.
Sejak awal saya hanya berpegang erat pada apa yang saya yakini sebagai kebenaran.

Saya tahu banyak orang berbisik, menunjuk, dan menolak keberadaanku.

Namun dia yang menjadi kebenaran bagi saya selalu berdiri tegak di sisiku.

Ia berkata dengan tegas, bahwa pilihannya kepadaku tidak pernah salah.

Karena itu saya bersyukur, dan menutup rapat telinga serta hati dari segala cemoohan, fitnah, makian, serta segala kejahatan perkataan yang datang.

Saya sangat mencintainya; kebenaran adalah yang paling utama di dalam hidupku.

Namun seiring berjalannya waktu,
Saya mulai merasakan hal yang menyakitkan.

Sepertinya kebenaran itu mulai lelah dan muak dengan segala kesalahan yang melekat pada saya.

Perlahan kepercayaan itu memudar. Ia seolah tak lagi nyaman melihat wajah dan tingkah laku saya yang penuh kekurangan.

Semenjak ia memutuskan untuk tidak lagi mengandung harapan itu, bahkan terlihat takut mendekat, saya benar-benar yakin akan satu hal: Saya sungguh salah.

Saya telah membuat kebenaran itu menanggung risiko yang sangat berat, hanya demi diri saya yang penuh noda dan keliru.

Hingga akhirnya hari itu tiba.
Segalanya menjadi kacau tak terkira.
Kami berakhir dalam pertikaian yang hebat dan menyakitkan.

Dan di tengah semuanya itu, saya akui dengan jujur: kesalahan yang ada padaku, tidak akan pernah bisa berubah menjadi sesuatu yang benar bersamanya.

Masih Menunggu buruan bertengker ๐Ÿ˜Š
19/07/2026

Masih Menunggu buruan bertengker ๐Ÿ˜Š

Perjalanan kehidupan manusia ๐Ÿ˜Ž
18/07/2026

Perjalanan kehidupan manusia ๐Ÿ˜Ž

17/07/2026

Membuka Lembaran Baru

Tidak ada yang benar-benar siap menutup ribuan kisah yang pernah menjadi rumah bagi hati.

Setiap kenangan masih hidup, bersembunyi di sudut-sudut waktu, datang tanpa diundang ketika malam mulai sunyi.

Aku pernah percaya bahwa kita berjalan di jalan yang sama. Mungkin benar, tujuan kita masih serupa: ingin hidup tenang, ingin bahagia, ingin saling memiliki. Namun ternyata, jalan yang kita pilih perlahan berubah arah. Semakin jauh melangkah, semakin terasa bahwa langkah kita tak lagi seirama.

Bahagia... kini terdengar seperti mimpi yang dibungkus oleh emosi dan perbedaan pandangan.

Dahulu, semuanya bermula dengan damai. Kita duduk di meja doa, saling menggenggam harapan, mengucap syukur atas setiap hari yang diberikan. Saat itu, dunia terasa sederhana.

Entah sejak kapan meja doa berubah menjadi meja yang sunyi. Tak ada lagi doa yang dipanjatkan bersama. Tak ada lagi ucapan syukur yang lahir dari hati. Yang tersisa hanyalah kelelahan, kejenuhan, dan gengsi yang diam-diam mengambil alih ruang yang dulu dipenuhi kasih.

Kita sama-sama takut kehilangan.

Namun waktu mengajarkan sesuatu yang pahit: rasa takut itu perlahan memudar, berubah menjadi jurang yang semakin dalam.

Kita masih saling melihat dari kejauhan, tetapi tak lagi mampu saling menjangkau. Bukan karena tidak ingin, melainkan karena terlalu banyak luka yang tak pernah benar-benar diucapkan.

Hari ini aku memilih membuka lembaran baru. Bukan karena semua kenangan telah hilang, tetapi karena hidup tidak pernah berhenti menunggu seseorang yang terus menoleh ke belakang.

Kenangan akan tetap menjadi bagian dari perjalanan, namun bukan lagi tempat untuk menetap.

Jika suatu hari nanti kita bertemu kembali, semoga bukan sebagai dua orang yang saling menyalahkan, melainkan sebagai dua jiwa yang pernah saling mencintai, lalu belajar bahwa melepaskan juga merupakan bentuk kasih yang paling tulus.

Karena terkadang, bukan cinta yang berakhir. Melainkan jalan yang memang sudah tidak lagi searah.

17 July 2026

Tidak Mudah memang menjaga Warisan leluhur ini, Sendirian dengan 5 Lahan besar ๐Ÿ˜’Modalnya cuma semangat yang baru muncul ...
16/07/2026

Tidak Mudah memang menjaga Warisan leluhur ini,
Sendirian dengan 5 Lahan besar ๐Ÿ˜’

Modalnya cuma semangat yang baru muncul ๐Ÿ˜

Sepertinya ini akan menjadi kesibukan baru setelah sekian purnama.

16/07/2026

Mungkinkah?

01/05/2026

Bibit sayuran yang cocok di tanam pada pekarangan rumah.

Address

Jalan Poros
Nabire
98853

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Willem Paulinus Apaseray posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share