Papua Breaking News

Papua Breaking News Papua Breaking News - PBN adalah Media Faktual, Kritis, Idependen. Website: www.papuabreakingnews.com

Papua Breaking News - PBN adalah Media Faktual - Kritis - Idependen.

*Warga Asal Beoga Barat Ajak Masyarakat Dukung Program Pembentukan Karakter SDM Kabupaten Puncak*Puncak — Seorang putra ...
02/07/2026

*Warga Asal Beoga Barat Ajak Masyarakat Dukung Program Pembentukan Karakter SDM Kabupaten Puncak*

Puncak — Seorang putra daerah Kabupaten Puncak, Nison K*m, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Puncak yang memprioritaskan pembentukan karakter serta kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Puncak.

Dalam pernyataannya, Nison K*m menilai bahwa fokus pembangunan manusia merupakan langkah strategis yang akan memberikan dampak jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Puncak. Menurutnya, kebijakan yang mengedepankan pembentukan karakter merupakan teladan kepemimpinan yang patut diapresiasi.

"Saya secara pribadi sangat salut, menghormati, mengapresiasi, bahkan mendukung penuh salah satu program kerja nyata Bupati Puncak yang mengutamakan pembentukan karakter manusia Puncak. Menurut saya, inilah contoh kepemimpinan yang memberikan perhatian serius terhadap pembangunan manusia," ujarnya.

Ia juga meyakini bahwa pembangunan yang berpusat pada manusia tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai spiritual dan kehidupan. Menurutnya, upaya membangun karakter generasi Puncak merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah di masa mendatang.

Lebih lanjut, Nison K*m mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Puncak untuk memberikan dukungan terhadap program tersebut, baik melalui doa maupun partisipasi aktif sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Ia berharap program pembentukan karakter dan pembangunan SDM tidak berhenti pada satu periode kepemimpinan, melainkan dapat menjadi kebijakan berkelanjutan yang diwariskan dari generasi ke generasi serta terus dilanjutkan oleh para pemimpin Kabupaten Puncak pada masa mendatang.

"Mari kita semua yang merasa sebagai orang Puncak mendukung program ini dengan doa dan tindakan nyata. Semoga program ini tidak berhenti pada masa kepemimpinan sekarang, tetapi menjadi program tetap yang terus dijalankan dari periode ke periode demi masa depan Kabupaten Puncak," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Nison K*m, S.Pd., putra daerah Kabupaten Puncak yang berasal dari Daerah Pemilihan II, Distrik Beoga Barat, Kampung Kelmabet.

Di akhir pernyataannya, ia menutup dengan ungkapan persatuan khas masyarakat Puncak, "Amolongo Kinaonak-oo."

*Panitia Pembangunan Gereja GKII Jemaat Yordan Kago I Kabupaten Puncak Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur dan Wakil ...
02/07/2026

*Panitia Pembangunan Gereja GKII Jemaat Yordan Kago I Kabupaten Puncak Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah atas Bantuan Rp1 Miliar Telah Masuk Rekening Panitia Pembangunan*

Papua Breaking News - PBN. Ilaga, Kabupaten Puncak – Panitia Pembangunan beserta segenap jemaat Gereja Yordan Kago I, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Meki Nawipa dan Deinas Geley atas bantuan dana sebesar Rp 1 miliar untuk mendukung pembangunan Gereja Yordan Kago telah masuk ke rekening Panitia Pembangunan Gereja.

Panitia menjelaskan bahwa bantuan tersebut telah diterima dan telah masuk ke rekening resmi panitia pembangunan sehingga dapat segera dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan pembangunan gereja.

Mewakili seluruh jemaat, panitia juga menyampaikan doa agar Tuhan Yesus senantiasa memberikan kesehatan, hikmat, kekuatan, dan penyertaan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.

Selain itu, jemaat berharap kepemimpinan keduanya terus membawa kemajuan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat Papua Tengah.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Meki Nawipa dan Bapak Wakil Gubernur Deinas Geley atas bantuan dana sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan Gereja Yordan Kago I. Bantuan tersebut telah kami terima dan telah masuk ke rekening resmi panitia. Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi kami dan seluruh jemaat."

"Kami percaya setiap kebaikan yang diberikan untuk pembangunan rumah Tuhan akan menjadi berkat bagi banyak orang. Karena itu kami terus mendoakan agar Tuhan Yesus senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, hikmat, dan keberhasilan kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur dalam memimpin Papua Tengah. Kiranya Tuhan menyertai setiap pengabdian mereka bagi masyarakat." (PBN)

*Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pembangunan Gereja Jordan Kago I di Ilaga*PAPUA BREAKING NEWS –...
02/07/2026

*Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pembangunan Gereja Jordan Kago I di Ilaga*

PAPUA BREAKING NEWS – ILAGA, 25 Mei 2026 — Ketua Panitia Pembangunan Gereja Jemaat Jordan Kago I, Melkias Tabuni, bersama para gembala dan seluruh jemaat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, atas bantuan dana sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pembangunan rumah ibadah Gereja Jordan Kago I di Ilaga, Kabupaten Puncak.

Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi oleh Bupati Puncak, Elvis Tabuni, bersama sejumlah kepala daerah dari wilayah pegunungan Papua, di antaranya Bupati Puncak Jaya, Bupati Paniai, Bupati Deiyai, dan Bupati Intan Jaya.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja Jordan Kago I, Melkias Tabuni, mengatakan bantuan tersebut menjadi dukungan besar bagi kelanjutan pembangunan gereja yang saat ini sedang berjalan.

“Sungguh merupakan berkat besar dan dukungan yang sangat berharga. Bantuan dana sebesar Rp1 miliar ini akan sangat membantu memperlancar pembangunan rumah ibadah kami, sehingga gereja dapat segera diselesaikan dan digunakan untuk memuliakan nama Tuhan, menjadi tempat pelayanan, persekutuan, serta pertumbuhan rohani bagi seluruh jemaat Gereja Jordan Kago I,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan doa dan harapan bagi kepemimpinan Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar senantiasa diberikan kesehatan, hikmat, dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Doa kami, semoga Bapak Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley selalu diberi kesehatan, hikmat, kekuatan, dan berkat yang melimpah dalam memimpin masyarakat Papua Tengah. Semoga pelayanan dan pengabdian beliau terus membawa manfaat besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tambahnya.

Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pembangunan kehidupan kerohanian masyarakat di wilayah pegunungan Papua, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan umat gereja dalam mendukung pembangunan sosial dan spiritual di Papua Tengah. (PAPUA BREAKING NEWS)

Total Penduduk Tanah Papua Capai 5,7 Juta Jiwa, Data OAP Tercatat 2,2 Juta JiwaPAPUA BREAKING NEWS-PBN. Jayapura, Papua ...
02/07/2026

Total Penduduk Tanah Papua Capai 5,7 Juta Jiwa, Data OAP Tercatat 2,2 Juta Jiwa

PAPUA BREAKING NEWS-PBN. Jayapura, Papua — Pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) se-Tanah Papua mencatat jumlah Orang Asli Papua (OAP) yang telah terdata dalam sistem administrasi kependudukan hingga Mei 2026 mencapai 2.283.703 jiwa. Data tersebut dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Disdukcapil se-Tanah Papua yang berlangsung di Jayapura pada 21–22 Mei 2026.

Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ribka Haluk, mengatakan Rakorda tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan implementasi Otonomi Khusus di Tanah Papua, khususnya dalam penyusunan basis data Orang Asli Papua yang akurat, legal, dan terintegrasi secara nasional.

Menurutnya, validitas data OAP menjadi fondasi penting dalam mendukung kebijakan pembangunan, afirmasi, serta penyaluran program Otonomi Khusus agar berjalan tepat sasaran.

“Basis data OAP ini sangat penting dan menjadi salah satu pilar utama keberhasilan penerapan Otonomi Khusus dengan prinsip 5T, yaitu Tepat Data, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Sasaran, dan Tepat Dana,” ujar Ribka Haluk dalam keterangannya, Kepada Papua Breaking News. Jumat (22/5/2026).

Rakorda tersebut dihadiri Disdukcapil dari enam provinsi dan 42 kabupaten/kota se-Tanah Papua. Berdasarkan data yang dipaparkan hingga Mei 2026, jumlah total penduduk di Tanah Papua tercatat sebanyak 5.797.499 jiwa.

Sementara itu, jumlah Orang Asli Papua yang telah terinput dalam Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Plus OAP (SiakPlus) pada sistem SIAK Terpusat mencapai 2.283.703 jiwa.

Adapun rincian data OAP berdasarkan wilayah provinsi meliputi:

1. Provinsi Papua : 500.630 jiwa
2. Provinsi Papua Barat : 281.226 jiwa
3. Provinsi Papua Selatan : 227.796 jiwa
4. Provinsi Papua Pegunungan : 21.102 jiwa
5. Provinsi Papua Barat Daya : 256.890 jiwa
6. Provinsi Papua Tengah : 999.025 jiwa

Pemerintah juga merencanakan pelaksanaan Sensus Penduduk OAP dan Sensus Sosial Ekonomi OAP pada tahun 2028. Program tersebut disebut akan menjadi sensus khusus pertama bagi Orang Asli Papua sejak diberlakukannya Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

Wamendagri menegaskan bahwa keberhasilan pendataan OAP membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga representatif Orang Asli Papua, hingga struktur pemerintahan kampung dan distrik.

“Diperlukan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk MRP, DPRP, DPRK, lembaga adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, Disdukcapil, BPS, hingga aparat di tingkat distrik, kampung/kelurahan, dan RT/RW,” katanya.

Pendataan tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terukur, inklusif, dan berpihak pada Orang Asli Papua di seluruh wilayah Tanah Papua. (PAPUA BREAKING NEWS | PBN)

*Bupati Elvis Tabuni Dinilai Jadi Teladan Nyata Kepemimpinan Rakyat di Kabupaten Puncak*PAPUA BREAKING NEWS | PBN. Gome,...
02/07/2026

*Bupati Elvis Tabuni Dinilai Jadi Teladan Nyata Kepemimpinan Rakyat di Kabupaten Puncak*

PAPUA BREAKING NEWS | PBN. Gome, Papua Tengah — Sosok Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, S.E., M.Si., kembali mendapat apresiasi luas dari kalangan legislatif daerah. Ketua Komisi I DPRK Kabupaten Puncak, Perius Denilson Wonda, menyebut kepemimpinan Bupati Elvis Tabuni sebagai teladan nyata yang lahir dari pengalaman hidup bersama rakyat kecil dan perjuangan panjang dari bawah.

Menurut Perius Wonda, perjalanan karir Elvis Tabuni menjadi bukti bahwa kepemimpinan sejati dibangun melalui pengabdian, kerja keras, serta kedekatan dengan masyarakat.

Sebelum menjabat sebagai Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni diketahui pernah mengawali karir sebagai Kepala Desa di Kampung Pinapa.

“Beliau tumbuh bersama masyarakat dan memahami langsung kehidupan rakyat. Karena pernah berada di posisi paling bawah, beliau sangat mengerti apa yang dirasakan masyarakat,” ujar Perius Wonda dalam keterangannya kepada Papua Breaking News, Jumat (23/5/2026).

Perjalanan politik Elvis Tabuni kemudian terus berkembang. Ia dipercaya menjadi Anggota DPRK Puncak Jaya, selanjutnya menjabat sebagai Anggota DPR Provinsi Papua, hingga akhirnya dipercaya masyarakat memimpin Kabupaten Puncak sebagai Bupati.

Ketua Komisi I DPRK Puncak menilai keberhasilan tersebut bukan sekadar faktor politik semata, melainkan lahir dari karakter kepemimpinan yang sederhana, dekat dengan rakyat, dan memiliki visi besar untuk pembangunan daerah.

“Beliau tidak memimpin dari jauh. Beliau turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar keluhan rakyat, dan mencari solusi bersama,” katanya.

Selain memberikan apresiasi kepada Bupati, Perius Wonda juga memuji kekompakan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak yang dinilai mampu bekerja solid di bawah kepemimpinan Elvis Tabuni.

Momentum pembangunan besar di Kabupaten Puncak juga akan ditandai dengan agenda peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bupati dan Kantor DPRK Puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, di Kota Gome.

Pemerintah daerah menyebut pembangunan tersebut menjadi langkah strategis menuju wajah baru Kabupaten Puncak yang lebih modern, maju, dan representatif. Kota Gome bahkan mulai dijuluki sebagai “Kota Baru” yang diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan dan pembangunan daerah di masa depan.

“Ini akan mengubah wajah Kabupaten Puncak secara menyeluruh. Semua lahir dari visi besar Bapak Bupati untuk kemajuan daerah,” lanjutnya.

Dalam pernyataannya, Perius Wonda menegaskan bahwa seluruh 31 anggota DPRK Kabupaten Puncak siap memberikan dukungan penuh terhadap program pembangunan pemerintah daerah demi kemajuan masyarakat Kabupaten Puncak dan Papua Tengah secara umum.

Di akhir pernyataannya, ia juga menyampaikan ucapan selamat atas Grand Opening Guest House ELVIS TABUNI serta peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bupati dan DPRK Puncak.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses, lancar, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Puncak,” tutupnya. (Papua Breaking News - PBN)

*Tokoh 3 Distrik Wilayah Nioga Kabupaten Puncak Jaya Sepakati Sikap Tegas terhadap Pelaku Kekerasan dan Gangguan Keamana...
02/07/2026

*Tokoh 3 Distrik Wilayah Nioga Kabupaten Puncak Jaya Sepakati Sikap Tegas terhadap Pelaku Kekerasan dan Gangguan Keamanan*

PAPUA BREAKING NEWS | PBN. Nioga, Puncak Jaya — Sejumlah tokoh masyarakat, kepala distrik, tokoh adat, tokoh gereja, tokoh pemuda, tenaga kesehatan, serta perwakilan masyarakat dari empat distrik di Kabupaten Puncak Jaya menyatakan sikap tegas terhadap berbagai tindakan kriminal dan gangguan keamanan yang dinilai menghambat pembangunan serta mengancam keselamatan masyarakat sipil terutama guru dan tenaga medis. Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama yang berlangsung di Lapangan Distrik Nioga, Kantor Distrik Nioga, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (23/5/2026).

Pertemuan itu melibatkan perwakilan dari Distrik Nioga, Taganombak, dan Nume, bersama unsur tokoh pemuda, kepala suku, perempuan, gereja, tenaga medis, pihak kepolisian Ilu serta pihak Puskesmas Nioga. Forum tersebut secara khusus membahas situasi keamanan masyarakat dan perlindungan terhadap tenaga pelayanan publik seperti tenaga medis, guru, dan ASN.

Dalam forum itu, seluruh pihak menyatakan larangan tegas terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan seperti kekerasan fisik maupun nonfisik, intimidasi, pencurian, pemerkosaan, perampokan, hingga tindakan mabuk-mabukan dan membawa senjata tajam secara bebas di lingkungan masyarakat.

Kesepakatan tersebut lahir setelah sebelumnya terjadi kasus kekerasan terhadap tenaga medis di wilayah Puskesmas Nioga beberapa waktu lalu. Insiden tersebut dinilai menjadi alarm serius bagi masyarakat dan para tokoh untuk mengambil langkah bersama demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah empat distrik.

Perwakilan Kepala Distrik, Bapak Pondiman Kogoya, menegaskan bahwa seluruh tokoh yang hadir telah menyepakati langkah hukum terhadap pelaku apabila kejadian serupa kembali terjadi.

“Semua tokoh yang hadir hari ini sepakat, kalau ada kejadian lagi maka pelaku akan diserahkan kepada polisi untuk diproses hukum,” tegas Pondiman Kogoya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Kepala Suku wilayah Nioga yang meminta masyarakat menghentikan berbagai tindakan yang meresahkan seperti pencurian dan mabuk-mabukan.

“Kalau ada kejadian pencurian, mabuk dan tindakan lain yang meresahkan, maka kami akan serahkan ke kantor polisi. Semua perwakilan sepakat mengambil keputusan ini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Distrik Nioga menyatakan bahwa masyarakat bersama para tokoh akan mengambil tindakan terhadap individu yang berkeliaran sambil membawa senjata tajam seperti pisau, parang, maupun panah dan busur.

“Kalau ada yang mabuk berkeliaran sambil membawa alat tajam maka kami akan tangkap dan bawa ke Polsek Ilu untuk ditangani. Ini kesepakatan bersama seluruh perwakilan empat distrik, tokoh adat, gereja, dan pemuda,” katanya.
Mereka menilai situasi keamanan yang tidak kondusif selama ini menjadi salah satu faktor penghambat pembangunan daerah. Karena itu, masyarakat diminta mulai membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan bersama.

Ketua Klasis Yaluku, Bapak Tendison Kogoya juga menegaskan bahwa seluruh keputusan yang diambil dalam forum tersebut memiliki dasar moral, sosial, dan hukum yang harus dihormati semua pihak, termasuk keluarga pelaku apabila nantinya dilakukan proses hukum.

“Kalau ada pemuda atau masyarakat yang melakukan kekerasan, maka berdasarkan hasil kesepakatan ini kami akan bertindak. Orang tua dan keluarga jangan mempersalahkan para tokoh karena ini hasil keputusan bersama berdasarkan aturan dan hukum,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa budaya dan nilai luhur Orang Papua khusus suku Lani sejatinya mengajarkan penghormatan terhadap sesama manusia, kedewasaan, serta kehidupan yang baik dan bermartabat.

Menurutnya, fenomena membawa senjata tajam, mabuk-mabukan, dan tindakan kekerasan harus dihentikan demi masa depan generasi muda dan keamanan masyarakat.

Forum tersebut turut mendapat dukungan dari 19 gereja di bawah Klasis Yaluku, GIDI Wilayah Yamo.

Di sisi lain, perwakilan pemuda juga menyatakan kesiapan mendukung keputusan bersama tersebut. Mereka menegaskan bahwa pemuda yang terbukti melakukan tindakan kriminal terhadap masyarakat, guru, maupun tenaga medis harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami pemuda sepakat, kalau ada yang salah bertindak terhadap masyarakat, guru, dan tenaga medis yang tidak bersalah maka harus ditangkap dan diproses hukum,” ujar salah satu perwakilan pemuda.

Mereka juga meminta aparat keamanan, khususnya pihak kepolisian, untuk membantu memberantas peredaran minuman keras yang dinilai menjadi salah satu pemicu utama terjadinya tindakan kriminal dan kekerasan di wilayah empat distrik tersebut.

Pernyataan sikap bersama ini diharapkan menjadi titik awal penguatan keamanan masyarakat sipil serta perlindungan terhadap tenaga pelayanan publik di wilayah pedalaman Kabupaten Puncak Jaya. (Papua Breaking News - PBN)

PAPUA BREAKING NEWS | PBN. Abepura, Jayapura — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Papua Pegunun...
02/07/2026

PAPUA BREAKING NEWS | PBN. Abepura, Jayapura — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Papua Pegunungan resmi menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Papua, Selasa (20/5/2026).

Penyerahan SKT berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua, Abepura, Jayapura, sekitar pukul 14.00 WIT. Dengan diterbitkannya SKT tersebut, Partai Gerakan Rakyat Papua Pegunungan kini dinyatakan sah secara administratif dan memiliki legalitas untuk menjalankan aktivitas kepartaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ketua dan pengurus DPW menyebut proses penerbitan SKT tidak berlangsung singkat. Pengurusan administrasi hingga verifikasi faktual disebut melibatkan kerja intensif lintas wilayah Papua Pegunungan dan Jayapura.

“Izin ini lahir dari perjuangan panjang. Dari pengumpulan data anggota, verifikasi administrasi hingga koordinasi pusat-daerah. Hari ini menjadi momentum penting bagi gerakan politik rakyat Papua Pegunungan,” demikian disampaikan pengurus DPW usai menerima SKT.

DPW Partai Gerakan Rakyat Papua Pegunungan juga menegaskan akan segera melakukan konsolidasi struktur partai di delapan kabupaten wilayah Papua Pegunungan, meliputi Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Nduga, Pegunungan Bintang, Tolikara, Yahukimo, Yalimo, dan Mamberamo Tengah. Fokus utama diarahkan pada penguatan kaderisasi, perekrutan generasi muda Papua, serta agenda kerakyatan di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat kecil, dan penyelesaian konflik tanah adat.

Selain itu, partai menyatakan kesiapan menghadapi tahapan politik nasional menuju Pemilu 2029 dan Pilkada Serentak mendatang. Pengurus DPW menegaskan kehadiran partai harus menjadi ruang perjuangan aspirasi masyarakat Papua Pegunungan di jalur demokrasi dan kebijakan publik. (PBN)

*DPW Partai Gerakan Rakyat Papua Tengah Resmi Kantongi SKT dari Kemenkum Papua*PAPUA BREAKING NEWS. Abepura, Jayapura — ...
02/07/2026

*DPW Partai Gerakan Rakyat Papua Tengah Resmi Kantongi SKT dari Kemenkum Papua*

PAPUA BREAKING NEWS. Abepura, Jayapura — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Papua Tengah resmi menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Papua, Selasa (20/5/2026).

Penyerahan SKT berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua, Abepura, Jayapura, sekitar pukul 14.00 WIT. Dengan diterbitkannya SKT tersebut, Partai Gerakan Rakyat Papua Tengah kini dinyatakan sah secara administratif dan memiliki legalitas untuk menjalankan aktivitas kepartaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ketua dan pengurus DPW menyebut proses penerbitan SKT tidak berlangsung singkat. Pengurusan administrasi hingga verifikasi faktual disebut melibatkan kerja intensif lintas wilayah Papua Tengah dan Jayapura.

“Izin ini lahir dari perjuangan panjang. Dari pengumpulan data anggota, verifikasi administrasi hingga koordinasi pusat-daerah. Hari ini menjadi momentum penting bagi gerakan politik rakyat Papua Tengah,” demikian disampaikan pengurus DPW usai menerima SKT.

DPW Partai Gerakan Rakyat Papua Tengah juga menegaskan akan segera melakukan konsolidasi struktur partai di delapan kabupaten wilayah Papua Tengah, meliputi Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Mimika. Fokus utama diarahkan pada penguatan kaderisasi, perekrutan generasi muda Papua, serta agenda kerakyatan di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat kecil, dan penyelesaian konflik tanah adat.

Selain itu, partai menyatakan kesiapan menghadapi tahapan politik nasional menuju Pemilu 2029 dan Pilkada Serentak mendatang. Pengurus DPW menegaskan kehadiran partai harus menjadi ruang perjuangan aspirasi masyarakat Papua Tengah di jalur demokrasi dan kebijakan publik. (PBN)

Ada apa di balik pembubaran Film dokumenter 'Pesta Babi'?Pemutaran Film Pesta Babi yang bercerita tentang eksploitasi li...
02/07/2026

Ada apa di balik pembubaran Film dokumenter 'Pesta Babi'?

Pemutaran Film Pesta Babi yang bercerita tentang eksploitasi lingkungan, khususnya di Papua, dibubarkan paksa di sejumlah daerah.

Sutradara film ini, Dandhy Dwi Laksono menggambarkan situasi ini sebagai bentuk "menguji demokrasi kita". "Makin ditekan akan makin kami perpanjang musim nobarnya (nonton bareng)," katanya.

Sementara, sutradara Cypri Dale, mengatakan, "Pesta Babi bukan film untuk ditonton saja dengan mata. Pesta Babi adalah film yang menuntut jawaban".

Watchdog melaporkan setidaknya 21 kali "intimidasi serius" selama pemutaran film Pesta Babi di berbagai daerah di Indonesia.

Intimidasi ini berupa telepon pihak keamanan, dipantau langsung intelijen keamanan, permintaan identitas penyelenggara hingga tindakan pembubaran acara secara paksa.

Menteri HAM, Natalius Pigai juga menolak pembubaran dan pelarangan pemutaran Film Pesta Babi. Kata dia, larangan pemutaran film baru bisa dilakukan melalui putusan pengadilan.

"Larangan itu hanya boleh melalui keputusan pengadilan. Apakah ada keputusan pengadilan? Tidak. Berarti kan tidak boleh (seperti itu)," katanya.

Pesta Babi film tentang apa?

Apa tujuan yang ingin dicapai dari produksi Film Pesta Babi?

Siapa di balik pembubaran Film Pesta Babi, dan apa alasannya?

Kenapa Film Pesta Babi mendapat intimidasi dan pembubaran paksa?

Bagaimana pola intimidasi film dokumenter dari masa ke masa?

Apa saja motif rezim mengendalikan film?

Bagaimana semestinya menempatkan film bermuatan kritik?

Silakan membaca artikel lengkapnya: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cn8p5vd21q8o

https://www.facebook.com/share/1BAhQuRqdD/

Dalam beberapa pekan terakhir terjadi intimidasi hingga pembubaran paksa nobar Film Pesta Babi. Di tengah situasi ini, permintaan pemutaran film untuk ditonton bersama diklaim justru meningkat.

Address

Jalan Irigasi Nawaripi Mimika Baru Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah
Nabire
99963

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Papua Breaking News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share