Bung•Jm

Bung•Jm 🌱

 berat
10/05/2026

berat

Kepada Nabire Net

Mohon agar tidak melakukan Soal Penipuan Publik atau memberitakan Hoax (BERITA PALSU) terkait situasi yang saat ini terjadi di Papua, khususnya di Kabupaten Dogiyai. Sebab, pemberitaan yang dimuat di halaman Anda sangat tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).


‎Dengan hormat,

‎Sehubungan dengan pemberitaan yang dipublikasikan oleh Nabire Net mengenai dinamika situasi keamanan di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Dogiyai, kami menyampaikan keberatan dan permohonan klarifikasi.

‎Berdasarkan hasil observasi awal dan keterangan langsung dari masyarakat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), terdapat ketidaksesuaian yang signifikan antara substansi pemberitaan yang dimuat dengan realitas empiris di lapangan.

‎Pemberitaan yang tidak akurat berpotensi membentuk persepsi publik yang keliru, sekaligus dapat dikategorikan sebagai bentuk disinformasi yang bertentangan dengan prinsip jurnalisme, yakni akurasi, verifikasi, dan keberimbangan sebagaimana diamanatkan dalam Kode Etik Jurnalistik.

‎Oleh karena itu, kami mengimbau agar Redaksi Nabire Net:
‎1. Melakukan verifikasi ulang secara komprehensif dengan melibatkan sumber-sumber primer di lapangan sebelum mempublikasikan informasi terkait situasi Dogiyai.
‎2. Menghindari framing pemberitaan yang bersifat propagandis atau menyederhanakan kompleksitas konflik, demi mencegah eskalasi ketegangan sosial.
‎3. Memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak-pihak yang dirugikan akibat pemberitaan tersebut, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Demikian

‎Hormat
‎Ttd
‎[Sekomo News]

03/05/2026

berat
Sekomo News

01/05/2026

Dimana hari lahir Penindasan terhadap orang dan manusia Papua.

1 Mei 1963-1 Mei 2026.

63 Tahun, Papua dianeksasi kedalam bingkai penjajahan NKRI.
Cinta paksa, suatu kelak akan berpisah.

01/05/2026
27/04/2026

" Papua Zona Darurat Militer Dan Kemanusiaan "

Aksi Nasional di Nabire. Mahasiswa Bersam Rakyat Nabire - Papua Tengah Gelar Aksi Demontrasi Damai yang di komandoi oleh Tim Investigasi Puncak dan Mahasiswa Puncak.

Teruslah ikuti perkembangan media rakyat tertindas di Papua⬇️
News KNPB - Nabire

Nabire, 27 April 2026

20/04/2026

PERNYATAAN SIKAP:
terkait pelanggaran HAM berat yang terjadi di kabupaten dogiyai provinsi Papua tengah. Pada selasa 31 maret_2 april 2026. Menewaskan 5 sipil.
Tindakan apparat keamanan kepolisian penembakan terhadap warga sipil merupakan tindakan yang tidak me manusiawi dan melanggar nilai nilai kemanusiaan serta hal Asasi manusia.

Indikasi pelanggaran HAM yang menjadi meliputi.
*pengusiran secara membabibuta oleh gabungan TNI/PERLU di tengah warga sipil.
*penggunaan senjata api secara sembarangan terhadap rakyat sipil yang tidak bersenjata.
*aksi telor yang menimbulkan menimbulkan ketakutan sehingga memaksa rakyat mengunsi dari tempat tinggal nya.
*jatunya 5 korban korban rakyat sipil dan mengalami luka luka akibat penembakan oleh militer Indonesia.

Peristiwa konflik dogiyai berdarah pada 31 maret 2026 kabupaten dogiyai.
Data awal menunjukkan bahwa bermula dari seseorang anggota polisi oleh org tak di kenal dan kemudian di ikuti dengan penyisiran terhadap warga sipil berujung pada tewasnya warga sipil.
Di titik ini, pertanyaannya mendasarkan bukan lagi siapa yang salah. Tetapi mengapa negara selalu gagal hadir secara adil dan proposional di papua khususnya di dogiyai.

Negara melalui apparat seharusnya mengayomi dan melindungi rakyat bukan actor memuji konflik lingkaran kekerasan ketika satu nyawa apparat di balas dengan 5 nyawa warga sipil, maka hukum menjadi bekas dendam yang legalkan disinilah kritik terhadap kepemimpinan polda papua tengah dan kapolres dogiyai di cap sebagai. Mesin pembunu rakyat dan actor pelanggaran HAM berat. Peristiwa 31 maret_ 2 appril 2026 di dogiyai bukan kejadian tunggal, ai adalah akumulasi luka rakyat, ketidakadilan hukum sebelum trauma rakyat akibat kekerasan militer.
Dengan ini kami dari ipmado kota studi Nabire menyatakan sikap:
1. Polda papua tengah segera ungkap pelaku pembunuhan polisi edowai.
2.polda papua tengah segera tarik kembali TNI/porles.non organik di dogiyai.
3. Polda papua tengah pemerintah provinsi porles dogiyai dan pemerintah Daerah segera bentuk tim pencari fakta secara independen dan transparan.
*polisi minimal s'1 agar wawasan polisi luas
*jika poin poin tidak di lanjuti kami ipmado se-Indonesia akan mobilisasi umum dan tutup kaporles dogiyai.
Dengan ini pernyataan kami ikatan pelajar mahasiswa dogiyai IPMADO kota studi NABIRE.
MENGETAHUI

KORLAP UMUM

Fredison Adii

PENANGGUNG JAWAB BP.ipmado Nabire
Barnabas agapa

20/04/2026

Operasi TNI terus menimbulkan luka kemanusiaan Terdalam di daerah Sinak Papua Tengah. Ada beberapa Kampung terdampak hingga Korban Meninggal Dunia.

‎Sekitar 9 orang Warga Sipil Meninggal Dunia akibat tertembak peluru TNI/Porli dan telah di Makamkan oleh Warga Sipil.

‎Warga Sipil yang di tewaskan oleh militeris Indonesia adalah

‎1. Wundili Kogoya (36)
‎2. Kikungge Walia (55)
‎3. Pelen Kogoya (65)
‎4. Tigiagan Walia (76)
‎5. Ekimira Kogoya (47)
‎6. Daremet Telenggen (55)
‎7. Inikiwewo Walia (52)
‎8. Amer Walia (77)
‎9. Para Walia (5)


Warga Sipil juga meminta agar, pemerintah Dan Komnas HAM untuk segera Turun Tangani Korban warga sipil di Kampung Kemburu, Makuma Dan lainnya.



17/12/2025
16/12/2025

📢🔥

Address

Nabire

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bung•Jm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share