Sekomo News

Sekomo News MEDIA Resmi KNPB Wilayah Teluk Cenderawasih Nabire. Sektor Koteka Mogee (SEKOMO)

18/07/2026

HIMBAUAN TERBUKA

himbauan terbuka oleh GPMI-I
gerakan pelajaran mahasiswa intan jaya se-Indonesia

Menuju Aksi nasional di provinsi Papua Tengah.

Nabire 18 Juli 2026

NEWS INFOIntan Jaya, 17 Juli 2026Berdasarkan informasi yang diterima pada Jumat, 17 Juli 2026, dilaporkan bahwa sejumlah...
17/07/2026

NEWS INFO

Intan Jaya, 17 Juli 2026

Berdasarkan informasi yang diterima pada Jumat, 17 Juli 2026, dilaporkan bahwa sejumlah masyarakat sipil dari Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, termasuk seorang kepala kampung, diduga ditahan dan disiksa secara sepihak dan dioleh aparat militer Indonesia nonorganik .

Menurut informasi warga yang beredar, mereka ditangkap tanpa penjelasan yang jelas mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan. Selain itu, terdapat dugaan bahwa mereka mengalami perlakuan yang tidak manusiawi (Tindakan Penyiksaan) selama proses penangkapan dan penahanan.

Tindakan Militer Indonesia tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia, khususnya hak atas kebebasan, rasa aman, serta perlindungan dari penyiksaan atau perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat manusia.

Masyarakat setempat juga menyampaikan kekhawatiran bahwa situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya masih jauh dari kondusif. Menurut mereka, warga sipil masih hidup dalam rasa takut akibat berbagai insiden kekerasan yang dilakukan oleh Militer Indonesia yang dilaporkan terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Oleh karena itu, mereka mempertanyakan pernyataan yang menyebut kondisi Intan Jaya telah aman dan kondusif.

Sehubungan dengan situasi tersebut, masyarakat memohon perhatian dan advokasi dari berbagai pihak, antara lain Komnas HAM RI, lembaga kemanusiaan, pemerintah, tokoh agama, organisasi masyarakat sipil, serta pihak-pihak terkait lainnya agar melakukan pemantauan, verifikasi fakta, dan memastikan perlindungan terhadap warga sipil sesuai dengan hukum nasional maupun standar hak asasi manusia yang berlaku.

Masyarakat berharap seluruh dugaan pelanggaran dapat diusut secara transparan, independen, dan akuntabel, sehingga keadilan dapat ditegakkan serta keselamatan warga sipil di Intan Jaya dapat terjamin.

Intan Jaya, 17 Juli 2026

News KNPB - Nabire || Rakyat Intan Jaya Kembali Di siksa Aparat Militer Indonesia - Intan Jaya, Kamis 16 Juli 2026. Kemb...
17/07/2026

News KNPB - Nabire || Rakyat Intan Jaya Kembali Di siksa Aparat Militer Indonesia -

Intan Jaya, Kamis 16 Juli 2026. Kembali terjadi penyiksaan terhadap warga sipil oleh militer Indonesia pos Habema di kampung Jalai dan abundoga distrik Sugapa kabupaten intan jaya. . ⬇️

Polisi yang ditugaskan di berbagai daerah di papua, sebenarnya tidak akan fungsi dan tugasnya sebagai Polisi, salah satu...
13/07/2026

Polisi yang ditugaskan di berbagai daerah di papua, sebenarnya tidak akan fungsi dan tugasnya sebagai Polisi, salah satunya di Dogiyai. Akibatnya banyak nyawa rakyat sipil yang direnggut oleh alat negara yang harusnya melindungi rakyat itu sendiri.

Cek ilustrasi ⬇️
News KNPB - Nabire
West Papua National Comitte News

Ketika sebuah usul ditolak bahkan sebelum dipertimbangkan, sesungguhnya yang sedang diabaikan bukan hanya pendapat seseo...
11/07/2026

Ketika sebuah usul ditolak bahkan sebelum dipertimbangkan, sesungguhnya yang sedang diabaikan bukan hanya pendapat seseorang, melainkan kesempatan untuk menemukan jalan yang lebih baik. Kehidupan bersama membutuhkan ruang untuk mendengar, menimbang, dan berdialog. Perbedaan pandangan bukan ancaman selama setiap gagasan diberi kesempatan untuk diuji dengan akal sehat. Sebaliknya, ketika suara dipilih untuk dibungkam, kebenaran pun kehilangan tempat untuk tumbuh.

Kritik sering kali terasa tidak nyaman karena memaksa kita melihat kekurangan yang selama ini diabaikan. Namun kritik yang lahir dari kepedulian seharusnya dipahami sebagai bagian dari usaha memperbaiki keadaan, bukan sebagai musuh yang harus disingkirkan. Jika setiap perbedaan pendapat langsung dicurigai atau diberi cap yang menutup ruang dialog, maka rasa takut akan perlahan menggantikan kebebasan berpikir. Masyarakat yang hidup dalam ketakutan akan lebih mudah menerima keadaan tanpa pernah berani mempertanyakan apakah sesuatu itu benar atau keliru.

Karena itu, perlawanan tidak selalu berarti kemarahan atau kekerasan. Perlawanan dapat diwujudkan melalui keberanian menjaga akal sehat, menyampaikan pendapat dengan tanggung jawab, dan terus memperjuangkan ruang dialog yang terbuka. Selama masih ada orang yang memilih berpikir kritis dan menyuarakan kebenaran dengan cara yang bermartabat, harapan akan kehidupan yang lebih adil tetap akan hidup. Sebab perubahan selalu berawal dari keberanian untuk tidak tunduk pada kebungkaman.

Ketua KNPB Wilayah Dogiyai membantah tuduhan keterlibatannya hingga anak di bawah umur dalam penyampaian aspirasi menola...
11/07/2026

Ketua KNPB Wilayah Dogiyai membantah tuduhan keterlibatannya hingga anak di bawah umur dalam penyampaian aspirasi menolak Pendoropan militer di Dogiyai, Jumat 10 Juli 2026. Ia menyatakan hadir hanya sebagai Pemuda Dogiyai yang menjalankan hak konstitusionalnya sesuai Pasal 28E dan 28F UUD 1945 serta UU Nomor 9 Tahun 1998.

“Tuduhan ini tidak berdasar dan memprovokasi Rakyat. Tidak ada keterlibatan Ketua KNPB dan anak secara sengaja, dan seluruh kegiatan murni dikoordinir oleh IPMADO se-Indonesia,”

𝗞𝗼𝗺𝗶𝘁𝗲 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗣𝗮𝗽𝘂𝗮 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 (𝗞𝗡𝗣𝗕) 𝗪𝗶𝗹𝗮𝘆𝗮𝗵 𝗦𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗶𝘿𝙐𝙆𝘼 𝙉𝘼𝙎𝙄𝙊𝙉𝘼𝙇!!! 𝐃𝐢𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐁𝐏𝐏-𝐊𝐍𝐏𝐁 𝐏𝐮𝐬𝐚𝐭, 𝟑𝟐 𝐊𝐍𝐏𝐁 𝐖𝐢𝐥𝐚𝐲𝐚𝐡, 𝟐...
10/07/2026

𝗞𝗼𝗺𝗶𝘁𝗲 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗣𝗮𝗽𝘂𝗮 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 (𝗞𝗡𝗣𝗕) 𝗪𝗶𝗹𝗮𝘆𝗮𝗵 𝗦𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗶

𝘿𝙐𝙆𝘼 𝙉𝘼𝙎𝙄𝙊𝙉𝘼𝙇!!!

𝐃𝐢𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐁𝐏𝐏-𝐊𝐍𝐏𝐁 𝐏𝐮𝐬𝐚𝐭, 𝟑𝟐 𝐊𝐍𝐏𝐁 𝐖𝐢𝐥𝐚𝐲𝐚𝐡, 𝟐 𝐊𝐍𝐏𝐁 𝐊𝐨𝐧𝐬𝐮𝐥𝐚𝐭 (𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚-𝐓𝐢𝐦𝐮𝐫 𝐋𝐞𝐬𝐭𝐞), 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡 𝐫𝐚𝐤𝐲𝐚𝐭 𝐏𝐚𝐩𝐮𝐚.

Kami keluarga besar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) kembali dirundung Duka, atas meninggalnya anggota militan aktif KNPB Sektor Wenyana Yeik KNPB Wilayah Sentani, Tn. Lukas Deal. Duka secara organisasi sedang berlangsung sejak kamis, 09-12 Juli 2026 di kediaman sector Wenyana Yeik kampung yahim-sentani.

𝙆𝙍𝙊𝙉𝙊𝙇𝙊𝙂𝙄𝙎:

Rekan Lukas mulai jatuh sakit saat KNPB Sentani hendak melakukan kunjungan ibadah ke stakin Sentani pada perayaan ulang tahun ULMWP tanggal 6 Desember 2025. Pada saat itu, KNPB Sentani memobilisasi massa untuk berkumpul di lapangan komplek BTN Matoa-Sentani. Namun, pihak kepolisian datang dan membubarkan anggota KNPB secara paksa. Akibat pembubaran tersebut, enam anggota KNPB mengalami pemukulan serius, termasuk almarhum Lukas yang mengalami cedera pada otak belakang hingga mengganggu saraf otak kecil.

Setelah beberapa bulan berlalu, kondisi kesehatan Lukas semakin memburuk sejak April hingga Juni 2026 di Jayapura - Sentani. Penyakit yang dialaminya sangat parah hingga daya tahannya melemah dan sempat pingsan dua kali.

Pada tanggal 2 Juni 2026, Lukas dilarikan ke Puskesmas Kemiri Sentani. Saat pemeriksaan, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa ia tidak mengalami penyakit serius, melainkan hanya kekurangan darah. Mereka menyarankan agar Lukas menghindari konsumsi rokok, kopi, dan lebih banyak beristirahat selama masa pemulihan. Di tengah perjuangan tersebut, Lukas juga mengalami gangguan kesehatan pada paru-paru dan lambung akibat kurang makan. Dengan kondisi yang semakin memburuk, Lukas memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Kampung Karye-Batani Pegunungan Bintang pada Sabtu, 3 Juli 2026 untuk mendapatkan pengobatan herbal tradisional.

Sesampainya di kampung pada Senin, 5 Juli 2026, kondisinya terlihat baik-baik saja. Namun, tiga hari kemudian, tepatnya pada tanggal 8 Juli 2026, sakitnya kambuh hingga akhirnya ia meninggal dunia pada Kamis pagi, 9 Juli 2026 pukul 10:55 WIT di Kampung Karye - Batani Pegunungan Bintang.

Saat ini, jenazah akan dimakamkan di Kampung Karye-Batani Pegunungan Bintang pada Jumat, 10 Juli 2026.

𝙍𝙄𝙒𝘼𝙔𝘼𝙏 𝙋𝙀𝙍𝙅𝙐𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉:

Lukas Deal bergabung dengan organisasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sentani Sektor Wenyana Yeik pada Maret 2023 dengan jabatan sebagai Anggota Militan hingga tahun 2025. Status Lukas Deal dan adiknya Agus Deal diresmikan dalam prosesi pelepasan anak oleh orang tua mereka pada tanggal 1 Juni 2024 saat perayaan ulang tahun kedua Sektor Wenyana Yeik di Yahim Sentani. Lukas merupakan anak pertama dari dua bersaudara, putra dari almarhum Agus Deal.

Pada tanggal 19 November 2025, saat pelantikan sektor Wenyana Yeik, Lukas Deal diangkat menjadi Ketua Militan Sektor Wenyana Yeik. Ia sangat aktif dalam memperjuangkan hak-hak kemerdekaan rakyat Papua dan menjalankan kerja-kerja organisasi di KNPB Wilayah Sentani hingga tutup usia pada Kamis, 9 Juli 2026.

Sentani, 10 Juli 2026

𝗦𝗔𝗗𝗥𝗔𝗖𝗞𝗦 𝗟𝗔𝗚𝗢𝗪𝗔𝗡
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐊𝐍𝐏𝐁 𝐒𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐢


KNPB sebagai Media Nasional berbasis pada Rakyat Pejuang Bangsa Papua Barat dan selalu eksis menyuarakan atau mengkampan...
08/07/2026

KNPB sebagai Media Nasional berbasis pada Rakyat Pejuang Bangsa Papua Barat dan selalu eksis menyuarakan atau mengkampanyekan Referendum atau Hak Penentuan Nasib Sendiri sebagai tuntutan politik yang berkualitas dan bermartabat maka itu Semua Orang Papua Barat seluruhnya wajib konsolidasi akar rumput mendukung penuh aksi Nasional.

Hidup KNPB Setanah Air West Papua dan Konsulat

Ogram Wanimbo
Juru Bicara Nasional kNPB

‎New Info ‎Berita Duka ‎‎Komite Nasional Papua Barat ( KNPB ) Wilayah NABIRE Sektor UBAU-BAUGI ‎‎Kaka kita teman kita ad...
07/07/2026

‎New Info
‎Berita Duka

‎Komite Nasional Papua Barat ( KNPB ) Wilayah NABIRE Sektor UBAU-BAUGI

‎Kaka kita teman kita adik kita sodara kita telah berpulang Ke Pangkuan Allah Bapak Di Surga

‎Kronologi
‎Awal sakit Kawan Yosua Bunai dia naik ke kampung Dogiyai, Beberapa Hari Kemudian Kawan Yosua Bunai dia Jatuh Sakit lambung dan Paru-paru, Dan Kemudian Kawan Yosua Dia kembali Ke Kota/Nabire untuk Berobat Dan Sesudah Berobat Kawan Yosua Bunai Dia Naik Ke Kampung/DOGIYAI, sesudah tiba di kampung, Kawan Yosua Bunai Masih Sakit, Dan 1 Kemudian Kawan Yosua Bunai Dia Jatuh sakit Berat Selama 4 Bulan Menderita, Dan Sakitnya Semakin Kawan Yosua Bunai Turun ke Kota/Nabire Untuk Pasang Infus, kawan Yosua Bunai Masuk Rumah Sakit RSUD Nabire Selama 1 Minggu Di Rumah Sakit, Setelah Itu Kawan Yosua Bunai di pulang Kan Ke Rumah nya KPR Siriwini, Dan Kondisi Nya Belum Pulih Kembli, Setelah Kembali Ke Rumah, 3 Hari di rumah, Dan Kawan Yosua Bunai Menghembus Nafas Terakhir Di Hari Selasa 06, Juli, 2026
‎Jam 11. 20 waktu WBP,

‎JABATAN : media Dan Propoganda

‎ selamat jalan kawan Yosua Bunai semoga tenang di sisi kanan bapak Rara, Nama Mu Kami akan Ingat Di Setiap Waktu.

Pesan Kami, Jangan Lupa Bilang Bapak Raja Bawah Papua Barat Sedang Dijajah Oleh Negara Indonesia

‎Nabire 06/07/2026


Sektor Ubau-Baugi Nabire


Address

Pasar Karang
Nabire

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekomo News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share