IKI NGAWI

IKI NGAWI INFORMASI BERITA SETIAP HARI UPDATE DARI SUMBER TERPERCAYA

Keluhan terhadap jalur kendaraan pariwisata di Kabupaten Magetan kembali mencuat. Setelah sempat viral karena sejumlah b...
10/06/2026

Keluhan terhadap jalur kendaraan pariwisata di Kabupaten Magetan kembali mencuat. Setelah sempat viral karena sejumlah bus besar terjebak di Jalan Kresno, kini para sopir dan pengguna jalan menyoroti kebijakan lalu lintas yang dinilai belum sepenuhnya ramah bagi kendaraan wisata.

Ujungnya, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat pun memasang rambu petunjuk arah sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut, bus-bus pariwisata masih harus melewati jalur yang dianggap kurang ideal. Kendaraan berukuran besar itu tetap dipaksa bermanuver melalui tikungan sempit di kawasan food court dan Pasar Baru Magetan.

Padahal, di lokasi tersebut terdapat ruas jalan yang jauh lebih lebar dan dinilai lebih aman untuk dilalui bus wisata. Namun hingga kini akses jalan itu masih ditutup menggunakan barikade sehingga tidak bisa dimanfaatkan sebagai jalur kendaraan besar.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat maupun pelaku transportasi wisata. Mereka menilai keberadaan jalan yang lebih representatif seharusnya dapat menjadi solusi agar bus pariwisata tidak lagi kesulitan saat keluar masuk kawasan kota.

Baca selengkapnya : https://www.nusadaily.com/ada-jalan-lebar-tapi-bus-wisata-di-magetan-tetap-dipaksa-lewat-jalan-sempit

Warga Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki...
10/06/2026

Warga Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di aliran sungai atau kanal setempat, Rabu (10/6/2026) sore. Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwenang.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas gabungan dari Polsek Barat, BPBD, serta unsur terkait lainnya langsung menuju lokasi kejadian. Setelah melakukan pengecekan, petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Rejomulyo guna menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi.

Kapolsek Barat, AKP Munif Setiyono, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dia mengatakan pihak kepolisian menerima informasi dari warga mengenai adanya sesosok tubuh yang mengambang di kanal wilayah Desa Jonggrang.

"Kami mendapatkan informasi terkait penemuan mayat di kanal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat. Selanjutnya kami bersama tim dari Polsek, BPBD, dan instansi terkait melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna merah. Namun hingga proses evakuasi dilakukan, petugas belum menemukan identitas yang dapat mengungkap jati diri korban.

Munif mengatakan, setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Rejomulyo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna membantu proses identifikasi sekaligus mengetahui kemungkinan penyebab kematian korban.

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lingkar Ring Road Ngawi, tepatnya di Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten...
10/06/2026

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lingkar Ring Road Ngawi, tepatnya di Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Selasa sore. Sebuah truk bermuatan telur terguling ke parit setelah menabrak pengendara sepeda motor yang hendak menyeberang jalan.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Sementara itu, truk yang membawa muatan telur mengalami kerusakan dan sebagian muatannya tumpah di lokasi kejadian.

Truk bernomor polisi AG 9109 UT itu diketahui mengangkut telur dari Blitar menuju Indramayu, Jawa Barat. Kendaraan yang dikemudikan Yasidik (54), warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, melaju dari arah Karangjati menuju Solo.

Saat tiba di lokasi kejadian, di depan truk terdapat sepeda motor bernomor polisi AE 2452 JY yang dikendarai Jami (77), warga setempat. Berdasarkan keterangan pengemudi truk, korban tiba-tiba menyeberang jalan tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari belakang.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, sopir truk tidak sempat melakukan pengereman maupun menghindar. Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Setelah menabrak sepeda motor, truk kehilangan kendali, oleng ke kiri, lalu terguling ke parit di tepi jalan.

Korban yang mengalami luka-luka segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Kasus kecelakaan tersebut kini masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi kejadian.

Gara-gara sering dirundung atau di-bully, lelaki berinisial RA (22), warga Desa Bogorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten ...
10/06/2026

Gara-gara sering dirundung atau di-bully, lelaki berinisial RA (22), warga Desa Bogorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membunuh M. Syaiful Afandi (21), warga Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, yang merupakan teman masa kecilnya.

Kepala Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jember, Inspektur Dua Andry Yunni Prasetiyo, mengatakan, kasus ini berhasil diungkap dalam waktu kurang delapan jam. Berawal dari penemuan mayat di sebuah rumah kosong di Desa Bogorejo, Selasa (9/6/2026) sore, polisi melakukan penyelidikan.

“Dari keterangan pemilik rumah dan saksi-saksi, kami curiga kepada anak pemilik rumah tersebut. Rabu (10/6/2026) dini hari, jam dua, kami berhasil mengamankannya di Kecamatan Kencong,” kata Andry.

Saat diinterogasi polisi, RA mengaku telah membunuh Syaiful. “Mereka sebenarnya adalah teman sepermainan. Pada masa kecilnya, pelaku sering di-bully,” kata Andry.

Bus PO Mira menabrak mobil pikap berpenumpang sembilan orang di Jalan Raya Ngawi–Geneng, tepatnya di Km 3-4 masuk wilaya...
10/06/2026

Bus PO Mira menabrak mobil pikap berpenumpang sembilan orang di Jalan Raya Ngawi–Geneng, tepatnya di Km 3-4 masuk wilayah Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (10/6/2026) pagi. Akibatnya, 10 orang mengalami luka-luka dan harus dirawat intensif di Rumah Sakit Widodo Ngawi.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB melibatkan Bus Mira berpelat nomor S 7257 US yang dikemudikan Noga Pratama, 28, warga Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk yang melaju dari arah selatan menuju utara.

Di depan bus tersebut, Agus menjelaskan Daihatsu Gran Max berpelat nomor AE 8426 NR yang dikemudikan Suyono, 47, warga Desa Banjaransari, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, membawa sembilan penumpang melaju dari arah yang sama.

"Pengemudi Bus Mira diduga kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak bagian belakang Daihatsu Gran Max yang melaju searah," ujarnya.

Ia mengungkap, tabrakan itu menyebabkan kendaraan mobil pikap terdorong ke depan hingga oleng dan menabrak pohon. Akibatnya, benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan.

Selain itu, ada 10 orang yang menjadi korban antara lain pengemudi dan penumpang Gran Max yang mengalami berbagai luka, mulai dari nyeri pada bagian tubuh, memar, hingga luka robek.

Sementara sembilan korban lainnya mengalami luka ringan. Mereka antara lain pengemudi Gran Max, Suyono, yang mengalami nyeri kaki kiri, serta sejumlah penumpang yang mengalami memar di dada, nyeri pinggang, nyeri kaki, hingga luka robek pada tangan.

Menurut Agus, seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut lantaran salah satunya mengalami luka berat.

"Total ada 10 korban, diantaranya 1 luka berat yakni atas nama Puji Astuti. Korban mengalami nyeri pinggang, memar pada dada, gelisah, serta mengalami penurunan kesadaran," jelasnya.

Agus menambahkan, petugas Satlantas Polres Ngawi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Di sisi lain, korban luka berat yang hingga saat ini masih mendapat perawatan intensif terus dipantau keadaannya oleh petugas medis.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis," pungkasnya.

Aksi kriminalitas dengan memanfaatkan kelengahan korbannya kembali terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk pada Sela...
10/06/2026

Aksi kriminalitas dengan memanfaatkan kelengahan korbannya kembali terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk pada Selasa (9/6) malam. Aparat kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna meredam emosi warga yang sempat tersulut oleh ulah nekat pelaku.

Tersangka yang merupakan warga luar daerah tersebut kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan penyidik setelah kedoknya terbongkar oleh korbannya sendiri. Pihak berwajib juga telah mengamankan aset kendaraan milik korban yang sempat dibawa kabur untuk dijadikan sebagai barang bukti utama.

“Petugas di lapangan langsung mengamankan terduga pelaku dari amukan massa dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, Rabu (10/6). Pihaknya membenarkan adanya laporan penangkapan terkait dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang kini penanganan perkaranya diserahkan ke unit reskrim.

Insiden ini bermula ketika pelaku datang dengan dalih ingin melakukan transaksi jual beli kendaraan yang sebelumnya telah ditawarkan melalui media komunikasi. Korban yang tidak menaruh curiga kemudian mempersilakan pria tersebut untuk memeriksa kondisi fisik serta kelengkapan mesin motor di area teras.

Saat korbannya masuk ke dalam rumah untuk mengambil kelengkapan atribut kendaraan yang ditanyakan, pelaku langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk memacu gas. Korban yang menyadari tamunya menghilang bersama motor kesayangannya spontan melakukan pengejaran sambil berteriak meminta pertolongan.

“Pelaku melakukan pencurian dengan cara berpura-pura ingin membeli sepeda motor milik korban setelah sebelumnya membuat janji temu,” tambah Joko mengenai modus operandi yang dilancarkan tersangka. Pelarian pelaku akhirnya terhenti di desa tetangga setelah jalanannya diblokade oleh puluhan warga yang mendengar teriakan korban.

Saat ini personel Polsek Winongan masih melakukan pendalaman intensif guna mengetahui apakah pelaku terlibat dalam jaringan sindikat antarkota atau bergerak mandiri. Sepeda motor operasional yang digunakan oleh tersangka saat mendatangi lokasi juga turut diangkut ke mapolsek sebagai alat bukti pendukung.

Lonjakan harga bawang putih dalam sepekan terakhir mulai memukul aktivitas perdagangan di Kota Madiun.Harga komoditas da...
10/06/2026

Lonjakan harga bawang putih dalam sepekan terakhir mulai memukul aktivitas perdagangan di Kota Madiun.

Harga komoditas dapur tersebut naik lebih dari 70 persen dan membuat daya beli masyarakat melemah.

Di Pasar Besar Madiun (PBM), harga bawang putih saat ini berada di kisaran Rp 35 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram.

Padahal pekan sebelumnya masih dijual antara Rp 19 ribu sampai Rp 22.500 per kilogram.

Pedagang PBM Sugiono mengaku kenaikan harga langsung berdampak pada pola belanja masyarakat.

Banyak pembeli mengurangi jumlah pembelian karena harga yang dianggap terlalu tinggi.

“Permintaan sekarang sepi. Dulu pembeli biasa membeli setengah kilogram, sekarang banyak yang hanya seperempat kilogram,” ujarnya, Rabu (10/6).

Selengkapnya : https://radarmadiun.jawapos.com/kota-madiun/2606100024/harga-bawang-putih-di-kota-madiun-melonjak-70-persen-pedagang-keluhkan-omzet-anjlok

Selengkapnya : https://radarmadiun.jawapos.com/kota-madiun/2606100024/harga-bawang-putih-di-kota-madiun-melonjak-70-persen-pedagang-keluhkan-omzet-anjlok

PT SGS Jombang berencana melakukan PHK terhadap 1.000 buruh dari total 2.100 karyawan dengan alasan efisiensi perusahaan...
10/06/2026

PT SGS Jombang berencana melakukan PHK terhadap 1.000 buruh dari total 2.100 karyawan dengan alasan efisiensi perusahaan.

Disnaker Jombang akan memanggil manajemen PT SGS untuk meminta klarifikasi dan mencari solusi agar PHK dapat dihindari.

SBPJ menolak rencana PHK karena dinilai tidak sesuai prosedur dan hanya disampaikan secara lisan tanpa pemberitahuan tertulis.

Selengkapnya : https://beritajatim.com/pabrik-plywood-jombang-bakal-phk-1-000-pekerja-disnaker-dan-serikat-buruh-angkat-bicara

Seorang buruh tani di Kecamatan Donorojo, Pacitan, kehilangan sepeda motor yang diparkir di dekat area persawahan saat b...
10/06/2026

Seorang buruh tani di Kecamatan Donorojo, Pacitan, kehilangan sepeda motor yang diparkir di dekat area persawahan saat bekerja. Meski korban tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi, kasus pencurian itu akhirnya berhasil diungkap berkat informasi warga yang beredar melalui status WhatsApp.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menjelaskan, penyelidikan bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan pencurian sepeda motor Honda Beat di Dusun Petung, Desa Kalak, Kecamatan Donorojo.

“Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti anggota dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya kendaraan yang hilang berhasil ditemukan,” ujar Ayub, Rabu (10/6/2026).

Korban diketahui bernama Sriyatin (45), warga Desa Kalak, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/5/2026) saat korban memarkir sepeda motornya di tepi jalan dekat persawahan sebelum mulai bekerja.

Namun, saat hendak pulang, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi semula. Karena berbagai alasan, korban tidak sempat melaporkan kehilangan itu kepada pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi dua terduga pelaku, yakni Helmy Yannuarda Purba (32), warga Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, dan seorang remaja berinisial OK (16) yang juga berasal dari wilayah yang sama.

Kecelakaan melibatkan Daihatsu Grand Max dan truk tronton terjadi di Jalan Provinsi Pacitan–Ponorogo, Kecamatan Tegalomb...
10/06/2026

Kecelakaan melibatkan Daihatsu Grand Max dan truk tronton terjadi di Jalan Provinsi Pacitan–Ponorogo, Kecamatan Tegalombo.

Sopir Grand Max mengalami patah tulang tangan dan kaki akibat benturan keras dalam kecelakaan tersebut.

Polisi menduga Grand Max melewati marka tengah hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan di bagian depan dan korban langsung mendapat penanganan medis.

Address

Ngawi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IKI NGAWI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to IKI NGAWI:

Share