Poultry Indonesia

Poultry Indonesia POULTRY INDONESIA merupakan majalah bulanan sebagai referensi perunggasan terpercaya.

Upaya memperkuat kemandirian peternak rakyat melalui kolaborasi koperasi dan korporasi terus dikembangkan. Koperasi Prod...
04/09/2026

Upaya memperkuat kemandirian peternak rakyat melalui kolaborasi koperasi dan korporasi terus dikembangkan. Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) gencar mengembangkan budidaya ayam broiler di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kerja sama ini diperkuat melalui kegiatan Seremonial Realisasi dan Penguatan Kerja Sama Kemitraan Koperasi LPER dan PT JAPFA Comfeed Indonesia pada Kamis, (3/9/2026) tersebut telah mencatatkan realisasi populasi sekitar 1,073 juta ekor ayam broiler.

Kegiatan yang berlangsung di Broiler Sehat, Jetis, Pampang, Paliyan, Gunungkidul, ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, jajaran Forkopimda, hingga para pelaku usaha peternakan.

Ketua Umum Koperasi Produsen Usaha LPER, H. Mulyadi Atma dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama antara koperasi dan korporasi menjadi salah satu solusi untuk menghadapi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi peternak rakyat, terutama terkait tingginya biaya produksi dan ketidakstabilan harga komoditas unggas.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/koperasi-lper-dan-japfa-perkuat-kemitraan-peternakan-rakyat-realisasi-budidaya-ayam-broiler-capai-1-juta-ekor/

Argo Manunggal Group melalui anak perusahaannya PT. Peternakan Ayam Manggis meresmikan Unit Hatchery Benda di Sukabumi, ...
04/09/2026

Argo Manunggal Group melalui anak perusahaannya PT. Peternakan Ayam Manggis meresmikan Unit Hatchery Benda di Sukabumi, Rabu (3/9). Fasilitas tersebut dibangun sebagai bagian dari langkah perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi day old chick (DOC), sejalan dengan perkembangan bisnis breeding dan kebutuhan pasar.

GM Breeding Production Argo Manunggal Group, Cahyadi, menjelaskan bahwa pembangunan Hatchery Benda ditujukan untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam menyediakan DOC secara lebih konsisten, baik dari sisi kapasitas maupun kualitas.

“Selain penambahan kapasitas, pembangunan hatchery ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan standar operasional, biosecurity, efisiensi, dan reliability dalam proses produksi DOC. Dengan fasilitas yang lebih modern dan terintegrasi, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan bisnis Argo Manunggal Group secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dari sisi fasilitas produksi, Hatchery Manager Argo Manunggal Group, Mulia Kusumah menyebutkan bahwa hatchery Benda menggunakan beberapa unit mesin yang terdiri dari Setter dan Hatcher. “Penggunaan teknologi ini ditujukan untuk mendukung proses inkubasi yang lebih terkontrol, konsisten, dan efisien. Selain teknologi mesin, kami juga memberikan perhatian besar pada biosecurity, environmental control, standardisasi proses, serta pengendalian operasional untuk menjaga kualitas dan konsistensi DOC yang dihasilkan,” jelas Mulia.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/perkuat-produksi-doc-argo-manunggal-group-resmikan-hatchery-benda-di-sukabumi/

Untuk pertama kalinya, 40 ton karkas ayam layer afkir asal Jawa Timur dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan. Selain ke M...
02/09/2026

Untuk pertama kalinya, 40 ton karkas ayam layer afkir asal Jawa Timur dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan. Selain ke Makassar, pengiriman serupa juga diarahkan ke Papua. Ayam yang dikirim berbentuk daging petelur non-produktif beku, dan pelepasannya berlangsung di Sidoarjo pada (1/9/2026).

Selain seremonial, pengiriman perdana ini dianggap sebagai awal dari upaya membangun jalur distribusi yang lebih rapi bagi peternak ayam petelur yang selama ini kerap kesulitan memasarkan ayam yang sudah memasuki akhir masa produksinya.

Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, ID FOOD, dan sejumlah koperasi peternak di Blitar. Beberapa koperasi yang terlibat antara lain Koperasi PPN Blitar, Koperasi Kartini, Koperasi Putra Blitar, Koperasi PPRN (Perhimpunan Peternak Rakyat Nusantara), Koperasi Seribu Rejeki dan Koperasi Berkah Telur.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun, menyebut penguatan kolaborasi, khususnya di tingkat koperasi, menjadi kunci agar potensi produksi peternak bisa dikonsolidasikan dan tersambung dengan pasar yang lebih luas.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak/

Penyaluran jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan pe...
26/08/2026

Penyaluran jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan peternak. Hingga 23 Agustus 2026, sebanyak 127,43 ribu ton jagung telah disalurkan kepada peternak di berbagai daerah.

Berdasarkan laporan Perum BULOG yang diperbarui pada 24 Agustus 2026, penyaluran SPHP Jagung telah menjangkau 28 provinsi, melibatkan 100 koperasi dan asosiasi, serta diakses oleh 5.543 peternak.

Program tersebut menjadi salah satu tindak lanjut arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman setelah mendengar keluhan peternak mengenai tekanan biaya produksi dalam Rapat Koordinasi Perunggasan di Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma, Surabaya, 11 Agustus 2026.

Saat itu, Amran meminta SPHP Jagung dilanjutkan selama masih dibutuhkan peternak hingga akhir tahun.

“Menambah dan memperpanjang SPHP. Nah itu Bulog, tanggung jawab saya, Bulog, perpanjang sepanjang-panjangnya. Selama peternak butuh, kasih, titik, mudah, jangan ada basa-basi. SPHP Bulog kita lanjutkan sampai akhir tahun,” tegas Amran.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/sphp-jagung-tembus-127-ribu-ton-pemerintah-siapkan-tambahan-pasokan/

Akses koperasi peternak terhadap bungkil kedelai atau soybean meal (SBM) kini semakin terbuka. PT Berdikari menyiapkan p...
26/08/2026

Akses koperasi peternak terhadap bungkil kedelai atau soybean meal (SBM) kini semakin terbuka. PT Berdikari menyiapkan pasokan hingga 30.000 ton SBM sampai Desember 2026 yang dapat dibeli koperasi untuk memenuhi kebutuhan peternak, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Perunggasan di Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma, Surabaya, 11 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, tingginya biaya pakan menjadi salah satu persoalan yang disampaikan peternak kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman.

Sepekan setelah pertemuan tersebut, PT Berdikari bersama Koperasi Produsen LPER pada 18 Agustus 2026 memulai kerja sama penyediaan 5.000 ton SBM untuk peternak rakyat di berbagai daerah. Skema tersebut menjadi langkah awal untuk memperpendek rantai pasok bahan baku pakan.

Tindak lanjutnya diperluas pada Senin (24/8/2026) melalui pertemuan daring PT Berdikari dengan perwakilan koperasi peternak dari berbagai daerah. Dalam pertemuan tersebut, PT Berdikari menyampaikan kesiapan menyediakan hingga 30.000 ton SBM.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/pt-berdikari-buka-akses-30-000-ton-sbm-bagi-koperasi-peternak/

Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman untuk melindungi peternak ...
26/08/2026

Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman untuk melindungi peternak rakyat mulai diterjemahkan ke dalam sejumlah langkah konkret. Dalam sepekan, pemerintah menggelar rangkaian koordinasi untuk membenahi tata kelola perunggasan nasional sekaligus menjaga keberlanjutan usaha peternak ayam ras petelur.

Langkah tersebut diawali Rapat Koordinasi Perunggasan Nasional yang dipimpin Mentan Amran di Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma), Surabaya, 11 Agustus 2026. Di hadapan peternak dan pelaku usaha, Amran menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan kesulitan peternak dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.

“Jangan ada bermain-main, kami pasti cabut izinnya. Kami tidak beri ruang. Kalau kami sekali cabut, selama kami masih menjabat tidak akan kami berikan izin impor,” tegas Amran.

Menurut Amran, perlindungan terhadap peternak rakyat bukan berarti menempatkan peternak dan dunia usaha sebagai dua kepentingan yang berseberangan. Pemerintah harus berada di tengah untuk menjaga keseimbangan agar keduanya dapat tumbuh dalam ekosistem perunggasan yang sehat.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/mentan-amran-perintahkan-perlindungan-peternak-empat-langkah-mulai-dijalankan/

Peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mendesak Menteri Pertanian (Mentan) meninjau ulang Peraturan Ment...
26/08/2026

Peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mendesak Menteri Pertanian (Mentan) meninjau ulang Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2024, khususnya ketentuan mengenai peredaran Day Old Chick (DOC) ayam ras petelur.

Mereka menilai ketentuan yang berlaku saat ini masih memberikan ruang bagi pelaku usaha berskala besar dalam budi daya ayam petelur. Peternak rakyat berharap seluruh alokasi DOC untuk budi daya ayam petelur dapat dikembalikan kepada mereka.

Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar, Yesi Yuni Astuti, mengatakan aspirasi tersebut telah disampaikan langsung kepada Menteri Pertanian dalam pertemuan di Surabaya pada 11 Agustus 2026.

“Dalam pertemuan tersebut, Pak Mentan sudah sepakat agar budi daya ayam petelur dikembalikan penuh kepada rakyat,” kata Yesi, Sabtu (22/8).

Persoalan tersebut berkaitan dengan Pasal 24 Permentan 10/2024 yang mengatur peredaran DOC final stock (FS) dari pelaku usaha integrasi dan pembibit parent stock (PS). Dalam aturan tersebut, minimal 88 persen produksi DOC dialokasikan untuk peternak, maksimal 10 persen untuk pelaku usaha mandiri dan koperasi dengan kapasitas kandang minimal 300.000 ekor, serta maksimal 2 persen untuk kepentingan sendiri dan/atau peternak mitra guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/peternak-blitar-dorong-revisi-permentan-10-2024-minta-100-hak-budi-daya-ayam-petelur-untuk-rakyat/

Upaya menekan biaya pakan di tingkat peternak rakyat mendapat langkah baru melalui kerja sama antara BUMN dan Koperasi P...
19/08/2026

Upaya menekan biaya pakan di tingkat peternak rakyat mendapat langkah baru melalui kerja sama antara BUMN dan Koperasi Produsen LPER. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan bahan baku pakan, khususnya soybean meal (SBM). Pada tahap awal, kedua pihak berkomitmen merealisasikan penyaluran 5.000 ton SBM kepada anggota peternak rakyat binaan Koperasi LPER di berbagai daerah di Indonesia.

MoU tersebut dilaksanakan pada Selasa (18/8) dan ditandatangani oleh Ketua Umum Koperasi LPER, H. Mulyadi Atma, dan Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi. Penandatanganan turut dihadiri Direktur Operasional PT Berdikari, Agung Aulia, beserta jajaran PT Berdikari dan perwakilan Koperasi LPER.

Ketua Umum Koperasi LPER menilai kerja sama ini dapat memberikan alternatif bagi peternak dalam memperoleh bahan baku pakan. Pasalnya, pakan menjadi salah satu komponen terbesar dalam biaya produksi peternakan.

“Ini bukti nyata negara tidak meninggalkan peternak rakyat. Dengan SBM 5.000 ton di awal ini, kami optimis harga pokok produksi telur dan ayam bisa ditekan dan peternak bisa bangkit kembali,” ujarnya.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/bumn-dan-koperasi-lper-teken-mou-penyaluran-5-000-ton-sbm/

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil sejumlah langkah untuk merespons tekanan yang dihadapi peternak...
12/08/2026

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil sejumlah langkah untuk merespons tekanan yang dihadapi peternak rakyat. Dalam Rapat Koordinasi Perunggasan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026), Amran memastikan kebijakan pengendalian harga pakan berlanjut hingga akhir tahun sekaligus mewajibkan penyerapan telur peternak melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Keputusan tersebut diambil setelah Amran menerima aspirasi peternak dari berbagai daerah terkait tekanan biaya produksi dan pemasaran hasil ternak. Menurutnya, persoalan peternak harus ditangani secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi harga jual, tetapi juga biaya produksi.

“Kami mengapresiasi peternak ayam seluruh Indonesia karena cukup komunikatif menyampaikan aspirasinya. Sampai jam tiga subuh tadi kami membahas bagaimana nasib peternak kita. Alhamdulillah hari ini sepakat. Harga pakan kita lanjutkan sampai akhir tahun,” kata Amran.

Menurut Amran, menjaga harga telur saja tidak cukup jika biaya pakan terus meningkat. Sebaliknya, biaya produksi yang terkendali juga tidak akan banyak membantu apabila hasil produksi peternak tidak terserap dengan harga yang layak.

Karena itu, pemerintah mengambil langkah dari dua sisi. Harga pakan dijaga agar biaya produksi peternak tetap terkendali, sementara penyerapan telur diperkuat melalui SPPG.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/mentan-harga-pakan-dijaga-sppg-wajib-serap-telur-peternak/

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melontarkan peringatan keras kepada importir pakan yang diduga memainkan ...
12/08/2026

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melontarkan peringatan keras kepada importir pakan yang diduga memainkan harga di tengah tekanan biaya produksi yang dihadapi peternak rakyat. Pemerintah memastikan tidak akan memberi ruang bagi praktik yang berpotensi membebani peternak. Jika pelanggaran terbukti, izin impor perusahaan terkait terancam dicabut.

Peringatan tersebut disampaikan Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Perunggasan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8), setelah menerima aspirasi peternak dari sejumlah daerah mengenai tingginya harga pakan.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan tata niaga pakan berjalan sehat mengingat pakan merupakan salah satu komponen utama biaya produksi yang sangat menentukan keberlangsungan usaha jutaan peternak ayam di Indonesia.

Mentan Amran mengatakan pemerintah telah meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk memeriksa salah satu perusahaan yang diduga memainkan harga pakan. Pemeriksaan dijadwalkan mulai Rabu (12/8) untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam mekanisme penetapan dan perdagangan harga pakan di lapangan.

“Ada satu perusahaan, diduga nakal. Satgas Pangan, kami minta dengan tegas langsung diperiksa, insyaallah mulai besok. Karena diduga mereka mempermainkan harga. Perusahaannya saya tidak sebut, tapi insyaallah mulai besok dari Satgas Mabes Polri mulai periksa. Kalau terbukti, izinnya saya cabut,” kata Mentan Amran.

Baca selengkapnya: https://www.poultryindonesia.com/id/mentan-ultimatum-importir-pakan-mainkan-harga-izin-dicabut/

Address

Komp. Mangga Dua Square Blok E. No. 23, Jalan Gunung Sahari Raya No. 1 Jakarta Utara –
North Jakarta
14430

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+622162318153

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Poultry Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Poultry Indonesia:

Shortcuts

Share

Category