01/06/2026
Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Ayu Puspita Sari (24), korban pembunuhan tragis yang jasadnya ditemukan hangus terbakar di kawasan Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Di tengah proses hukum yang kini berjalan, sang kakak, Yusril, mencurahkan kesedihan mendalam melalui unggahan media sosial usai kepergian adiknya yang begitu mengenaskan. Tangis dan rasa bersalah dituangkannya dalam kalimat penuh haru yang menyentuh perhatian warganet.
“Adekk.. yang tenang ye di surga, maafke kakak soalnye dk pacak jage adekk Ayu. Maafke juge kalu selame ini kakak banyak salah,” tulis Yusril dalam akun Facebook pribadinya yang dikutip pada Jumat (29/5/2026).
Ia juga berharap sang adik mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta meminta pelaku dihukum seberat-beratnya atas perbuatan sadis tersebut.
“Adekk tenang-tenang bae disurganya Allah ,kakak selalu berdo'a dan berusaha semoga kasus ini cepat selesai dan pelaku dihukum seberat-beratnya. Alfatihah untuk alm ayu puspita sari binti hamadi ,” lanjutnya.
Sebelumnya, kasus ini berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muara Enim kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. Korban diketahui merupakan warga Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.
Ayu sempat dilaporkan hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh hangus terbakar di bawah beton pembatas Jalan Baru, pinggir Sungai Enim 3, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Penemuan mayat perempuan itu sempat menggegerkan warga sekitar.
Petugas Satreskrim Polres Muara Enim bersama Tim Identifikasi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Di sekitar lokasi, polisi menemukan sisa-sisa pembakaran yang diduga kuat merupakan upaya pelaku untuk menghilangkan jejak kejahatan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dr. H. M. Rabain Muara Enim guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Pihak keluarga akhirnya memastikan identitas korban melalui ciri khusus pada struktur gigi.
Tak lama berselang, polisi berhasil menangkap tersangka utama berinisial M.A.P. (33), yang diketahui merupakan mantan kekasih korban. Kasus pembunuhan sadis ini kini masih terus didalami aparat kepolisian guna mengungkap motif serta kemungkinan adanya fakta lain di balik kematian tragis Ayu Puspita Sari.
sumber: sripoku