08/08/2026
2026/08/05
SAMA ama PETER PARKER
Abha langsung teringat.
Hasib sama Fakultasnya sama Peter Parker. Saintis.
Kalo doeloe FMIPA, sekarang sudah berubah menjadi, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika alias STeM di Universitas Brawijaya.
Wah... wah...
Mau coba bilang apalagi.
Paling, mau coba bilang ini.
Saat pertama kali dengar info lulus, langsung nge-blunder.
"Wah bisa modif kendaraan listrik nih"
"Bisa bikin sumber energi baru pake BLDC kendaraan listrik"
"Dinamo kenaraan listrik, bisa puter terus, untuk menghasilakn listrik"
"Desain magnet yg telah di ukur, kekuatan daya tarik menariknya, posisi, bentuk dan semuanya, sehingga didapat percepatan, kecepatan, power yg memadai untuk memutar dinamo dan menghasilkan energi listrik berkesinambungan"
"Pembangkit listrik untuk rumahan, miniatur PLTA, cuma yg ini pake magnet"
"Pake dinamo speda listrik/ kendaraan listrik, karna pasti melimpah di pasaran"
Wkwkwk...
Terlalu panjang p**a isi otak ini menerawang.
Anak Abha, baru saja pake almamater, eh... si Abha sudah BEYOND REALITA p**a, menerawang...
HAHAHA...
Pokoknya gitu-lah.
"Otak pintar, itu pemberian. Bisa digunakan untuk kehidupan kita dan kebermanfaat-an", beritu kata DR.OSBORN, alias di DR OCTOPUS, yang juga termasuk guru Peter Parker ketika maasih kuliah.
Teruslah berkarya.
Teruslah berbuat.
Untuk diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai.
Yang lainya ?
terserah sajalah.
Tak usah muluk-muluk. Sampai di level ini saja rasanya sudah sudah luar biasa.
Oke deh... bravo
Trus, tentang Sepeda Listrik Hasib?
Tentu saja masih ON..
Saat SMK, pergi p**ang jarak +-30KM.
Dan sekaarang saat Kuliah di UB, tetap sepeda listrik donk.
Kan kita mau merdeka secara hakikat.
Oiya..., sampe sekarang, bulang agustus 2026, belum ada penerus sepeda listrik di sekitaran siswa SMK4, sekolah Hasib.
Bagaimana di kuliah?
Tentu saja Bang Hasan sudah duluan pake speda listrik di jurusan Teknik Informatika UB. Dan Hasib, jadi followernya dari jurusan Instrumentasi STeM UB.
MERDEKA...!!!