FAKTA FUN

FAKTA FUN 🔬Perluas wawasan dan pengetahuan kalian Di sini
Jangan lupa like, Komen Dan Follow 👨🏾‍🔬

31/12/2025

Teknik Ikat Tali Sepatu Cepat ala Militer & Pemadam

31/12/2025

Potret Petani Eropa Ngamuk Bakar Ban & Semprot Pupuk ke Polisi

31/12/2025

Konsep Kota Spons China untuk Atasi Banjir Perkotaan

30/12/2025

Tangan Robot Ini Bisa Muter Mur Baut Segede Ini Secepat Kilat?

30/12/2025

Pengemasan Rokok Jadul yang Jarang Diketahui

Selama ini kita menganggap air sebagai “milik asli” Bumi. Padahal, menurut konsensus ilmiah modern, sebagian besar air d...
28/12/2025

Selama ini kita menganggap air sebagai “milik asli” Bumi. Padahal, menurut konsensus ilmiah modern, sebagian besar air di planet ini justru berasal dari luar angkasa. Air tersebut dibawa oleh komet dan asteroid kaya es yang menghantam Bumi muda sekitar 4 miliar tahun lalu, ketika tata surya masih kacau dan penuh tumbukan kosmik.

Bukti terkuat datang dari analisis rasio deuterium terhadap hidrogen (D/H) pada air. Para ilmuwan menemukan bahwa komposisi air di Bumi sangat mirip dengan air yang terdapat pada asteroid tipe karbon dan beberapa komet. Kemiripan ini sulit dijelaskan jika air Bumi sepenuhnya terbentuk dari proses internal planet.

Memang ada teori lain yang menyebutkan bahwa sebagian air dilepaskan dari dalam Bumi melalui aktivitas vulkanik awal. Namun, sebagian besar penelitian menyimpulkan bahwa mekanisme ini tidak cukup untuk menjelaskan volume air yang kita miliki saat ini terutama lautan luas yang menutupi lebih dari 70% permukaan Bumi.

Penemuan uap air dan es di piringan protoplanet, meteorit purba, serta di berbagai objek tata surya memperkuat gagasan bahwa air adalah “barang bawaan kosmik” sejak awal pembentukan planet. Dengan kata lain, Bumi mungkin hanyalah penerima bukan pencipta utama air yang membuat kehidupan bisa muncul.

Fakta ini mengubah cara kita memandang kehidupan. Air bukan sekadar fenomena lokal, melainkan bagian dari proses kosmik. Jika air bisa “diantar” ke Bumi, maka kemungkinan serupa juga terjadi di planet lain di alam semesta.

Sumber Referensi:
– NASA – The Origin of Earth’s Water
– Science Magazine – Delivery of Water to the Early Earth
– European Space Agency (ESA) – Water in the Solar System
– Encyclopaedia Britannica – Origin of Earth’s Oceans

Jalan-jalan Romawi kuno ternyata tidak sepenuhnya gelap saat malam tiba. Di beberapa kota, permukaannya dihiasi batu-bat...
28/12/2025

Jalan-jalan Romawi kuno ternyata tidak sepenuhnya gelap saat malam tiba. Di beberapa kota, permukaannya dihiasi batu-batu kecil berwarna terang yang sering dijuluki sebagai “mata kucing”. Batu-batu ini memantulkan cahaya bulan, menciptakan penerangan alami yang membantu orang tetap bisa beraktivitas setelah matahari terbenam.
Material yang digunakan umumnya berasal dari marmer atau batu kapur berwarna putih, dipilih karena kemampuannya memantulkan cahaya dengan baik. Efeknya sederhana, tetapi sangat fungsional meningkatkan jarak pandang bagi pejalan kaki, kereta kuda, hingga pasukan militer yang bergerak pada malam hari.
Di kota-kota Romawi seperti Pompeii, teknik ini menjadi bagian dari perencanaan kota yang cerdas. Tanpa listrik dan teknologi modern, Romawi memanfaatkan sifat alami material dan cahaya bulan untuk menciptakan sistem navigasi malam yang aman dan efisien.
Detail kecil ini menunjukkan betapa majunya pemikiran teknik Romawi kuno. Jalan bukan hanya dibangun untuk siang hari, tetapi juga dirancang agar tetap “hidup” saat malam membuktikan bahwa konsep infrastruktur pintar sudah ada ribuan tahun sebelum lampu jalan ditemukan.
Sumber Referensi:
– Mary Beard, SPQR: A History of Ancient Rome
– Encyclopaedia Britannica – Roman Roads & Urban Planning
– Archaeological studies of Pompeii street design
– Ancient History Encyclopedia – Roman Engineering

28/12/2025

Inilah Laptop Sony Pertama yang Beratnya Hampir 6 Kg

28/12/2025

Penyelamat Terakhir di Kokpit Pesawat Tempur

Sebuah patung macan putih yang baru dibangun di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak menyita ...
27/12/2025

Sebuah patung macan putih yang baru dibangun di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak menyita perhatian publik. Patung ini didirikan sebagai pengganti pohon beringin lama dan dimaksudkan menjadi ikon wilayah Kediri bagian utara. Namun alih-alih menuai kebanggaan, tampilannya justru memicu kebingungan warga.

Banyak warganet menilai bentuk wajah dan tubuh patung tersebut tidak proporsional dan jauh dari gambaran macan putih. Beragam komentar bermunculan—mulai dari disebut mirip zebra, capybara, badak, babi, hingga kudanil, bahkan dianggap seperti hewan “hasil kawin silang”.

Kontroversi tidak berhenti pada soal visual. Sejumlah warga juga mempertanyakan anggaran dan waktu pengerjaan patung tersebut. Ada dugaan proyek ini dikebut menjelang akhir tahun anggaran, sehingga hasil akhirnya dinilai kurang maksimal.

Meski menuai kritik, patung yang diresmikan pada awal Desember 2025 ini tetap berdiri dan kini menjadi penanda baru kawasan tersebut. Perdebatan publik pun membuka diskusi lebih luas tentang transparansi proyek publik dan pentingnya perencanaan desain yang matang.

Sumber Referensi:
– Media lokal Kediri (laporan warga & liputan lapangan)
– Unggahan dan dokumentasi warga di media sosial (Desember 2025)
– Diskusi publik terkait proyek infrastruktur daerah

27/12/2025

Pembersihan Parit Rapi dan Akurat dengan Mesin Berat

Indomaret, jaringan minimarket yang kini ada di hampir setiap sudut Indonesia, pertama kali dibuka pada 20 Juni 1988. Ge...
27/12/2025

Indomaret, jaringan minimarket yang kini ada di hampir setiap sudut Indonesia, pertama kali dibuka pada 20 Juni 1988. Gerai perdananya berlokasi di Ancol, Jakarta Utara, dan menjadi titik awal berkembangnya ritel modern berbasis convenience store di Tanah Air.

Awalnya, Indomaret dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan harian karyawan dan masyarakat sekitar dengan konsep toko ritel yang praktis, bersih, dan mudah diakses. Konsep ini terbilang baru pada masanya, karena sebagian besar masyarakat masih bergantung pada pasar tradisional dan warung kelontong.

Seiring waktu, model bisnis tersebut terbukti sukses. Indomaret mulai berekspansi secara agresif ke berbagai kota dan daerah, mengadopsi sistem waralaba, serta menyesuaikan produk dengan kebutuhan lokal. Dari satu toko kecil di Ancol, Indomaret tumbuh menjadi jaringan ritel dengan puluhan ribu gerai di seluruh Indonesia.

Kisah Indomaret menunjukkan bagaimana perubahan pola belanja masyarakat, dikombinasikan dengan strategi bisnis yang tepat, mampu melahirkan salah satu ikon ritel terbesar di Indonesia.

Sumber Referensi:
– PT Indomarco Prismatama (Profil Perusahaan)
– Historia.id – Sejarah Ritel Modern di Indonesia
– Kompas.com – Perkembangan Minimarket di Indonesia

Address

Jalan Mangga
Padang
282829

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when FAKTA FUN posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to FAKTA FUN:

Share