Minang Top Anak Rantau

Minang Top Anak Rantau Halaman Ini untuk mempublikasi dan Mempopulerkan Apo Nan Ado di Ranah Minang

Pemuda asal Padang Curi Motor di Kota Solok Diciduk PolisiPolisi menangkap seorang pemuda di sebuah pabrik tahu-tempe di...
20/09/2026

Pemuda asal Padang Curi Motor di Kota Solok Diciduk Polisi

Polisi menangkap seorang pemuda di sebuah pabrik tahu-tempe di Jalan Latsitarda, Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Sumatera Barat, pada Sabtu (19/9/2026) karena diduga mencuri sepeda motor.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Kota, Iptu Daslucky Okyusran, mengatakan bahwa pemuda itu berinisial AN (22 tahun), warga Lubuk Begalung, Kota Padang.

Ia menyebut bahwa AN merupakan pekerja di pabrik tahu-tempe tempatnya ditangkap. Sementara itu, katanya, korban berinisial HAZ (29 tahun), videografer pernikahan, warga Kelurahan Kampai Tabu Karambia, Kelurahan Lubuk Sikarah, Kota Solok.

Aliran Sungai dan Drainase Meluap pasca Hujan Lebat Guyur Kabupaten SolokHujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok seja...
19/09/2026

Aliran Sungai dan Drainase Meluap pasca Hujan Lebat Guyur Kabupaten Solok

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok sejak Sabtu (19/9/2026) pagi hingga sore hari menyebabkan aliran sungai dan drainase meluap.

Akibatnya, banjir menerjang pemukiman warga di Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, luapan air mulai memasuki kawasan pemukiman warga pada sore hari. Dua wilayah terdampak cukup parah dalam peristiwa ini berada di Jorong Koto Panjang dan Jorong Galagah.

Dampak dari tingginya curah hujan tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga di kedua jorong tersebut terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi Sumbarkita masih terus mengumpulkan data serta informasi resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap, jumlah pasti korban terdampak, maupun kerugian material yang ditimbulkan.

Beginilah Kondisi jalan Matua ka Bukittinggi dakek pesantren panta semakin kecil..tetap hati hati dalam berkendara yo sa...
19/09/2026

Beginilah Kondisi jalan Matua ka Bukittinggi dakek pesantren panta semakin kecil..tetap hati hati dalam berkendara yo sanak

18/09/2026

Banjir luapan melanda Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, pada Jumat (18/9/2026). Peristiwa tersebut dipicu oleh peningkatan intensitas hujan sejak beberapa waktu terakhir yang menyebabkan lonjakan debit air sungai di sekitar pemukiman.

Derasnya air kecokelatan kini merendam sejumlah kawasan hunian dan puluhan petak sawah produktif milik warga setempat. Luapan air bercampur lumpur yang kian meninggi memicu kekhawatiran masyarakat, terutama ancaman gagal panen bagi para petani yang menggantungkan mata pencaharian pada lahan pertanian tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Sumbarkita sedang menghubungi pihak berwenang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Lah Tibo Bencana Baliak SanakBanjir luapan melanda Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, pada Ju...
18/09/2026

Lah Tibo Bencana Baliak Sanak

Banjir luapan melanda Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, pada Jumat (18/9/2026). Peristiwa tersebut dipicu oleh peningkatan intensitas hujan sejak beberapa waktu terakhir yang menyebabkan lonjakan debit air sungai di sekitar pemukiman.

Derasnya air kecokelatan kini merendam sejumlah kawasan hunian dan puluhan petak sawah produktif milik warga setempat. Luapan air bercampur lumpur yang kian meninggi memicu kekhawatiran masyarakat, terutama ancaman gagal panen bagi para petani yang menggantungkan mata pencaharian pada lahan pertanian tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Sumbarkita sedang menghubungi pihak berwenang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Ya Allah...Rumah Kayu Milik Erni (56), warga Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Agam Hangvs Terbak4rRumah kayu panggun...
18/09/2026

Ya Allah...Rumah Kayu Milik Erni (56), warga Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Agam Hangvs Terbak4r

Rumah kayu panggung milik Erni (56), warga Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terbakar pada Jumat (18/9/2026) siang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Agam, Fauzi, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat api mulai membesar dari rumah tersebut.

“Laporan diterima pada pukul 11.54 WIB,” kata Fauzi.


Rancak Bana....Minang BanggaDari Sumatera Barat hingga Kairo, Mesir, Yelly Putriani membawa sebuah kisah yang begitu mem...
18/09/2026

Rancak Bana....Minang Bangga

Dari Sumatera Barat hingga Kairo, Mesir, Yelly Putriani membawa sebuah kisah yang begitu membanggakan. Perempuan berprestasi ini berhasil menjadi **wisudawan terbaik Al-Azhar University, Cairo**, sekaligus mendapat kesempatan menyampaikan pidato wisuda langsung di hadapan civitas akademika kampus tersebut. Pencapaian itu menjadi bukti bahwa perjuangan seorang anak bangsa untuk menuntut ilmu dapat membawanya melangkah jauh hingga ke salah satu pusat pendidikan Islam yang dikenal luas di dunia.

Perjalanan tersebut tentu tidak hanya tentang sebuah gelar dan momen berdiri di atas panggung wisuda. Yelly dikenal fasih berbahasa Arab dan memiliki berbagai pencapaian dalam bidang pengkajian Islam. Di balik keberhasilannya, ada proses panjang untuk belajar, memahami ilmu, dan beradaptasi dengan lingkungan pendidikan di negeri orang. Setiap waktu yang dihabiskan untuk menuntut ilmu menjadi bagian dari pengorbanan yang akhirnya mengantarkannya pada hari ketika namanya berdiri sebagai salah satu wisudawan terbaik.

Kisah Yelly menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani memiliki cita-cita setinggi mungkin. **Dari tanah kelahiran di Sumatera Barat, ia mampu membawa nama Indonesia hingga ke panggung wisuda Al-Azhar di Kairo.** Prestasinya mengajarkan bahwa mimpi besar tidak akan terasa terlalu jauh ketika diperjuangkan dengan ilmu, ketekunan, dan kesungguhan. Semoga kisah Yelly menjadi penyemangat bagi lebih banyak anak Indonesia untuk berani menuntut ilmu hingga ke penjuru dunia dan suatu hari berdiri di panggung impian mereka sendiri.

Laut Lagi Tidak Baik-baik Saja...Kemarin di Pasaman sekarang di Mentawai Tetap selalu hati2 Sanak NelayanTiga Nelayan Di...
18/09/2026

Laut Lagi Tidak Baik-baik Saja...Kemarin di Pasaman sekarang di Mentawai Tetap selalu hati2 Sanak Nelayan

Tiga Nelayan Dilaporkan Terombang-ambing di Samudra Hindia, Mati Mesin di Perairan Mentawai

Tiga nelayan dilaporkan terombang-ambing di Samudra Hindia setelah kapal yang mereka tumpangi, KM Rafa 02, mengalami mati mesin di Perairan Mentawai, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kamis (17/9/2026).

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai, Gustian Yuda Utama, mengatakan laporan kecelakaan kapal tersebut diterima Kantor SAR Mentawai melalui Com Centre pada pukul 23.00 WIB.

“Laporan kami terima dari Rido selaku pemilik kapal,” kata Yuda, Jumat (18/9/2026).


Mesin Kapal Mati, Dua Nelayan Terjebak di Perairan Sikabau Pasaman BaratDua orang nelayan terjebak di laut setelah kapal...
17/09/2026

Mesin Kapal Mati, Dua Nelayan Terjebak di Perairan Sikabau Pasaman Barat

Dua orang nelayan terjebak di laut setelah kapal payang yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin di sekitar perairan Sikabau, Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Kamis (17/9/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa kedua nelayan itu bernama Dani (28 tahun) dan Agusrianto (35 tahun), warga Pasaman Barat.

Pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dari Pos SAR Pasaman pada pukul 08.32 WIB. Ia menyebut bahwa Pos SAR Pasaman menerima laporan itu dari Dani, salah seorang nelayan yang terjebak itu.

Ia menyampaikan bahwa kapal tersebut bertolak untuk melaut sekitar pukul 03.50 WIB. Dalam perjalanan, saat kapal berada di kawasan perairan sekitar Sikabau, mesin kapal rusak.

Sangat mengharukan....Lagi Viral...Bukan Berebut Harta Tapi Keluarga Ini Berebut Siapa Yang Akan Merawat Ibunya Setelah ...
17/09/2026

Sangat mengharukan....Lagi Viral...Bukan Berebut Harta Tapi Keluarga Ini Berebut Siapa Yang Akan Merawat Ibunya Setelah Ayah Meninggal😭😭

Yang terlihat seperti pertengkaran keluarga ternyata menyimpan cerita yang berbeda.
Sebuah video yang diduga merekam perselisihan keluarga viral di media sosial.

Konflik disebut terjadi setelah sang ayah meninggal dunia, ketika anak-anak justru berbeda pendapat soal siapa yang akan merawat dan menemani sang ibu.

Bukan berebut rumah, harta, atau warisan. Mereka disebut sama-sama ingin membawa sang ibu untuk tinggal bersama dan merawatnya di rumah masing-masing.

Perdebatan pun terjadi. Di balik suara yang meninggi dan suasana yang tegang, ada satu hal yang justru membuat kisah ini menyentuh: mereka sama-sama tidak ingin sang ibu menjalani hari-harinya sendirian setelah kehilangan suaminya.

Kisah tersebut kemudian mengundang perhatian warganet. Sebab, tidak semua pertengkaran lahir dari kebencian—kadang, ada kasih sayang yang terlalu besar hingga diperebutkan.

Address

Jalan Veteran
Padang
22093

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Minang Top Anak Rantau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share