PociNews Sumatera Barat

PociNews Sumatera Barat Pocinews / Seduh Berita, Sajikan Fakta
-Informatif Edukatif dan Inspiratif, Ingin bergabung menjadi bagian BAM? Ingin Produknya di Promosikan disini?
(4)

Ingin menyampaikan berita Seputar Minangkabau? Dengan senang hati, silahkan hubungi nomor yang berada di page ini.

Akhirnya guru tersebut dibebaskan juga oleh. Semoga keadilan jadi lebih baik in syaa Allah. aamiin
27/02/2026

Akhirnya guru tersebut dibebaskan juga oleh. Semoga keadilan jadi lebih baik in syaa Allah. aamiin

PociNews | Probolinggo: Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo telah menetapkan seorang guru honorer berinisial (MHH) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korup...

Bencana tanah bergerak di Desa Kajen, Lebaksiu, menyisakan duka bagi saudara-saudara kita. Namun di tengah ujian, kepedu...
27/02/2026

Bencana tanah bergerak di Desa Kajen, Lebaksiu, menyisakan duka bagi saudara-saudara kita. Namun di tengah ujian, kepedulian tak pernah berhenti hadir.

LAZ Sahabat Asnaf Indonesia bersama Baitul Maal BMT BUM menyalurkan bantuan kebutuhan pokok untuk para penyintas di Posko Pengungsian Dukuh Blimbing RW 09.

Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Amanah Anda telah sampai dan menjadi penguat bagi mereka yang membutuhkan.

Mari terus hadirkan harapan, karena sekecil apa pun kebaikan, sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji. 🤍



PociNews | Tegal: Sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak bencana tanah bergerak, LAZ Sahabat Asnaf Indonesia bersama Baitul Maal BMT BUM kembali meny...

12/02/2026

Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2025 turun ke angka 34 dan membuat peringkat Indonesia merosot ke posisi 109 dari 180 negara.

Di Asia Tenggara, Indonesia berada di bawah Timor Leste yang mencatat skor 44 atau selisih 10 poin.

Transparency International Indonesia menyebut penurunan ini sebagai tanda kemunduran dalam pemberantasan korupsi, sementara Amnesty Indonesia menilai hasil tersebut miris dan perlu menjadi evaluasi serius.

IPK menilai aspek seperti praktik penyuapan, pengalihan anggaran publik, penyalahgunaan jabatan oleh pejabat, kemampuan pemerintah memberantas korupsi, perlindungan hukum bagi pelapor dan jurnalis, serta akses masyarakat terhadap informasi publik.

Sumber: Transparency International, CPI 2025
Kreatif: Nana Gita
Produser: Akhdi Martin

< #

16/03/2025
https://bamekspres.com/2025/02/14/follower-atau-pelopor-mana-yang-mau-dipilih/
14/02/2025

https://bamekspres.com/2025/02/14/follower-atau-pelopor-mana-yang-mau-dipilih/

Follower adalah istilah yang sering kita dengar dizaman ini, Follower sendiri asal kata Follow dari bahasa Inggris artinya mengikuti, kalau Follower berarti pengikut. Dalam bahasa Indonesia pengikut berarti orang yang mengikuti (agama, pendapat, pemimpin, dan sebagainya); orang yang meniru atau mene...

01/02/2025
Owner Wardah, Nurhayati Subakat baru-baru ini banyak diperbincangkan publik.Tak hanya produk-produk kecantikan yang berh...
27/01/2025

Owner Wardah, Nurhayati Subakat baru-baru ini banyak diperbincangkan publik.

Tak hanya produk-produk kecantikan yang berhasil ia ciptakan, namun sikapnya yang tak s**a pemer kekayaan barang mewah.

Nurhayati Subakat, lahir pada 27 Juli 1950 di Padang Panjang, Sumatera Barat, adalah sosok inspiratif di balik kesuksesan merek kosmetik halal terkemuka, Wardah. Sebagai anak keempat dari delapan bersaudara, ia tumbuh dalam keluarga yang menanamkan nilai-nilai keagamaan dan etos kerja yang kuat. Ayahnya, Abdul Muin Saidi, seorang pedagang dan pimpinan cabang Muhammadiyah di Padang Panjang, serta ibunya, Nurjanah, berperan besar dalam membentuk karakter dan semangat juangnya.

Sejak kecil, Nurhayati dikenal cerdas dan berprestasi. Setelah menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Diniyyah Puteri dan SMA Negeri 1 Padang, ia melanjutkan studi di Jurusan Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB). Lulus sebagai sarjana terbaik pada tahun 1975, ia kemudian meraih gelar apoteker dengan predikat terbaik setahun kemudian.

Karier profesionalnya dimulai sebagai apoteker di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil, Padang. Setelah menikah dengan Subakat Hadi pada tahun 1978, ia pindah ke Jakarta dan bekerja sebagai staf pengendalian mutu di perusahaan kosmetik Wella. Namun, semangat wirausaha mendorongnya untuk memulai usaha sendiri.

Pada tahun 1985, Nurhayati mendirikan PT Pusaka Tradisi Ibu, yang kemudian berganti nama menjadi PT Paragon Technology and Innovation (PTI). Produk pertamanya, merek perawatan rambut Putri, dipasarkan di salon-salon sekitar Tangerang. Pada tahun 1995, ia meluncurkan Wardah, pelopor kosmetik berlabel halal di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, PTI berkembang pesat dengan berbagai merek populer seperti Make Over dan Emina, menguasai sekitar 30% pangsa pasar kosmetik Indonesia.

Selain sukses dalam bisnis, Nurhayati juga dikenal sebagai filantropis. Ia aktif mendukung pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan lingkungan. Sebagai donatur dan anggota Majelis Wali Amanat ITB, ia menyerahkan dana abadi sebesar Rp52 miliar untuk pengembangan riset, beasiswa, dan infrastruktur. Selama pandemi COVID-19, melalui program CSR PTI, ia menyumbang Rp40 miliar untuk penanganan pandemi di Indonesia.

Kekayaan Nurhayati Subakat ditaksir mencapai US$1,5 miliar atau sekitar Rp24 triliun (Sc: Entrepreneur Bisnis).

Namun, ia tetap rendah hati dan jarang memamerkan kekayaannya. Ia menekankan lima karakter utama dalam kesuksesan bisnisnya: ketuhanan, kepedulian, kerendahan hati, ketangguhan, dan inovasi.

03/01/2025

Address

Padang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PociNews Sumatera Barat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PociNews Sumatera Barat:

Share