Wagand Wadi Ikan

Wagand Wadi Ikan Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Wagand Wadi Ikan, Digital creator, Barito Timur, Palangkaraya.

Rasakan kelezatan asli Wadi Ikan khas Kalimantan Tengah! 😋
Diolah secara tradisional dengan standar higienis modern, dan bahan alami
✅ Tanpa pengawet & pewarna
✅ Tahan lama 6-12 bulan
✅ Siap masak
📦 Kemasan vakum 250 gram
🛒 Info Selengkap! 085245100185

Pre Order, bisa COD dan Non CODKuliner fermentasi khas Kalimantan Tengah."Wadi Ikan" adalah kuliner fermentasi yang diaw...
20/06/2026

Pre Order, bisa COD dan Non COD
Kuliner fermentasi khas Kalimantan Tengah.
"Wadi Ikan" adalah kuliner fermentasi yang diawetkan menggunakan garam dan samu (beras ketan sangrai tumbuk).
Rasa khasnya perpaduan gurih, asin, dan sedikit asam (hasil fermentasi samu).
Diolah secara tradisional dengan standar higienis modern, dan bahan alami
✅ Tanpa pengawet & pewarna
✅ Tahan lama 6-12 bulan
✅ Siap masak
📦 Kemasan vakum 250 gram
🛒 Pesan Sekarang! Wa 085245100185 atau
👉 klik link https://bit.ly/4adjafL

Pada April 2026, sebuah pe*bunuhan mengerikan terjadi di Tampa, Florida. Para korban adalah pasangan asal Bangladesh, Za...
12/05/2026

Pada April 2026, sebuah pe*bunuhan mengerikan terjadi di Tampa, Florida. Para korban adalah pasangan asal Bangladesh, Zamir Limon dan Nashida Bristi. Keduanya berusia 27 tahun,mereka adalah mahasiswa doktoral (PhD) di Universitas South Florida (USF). Zamir yang akan segera lulus dalam Ilmu Geografi, dikenal sebagai orang yang cerdas dan tenang, sementara Nashida adalah mahasiswa yang cerdas di bidang Teknik Kimia. Pasangan itu dilaporkan berencana untuk kembali ke tanah air mereka sebagai dosen sebelum nyawa mereka direnggut secara brutal.

Misteri hilangnya mereka dimulai pada 16 April 2026. Nashida terakhir terlihat dalam rekaman CCTV meninggalkan kampus mengenakan kemeja merah muda dan membawa payung menuju apartemen Avalon Heights tempat Zamir tinggal. Kekhawatiran mulai meningkat ketika Nashida tidak datang untuk pemeriksaan mata dan tidak menghubungi keluarganya di Bangladesh. Pada tanggal 18 April, teman-teman mereka yang curiga melaporkan hilangnya Nashida kepada polisi setelah upaya untuk menghubungi pasangan tersebut gagal.

Investigasi awal polisi di apartemen tersebut mengarah pada penemuan beberapa petunjuk yang mencurigakan. Teman sekamar mereka, Hashim Abugharbieh, 26 tahun, memberikan pernyataan yang meragukan. Polisi menemukan keset pintu hilang dan beberapa peralatan dapur serta perlengkapan kebersihan tidak lagi berada di tempatnya. Ketika tim forensik menggunakan cairan kimia BlueStar, rahasia mengerikan di dalam apartemen terungkap. Meskipun lantai tampak bersih dengan mata telanjang, lampu neon menunjukkan noda darah yang luas di dapur dan di sepanjang koridor menuju kamar tidur Hashim. Bahkan ada noda darah yang membentuk bentuk tubuh manusia yang meringkuk di karpet di kamar tersangka.

Bukti digital adalah kunci untuk mengungkap niat jahat tersangka. Melalui pemeriksaan ponsel pintar Hashim, yang ia coba hapus, para ahli forensik digital berhasil mengungkap riwayat pencarian yang mengerikan. Tersangka ditemukan telah menggunakan platform kecerdasan buatan, ChatGPT, untuk mencari saran tentang cara membuang mayat. Di antara pertanyaan yang diajukan adalah efektivitas memasukkan mayat manusia ke dalam kantong sampah, cara menembus tengkorak manusia dengan pi*au, dan tingkat kedap suara dinding apartemen. Perencanaan ini terdeteksi telah dimulai sejak 7 April, seminggu sebelum kejadian.

Kebrutalan tersangka terbukti sepenuhnya ketika mayat kedua korban ditemukan di lokasi berbeda dalam kondisi yang memilukan. Mayat Zamir ditemukan pada 24 April di dalam kantong sampah hitam di sisi Jembatan Howard Frankland. Hasil otopsi mengungkapkan bahwa Zamir telah ditikam berkali-kali di punggung, dan kakinya telah dipotong di paha hanya untuk memungkinkan tubuhnya dimasukkan ke dalam kantong plastik sempit.

Dua hari kemudian, tubuh Nashida ditemukan oleh seorang nelayan di hutan bakau Teluk Tampa, sudah mulai membusuk setelah terendam air laut.
Motif di balik pem*unuhan tersebut diyakini sebagai rasa dendam dan kecemburuan yang mendalam. Hashim, seorang mahasiswa putus sekolah dengan riwayat ketidakstabilan mental, dikatakan telah tertekan oleh kesuksesan akademis Zamir dan hubungannya yang bahagia. Situasi menjadi semakin tegang ketika Zamir dilaporkan mengajukan pengaduan resmi kepada manajemen apartemen tentang perilaku aneh Hashim dua minggu sebelum kejadian.

Hashim sekarang menghadapi dua dakwaan pe*bunuhan tingkat pertama tanpa jaminan. Jika terbukti bersalah, ia menghadapi hukuman mati atau penjara seumur hidup.






Berita Viral!! Sangat miris sekali 2 orang sisw4 di kelu4rkan dari sekolah karena tak m4mpu bayar SPP🥲Tak M4mpu Bayar Tu...
09/05/2026

Berita Viral!!
Sangat miris sekali 2 orang sisw4 di kelu4rkan dari sekolah karena tak m4mpu bayar SPP🥲

Tak M4mpu Bayar Tungg4kan, 2 Sisw4 Madrasah di Padang Dikelu4rkan Dari Sekolah
Raut kesedih4n membasahi w4jah dua orang sisw4 MAS Madrasah Aliyah Al-Furqon, beralamat di Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senen 4-5-2026.

Kenapa tidak, waj4h polos itu terdi4m saat dikelu4rkan oleh pih4k sekolah, disebabkan belum memb4yar tungg4kan.
Kasvs ini, menjadi catatan hit4m dunia pendidik4n. Bahkan, menggemp4rkan warga, sebab dua orang anak yang tumbuh besar dan berkemb4ng di salah satu Panti Asuhan, tak mendapat kompens4si keterl4mbatan membay4r tungg4kan

Saat ini kedua sisw4 berada di Panti Asuhan Nur Ilahi kurao Nanggalo Padang
Abi Renol Putra SPd, Pimpinan Yayasan, membenarkan pemberhenti4n dua sisw4. Tidak saja, kekecew4an yang dirasakan, juga menc0reng dunia pendidikan di Kota Bingkuang ini...
padahal pemerintah kota padang telah menj4min biaya pendidik4n bagi siswa yang tak m4mpu...




Kronologi Penemuan Korban Begal di Jilatan Tanahlaut, Tergeletak Tak Sadarkan Diri di Semak BelukarBANJARMASINPOST.CO.ID...
07/05/2026

Kronologi Penemuan Korban Begal di Jilatan Tanahlaut, Tergeletak Tak Sadarkan Diri di Semak Belukar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan pembegalan terhadap pedagang bakso di Desa Jilatan, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, Rabu (6/5/2026) pagi.

Korban ternyata ditemukan warga dalam kondisi tak sadarkan diri di semak belukar.

Tak jauh darinya, juga tergeletak sepeda motor yang dikendarainya.

Kepala Desa Jilatan Akhmadi mengungkapkan korban merupakan warga Desa Durianbungkuk.

Sementara lokasi kejadian berada di Jalan Dewata, RT 6 Dusun Louk Brajang, wilayah Desa Jilatan.

“Korban ditemukan warga pagi tadi dalam kondisi tidak sadarkan diri, tergeletak di semak belukar,” jelas Ahmadi kepada media ini.

belukar,” jelas Ahmadi kepada media ini.

Penemuan itu langsung mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah dievakuasi, korban sempat mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat yakni di Puskesmas Durianbungkuk.

Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah yang bersangkutan setelah diperbolehkan pulang oleh petugas medis.

Akhmadi bersama aparat kepolisian juga turut korban di rumah korban.

Saat ini pihak kepolisian di wilayah hukum setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap serta mengungkap pelaku.

Sebelumnya, Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi membenarkan adanya insiden tersebut dan menyebut anggotanya masih berada di lapangan untuk melakukan penanganan.

Pada insiden itu, pelaku menggasak uang yang dibawa oleh korban.

Pagi itu sekitar pukul 08.00 Wita, dalam perjalanan menuju pasar untuk berbelanja untuk keperluan jualannya.

Ia menapaki Jalan Dewata yang merupakan jalan sepi.

Ini jalur tembusan antara Desa Jilatan dan Durianbungkuk.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

Penulis: BL Roynalendra N
Editor: Irfani Rahman
Sumber: Banjarmasin Post
https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1360368/kronologi-penemuan-korban-begal-di-jilatan-tanahlaut-tergeletak-tak-sadarkan-diri-di-semak-belukar

Astagfirullah,Yang mahalat yang jadi korban lah ne kisahnya?? ,  — Peristiwa penganiayaan yang berujung kematian terjadi...
06/05/2026

Astagfirullah,Yang mahalat yang jadi korban lah ne kisahnya??

, — Peristiwa penganiayaan yang berujung kematian terjadi di perairan Tabanio, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Insiden tersebut berlangsung di atas tongkang batu bara RMN 3316.

Kejadian bermula saat pelaku berinisial KA bersama MR, HM, dan sejumlah rekannya naik ke tongkang untuk menunggu sisa muatan batu bara yang tertinggal. Setelah menunggu, ditemukan sisa batu bara di dalam tongkang tersebut.

Namun, pembagian hasil memicu perselisihan. KA yang lebih dulu berada di lokasi diduga mengambil porsi lebih banyak dibandingkan HM dan MR. Ketika HM berupaya mengambil bagian dari KA, terjadi adu mulut yang berujung perkelahian.

Melihat pertikaian tersebut, MR mencoba membantu HM. Namun, KA justru mengayunkan sebilah pisau yang mengenai MR hingga terjatuh. Dalam insiden itu, HM mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan mendapatkan pertolongan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kasat Polairud IPTU Alamsyah Sugiarto membenarkan kejadian tersebut.

“Pelaku berinisial KA, warga Tabunganen Pemurus, Kabupaten Barito Kuala, telah diamankan. Pelaku mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Polres Tanah Laut untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Korban HM diketahui juga merupakan warga Tabunganen. Sementara itu, pelaku dijerat dengan Pasal 466 ayat (3) KUHP Tahun 2023.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian.


BERITA TRANDING       AWALNYA CURHAT MALAH berujung di HUJ4T Netizen "Baca kronologi dari awal sampe akhirnya meninggal ...
06/05/2026

BERITA TRANDING

AWALNYA CURHAT MALAH berujung di HUJ4T Netizen "Baca kronologi dari awal sampe akhirnya meninggal di akunnya , jelas ibunya egois... Minta bantuan terus menerus ke sekolah bahkan dapat bantuan uang yg nominalnya bisa buat bawa korban berobat dan beli sepatu... Kemanakah uang itu ??? Bisa"nya anak sakit kaki bengkak cuma di oles fresh care"

Klarifikasi dari pihak sekolah

Sejak kelas X (sepuluh) Mandala sudah mendapat perhatian dari wali kelas saat itu. Bantuan berupa seragam jurusan dan perlengkapan sekolah sudah diberikan, Selain itu bantuan sembako sering juga diberikan, bahkan jika ada kendala dengan uang sewa kontrakan pun dimintai

14 Maret 2026
Di akhir Ramadhan, sekolah menyalurkan zakat sebesar Rp 200.000 kepada Mandala. Zakat diambil oleh perwakilan kakak Mandala. Pembagian zakat merupakan program rutin tahunan sekolah sebagai bentuk kepedulian kepada siswa yang membutuhkan.

10 april 2026
Hari itu, ibu Mandala datang meminta bantuan uang Rp1.100.000 untuk biaya pengobatan non-medis (dimandikan di Tenggarong). Sekolah segera memberikannya dari kas masjid sekolah. Pihak sekolah juga menyarankan agar Mandala diperiksakan ke layanan kesehatan agar diketahui penyakitnya secara medis. Beberapa hari kemudian Ibunya Mandala datang meminta bantuan lagi dengan alasan yang sama.
16-17 April 2026

Mandala kembali izin sakit tidak mengkuti pembelajaran di sekolah, surat izin dikirimkan melalaui WhatsApps kepada wali kelas.

20 April 2026:

Mandala mengirim foto kakinya yang mulai bengkak ke wali kelas. la kembali meminta bantuan dana dan mencantumkan nomor rekening.

21 April 2026:

Wali kelas, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan (yang merupakan wali kelas Mandala di Kelas X dahulu), dan dua teman sekelas langsung berkunjung ke rumah Mandala. Mereka ingin memastikan kondisi aslinya.
Dari kunjungan tersebut ditemukan:
Mandala terlihat lemah, suara kecil dan pelan, jalannyalambat, serta tangannya gemetar.

Keluargapunya BPJS, tapi tidak aktif karena tunggakan.
Sekolahmembantu mengurus pengaktifan namun terkendala administrasi kependudukan.

23 April 2026:

Wali kelas dan teman-teman kembali berkunjung. Kali ini mereka membawa bantuan uang tunai sekitar Rp650.000, roti, dan susu. Saat kunjungan ini, Ibu Mandala baru menyampaikan bahwa sepatu anaknya sudah tak muat dipakai. Mandala pernah mengeluh soal itu kepada ibunya, tapi ibunya sendiri mengakui bahwa ia melarang Mandala bercerita ke sekolah atau teman-teman. "Jangan sampai orang tahu kita kesusahan," pesan itu yang serimg disampaikan Ibunya kepada Mandala. Mendengar itu, wali kelas segera bergerak. la berkoordinasi dengan teman sekelas untuk membelikan sepatu baru. Rencana bantuan pun disusun:

selain sepatu, wali kelasbersama teman-temannya di sekolah juga berencana membawa Mandala ke puskesmas untuk diinfus pada hari Jumat sambil menunggu pengaktifan BPJS.

Jumat, 24 April 2026
Sebelum semua rencana bantuan itu terlaksana, kabar duka datang. Jumat dinihari kakak Mandala mengabarkan melalui WhatsApps kepada Wali Kelas dan Waka Kesiswaan bahwa Mandala telah meninggal dunia. Kakaknya juga memberitahukan bahwa tidak ada dana untuk pemulasaran jenazah.
Peran Sekolah
Melihat keterbatasan ekonomi keluarga, sekolah turun tangan penuh dalam proses fardu kifayah:
Menanggung biaya pemandian, pengafanan, dan penguburan.
Menyediakan ambulans.
Menyalatkan jenazah Mandala di sekolah, dihadiriguru dan teman-teman.
Siswa dan guru pun berdonasiuntuk pihak keluarga Mandala. Donasi diserahkan setelah penguburan Mandala
Sumber: SMK4SMD

Mandala Rizky Syahputra, 16 tahun, siswa kelas 2 SMK di Samarinda, meninggal dunia pada Jumat, 24 April 2026. Penyebabny...
04/05/2026

Mandala Rizky Syahputra, 16 tahun, siswa kelas 2 SMK di Samarinda, meninggal dunia pada Jumat, 24 April 2026. Penyebabnya bukan kecelakaan, bukan penyakit bawaan. Ia meninggal karena infeksi yang bermula dari sepatu yang kekecilan. Ukuran kakinya 44. Sepatunya 40. Selisih empat nomor yang ia paksa setiap hari karena tidak ada pilihan lain. Saat menjalani program magang sebagai pramuniaga di salah satu pusat perbelanjaan Samarinda, Mandala harus berdiri seharian. Gesekan sepatu yang sempit melukai kakinya, tapi ia tetap berangkat. Kakinya sudah bengkak dan memerah, nafsu makannya turun, tubuhnya makin kurus dan ia tetap tidak banyak bicara soal kondisinya. Ibunya, Ratnasari (40), sempat membawanya berobat. Tapi keterbatasan ekonomi membuat penanganannya tidak maksimal. Kondisi Mandala terus memburuk hingga mencapai titik yang tidak bisa lagi ditahan. Ia pergi dalam tidur. Sebelum itu, ada satu percakapan yang tidak bisa dilupakan ibunya. Mandala bilang ingin dibelikan sepatu. Ratnasari menjawab nanti dulu. Lalu Mandala berkata pelan, “Mandala lupa kalau Mandala anak yatim.” Mandala tahu keluarganya susah. Maka ia diam, memaksakan diri, dan terus jalan sampai tubuhnya tidak sanggup lagi

Anak usia 4 tahun di perk⁴0s, awal mulanya anak tersebut tidak mau makan, diare hingga dilarikan ke RS di sana pihak RS ...
04/05/2026

Anak usia 4 tahun di perk⁴0s, awal mulanya anak tersebut tidak mau makan, diare hingga dilarikan ke RS di sana pihak RS menemukan berc4k d4r4h di k3m4lu4n k0rb4n.

Hingga 1 mei k0rb4n meninggal dunia
Hasil pemeriksaan RS k0rb4n di p3rka0s ,kemudian jen4 z4h dibawa kekediaman k0rb4n dibalam km 35, ada yang mau mengebumikan ada juga yang mau melakukan autopsi karena demi keadilan k0rb4n.

Akhirnya j3n4zah dibawa ke RS dipekanbaru
Dibawalah 7 terduga (dari ayah kandung, kakek, saudara k0rb4n, laki laki yang pernah kerumah k0rb4n jangkau waktu dekat).

Dipolres ujung tanjung keluarlah hasil v!sum dan sampel diperiksa untuk ke 7 orang tersebut, 6 orang terbukti tidak sesuai hasil v!sum dan 1 orang terbukti sesuai yaitu kakek kandung k0rb4n

Awal mula beliau tidak mengaku (sungguh manusia b*ngs*t) dan akhirnya beliau mengakui perbuatannya dan ditah4n pihak kepolisian.

Keesokannya p3l4ku rekontruksi ulang kelakuan k0rb4n hanya saja ditunda dikarenakan takut emosi masyarakat memuncak dan keadaan yang semakin mem4nas.

Selalu sakit hati kalo denger kabar gini ya Allah 😭 Pelajaran untuk kita semua untuk lebih berhati-hati dan lebih waspada menjaga buah hati kita, jangan terlalu percaya meskipun itu orang terdekat 🥀

Address

Barito Timur
Palangkaraya
73652

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Wagand Wadi Ikan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share