07/10/2025
Harapan Sriwijaya FC untuk memperkuat lini pertahanan dengan menghadirkan pemain asing asal negara Ghana, Michael Enu di putaran pertama Pegadaian Championship 2025/26 belum tercapai.
Head coach Achmad Zulkifli harus menerima kenyataan satu-satunya nama pemain asing Sriwijaya FC di putaran ini hanya sebatas terdaftar di PSSI, sedangkan di PT LIB (Liga Indonesia Baru) terkendala syarat KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas).
🗣️ "Dari awal saya sudah tahu itu belum didaftarkan di LIB. Karena proses pendaftarannya itu harus ada KITAS," ungkap pelatih kepala Sriwijaya FC yang akrab disapa coach Azul.
Pemain sepakbola asing harus memiliki KITAS karena pemain tersebut adalah tenaga kerja asing (TKA) yang tinggal dan bekerja di Indonesia, sehingga wajib tunduk pada hukum keimigrasian dan ketenagakerjaan Indonesia yang mengatur keberadaan WNA profesional di negara ini.
🗣️ "Dan pendaftaran pemain itu ada waktunya, tidak seperti ofisial yang kapanpun bisa ditambah. Secara di PSSI dia sudah didaftarkan. Ada 35 pemain Sriwijaya FC didaftarkan, termasuk Enu sudah didaftarkan, tapi secara LIB dia belum sah karena belum ada KITAS," terang coach Azul.
Secara 35 pemain Sriwijaya FC memang sudah didaftarkan di PSSI. Akan tetapi secara LIB belum didaftarkan karena Michael Enu kurang persyaratannya sehingga tidak bisa disahkan.
🗣️ "Pemain asing baru bisa dimainkan di putaran kedua. Kita maksimalkan pemain yang ada. Tidak bisa dimainkan belum bisa didaftarkan di LIB karena pengaruh sama KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas). PSSI surat-surat terakhir. Nanti untuk pengesahannya dibutuhkan KITASnya di Indonesia yang dibutuhkan LIB," kata coach Azul.
📰Sripoku