06/06/2026
๐๐ฅ MISI "PECAH TELUR" JOJO!
Selangkah Lagi Juara Indonesia Open, Hadapi Victor Lai di Final!
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil memastikan langkah ke partai final Indonesia Open 2026 setelah menampilkan permainan luar biasa pada babak semifinal di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu harus berjuang keras selama tiga gim sebelum akhirnya menyingkirkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 16-21, 21-10, 21-12.
Pertandingan tidak berjalan mudah bagi Jojo. Pada gim pertama, Panitchaphon tampil agresif sejak awal.
Smes keras dan tekanan bertubi-tubi dari pemain Thailand tersebut membuat Jonatan kesulitan mengembangkan pola permainan.
Akibatnya, Jojo harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 16-21.
Namun dukungan penuh ribuan penonton yang memadati Istora menjadi energi tambahan bagi peraih medali emas Asian Games 2018 itu.
Memasuki gim kedua, Jonatan mulai menemukan sentuhan terbaiknya. Permainan net yang lebih rapi, penempatan shuttlecock yang akurat, serta meningkatnya kesalahan sendiri dari Panitchaphon membuat momentum berbalik ke tangan wakil tuan rumah.
Setelah unggul 11-8 saat interval, Jojo tampil semakin percaya diri. Ia terus menekan hingga menutup gim kedua dengan kemenangan telak 21-10 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada rubber game, atmosfer Istora semakin bergemuruh. Jonatan menerapkan strategi reli panjang yang efektif menguras stamina lawannya.
Permainan sabar dan disiplin membuatnya perlahan menjauh dalam perolehan angka hingga memimpin 18-12.
Panitchaphon mulai terlihat frustrasi menghadapi tekanan yang diberikan Jojo.
Tiga poin terakhir pun berhasil diamankan sang wakil Indonesia untuk menuntaskan comeback spektakuler dengan kemenangan 21-12.
Di final, Jonatan akan menghadapi kejutan turnamen, Victor Lai. Wakil Kanada itu melaju ke partai puncak setelah menumbangkan pemain Taiwan, Chou Tien-chen, dalam duel sengit tiga gim 21-19, 19-21, 21-19.
Kesempatan Jojo untuk meraih gelar Indonesia Open pertamanya alias pecah telur kini semakin terbuka, meski ia tetap harus mewaspadai kemampuan lawan.