TANA LUWU INFO

TANA LUWU INFO Tana Luwu Daily Update
🌐 Informasi Luwu Raya, Sulawesi & Indonesia

19/08/2026

Aksi terduga penampung BBM subsidi di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, terekam kamera CCTV saat mencoba menyuap oknum polisi.

Peristiwa itu terjadi secara nekat di tengah penggerebekan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di warungnya.

Dalam rekaman tersebut, oknum polisi sempat menolak, namun terduga pelaku memaksa memasukkan uang ke dalam genggaman tangannya.

Akibat penggerebekan itu, aparat hanya membawa pulang jeriken kosong sebagai barang bukti. Padahal, warung tersebut dikenal luas kerap menjual BBM subsidi yang diperoleh dari SPBU menggunakan tiga unit mobil.

Hingga berita ini beredar, belum ada keterangan resmi atau klarifikasi lanjutan dari pihak kepolisian setempat maupun terkait insiden penggerebekan serta dugaan penyuapan tersebut.

18/08/2026

Aksi unik kontingen PLN saat mengikuti karnaval HUT ke-81 RI di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mencuri perhatian warga hingga viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, sejumlah petugas PLN terlihat berada di atas mobil pikap. Mereka tampil mengenakan seragam kerja lengkap dengan atribut keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Kontingen PLN tersebut memperagakan berbagai aktivitas petugas saat bekerja di lapangan. Salah satu adegan yang mencuri perhatian memperlihatkan beberapa petugas beraksi seolah-olah kesetrum listrik, lengkap dengan adegan penanganan oleh petugas lainnya.

Aksi tersebut menjadi tontonan warga yang berada di sepanjang jalur karnaval. Penampilan unik kontingen PLN itu kemudian ramai dibagikan di media sosial hingga menarik perhatian warganet.

[sanny_risambessy]

18/08/2026

Karna Negeri ini juga Miliknya 🇮🇩

[vhiioalfinaaa]

16/08/2026

Sepasang muda-mudi kepergok warga saat sedang berduaan di area semak-semak dan tempat yang gelap. Warga kemudian menggunakan senter untuk menyorot keduanya.

Kejadian itu diduga terjadi di Luwu Utara namun belum diketahui pasti lokasi tepatnya dan kapan waktu video kejadian tersebut terjadi.

Dalam video itu, warga mendatangi dan sempat terjadi percakapan diantara mereka lalu kemudian akhirnya menyuruhnya pulang.

Hal tersebut dilakukan warga karena dapat memicu gangguan aktivitas ketertiban umum, potensi tindakan melanggar norma sosial dan hukum.

Tim URC Polres Luwu mengamankan ON (28), terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Sampano, Kecamata...
16/08/2026

Tim URC Polres Luwu mengamankan ON (28), terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Sabtu (15/8/2026).

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari telepon seluler, tas, dompet, kartu identitas, kartu ATM hingga surat berharga.

Dari pemeriksaan awal, ON mengakui terlibat dalam sejumlah aksi pencurian, termasuk pencurian di rumah seorang guru di Lingkungan Cappie, Kelurahan Larompong, Kecamatan Larompong.

Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat.

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan terukur. Polri hadir untuk memberikan rasa aman,” kata Andrias.

ON kini diamankan di Mapolres Luwu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman dan pencarian terhadap barang bukti lainnya.

Sumber: Tribratanewsluwu

Suasana duka menyelimuti proses evakuasi korban gempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Seorang ibu dan bayin...
15/08/2026

Suasana duka menyelimuti proses evakuasi korban gempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Seorang ibu dan bayinya ditemukan men*nggal dunia di bawah reruntuhan rumah. Sang ibu ditemukan dalam posisi memeluk erat bayinya, diduga berusaha melindungi sang anak dari reruntuhan. Proses evakuasi berlangsung emosional, dengan seorang pria yang diduga suami korban turut membantu memotong kayu yang menahan jen*zah istri dan anaknya.

BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa dengan magnitudo (M) 7,7 di Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (...
15/08/2026

BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa dengan magnitudo (M) 7,7 di Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Potensi tsunami bisa terjadi di NTT, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat," jelas BMKG dalam siaran live di YouTube BMKG, Sabtu (15/8/2026).

BMKG mengatakan tingkat siaga tsunami terjadi di sejumlah wilayah NTT dan Sulsel. Ancaman gelombang setinggi 0,5 meter hingga 3 meter.

"Dengan tingkat status ancaman siaga 0,5 hingga 3 meter terjadi di wilayah NTT, dengan perkiraan waktu tiba di Manggarai bagian utara pukul 05.02 WIB. Ngada bagian utara pukul 05.02 WIB, di Ende pukul 05.05 WIB, di Flores pukul 05.15 WIB, Provinsi Sulawesi Selatan dengan perkiraan waktu tiba di Jeneponto pukul 05.13 WIB," jelasnya.

Kemudian ancaman status waspada tsunami di sebagian wilayah NTT, NTB dan Sulsel. Ketinggian gelombang diperkirakan kurang dari 0,5 meter.

"Kemudian status waspada atau kurang dari 0,5 meter terjadi di wilayah NTT dengan perkiraan waktu tiba Flores Timur pukul 05.15 WIB," jelasnya.

Selengkapnya: Detik.com

14/08/2026

Usai ramai diperbincangkan di media sosial dan mendapat banyak keluhan dari pengguna jalan, portal di Jalur Seba-Seba, penghubung Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah- Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, akhirnya ditertibkan petugas kepolisian, Jumat (14/8/2026).

Sebelumnya, seorang pengendara mengungkap adanya sejumlah portal di sepanjang jalur alternatif tersebut. Dalam video yang beredar, pengendara memperlihatkan perjalanannya melewati beberapa portal yang disebut mencapai sembilan titik.

Pengendara juga mengeluhkan adanya pungutan di setiap portal dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp50 ribu.

Penertiban ini dilakukan setelah persoalan portal dan dugaan pungutan di Jalur Seba-Seba ramai disorot warganet dan mendapat banyak keluhan dari pengguna jalan.

Keluarga Nova Lazuardi, pria 33 tahun yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Pramuka, Kecamatan Suka...
14/08/2026

Keluarga Nova Lazuardi, pria 33 tahun yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Pramuka, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, mengaku kecewa terhadap pelayanan Jasa Raharja Luwu Utara.

Kekecewaan tersebut muncul setelah Stevi, pegawai Jasa Raharja Luwu Utara, diduga mempertanyakan hasil visum tim Inafis Satreskrim Polres Luwu Utara serta laporan Satlantas yang menyatakan Nova menjadi korban kecelakaan tabrak lari saat berjalan kaki pada Rabu (26/7/2026) malam.

Padahal, berdasarkan laporan resmi kepolisian, Nova dipastikan meninggal dunia akibat kecelakaan setelah ditabrak kendaraan. Keluarga pun mempertanyakan sikap pihak Jasa Raharja yang dinilai mempersulit proses pemberian santunan kepada korban.

” Kami kecewa tidak adanya respons yang dianggap memadai dari Jasa Raharja di tengah kondisi kami yang masih berduka, ” ujar Salim mewakili pihak keluarga korban, Jumat (14/08/2026)

Ia berharap proses pemberian hak santunan dapat dilakukan berdasarkan dokumen dan keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Selengkapnya: https://batarapos.com/diduga-dipersulit-santunan-kematian-keluarga-korban-kecewa-terhadap-pihak-jasa-raharja-luwu-utara

Video int*m yang menampilkan seorang perempuan di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, diduga tersebar di media sosia...
14/08/2026

Video int*m yang menampilkan seorang perempuan di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, diduga tersebar di media sosial. Perempuan yang berada dalam video tersebut mengaku menjadi korban dugaan pemerasan oleh seorang laki-laki yang sebelumnya menghubunginya melalui telepon. Kamis 13/08/2026.

Berdasarkan keterangan korban, dirinya tiba-tiba mendapat telepon dari seorang laki-laki yang mengaku berasal dari Sumatera. Korban mengaku saat komunikasi berlangsung dirinya merasa tidak sadar dan kemudian mengikuti sejumlah permintaan dari laki-laki tersebut.

“Seperti dihipnotis, saya tidak sadar dan tiba-tiba mengikuti apa yang dia minta,” ungkap korban kepada Media ini

Setelah video int*m tersebut diketahui tersebar, korban mengaku mengalami tekanan dan dugaan pemerasan. Korban menyebut telah mengirim uang hingga sekitar Rp25 juta kepada laki-laki yang diduga melakukan pemerasan tersebut agar vidio dirinya tidak disebar.

Peristiwa tersebut diduga bermula setelah pelaku memperoleh video pribadi korban. Selanjutnya, korban mengaku mendapat tekanan hingga akhirnya melakukan beberapa kali pengiriman uang.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut dugaan penyebaran konten intim tanpa persetujuan serta pemerasan terhadap korban. Identitas pelaku maupun dugaan kondisi korban saat kejadian masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan aparat penegak hukum.

Selengkapnya: https://rakyatbiasa.news/video-intim-perempuan-di-tomoni-tersebar-diduga-jadi-korban-pemerasan-rp25-juta/

Address

Palopo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TANA LUWU INFO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category