Cerita dan cinta

Cerita dan cinta berbagi cerita cinta yang bisa menjadi renungan hidup

26/07/2024

Ada seorang bapak yg memperlakukan shalat Dhuha seperti shalat wajib. Alasan nya karena khawatir tidak dapat rezeki..

Ada lagi pemuda yg tak lepas Dhuha tiap hari nya demi mendapatkan bonus tempat kerja nya. Sementara diri nya selalu kesiangan saat shalat subuh..

Di tempat berbeda ada yg mengukur banyak nya tahajud yg dilakukan dengan kesuksesan..⁣
Ada yg begitu getol sedekah cuma demi mendapatkan cash back rupiah di tiap usaha nya..

Seorang Tabi'in yg banyak berinteraksi dengan sahabat pernah ditanya, apakah surah dalam Qur'an yg paling sering membuat para sahabat menangis..?, Lalu dijawab : surah HUD..⁣
Kemudian ditanyakan lagi ayat berapakah dari surah tersebut yg membuat para sahabat menangis..? Dan dijawab : ayat 15-16..⁣

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:⁣

مَنْ كَا نَ يُرِيْدُ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا وَ زِيْنَتَهَا نُوَفِّ اِلَيْهِمْ اَعْمَا لَهُمْ فِيْهَا وَهُمْ فِيْهَا لَا يُبْخَسُوْنَ⁣

"Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan."⁣

اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ لَـيْسَ لَهُمْ فِيْ الْاٰ خِرَةِ اِلَّا النَّا رُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوْا فِيْهَا وَبٰطِلٌ مَّا كَا نُوْا يَعْمَلُوْنَ⁣

"Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan."⁣
(QS. Hud : Ayat 15-16)⁣

Inilah alasan kenapa Abdurahman bin Auf sering menangis ketika mendapatkan kenikmatan duniawi. Sahabat yg mulia ini khawatir bila kenikmatan di dunia saat ini merupakan nikmat akhirat yg disegerakan. Hingga kelak di akhirat tak didapatkan lagi nikmat-nikmat itu..

Luruskan lagi niat-niat kita..⁣
Dhuha kita jangan diukur dengan bertambah nya rezeki..⁣
Tahajjud kita jangan diukur dengan pesat nya bisnis kita..⁣
Sedekah kita jangan diukur dengan mewah nya rumah dan kendaraan..⁣

barakallahu fiikum 🌹

03/11/2021
𝗥𝗲𝗮𝗹𝗶𝘀𝘁𝗶𝘀 : 𝗕𝗲𝗿𝗵𝗲𝗻𝘁𝗶 𝗺𝘂𝗻𝗮𝗳𝗶𝗸 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗯𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗮𝗹𝗮𝘂 𝗳𝗶𝘀𝗶𝗸 𝗻𝗴𝗴𝗮𝗸 𝗽𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴-𝗽𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗯𝗮𝗻𝗴𝗲𝘁. Ada pepatah yang mengatakan "Dont J...
24/03/2021

𝗥𝗲𝗮𝗹𝗶𝘀𝘁𝗶𝘀 : 𝗕𝗲𝗿𝗵𝗲𝗻𝘁𝗶 𝗺𝘂𝗻𝗮𝗳𝗶𝗸 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗯𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗮𝗹𝗮𝘂 𝗳𝗶𝘀𝗶𝗸 𝗻𝗴𝗴𝗮𝗸 𝗽𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴-𝗽𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗯𝗮𝗻𝗴𝗲𝘁.

Ada pepatah yang mengatakan "Dont Judge A Book By Its Cover" yang maknanya jangan menilai sesuatu dari luarnya, Karena katanya fisik bisa menipu, tetap saja yang paling penting itu hati dan sikapnya ketika bergaul dengan sesama manusia. Teorinya memang begitu sih, tapi faktanya nggak seperti itu.

𝘚𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵, 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘏𝘢𝘳𝘢𝘱 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘛𝘶𝘭𝘪𝘴𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴, 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩𝘱𝘢𝘩𝘢𝘮𝘢𝘯. 𝘖𝘬𝘦 𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵𝘵...

Soal Cantik/Ganteng memang subjektif sekali, orang yang menurut kita Cantik/Ganteng tapi menurut orang biasa-biasa aja atau sebaliknya.

Faktanya masyarakat sekarang seolah sudah membuat standar kecantikan sendiri, yang mengakibatkan banyak orang ingin mencapai standar kecantikan tersebut. Ada yang pakai skincare, ada yang dandan, ada yang perawatan sana sini, bahkan ada yang sampai melakukan operasi plastik.

𝗕𝘂𝗸𝘁𝗶 𝗡𝘆𝗮𝘁𝗮 𝗗𝗶 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁

Begitu pentingnya penampilan fisik sampai ada yang bilang
“𝘴𝘦𝘵𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘨𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯𝘨 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬”.

Ada satu hal yang membuktikan kebanyakan orang memang menilai sesuatu dari fisik, ketika cowok ganteng punya cewek cantik dibilangnya pasangan serasi, cocok karena ganteng dan cantik. Kenapa giliran cowok jelek punya cewek cantik dibilang kasihan, ceweknya dipelet, ceweknya cuma main-main doang dan lain-lain. Padahal kan sebelum jadian, ada proses pendekatan dulu. Rasanya perjuangan buat punya pacar cewek cantik nggak ada artinya kalau nggak ganteng.

Atau Contoh lain bahwa tampang memang modal utama, Kalau orang ganteng terjerat satu kasus misalnya, pasti banyak yang bilang “ya tuhann ganteng-ganteng kok pake narkoba” atau “nggak percaya, padahal doi ganteng tapi kena kasus hukum” sedangkan orang jelek dapet komennya “wajarlah kena kasus, keliatan dari mukanya, udah nggak ganteng, kena kasus p**a.” Wadaw Seakan-akan ganteng itu malaikat dan nggak ganteng itu ga malaikat.

Dan contoh lainnya, ini saya temukan ketika magang di sebuah perusahaan jasa, fakta pahit yang saya saksikan adalah ketika yang rupawan diletakan di bagian resepsionis dan yang gak rupawan jadi pekerja belakang panggung yang jauh lebih berat, tentu saja yang rupawan dibutuhkan di bagian depan perusahaan sebagai image dari perusahaan tersebut, tapi tetap saja ini sedikit membuat sakit hati ketika bagian pekerjaan saja dikelompok-kelompokan berdasarkan wajah anda.

Selain uang dan otak, tampang juga punya peran penting.
Sudahlah, jangan munafik sampai bilang kalau fisik nggak penting-penting banget. Toh memang begitu kenyataannya. Kita hidup di tengah-tengah masyarakat yang mengutamakan penampilan fisik.

𝘚𝘢𝘺𝘢 𝘔𝘦𝘯𝘨𝘶𝘵𝘪𝘱 𝘉𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘑𝘢𝘸𝘢𝘣𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘍𝘰𝘳𝘶𝘮 𝘘𝘰𝘶𝘳𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢𝘢𝘯 :

𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗽𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴-𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗰𝗲𝗻𝗱𝗲𝗿𝘂𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗹𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝘄𝗮𝗻𝗶𝘁𝗮 𝗰𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗯𝗮𝗶𝗸?

Berikut Jawabannya

• 𝗨/𝗚𝗲𝗿𝗿𝘆 𝗦𝗶𝘄𝗮𝗯𝗲𝘀𝘀𝘆
Mungkin sudah tertanam juga pada pola pikir beberapa orang atau sudah pada umumnya, paras yang cantik lebih bisa menarik perhatian. Bukan itu saja, wajah cantik juga bisa memperkuat sifat persuasif.

Kita lihat saja bagaimana perusahaan/produsen memanfaatkan kecantikan wanita khususnya selebriti cantik. Penggunaan selebriti tidak terlepas dari kredibilitas selebriti itu sendiri.

Ohanian dalam Ishak (2008) menyatakan bahwa terdapat tiga dimensi yang membentuk kredibilitas selebriti yaitu daya pikat (attractiveness), tingkat kepercayaan (trustworthiness) dan keahlian (expertise). Termasuk dalam kegiatan promosi adalah periklanan, penjualan personal, promosi penjualan dan publisitas.

Kutipan diatas mungkin dapat dikhususkan bagi selebriti, sedangkan bagi wanita cantik yang berada diantara masyarakat - dalam kehidupan karier mereka pun masih mendapat perlakuan lebih baik.

• 𝗨/𝗗𝘄𝗶 𝗠𝘂𝘀𝘁𝗶𝗸𝗮
Ini disebut Halo Effect, Penilaian atau kesan kita terhadap orang lainnya, seringkali dibiaskan oleh kenyataan bahwa orang tersebut terlihat berwajah menarik, memiliki tubuh yang bagus, berpakaian dengan pakaian yang indah, dan lain sebagainya. Kesan yang paling dominan atas suatu karakter yang dimiliki satu orang tertentu, menimbulkan kesan atas orang tersebut untuk keseluruhan karakternya yang lain, sekalipun karakter-karakter tersebut tidak saling berkaitan. Oleh karena itu, kita seringkali menilai seseorang tanpa menelaah lebih jauh kualitas diri nya, hanya karena satu karakter yang menimbulkan dampak paling dominan pada memori kita.

Halo effect pertama kali diteliti oleh Edward .L. Thorndike. Pada tahun 1920, Thorndike melakukan penelitian dengan meminta komandan perang untuk menilai intelegensia, ketahanan fisik, kepemimpinan, dan karakter prajuritnya tanpa mengevaluasi dan berbicara secara langsung kepada mereka. Dari penelitian tersebut, Thorndike menemukan adanya korelasi yang tinggi antara kesan positif dan kesan negatif yang tidak berkaitan. Pada penelitiannya, mayoritas komandan menilai bahwa, prajurit dengan tubuh yang lebih tinggi dan penampilan yang menarik, dianggap lebih cerdas dan prajurit yang lebih baik. Thorndike menyimpulkan, berdasarkan penelitian nya bahwa, orang cenderung menilai, secara keseluruhan, orang lainnya berdasarkan satu kesan yang paling dominan. Kesan ini cenderung meninggalkan efek yang kuat akan penilaian kita atas sifat-sifat sesorang.

• 𝗨/𝗞𝘂𝗿𝗻𝗶𝗮𝗱𝗶 𝗔𝗱𝗵𝗮
Sebenarnya kecantikan itu dimiliki semua wanita, dan semua wanita pasti cantik. Kecantikan wanita itu tergantung siapa yang melihatnya. Cantik ini memiliki kriteria yang berbeda beda dari setiap orang. Jadi disini tidak ada yang namanya wanita itu jelek atau tidak cantik.

• 𝗨/𝗘𝗴𝘆 𝗥𝘆𝗮𝗻
Saya tidak dapat menjawab secara ilmiah karena ini bukan bidang saya. Tapi, saya pribadi berpendapat ada kecenderungan pada diri kita untuk mengasosiasikan orang cantik dengan sifat baik.

Sehingga, pada saat first impression, kepercayaan sudah mulai terbentuk karena kita memiliki pandangan bahwa mereka yang cantik pasti memiliki watak atau sifat yang baik.

Terlepas pada akhirnya paras itu hanya jebakan atau bukan, tetap was-was dalam pertemuan pertama adalah langkah yang tepat untuk dilakukan, entah di mana atau dengan siapa pun kita berjumpa.

Adanya perlakuan orang terhadap wanita yang dilihatnya cantik, itu timbul karena orang tersebut mempunyai rasa ingin memiliki wanita itu. Jadi karena ada rasa ingin memilikilah bisa timbul rasa senang dan bahagia terhadap wanita yang di anggap cantik.

𝗞𝗲𝘀𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴 :

dari tulisan diatas , yang ingin saya sampaikan adalah faktanya bagi sebagian orang memang, wajah dan penampilan yang menarik memang sangat menaikan nilai seseorang bagi orang lain, terdengar sedikit kejam tapi memang begitulah nyatanya.

Namun tidak selalu wajah rupawan menjadi jaminan bahwa seorang tersebut memiliki skill atau intelektual yang diatas rata-rata.

Mungkin bukan cuma saya yang minder dengan kenyataan ini. Tetapi, ingat bahwa masing-masing individu memiliki seleranya sendiri. Satu lagi, cantik dan ganteng itu relatif. Apa yang kamu anggap cantik, belum tentu dinilai cantik oleh orang lain, dan jangan lupa kita semua punya kelebihan dan value masing-masing.

Dan saya harap dari ulasan diatas , tidak akan membuat kita menjadi khawatir atas penampilan dan wajahnya. Karena pada dasarnya semua orang bisa menjadi lebih cantik/ganteng dengan memelihara dan meningkatkan kepercayaan diri.

Sumber :
- Narasi Pribadi dan beberapa narasi dari QNA pada Forum Qoura dapat dilihat di https**://i*d.*quora*com/Mengapa-orang-orang-cenderung-memperlakukan-wanita-cantik-lebih-baik

SOPAN SANTUN1. Jangan menelpon seseorang berturut-turut. Kalau tidak dijawab, berarti mereka sedang ada hal yang penting...
27/12/2020

SOPAN SANTUN

1. Jangan menelpon seseorang berturut-turut. Kalau tidak dijawab, berarti mereka sedang ada hal yang penting. Kirim pesan setelah itu dan tanyakan kapan waktu yang tepat untuk menelpon.

2 . Jangan sesekali memesan menu yang mahal saat ditraktir. Lebih elok, minta orang yang mentraktir untuk pilihkan menu.

3. Janganlah bertanya hal2 janggal seperti ini, "Oh, belum kawin ya? Umur sudah berapa nih?", atau "Belum ada anak yah? Kan sudah lama kawin?", "Kenapa belum beli rumah?". Itu hal pribadi. Tidak perlu ditanyakan. Bukan urusan kita.

4. Selalu buka dan pegangkan pintu untuk orang dibelakang kita, terutamanya orang tua atau ibu yg sedang mengendong anak. Tidaklah rugi membantu untuk memudahkan orang lain.

5. Berhati-hati dalam bercanda. Tidak semua orang bisa menerima cara kita. Kalau orang tidak s**a, hentikan. Jangan diulang lagi.

6. Saat menerima pesan, balas walaupun terlambat atau sedang sibuk. Ingat, bukan kita saja yang sibuk. Saat mempunyai waktu, tetap balas dan mohon maaf atas keterlambatannya.

7. Beri pujian di depan orang ramai, tetapi beri kritikan secara pribadi dan saat sendiri. Usahakan untuk menambah kebaikan, bukan membuka aib.

8. Jangan membuat rencana di depan mereka yang tidak diajak atau diikut sertakan.

9. Hormati seseorang pada nilainya, bukan jabatan atau posisi. Seorang tukang cuci layak dilayani sama seperti seorang CEO. Mereka sama-sama manusia. Layanan kita yang penuh adab adalah cerminan nilai dalam diri kita.

KALAU DITANYA OLEH ANAK CUCU TENTANG AL-QUR'AN, MAKA JAWAB SEPERTI INI..14 OktoberT : Berapa jumlah Surah dalam Al-Qur'a...
30/10/2020

KALAU DITANYA OLEH ANAK CUCU TENTANG AL-QUR'AN, MAKA JAWAB SEPERTI INI..
14 Oktober
T : Berapa jumlah Surah dalam Al-Qur'an?
J : 114 Surah.
T : Berapa jumlah Juz dalam Al-Qur'an?
J : 30 Juz.
T : Berapa jumlah Hizb dalam Al-Qur'an?
J: 60 Hizb.
T: Berapa jumlah Ayat dalam Al-Qur'an?
J: 6666 Ayat.
T : Berapa jumlah Kata dalam Al-Qur'an?, dan Berapa Jumlah Hurufnya?
J: 77437 Kata, atau 77439 Kata dan 320670 Huruf.
T : Siapa Malaikat yang disebut dalam Al-Qur'an?
J : Jibril, Mikail, Malik, Raqib, Atiid, Malakulmaut, Harut, Marut, Al-Hafazah, Al-Kiramulkatibun HamalatulArsy.
T : Berapa Jumlah Sajdah (ayat Sujud) dalam Al-Qur'an?
J : 15 Sajdah.
T : Berapa Jumlah para Nabi yang disebut dalam Al-Qur'an?
J : 25 Nabi
T : Berapa Jumlah Surah Madaniyah dalam Al-Qur'an? Sebutkan
J : 28 Surah, Al-Baqarah, Al-Imran, Al-Nisa', Al-Maidah, Al-Anfal, Al-Tawbah, Al-Ra'd, Al-Haj, Al-Nur, Al-Ahzab, Muhammad, Al-Fath, Al-Hujurat, Al-Rahman, Al-Hadid, Al-Mujadilah, Al-Hasyr, Al-Mumtahanah, Al-Shaf, Al-Jum'ah, Al-Munafiqun, Al-Taghabun, Al-Thalaq, Al-Tahrim, Al-Insan, Al-Bayinah, Al-Zalzalah, Al-Nashr.
T : Berapa Jumlah Surah Makiyah dalam Al-Qur'an? Sebutkan.
J : 86 Surat, selain surah tersebut di atas.
T : Berapa Jumlah Surah yang dimulai dengan huruf dalam Al-Qur'an?
J : 29 Surah.
T : Apakah yang dimaksud dengan Surah Makiyyah?Ssebutkan 10 saja.
J : Surah Makiyyah adalah Surah yang diturunkan di Makkah sebelum Hijrah, seperti: Al-An'am, Al-Araf, Al-Shaffat, Al-Isra', Al-Naml, Al-Waqi'ah, Al-Haqqah, Al-Jin, Al-Muzammil, Al-Falaq.
T : Apakah yang dimaksud dengan Surah Madaniyyah? sebutkan lima saja?
J : Surah Madaniyah adalah Surah yang diturunkan di Madinah setelah Hijrah, seperti: Al-Baqarah, Al-Imran, Al-Anfal, Al-Tawbah, Al-Hajj.
T : Siapakah nama para Nabi yang disebut dalam Al-Qur'an?
J : Adam a.s , Nuh a.s , Ibrahim a.s, Isma'il a.s, Ishaqa a.s, Ya'qub a.s, Musa a.s, Isa a.s, Ayub a.s, Yunus a.s, Harun a.s, Dawud a.s, Sulaiman a.s, Yusuf a.s, Zakaria a.s, Yahya a.s, Ilyas a.s, Alyasa a.s', Luth a.s, Hud a.s, Saleh a.s, ZulKifli a.s, Syuaib a.s, Idris a.s, Muhammad Shalallahu'alaihi wa sallam.
T : Siapakah satu-satunya nama wanita shalehah yang disebut namanya dalam Al-Qur'an?
J : Maryam binti Imran.
T : Siapakah satu-satunya nama Sahabat yang disebut namanya dalam Al-Qur'an?
J : Zaid bin Haritsah. Rujuk dalam surah Al-Ahzab ayat 37
T : Apakah ayat dalam Al-Qur'an yang pertama kalil turun?
J : surah Al-alaq ayat: 1-5 ( ﺇﻗﺮﺃ ﺑﺎﺳﻢ ﺭﺑﻚ ﺍﻟﺬﻱ ﺧﻠﻖ )
T : Apakah ayat terakhir yang turun dalam Al-Qur'an?
J : Ayat 3 surah Al-maidah ﺃﻟﻴﻮﻡ ﺃﻛﻤﻠﺖ ﻟﻜﻢ ﺩﻳﻨﻜﻢ ﻭﺃ ﺗﻤﻤﺖ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻧﻌﻤﺘﻲ ﻭ ﺭﺿﻴﺖ ﻟﻜﻢ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﺩﻳﻨﺎ )
T : Apakah nama Surah yang tanpa Basmalah?
J : Surah At-Tawbah (bara'ah).
T : Apakah nama Surah yang memiliki dua Basmalah?
J : Surah Al-Naml.
T : Apakah yang disebut surah Al-mu'awidzatain (2 surah penjagaan)?
J : Surah Al-Falaq dan An-Naas.
T : Apakah nama Surah yang bernilai seperempat Al-Qur'an?
J : Surah Al-Kafirun.
T : Apakah nama Surah yang bernilai sepertiga Al-Qur'an?
J : Surah Al-Ikhlas.
T : Apakah nama Surah yang menyelamatkan dari siksa Qubur?
J : Surah Al-Mulk.
T : Apakah nama Surah yang apabila dibaca pada hari Jum'at akan menerangi sepanjang pekan?
J : Surah Al-Kahfi.
T : Apakah ayat yang paling Agung dan dalam Surah apa?
J : Ayat Kursi, dalam Surah Al-Baqarah ayat No.255.
T : Apakah nama Surah yang paling Agung dan berapa jumlah ayatnya?
J : Surah Al-Fatihah, 7 ayat.
T : Apakah ayat yang paling bijak dan dalam surah apa?
J : Firman Allah Ta'ala: Barang siapa yang melakukan kebaikan sebesar biji sawi ia akan lihat. Barang siapa melakukan kejahatan sebesar biji sawi ia akan lihat..(Surah Al-Zalzalah ayat: 7-8).
T : Apakah nama Surah yang ada dua sajdahnya?
J : Surah Al-Haj ayat: 18 dan ayat: 77.
T : Pada Kata apakah pertengahan Al-Qur'an itu di Surah apa? ayat no Berapa?
J : ﻭﻟﻴﺘﻠﻄﻒ Surah Al-Kahfi ayat No: 19.
T : Ayat apakah bila dibaca setiap habis Shalat Fardhu dapat mengantarkannya masuk ke dalam Syurga?
J : Ayat Kursi.
T : Ayat apakah yang diulang-ulang sbyk 31 kali dalam satu Surah dan di Surah apa?
J: Ayat ﻓﺒﺄﻱ ﺁﻻﺀ ﺭﺑﻜﻤﺎ ﺗﻜﺬﺑﺎﻥِ ) pada Surah Al-Rahman.
T : Ayat apakah yang di ulang-ulang sebanyak 10 kali dalam satu Surah dan di surah apa? Apakah ayat ini ada juga disebut dalam surah lainnya? Di Surah apa?
J : Ayat ( ﻭﻳﻞ ﻳﻮﻣﺌﺬ ﻟﻠﻤﻜﺬﺑﻴﻦ ) pada Surah Al-Mursalat, juga ada dalam Surah Al-Muthaffifiin ayat No: 10.
T : Apakah Ayat terpanjang dalam Al-Qur'an? pada Surah apa? Ayat berapa? Dan apa yang dibahas?
J: Ayat No: 282 Surah Al-Baqarah, membahas muamalah dengan sesama manusia dalam keuangan dan hutang piutang.
--------------------------------------------
Bermesraan lah dengan Al-Qur'an sebagaimana mesranya kita dengan dompet gadget kita selama ini,..
Berdekatan lah dengan Al-Qur'an sedekat kita dengan pasangan, anak-anak dan teman-teman kita hari ini...
Bersahabat lah dengan-Nya...karena Al-Qur'an tidak akan meninggalkan kita sebagai sahabat ketika yang lain berpaling, dia akan datang sebagai syafa'at bagi sahabat-sahabatnya di akhirat kelak..
Semoga Allah memberikan kesehatan lahir batin dan semoga Allah mengabulkan niat baik anda..
Aamiin Ya Rbbal'Alamiin.

KETIKA RIBA MENGHANCURKAN KELUARGA KAMI✍🏼Kutulis kisah ini untuk segenap muslimah. Meskipun dengan menulisnya, hatiku se...
30/10/2020

KETIKA RIBA MENGHANCURKAN KELUARGA KAMI

✍🏼Kutulis kisah ini untuk segenap muslimah. Meskipun dengan menulisnya, hatiku semakin teriris-iris. Namun biarlah luka itu menganga, asalkan kalian tidak menjadi korban berikutnya.
Dulu… aku pernah merasakan bahagianya pernikahan.

Aku mencintai suamiku, dia pun mencintaiku. Meskipun hidup pas-pasan, rumah tangga kami diliputi kedamaian.

Suamiku orang yang pekerja keras. Ia berusaha mendapatkan tambahan penghasilan untuk bisa ditabung seiring Allah mengkaruniakan seorang buah hati kepada kami. Kami pun berusaha hidup qanaah, mensyukuri nikmat-nikmat Allah atas kami.

Saat-saat paling membahagiakan bagi kami adalah ketika malam hari. Saat sunyi dini hari, anakku lelap dalam tidurnya, aku dan suami bangun. Kami shalat malam bersama.

Suamiku menjadi imam dan aku larut dalam bacaan Qur’annya. Tak jarang aku menangis di belakangnya. Ia sendiripun juga tak mampu menahan isak dalam tilawahnya.

Entah mengapa. Mungkin karena kami melihat teman-teman yang telah punya mobil baru. Tetangga yang membangun rumah menjadi lebih indah. Mulai terbersit keinginan kami agar uang kami semakin bertambah.

Suamiku tak mungkin bekerja lebih lama karena ia sudah sering lembur untuk menambah penghasilannya.

🏦Tiba-tiba aku tertarik dengan bisnis saham. Sebenarnya aku tahu sistem bisnis ini mengandung riba, tapi entahlah.

Keinginan menjadi lebih kaya membutakan mataku.

“Ambil bisnis ini saja, Mas. Insya Allah kita bisa lebih cepat kaya,” demikian kurang lebih saranku pada suami.

Dan ternyata suamiku juga tidak menolak saran itu. Ia satu pemikiran denganku. Mungkin juga karena tergoda oleh rayuan iklan bisnis saham tersebut.

Akhirnya, kami membeli saham dengan seluruh tabungan yang kami miliki.

Suamiku mengajukan kredit untuk modal usaha kami. Sejumlah barang yang bisa kami jual juga kami jadikan modal, termasuk perhiasan pernikahan kami.

💵Beberapa pekan kemudian, bisnis kami menunjukkan perkembangan meskipun tidak besar.

Kami mengamati saham hingga ibadah-ibadah sunnah yang dulunya membahagiakan kami mulai keteteran. Tilawah tidak sempat. Shalat sunnah hilang diterpa kantuk dan lelah. Hidup mulai terasa gersang di satu sisi, tetapi kekayaan mulai tergambar di sisi lain.

Hingga suatu hari, tiba-tiba harga saham menurun drastis.

Kami seperti terhempas dari ketinggian. Kami sempat berharap bisa bangkit, tetapi harga saham kami justru semakin terpuruk. Hutang kami semakin menumpuk. Cash flow keluarga kami berantakan.

Di saat seperti itu, emosi kami seperti tidak terkendali. Ada sedikit saja pemicu, aku jadi marah. Pun dengan suami.

Ia jadi sering menyalahkanku karena menyarankan bisnis riba dengan modal riba p**a. Aku pun membela diri dan mengatakan kepadanya, mengapa sebagai suami yang harusnya jadi imam malah mengikuti saran istri jika saran itu keliru.

Pertengkaran memuncak. Aku tidak dapat menguasai diri.

“Kalau begitu, ceraikan saja aku,” kataku malam itu.

“Ya, aku ceraikan kamu,” jawab suami dengan nada tinggi.

Mendengar teriakan talak itu aku terhentak. Aku menangis. Anakku juga menangis. Tapi terlambat. Suamiku terlanjur pergi setelah itu.
Kini aku harus membesarkan anakku seorang diri.

Sering sambil menangis aku membaca ayat:

ﻳَﻤْﺤَﻖُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﺮِّﺑَﺎ ﻭَﻳُﺮْﺑِﻲ ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺎﺕِ

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS. Al Baqarah: 276)

Wahai para muslimah… qana’ah… qana’ah…

Jangan menuntut suamimu lebih dari kemampuannya. Tak ada larangan untuk berusaha bersama-sama agar kondisi finansial menjadi lebih baik. Tetapi jangan sekali-kali terperosok dalam bisnis riba. Bahagia dalam hidup sederhana lebih baik daripada jiwa menderita karena cinta dunia.

Cukuplah aku yang berkata sambil menangis, “Dulu kami dipersatukan oleh ketaatan kepada Allah, lalu kami dipisahkan oleh kedurhakaan pada-Nya”

📃Diadaptasi dari kisah nyata dalam Sa’atan-Sa’atan yang ditulis Syaikh Mahmud Al Mishri dan Sirriyun lin Nisa’ yang ditulis Syaikh Ahmad Al Qaththan.

Riba sudah jelas hukum nya dan jangan mencampur adukkan yg halal dengan yg batil..

WA AKHALLAHULBA'IA WA HARROMARRIBA
(Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan Riba)

Semoga Bermanfaat

Sumber : FB MTR

BIODATA LENGKAP 25 NABI DAN RASUL 1. ADAM AS.Nama: Adam As.Usia: 930 tahun.Periode sejarah: 5872-4942 SM.Tempat turunnya...
28/10/2020

BIODATA LENGKAP 25 NABI DAN RASUL

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.

2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.

3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Periode sejarah: 3993-3043 SM.
Tempat diutus (lokasi): Selatan Irak.
Jumlah keturunannya: 4 putra (Sam, Ham, Yafits dan Kan’an).
Tempat wafat: Mekkah.
Sebutan kaumnya: Kaum Nuh.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 43 kali.

4. HUD AS.
Nama: Hud bin Abdullah.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Iram (Aram) ⇒ ‘Aush (‘Uks) ⇒ ‘Ad ⇒ al-Khulud ⇒ Rabah ⇒ Abdullah ⇒ Hud As.
Usia: 130 tahun.
Periode sejarah: 2450-2320 SM.
Tempat diutus: Al-Ahqaf (antara Yaman dan Oman).
Tempat wafat: Bagian Timur Hadhramaut Yaman.
Sebutan kaumnya: Kaum ‘Ad.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 7 kali.

5. SHALIH AS.
Nama: Shalih bin Ubaid.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Iram (Aram) ⇒ Amir ⇒ Tsamud ⇒ Hadzir ⇒ Ubaid ⇒ Masah ⇒ Asif ⇒ Ubaid ⇒ Shalih As.
Usia: 70 tahun.
Periode sejarah: 2150-2080 SM.
Tempat diutus: Daerah al-Hijr (Mada’in Shalih, antara Madinah dan Syria).
Tempat wafat: Mekkah.
Sebutan kaumnya: Kaum Tsamud.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 10 kali.

6. IBRAHIM AS.
Nama: Ibrahim bin Tarakh.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As.
Usia: 175 tahun.
Periode sejarah: 1997-1822 SM.
Tempat diutus: Ur, daerah selatan Babylon (Irak).
Jumlah keturunannya: 13 anak (termasuk Nabi Ismail As. dan Nabi Ishaq As.). Tempat wafat: Al-Khalil (Hebron, Palestina/Israel).
Sebutan kaumnya: Bangsa Kaldan.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 69 kali.

7. LUTH AS.
Nama: Luth bin Haran.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Haran ⇒ Luth As.
Usia: 80 tahun.
Periode sejarah: 1950-1870 SM.
Tempat diutus: S***m dan Amurah (Laut Mati atau Danau Luth).
Jumlah keturunannya: 2 putri (Ratsiya dan Za’rita).
Tempat wafat: Desa Shafrah di Syam (Syria).
Sebutan kaumnya: Kaum Luth.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 27 kali.

8. ISMAIL AS.
Nama: Ismail bin Ibrahim.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ismail As.
Usia: 137 tahun.
Periode sejarah: 1911-1774 SM.
Tempat diutus: Mekah.
Jumlah keturunannya: 12 anak.
Tempat wafat: Mekkah.
Sebutan kaumnya: Amaliq dan Kabilah Yaman.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 12 kali.

9. ISHAQ AS.
Nama: Ishaq bin Ibrahim.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As.
Usia: 180 tahun.
Periode sejarah: 1897-1717 SM.
Tempat diutus: Kota al-Khalil (Hebron) di daerah Kan’an (Kana’an).
Jumlah keturunannya: 2 anak (termasuk Nabi Ya’qub As./Israel).
Tempat wafat: Al-Khalil (Hebron).
Sebutan kaumnya: Bangsa Kan’an.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 17 kali.

10. YA’QUB AS.
Nama: Ya’qub/Israel bin Ishaq.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As.
Usia: 147 tahun.
Periode sejarah: 1837-1690 SM.
Tempat diutus: Syam (Syria).
Jumlah keturunannya: 12 anak laki-laki (Rubin, Simeon, Lewi, Yahuda, Dan, Naftali, Gad, Asyir, Isakhar, Zebulaon, Yusuf dan Benyamin) dan 2 anak perempuan (Dina dan Yathirah).
Tempat wafat: Al-Khalil (Hebron), Palestina.
Sebutan kaumnya: Bangsa Kan’an.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 18 kali.

11. YUSUF AS.
Nama: Yusuf bin Ya’qub.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Yusuf As.
Usia: 110 tahun.
Periode sejarah: 1745-1635 SM.
Tempat diutus: Mesir.
Jumlah keturunannya: 3 anak; 2 laki-laki dan 1 perempuan.
Tempat wafat: Nablus.
Sebutan kaumnya: Heksos dan Bani Israel.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 58 kali.

12. AYYUB AS.
Nama: Ayyub bin Amush.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ al-‘Aish ⇒ Rum ⇒ Tawakh ⇒ Amush ⇒ Ayub As.
Usia: 120 tahun.
Periode sejarah: 1540-1420 SM.
Tempat diutus: Dataran Hauran.
Jumlah keturunannya: 26 anak.
Tempat wafat: Dataran Hauran.
Sebutan kaumnya: Bangsa Arami dan Amori, di daerah Syria dan Yordania.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 4 kali.

13. SYU’AIB AS.
Nama: Syu’aib bin Mikail.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Madyan ⇒ Yasyjur ⇒ Mikail ⇒ Syu’aib As.
Usia: 110 tahun.
Periode sejarah: 1600-1490 SM.
Tempat diutus: Madyan (pesisir Laut Merah di tenggara Gunung Sinai).
Jumlah keturunannya: 2 anak perempuan.
Tempat wafat: Yordania.
Sebutan kaumnya: Madyan dan Ash-habul Aikah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 11 kali.

14. MUSA AS.
Nama: Musa bin Imran, nama Ibunya Yukabad atau Yuhanaz Bilzal.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matisyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Musa As.
Usia: 120 tahun.
Periode sejarah: 1527-1407 SM.
Tempat diutus: Sinai di Mesir.
Jumlah keturunannya: 2 anak, Azir dan Jarsyun, dari istrinya bernama Shafura binti Syu’aib As.
Tempat wafat: Gunung Nebu (Bukit Nabu’) di Jordania (sekarang).
Sebutan kaumnya: Bani Israel dan Fir’aun (gelar raja Mesir).
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 136 kali.

15. HARUN AS.
Nama: Harun bin Imran, istrinya bernama Ayariha.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Harun As.
Usia: 123 tahun.
Periode sejarah: 1531-1408 SM.
Tempat diutus: Sinai di Mesir.
Tempat wafat: Gunung Nebu (Bukit Nabu’) di Jordania (sekarang).
Sebutan kaumnya: Bani Israel dan Fir’aun (gelar raja Mesir).
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 20 kali.

16. DZULKIFLI AS.
Nama: Dzulkifli/Bisyr/Basyar bin Ayyub.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ al-‘Aish ⇒ Rum ⇒ Tawakh ⇒ Amush ⇒ Ayyub As. ⇒ Dzulkifli As.
Usia: 75 tahun.
Periode sejarah: 1500-1425 SM.
Tempat diutus: Damaskus dan sekitarnya.
Tempat wafat: Damaskus.
Sebutan kaumnya: Bangsa Arami dan Amori (Kaum Rom), Syria dan Yordania.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.

17. DAUD AS.
Nama: Daud bin Isya.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As.
Usia: 100 tahun.
Periode sejarah: 1063-963 SM.
Tempat diutus: Palestina (dan Israel).
Jumlah keturunannya: 1 anak, Sulaiman As.
Tempat wafat: Baitul Maqdis (Yerusalem).
Sebutan kaumnya: Bani Israel.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 18 kali.

18. SULAIMAN AS.
Nama: Sulaiman bin Daud.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matisyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As.
Usia: 66 tahun.
Periode sejarah: 989-923 SM.
Tempat diutus: Palestina (dan Israel).
Jumlah keturunannya: 1 anak, Rahab’an.
Tempat wafat: Baitul Maqdis (Yerusalem).
Sebutan kaumnya: Bani Israel.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 21 kali.

19. ILYAS AS.
Nama: Ilyas bin Yasin.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Harun As. ⇒ Alzar ⇒ Fanhash ⇒ Yasin ⇒ Ilyas As.
Usia: 60 tahun di bumi.
Periode sejarah: 910-850 SM.
Tempat diutus: Ba’labak (Lebanon).
Tempat wafat: Diangkat Allah ke langit.
Sebutan kaumnya: Bangsa Fenisia.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 4 kali.

20. ILYASA’ AS.
Nama: Ilyasa’ bin Akhthub.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Yusuf As. ⇒ Ifrayim ⇒ Syutlim ⇒ Akhthub ⇒ Ilyasa’ As.
Usia: 90 tahun.
Periode sejarah: 885-795 SM.
Tempat diutus: Jaubar, Damaskus.
Tempat wafat: Palestina.
Sebutan kaumnya: Bangsa Arami dan Bani Israel.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.

21. YUNUS AS.
Nama: Yunus/Yunan/Dzan Nun bin Matta binti Abumatta, Matta adalah nama Ibunya. (Catatan: Tidak ada dari para nabi yang dinasabkan ke Ibunya kecuali Yunus dan Isa As.).
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Yusuf As. ⇒ Bunyamin ⇒ Abumatta ⇒ Matta ⇒ Yunus As.
Usia: 70 tahun.
Periode sejarah: 820-750 SM.
Tempat diutus: Ninawa, Irak.
Tempat wafat: Ninawa, Irak.
Sebutan kaumnya: Bangsa Asyiria, di utara Irak.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 5 kali.

22. ZAKARIYA AS.
Nama: Zakariya bin Dan.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As. ⇒ Rahab’am ⇒ Aynaman ⇒ Yahfayath ⇒ Syalum ⇒ Nahur ⇒ Bal’athah ⇒ Barkhiya ⇒ Shiddiqah ⇒ Muslim ⇒ Sulaiman ⇒ Daud ⇒ Hasyban ⇒ Shaduq ⇒ Muslim ⇒ Dan ⇒ Zakariya As.
Usia: 122 tahun.
Periode sejarah: 91 SM-31 M.
Tempat diutus: Palestina.
Jumlah keturunannya: 1 anak.
Tempat wafat: Halab (Aleppo).
Sebutan kaumnya: Bani Israel.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 12 kali.

23. YAHYA AS.
Nama: Yahya bin Zakariya.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As. ⇒ Rahab’am ⇒ Aynaman ⇒ Yahfayath ⇒ Syalum ⇒ Nahur ⇒ Bal’athah ⇒ Barkhiya ⇒ Shiddiqah ⇒ Muslim ⇒ Sulaiman ⇒ Daud ⇒ Hasyban ⇒ Shaduq ⇒ Muslim ⇒ Dan ⇒ Zakariya As. ⇒ Yahya As.
Usia: 32 tahun.
Periode sejarah: 1 SM-31 M.
Tempat diutus: Palestina.
Tempat wafat: Damaskus.
Sebutan kaumnya: Bani Israel.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 5 kali.

24. ISA AS.
Nama: Isa bin Maryam binti Imran. (Catatan: Tidak ada dari para nabi yang dinasabkan ke Ibunya kecuali Yunus dan Isa As.).
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As. ⇒ Rahab’am ⇒ Radim ⇒ Yahusafat ⇒ Barid ⇒ Nausa ⇒ Nawas ⇒ Amsaya ⇒ Izazaya ⇒ Au’am ⇒ Ahrif ⇒ Hizkil ⇒ Misyam ⇒ Amur ⇒ Sahim ⇒ Imran ⇒ Maryam ⇒ Isa As.
Usia: 33 tahun di bumi.
Periode sejarah: 1 SM-32 M.
Tempat diutus: Palestina.
Tempat wafat: Diangkat oleh Allah ke langit.
Sebutan kaumnya: Bani Israel.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 21 kali, sebutan al-Masih sebanyak 11 kali, dan sebutan Ibnu (Putra) Maryam sebanyak 23 kali.

25. MUHAMMAD SAW.
Nama: Muhammad bin Abdullah.
Garis Keturunan Ayah: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ismail As. ⇒ Nabit ⇒ Yasyjub ⇒ Ya’rub ⇒ Tairah ⇒ Nahur ⇒ Muqawwim ⇒ Udad ⇒ Adnan ⇒ Ma’ad ⇒ Nizar ⇒ Mudhar ⇒ Ilyas ⇒ Mudrikah ⇒ Khuzaimah ⇒ Kinanah ⇒ an-Nadhar ⇒ Malik ⇒ Quraisy (Fihr) ⇒ Ghalib ⇒ Lu’ay ⇒ Ka’ab ⇒ Murrah ⇒ Kilab ⇒ Qushay ⇒ Zuhrah ⇒ Abdu Manaf ⇒ Hasyim ⇒ Abdul Muthalib ⇒ Abdullah ⇒ Muhammad Saw.
Garis Keturunan Ibu: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ismail As. ⇒ Nabit ⇒ Yasyjub ⇒ Ya’rub ⇒ Tairah ⇒ Nahur ⇒ Muqawwim ⇒ Udad ⇒ Adnan ⇒ Ma’ad ⇒ Nizar ⇒ Mudhar ⇒ Ilyas ⇒ Mudrikah ⇒ Khuzaimah ⇒ Kinanah ⇒ an-Nadhar ⇒ Malik ⇒ Quraisy (Fihr) ⇒ Ghalib ⇒ Lu’ay ⇒ Ka’ab ⇒ Murrah ⇒ Kilab ⇒ Qushay ⇒ Zuhrah ⇒ Abdu Manaf ⇒ Wahab ⇒ Aminah ⇒ Muhammad Saw.
Usia: 63 tahun.
Periode sejarah: 570-632 M.
Tempat diutus: Mekkah.
Jumlah keturunannya: 7 anak; 3 laki-laki Qasim, Abdullah dan Ibrahim, dan 4 perempuan Zainab, Ruqayyah, Ummi Kultsum dan Fatimah az-Zahra.
Tempat wafat: Madinah.
Sebutan kaumnya: Bangsa Arab.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.

(Disarikan dari: Qashash al-Anbiya' Ibn Katsir, Badai' az-Zuhur Imam as-Suyuthi dan selainnya).

Sumber : muslim.or.id

Semoga bermanfaat...!!!

Kenal nabi kenal Tuhan...

Address

Palu
94112

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cerita dan cinta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share