13/05/2026
Nasuha (15), ia hidup sebatang kara karena kedua orang tuanya meninggal. Ayahnya meningg4l saat ia masih didalam kandungan dan ibunya karena kecel4kaan lalu lintas 10 tahun kemudian.š„
Saat itu, ia tinggal bersama kakek dan neneknya namun, mereka pun meningg4l karena s4kit-s4kitan.
Tidak lama kemudian ia tinggal bersama bibinya, namun ia di usir dan sekarang Nasuha harus tinggal sendirian dirumah kontrakan. Nasuha sekarang benar-benar sendirian.
Setiap hari ia harus berjualan abu cuci piring demi bisa makan dan terus sekolah.
Nasuha hanya seorang buruh upahan, hanya 20 ribu per hari yang didapat. Itulah yang digunakan untuk membeli beras daan membayar kontrakan. Sisanya ia tabung.
Sedangkan, Nasuha harus segera membayar tunggakan di sekolah dan terancam tak bisa ikut ujian. Ia harus terus keliling jualan demi bisa membayar tunggakan sekolah, ia tak mau sampai berhenti sekolah.