Pustaka Kitab Jawi Lama

Pustaka Kitab Jawi Lama Koleksi Kitab Melayu (Kitab Jawi Lama)
shopee.co.id/pustaka_kitab_jawi_2
Minat wa.me/6282161449947 Email : [email protected]
(2)

📖 SIRRU ASRĀRIL AULIYĀ’Terjemah, Syarah & Tahqiq Kifāyatul Atqiyā’Sirru Asrāril Auliyā’ merupakan karya ilmiah yang meng...
07/06/2026

📖 SIRRU ASRĀRIL AULIYĀ’

Terjemah, Syarah & Tahqiq Kifāyatul Atqiyā’

Sirru Asrāril Auliyā’ merupakan karya ilmiah yang menghadirkan kajian mendalam tentang konsep kewalian dalam tradisi tasawuf Ahlus Sunnah wal Jamā‘ah.

Kitab ini disusun sebagai terjemah, syarah, dan tahqiq atas Kifāyatul Atqiyā’, dengan pendekatan yang sistematis, bahasa yang komunikatif, serta tetap menjaga keaslian nash dan substansi ilmiah karya induknya.

Di dalamnya dibahas hakikat kewalian, adab spiritual, hubungan seorang hamba dengan Allah Ta‘ālā, serta berbagai maqāmāt ruhani yang berperan penting dalam pembinaan akhlak dan tazkiyatun nafs.

✨ Keistimewaan Kitab

✔ Kajian mendalam tentang hakikat kewalian menurut Ahlus Sunnah wal Jamā‘ah.
✔ Disusun secara sistematis, ilmiah, dan mudah dipahami.
✔ Menguraikan maqāmāt ruhani dan adab suluk secara komprehensif.
✔ Dilengkapi sanad-sanad muttashil dari berbagai jalur ulama Nusantara.
✔ Memuat sanad-sanad langka beserta nash ijazah.
✔ Menjadi rujukan penting dalam kajian tasawuf dan transmisi sanad keilmuan.

Dengan rujukan yang kokoh, pendekatan akademik yang matang, serta ruh tasawuf yang lurus, kitab ini menjadi kontribusi berharga bagi khazanah keilmuan Islam Nusantara, khususnya dalam bidang tasawuf, kewalian, dan sanad keilmuan.

Mushannif : Sayyid Bakri Syatha
Tahqiq & Syarah : Al-Musnid KH. Abdussalam An-Naqary Al-Banjari
Penerbit : Yayasan Ponpes Datu Isma'il – LP2K Khazanah Naqqariyyah

📚 Tebal : ± 589 Halaman
📖 Ukuran : B5
📕 Cover : Hardcover
📄 Kertas : HVS
⚖️ Berat : ± 1,2 Kg

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

PUSTAKA JAWI ABI PANTON

Koleksi Kitab-Kitab Jawi Langka (Arab Melayu)

📚 Tersedia ± 1.000 Judul Kitab

📱 WhatsApp : 0821-6144-9947
🛒 Shopee : Pustaka Abi Panton

"Menyediakan kitab, menjaga warisan, menghidupkan ilmu."

📖 KITAB TARJAMANUL MUSTAFIDKitab Tafsir Al-Qur'an Melayu Klasik NusantaraTarjamanul Mustafid merupakan karya agung Ulama...
07/06/2026

📖 KITAB TARJAMANUL MUSTAFID

Kitab Tafsir Al-Qur'an Melayu Klasik Nusantara

Tarjamanul Mustafid merupakan karya agung Ulama Besar Nusantara, Syaikh Abdur Rauf bin Ali Al-Fanshuri As-Singkili (Syiah Kuala), seorang mufassir terkemuka asal Aceh yang hidup pada abad ke-11 H / 17 M.

Kitab ini dikenal sebagai tafsir Al-Qur'an pertama dan terlengkap dalam bahasa Arab Melayu (Jawi) yang pernah lahir di dunia Melayu-Nusantara, sekaligus menjadi salah satu warisan intelektual Islam terpenting dalam sejarah keilmuan Nusantara.

✨ Keistimewaan Kitab

✔ Salah satu kitab tafsir Melayu paling berpengaruh dalam sejarah Islam Nusantara.

✔ Disusun oleh Ulama Besar Aceh, Syaikh Abdur Rauf As-Singkili (Wafat 1105 H / 1693 M).

✔ Menggunakan bahasa Arab Melayu (Jawi) yang menjadi khazanah keilmuan ulama terdahulu.

✔ Menjadi rujukan penting dalam perkembangan tafsir Al-Qur'an di kawasan Melayu-Nusantara.

✔ Sangat bernilai bagi kolektor, peneliti, akademisi, dan pecinta turats Nusantara.

📚 Edisi Bersejarah

Naskah yang ditampilkan merupakan cetakan Maktabah Utsmaniyah, Istanbul tahun 1884 M, salah satu edisi langka yang menjadi bukti kuat hubungan intelektual antara Nusantara dan dunia Islam internasional.

Kitab ini merupakan terjemahan dan pengembangan dari Tafsir Al-Baidhawi (Anwar At-Tanzil wa Asrar At-Ta'wil) karya Al-Qadhi Al-Baidhawi.

Hal ini ditegaskan melalui keterangan pada naskah:

"إنيله تفسير البيضاوي"

🎓 Sangat Cocok Dimiliki Oleh

📖 Kolektor Kitab Jawi Klasik
📖 Pecinta Turats Nusantara
📖 Peneliti Sejarah Tafsir Melayu
📖 Mahasiswa dan Akademisi Studi Islam
📖 Pengkaji Madzhab dan Tradisi Keilmuan Nusantara
📖 Pecinta Manuskrip dan Warisan Ulama Aceh

═════════════════

🏛 PUSTAKA JAWI ABI PANTON

Koleksi Kitab-Kitab Jawi Langka (Arab Melayu)
📚 Tersedia ± 1.000 Judul Kitab

"Menjaga warisan ulama, menghidupkan khazanah keilmuan Nusantara."

📱 WhatsApp: 0821-6144-9947
🛒 COD: shopee.co.id/pustaka_kitab_jawi_2

24/05/2026

POTRET 1000 ULAMA KHARISMATIK ACEH

BIOGRAFI SINGKAT TGK. H. AHMAD TAJUDDIN AB ( ABI LAMPISANG )

Tgk. H. Ahmad Tajuddin AB atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abi Lampisang merupakan salah satu Ulama Kharismatik Aceh yang sangat dihormati masyarakat. Beliau berasal dari Kabupaten Aceh Besar dan dikenal luas sebagai pendiri sekaligus pimpinan Dayah Muslimat Al-Muhajirin Teungku Chiek Di Ujeun yang berada di Desa Lampisang, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar.

Sejak muda, Abi Lampisang telah mengabdikan hidupnya untuk pendidikan Islam, dakwah, dan pembinaan umat. Ketekunan beliau dalam mendidik santri menjadikan Dayah Al-Muhajirin berkembang sebagai salah satu pusat pendidikan agama yang melahirkan banyak kader dakwah dan generasi penerus Ulama di Aceh.

Sebagai seorang Ulama dan pendidik, beliau dikenal istiqamah dalam mengajarkan ilmu agama, khususnya dalam bidang fikih, akidah, dan pembinaan akhlak. Sosok beliau juga menjadi tempat bertanya masyarakat dalam berbagai persoalan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Selain aktif dalam dunia pendidikan dayah, Abi Lampisang juga dikenal sebagai tokoh adat dan tokoh keagamaan yang memiliki pengaruh besar di Aceh. Beliau beberapa kali dipercaya menjadi pemateri dalam berbagai kegiatan keagamaan dan adat, termasuk forum-forum yang berkaitan dengan pelestarian adat Aceh serta penguatan syariat Islam.

Di samping itu, beliau juga dikenal aktif menyuarakan persoalan umat dan kepentingan masyarakat Aceh. Berbagai pandangan serta nasihat beliau sering menjadi perhatian dalam pembahasan terkait pendidikan dayah, syariat Islam, dan lembaga keistimewaan Aceh.

Dengan kesederhanaan, keteguhan prinsip, dan dedikasi beliau terhadap pendidikan Islam, Abi Lampisang menjadi salah satu figur ulama yang dihormati dan dicintai masyarakat Aceh hingga hari ini.

---

Potret 1000 Ulama Kharismatik Aceh
Pustaka Jawi Abi Panton

Satu demi satu potret ulama sedang diproses menjadi Digital Art Portrait.

Bukan sekadar gambar, tetapi ikhtiar mengabadikan wajah, sanad keilmuan, dan jejak perjuangan ulama Aceh dalam karya visual serta literasi sejarah.

Perjalanan menuju 1000 Ulama Kharismatik Aceh masih panjang dan akan terus bert

24/05/2026

POTRET 1000 ULAMA KHARISMATIK ACEH

BIOGRAFI SINGKAT TGK. H. HASBIANI HANAFIAH, S.H.I ( WALED SAMAKUROK )

Tgk. H. Hasbiani bin Hanafiah, S.H.I atau yang lebih dikenal dengan sebutan Waled Samakurok, merupakan salah satu Ulama Kharismatik di Panton Labu Aceh Utara yang aktif membina pendidikan dayah dan pengembangan dakwah Islam di tengah masyarakat.

Beliau lahir pada tanggal 23 Mei 1960 di Bagok, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. Sejak muda beliau menuntut ilmu agama di berbagai dayah tradisional Aceh, dan tercatat belajar di Dayah Malikussaleh pada tahun 1978 hingga 1996.

Dalam perjalanan pengabdiannya di bidang pendidikan Islam, beliau mendirikan Dayah Babul Huda di Desa Samakurok pada tahun 2008. Seiring perkembangan lembaga pendidikan tersebut, pada tahun 2018 nama dayah kemudian berubah menjadi Dayah Terpadu Ulumul Islam, yang hingga kini terus berkembang dalam mendidik generasi muda Aceh.

Selain mendalami ilmu syariat, beliau juga memperdalam ilmu tasawuf dan thariqat kepada Al-Mursyid Abu H. Karimuddin M. Amin (Abu Alue Bili) dalam bidang Thariqah Naqsyabandiyah, dan dipercaya menjadi khalifah ke-3 dalam jalur thariqat tersebut.

Pada tahun 2004, beliau berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1 Program Syariah (S-1) sebagai bagian dari penguatan keilmuan formal di samping pendidikan dayah yang telah lama beliau tekuni.

Saat ini beliau aktif sebagai Pengurus Yayasan Dayah Ulumul Islam, beralamat di: Jln. Ulee Gle, Desa Samakurok Kecamatan Tanah Jambo Aye - Kabupaten Aceh Utara

---

Potret 1000 Ulama Kharismatik Aceh
Pustaka Jawi Abi Panton

Satu demi satu potret Ulama sedang diproses menjadi Digital Art Portrait.

Bukan sekadar gambar, tetapi ikhtiar mengabadikan wajah, sanad, dan jejak perjuangan Ulama Aceh dalam karya visual dan literasi sejarah.

Perjalanan menuju 1000 Ulama Kharismatik Aceh masih panjang, dan akan terus bertambah, Insya Allah.


24/05/2026

POTRET 1000 ULAMA KHARISMATIK ACEH

BIOGRAFI TGK. H. HUSAINI BIN ABDUL WAHAB ( WALED SEULIMEUM - ACEH BESAR )

Teungku H. Husaini Abdul Wahab, yang lebih dikenal sebagai Waled Seulimeum atau Waled Husaini (lahir 30 Juli 1962 – wafat 20 Mei 2024), adalah seorang Ulama Kharismatik dan politisi asal Aceh. Beliau menjabat sebagai Wakil Bupati Aceh Besar periode 2017–2022 dan dikenal luas sebagai Pimpinan Dayah Ruhul Fatayat.

Pribadi dan Pendidikan

Lahir di Gampong Seulimuem, Aceh Besar, beliau berasal dari keluarga ulama. Ayahnya adalah Teungku H. Abdul Wahab, seorang tokoh agama (Ulama Besar Aceh). Mengikuti jejak sang ayah, Waled menghabiskan masa mudanya untuk memperdalam ilmu agama di berbagai dayah (pesantren) di Aceh sebelum akhirnya menjadi Ulama Kharismatik yang mengasuh dan memimpin Dayah Ruhul Fatayat.

Sebagai Ulama dan Tokoh Agama

Di kalangan masyarakat Aceh, Waled Seulimeum sangat dihormati atas dedikasinya dalam membina umat. Beliau aktif berdakwah dan dikenal gigih mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kewajiban agama, termasuk salat lima waktu. Anda dapat menyelami lebih dalam mengenai rekam jejak beliau sebagai cendekiawan muslim melalui Biografi Waled Husaini Seulimuem | Profil Ulama › LADUNI.ID.

Politik

Kiprahnya meluas ke ranah pemerintahan ketika beliau mencalonkan diri dan terpilih sebagai Wakil Bupati Aceh Besar mendampingi Mawardi Ali pada Pilkada 2017. Selama masa jabatannya dari 2017 hingga 2022, beliau sukses mengabungkan perannya sebagai tokoh adat dan agama dengan fungsi birokrasi pemerintahan daerah.



Waled Husaini berpulang ke rahmatullah pada 20 Mei 2024 dalam usia 61 tahun. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Aceh, mengingat sosoknya yang dikenal santun, tegas, dan sangat mencintai rakyatnya. Untuk membaca ulasan lengkap mengenai perjalanan hidup beliau, Anda dapat mengunjungi Mengenang Waled Husaini, Ulama Sekaligus Politisi - Komparatif.ID. Profil ensiklopedis beliau juga terdokumentasi di Husaini A. Wahab - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.

-----

Potret 1000 Ulama Kharismatik Aceh
Pustaka Jawi Abi Panton

Satu demi satu potret Ulama s

24/05/2026

POTRET 1000 ULAMA KHARISMATIK ACEH

BIOGRAFI SINGKAT ABU H. MUHAMMAD ALI BIN ABDUL MUTHALIB ( ABU PAYA PASI )

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Darul Huda Lueng Angen, beliau mendirikan Dayah Bustanul Huda di Desa Alue Cek Doi, desa yang menuju ke Paya Pasi, sehingga masyarakat Aceh mengenal beliau dengan sebutan Abu Paya Pasi. Nama asli beliau adalah Teungku Muhammad Ali bin Teungku Abdul Muthalib, beliau lahir di Desa Alue Dama salah satu desa di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Mengawali masa belajarnya Abu Paya Pasi memulai kajian keilmuannya kepada orang tuanya Teungku H. Abdul Muthalib yang alim dan memahami agama. Setelah dibekali berbagai keilmuan dari sang ayah, pada tahun 1970 mulai beliau merantau untuk menimba ilmu di berbagai dayah Aceh hingga dua puluh tahun lamanya.

Dayah yang pertama beliau tuju adalah Dayah Darul Muta'allimin Kruet Lintang yang dipimpin oleh Abu Muhammad Yusuf Kruet Lintang atau dikenal dengan Abu Chik Kruet Lintang, mertuanya Abu Abdullah Kruet Lintang. Abu Kruet Lintang adalah Ulama yang pernah belajar kepada Abu Cot Pling Bayu dan Abu Krueng Kalee serta Ulama lainnya. Selama empat tahun Abu Paya Pasi belajar di Dayah Kruet Lintang telah mengantarkan Abu Paya Pasi menjadi seorang teungku muda yang alim.

Rentang 1974 sampai 1976 Abu Paya Pasi mulai mengajar di Dayah Darussa'adah Cabang Julok bersama pimpinan Dayah tersebut Waled Kamaruddin Aluebu. Walaupun beliau sudah menjadi asisten teungku dayah, namun beliau merasa ilmunya masih dangkal, hingga mengantarkannya untuk berguru ke Dayah Malikussaleh Panton Labu yang dipimpin oleh Abu Ibrahim Bardan Panton sekitar tahun 1976.

Dayah Panton pada tahun 1976 baru mulai dirintis oleh Abu Panton sepulang belajar dari Dayah MUDI Samalanga yang dipimpin Abon Abdul Aziz Samalanga. Abu Panton belajar mengajar di Samalanga selama sepuluh tahun dan di antara murid Abu Panton adalah Abu Mudi Samalanga dan Waled Nuruzzahri Samalanga. Selain di Samalanga Abu Panton juga pernah belajar kepada Abu Muhammad Thaib Matang Geutho Idi Cut.

Di Panton, Abu Paya Pasi menetap lebih dari satu tahun. Pada tahun 1978, Abu Paya Pasi melanjutkan kajian keilmuannya kepada Ulama dan lulusan MUDI Mesra

24/05/2026

POTRET 1000 ULAMA KHARISMATIK ACEH

BIOGRAFI SINGKAT ABU BALE LUENG TEUNGOH ( MURID ABU PANTON )

Allah Yarham Tgk. H. Jamaluddin bin Abdul Lathif Lueng Teungoh - Ulee Gle

Tatapannya begitu tajam dan cerdik. Suaranya ketika menjelaskan surah kitab begitu menggema dan membahana ke seluruh sudut sudut dayah darul falah. Ilmu mantiq begitu "membara" ketika keluar dari mulutnya. Ilmunya bersanad melalui Abu Ibrahim Bardan Panton Labu dan Abon Abdul Aziz Samalanga. Saat di MUDI Mesjid Raya, beliau pernah sekelas dengan Abu MUDI dan Waled Nu dibawah asuhan Abu Panton, sampai akhirnya tahun 1975 beliau ikut Abu Panton yang pulang ke Panton Labu untuk memimpin Dayah Malikusshaleh.

Tahun 1985 beliau pulang ke Ulee Gle dan mendirikan Dayah Darul Falah di Lueng Teungoh. Kami masih ingat nasehat nasehatnya untuk memotivasi kami dalam belajar. Nasehat itu sering disampaikan di atas bale mushalla setiap selesai shalat jama'ah. Diantaranya beliau mengutip nash kitab dalam khuthbah Mahalli :

فإن اﻹشتغال بالعلم من أفضل الطاعات

Sesungguhnya menyibukkan diri dengan ilmu agama adalah sebagian dari seafdhal afdhal tha'at.

Dan juga dalam kitab Akhlak Jawi :

الفكر قبل ربحان
والندب بعد خسران

Fikir dahulu pendapatan
Sesal kemudian tiada guna

Nasehat lain yang sering diulang ulangnya adalah :

"Geutanyo bek udam bak ta ek beut dan sembahyang jama'ah. Nyan perte udam udam nyan keuh nyan ureung reuleh Dayah. Teuma meunyo ka roh lam ureung reuleh Dayah berarti nyan ureung reuleh agama. Nyan beu hati hati, sebab leuh sembahyang sabe tabaca do'a :

اللهم أهلك أعدائنا وأعدائك وأعداء الدين

Ya Allah, neupeu binasa musoh kamo, musoh droen dan musoh musoh agama.

Bek sampe roh lam ureung yang tamedo'a beu geupeu binasa oleh Allah."

Ketika peuphon kitab Bajuri tahun 1998, beliau menyuruh kami untuk membuka kitab halaman 21 yang berisi sebuah syair :

أخي لن تنال العلم إﻻ بستة
سأنبيك عن تفصيلها ببيان
ذكاء وحرص واصطبار وبلغة وإرشاد أستاذ وطول زمان

"Saudaraku, kamu tidak akan memperoleh ilmu kecuali dengan enam perkara. S

24/05/2026

POTRET 1000 ULAMA KHARISMATIK ACEH

BIOGRAFI SINGKAT ABU H. BUKHARI BIN SANUSI ( ABU CEK REUBEE - PIDIE )

Ulama Santun Lagi Tawadhu' Muridnya Abu Ibrahim Panton & Abon Abdul Aziz Samalanga

Ulama kelahiran 1950 ini berasal dari negeri Pedir (Pidie). Dari sejak kecilnya sudah hidup mandiri, terbukti dari masa kecilnya ketika beliau belajar ilmu agama di Dayah Lampoh Pande, Reubee. Walaupun beliau masih kecil, tetapi beliau tetap menetap di Dayah, walaupun keberadaan Dayah tempat beliau belajar tak jauh dari rumahnya, beliau memasak sendiri di Dayah. Sungguh kepribadian yang mandiri.

Setelah beberapa lama di Dayah Lampoh Pande, kemudian beliau pindah ke Dayah MUDI Mesra, dan langsung duduk di kelas 4 yang di asuh oleh Waled Marzuki Jakarta (Waled Mudi Mekar) dan siangnya di asuh oleh Ayah Bukhari Leuge, Peureulak. Beliau sekelas dengan Abu Ismail TB Simpang Dama dan Abu Jamaluddin Lueng Teungoh, Ulee Gle.

Semasa di Dayah MUDI Mesra, beliau sangat di cintai oleh Abon Abdul Aziz dan istimewa dimata Abon karena kegigihan dan ketakziman Abu Cek Reubee kepada Dayah dan Abon Abdul Aziz.

Kegigihan Abu Cek Reubee dikenal di Dayah MUDI, beliau terdepan dalam membantu Pembangunan Dayah seperti gotong royong mendirikan balai maupun bilik.
Abu Cek Reubee (Nama ini sudah melekat semenjak beliau belajar di Dayah Lampoh Pande) Ketika belajar di Dayah MUDI, tinggal di Bilik Serawak dan teman akrabnya adalah Waled Marhaban Bakongan dan Abu Sulaiman Langsa.

Setelah beberapa tahun di MUDI, kemudian beliau ikut pindah ke Dayah Malikussaleh Panton Labu mengikuti Abu Panton untuk mengembangkan Dayah Panton Labu waktu itu, dan Abu Cek Reubee menetap di Dayah Panton Labu dalam jangka waktu begitu lama.

Kepandaian Abu Cek Reubee diakui oleh Ulama-ulama lainnya terlebih keilmuannya di bidang Faraidh.

Pada tahun 1983, Abu Cek Reubee nenikah dan setelah itu kembali ke Dayah Panton Labu. Pada tahun 1985, barulah beliau menetap di kampung halamannya di Gampong Meunasah Krueng dan tahun 2020 pindah ke Gampong Meunasah Nulop, Reubee.

---

Potret 1000 Ulama Kharismatik Aceh
Pustaka Jawi Abi Panton

Satu demi satu potret Ulama sedang diproses menjadi Digital Art Portrait.

Bukan sekadar

24/05/2026

POTRET 1000 ULAMA KHARISMATIK ACEH

ABI H. ZARKASYI SAMPOINIET
( ABI MATANG PANYANG )

Pimpinan Dayah Darul Muta'allimin Matang Panyang Kecamatan Baktiya Barat - Kabupaten Aceh Utara

-----

Potret 1000 Ulama Kharismatik Aceh
Pustaka Jawi Abi Panton

Satu demi satu potret Ulama sedang diproses menjadi Digital Art Portrait.

Bukan sekadar gambar, tetapi ikhtiar mengabadikan wajah, sanad, dan jejak perjuangan Ulama Aceh dalam karya visual dan literasi sejarah.

Perjalanan menuju 1000 Ulama Kharismatik Aceh masih panjang, dan akan terus bertambah, Insya Allah.



24/05/2026

BIOGRAFI SINGKAT ABU H. MUHAMMAD ISMI BIN ABDUL JALIL ( ABU ISMI ILOT - PIDIE )

Abu H. Muhammad Ismi bin Abdul Jalil (Abu lloet) beliau merupakan Ulama yang tegas namun lemah lembut dan sederhana. Beliau merupakan salah satu nurid daripada Abon Abdul Aziz Samalanga dan Juga Abu Ibrahim Panton Labu.

Sebelum beliau belajar agama ke Dayah MUDI Mesra Samalanga, beliau telah terlebih dahulu belajar kepada salah satu Ulama Besar Aceh di Pidie muridnya Syaikh Hasan Krueng Kalee, yaitu Abu Muhammad Amin Reubee di Dayah Lampoh Pande, Reubee. Setelah belajar disana beberapa tahun, barulah beliau mengembara mencari ilmu ke Dayah MUDI Mesra Samalanga dan mengikuti sang guru yaitu Abu Panton Labu ke Dayah Malikussaleh Panton Labu.

Berkat dari sang Guru-gurunya, kini beliau telah mendirikan Dayah yang bernama Misbahul Huda Iloet, Pidie dan beliau juga di angkat menjadi Ketua MPU Kabupaten Pidie.

Kesibukannya setiap harinya adalah menuntun umat kejalan yang benar dengan selalu beliau ajarkan yaitu "Seumeubeut" setiap selesai shalat subuh di Masjid Al-Falah, Sigli.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan kepada beliau, 'Aamiin...

-----

Potret 1000 Ulama Kharismatik Aceh
Pustaka Jawi Abi Panton

Satu demi satu potret Ulama sedang diproses menjadi Digital Art Portrait.

Bukan sekadar gambar, tetapi ikhtiar mengabadikan wajah, sanad, dan jejak perjuangan Ulama Aceh dalam karya visual dan literasi sejarah.

Perjalanan menuju 1000 Ulama Kharismatik Aceh masih panjang, dan akan terus bertambah, Insya Allah.


Address

Pantonlabu
24394

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pustaka Kitab Jawi Lama posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pustaka Kitab Jawi Lama:

Share

Category