09/10/2026
Sahabat & Saudaraku
Untuk Pelajaran di Kuartal ke-4 ini, setiap hari Jumat, kita mempelajari bagaimana Ellen G. White menaruh kasih yang mendalam kepada Yesus, dan melayani Yesus sepanjang sisa hidupnya.
Ikuti cuplikan kisah Ellen Gould Harmon White di serial audio “Sketsa Kehidupan”
Audio https://open.spotify.com/episode/02YCUsbodBEYUYeSHfNlho
“DIPANGGIL KEPADA PELAYANAN KENABIAN” | 2 286
Allah memanggil para nabi pada waktu-waktu tertentu untuk tujuan-tujuan khusus. Para nabi dipercayakan berbagai pekabaran yang dibutuhkan untuk waktu itu. Dalam konteks ini GMAHK percaya bahwa Ellen G. White adalah salah satu orang yang menunjukkan perwujudan modern dari karunia nubuat, yang berfungsi seperti nabi non kanonik - maksudnya tulisannya tidak dimasukkan dalam kanon Alkitab.
Ellen Harmon menerima panggilan pertamanya pada bulan Desember 1844, beberapa minggu setelah momen dimana Advent pengikut Miller mengatakan Yesus datang kembali berdasarkan Daniel 8: 14: "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar." Meskipun William Miller tidak pernah menetapkan tanggal yang pasti, para pengikutnya menyimpulkan 22 Oktober 1844, yang berdasarkan perhitungan waktu Alkitab adalah Hari Pendamaian, sebagai tanggal Kristus datang kembali ke dunia.
Keyakinan ini secara luar biasa menggerakan ribuan demi ribuan orang di Amerika Utara dan wilayah lain di dunia, bahwa mereka segera akan bersatu dengan Juruselamat mereka di surga. Miller juga menjadi penuh dengan kegembiraan dan antusiasme saat Kedatangan Kristus yang diharapkan itu semakin dekat. Namun, Kristus tidak datang, dan orang-orang percaya Millerite mengalami salah satu peristiwa sejarah yang paling menghancurkan, yaitu Kekecewaan Besar.
Inilah latarbelakang di mana Allah memberikan penglihatan pertama kepada Ellen Harmon. Pekabaran utamanya adalah untuk mendorong Ellen dan orang-orang percaya yang kecewa, bahwa Allah masih menyertai mereka terlepas dari penafsiran mereka yang keliru. Penglihatan itu menunjuk ke sebuah jalan yang arahnya dari bumi menuju ke Yerusalem surgawi. Di jalan ini ada orang-orang percaya Advent yang sedang melakukan perjalanan ke Kota Suci.
"Jika mereka tetap memusatkan pandangan mereka pada Yesus, yang berada tepat di depan mereka, memimpin mereka ke kota itu, mereka aman"- Ellen G. White, Spiritual Gifts, jld. 2, hlm. 31.
Penglihatan ini adalah kabar baik. Allah memulai sebuah pergerakan baru dari kebingungan akibat kekecewaan itu. Yesus tetap menyertai mereka. Yesus masih akan kembali. Yesus masih memimpin mereka di jalan keselamatan. Mereka hanya harus menjaga pandangan mata mereka tetap "terpusat pada" Yesus. Mereka memiliki alasan yang kuat untuk tidak putus asa, bahkan di tengah begitu banyak kekacauan dan kekecewaan.
Demikianlah, Ellen Gould Harmon, seorang remaja berusia 17 tahun, dipanggil ke dalam pelayanan kenabian.
Jalannya bukanlah jalan yang mudah, terutama di masa-masa awal. Meskipun karunia ini secara bertahap diterima sebagai sesuatu yang asli, Ellen G. White merasa takut untuk menjadi utusan Allah. Menjadi nabi Allah tidak pernah mudah atau bergengsi.
Jadi, bagaimanakah Ellen White bisa tunduk pada panggilan Allah?
Pekan depan kita akan melihat lebih dekat pekerjaan khusus dan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para nabi Perjanjian Lama, dimana beberapa di antaranya juga bergema dalam kehidupan dan pelayanan Ellen G. White, seperti yang akan kita ikuti pada hari Jumat depan.
Terimakasih sudah belajar bersama,
TUHAN Memberkati kita
Sumber Pel. 02 Q4 | EGW Estate | “KARUNIA NUBUAT”
Teks Lengkap SS Dewasa
https://absg.sspmadventist.org/en/2026-04-er/02/06
#4