Info Potret Tambahmulyo Jakenan

Directions

Info Potret Tambahmulyo Jakenan Wadah Informasi Warga Tambahmulyo Jakenan,Hiburan,dan Rekreasi Kuliner lokal

  PERANTAU MADURA PADATI POLRESTA YOGYAKARTA — TUNTUT KEADILAN ATURAN JARAK USAHA Senin (12/10/2026), sekitar 1.000 warg...
17/10/2026

PERANTAU MADURA PADATI POLRESTA YOGYAKARTA — TUNTUT KEADILAN ATURAN JARAK USAHA

Senin (12/10/2026), sekitar 1.000 warga perantau Madura memadati Polresta Yogyakarta untuk istighosah sekaligus mengawal pemeriksaan dua pengurus paguyuban toko kelontong mereka.

Pemicunya: aturan jarak usaha yang dinilai tebang pilih — sesama toko Madura wajib berjarak minimal 300 meter, namun terhadap warga lokal hanya 50 meter. Kebijakan ini memicu rasa ketidakadilan yang mendalam.

Melalui KMY, massa menuntut polisi menangani kasus secara bijak dan transparan, serta mendesak Pemda segera mengevaluasi aturan tata ruang agar adil dan mencegah konflik sosial berkepanjangan.

Info kethoprak tanggal 17 Oktober 2026,yuk Kita Gasken nonton kawan
17/10/2026

Info kethoprak tanggal 17 Oktober 2026,yuk Kita Gasken nonton kawan

  keamanan oleh aparat gabungan terus memberikan tekanan telak terhadap pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OP...
17/10/2026

keamanan oleh aparat gabungan terus memberikan tekanan telak terhadap pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OPM. Pada Jumat (16/10/2026), Tim Gabungan TNI sukses mengamankan satu pucuk senjata laras panjang organik jenis Caracal beserta 17 butir amunisi yang sebelumnya dirampas oleh OPM Kodap IV Sorong Raya.

Keberhasilan ini merupakan titik puncak dari operasi penyergapan beruntun yang digelar sejak Rabu (14/10/2026). Aparat gabungan secara bertahap berhasil memutus rantai logistik dan menangkap tokoh-tokoh penting OPM.

Penangkapan bermula dari penyergapan Wakil Panglima Kodap IV Sorong Raya, Zakarias Fatem, di Kampung Ayata. Operasi ini disusul dengan penjemputan dua komandan batalyon OPM, Anton Fatem (Danyon Ayosami) dan Yesias Fatem (Danyon Mosata). Keduanya terpaksa turun gunung dan meminta makanan kepada warga di kawasan Aimasa akibat kelaparan, sebelum akhirnya diamankan oleh aparat pada Kamis (15/10/2026).

Ketiga petinggi OPM tersebut bersikap kooperatif dan mengakui telah menyembunyikan dua senjata organik TNI (Caracal dan K3 Daewo). Senjata tersebut diketahui merupakan hasil rampasan saat insiden penyerangan Pos Sory pada 22 Maret 2026 silam.

Tepat pada pukul 08.20 WIT pagi ini (16/10/2026), Aparat melakukan pencarian kedua senjata tersebut menuju Goa Ayata untuk melacak senjata Caracal dan titik duga kedua untuk melacak senjata K3 Daewo.

Hasilnya, pada pukul 12.25 WIT, Aparat berhasil menemukan senjata Caracal di sekitar area Goa/Tower Ayata, lengkap dengan belasan butir amunisi. Operasi penemuan senjata ini dipastikan berjalan aman tanpa adanya korban jiwa atau luka.

Hingga berita ini diturunkan, operasi penyisiran masih terus berlangsung untuk merebut kembali senjata organik K3 Daewo.

Tindakan taktis dan terukur ini kembali membuktikan keberhasilan aparat keamanan dalam mempersempit ruang gerak, memotong jalur logistik, dan secara agresif melucuti kekuatan bersenjata KKB OPM di wilayah Papua.

Ayo kawan semangat bekerja lagi ,jika kamu perjalanan luar kota kuatkan isi dompetmu.
15/10/2026

Ayo kawan semangat bekerja lagi ,jika kamu perjalanan luar kota kuatkan isi dompetmu.

Siapa yang s**a ,makanan mpek mpek kota Pati ???
14/10/2026

Siapa yang s**a ,makanan mpek mpek kota Pati ???

Sekilas info Jadwal pengajian dan sholawat pada hari rabu, 14 oktober 2026,yuk kita Simak
13/10/2026

Sekilas info Jadwal pengajian dan sholawat pada hari rabu, 14 oktober 2026,yuk kita Simak

Info pagelaran wayang kulit tgl 13 Oktober 2026
13/10/2026

Info pagelaran wayang kulit tgl 13 Oktober 2026

  anggota PKI, eks Bupati Boyolali Suali Dwijos**anto akhir hidupnya tragis, diarak keliling dan dieksekusi mati di depa...
12/10/2026

anggota PKI, eks Bupati Boyolali Suali Dwijos**anto akhir hidupnya tragis, diarak keliling dan dieksekusi mati di depan umum

Ini adalah kisah Suali Dwijos**anto. Dia adalah Bupati Boyolali periode 1958 hingga 1965.

Setelah G30S meletus, dia dicopot. Dan lebih dari itu, Suali dieksekusi mati karena terkait dengan PKI.

Dia bergabung dengan PKI dan kemudian terpilih menjadi Bupati Boyolali. Dia juga sempat menjadi anggota DPRD Boyolali mewakili partai berlambang palu dan arit itu.

Keterangan soal Suali adalah bupati Boyolali dari PKI dikuatkan oleh pegiat sejarah Boyolali R Surojo. "Pak Suali (Dwidjo S) itu komunis. Pimpinan Komunis di Boyolali," katanya, sebagaimana dikutip dari Tribun Solo.

Suali diangkat sebagai Bupati Boyolali di tahun 1958. Dia menggantikan Bupati sebelumnya, M Sastro Handjojo (1951-1958). "Tahun 1965 terjadi pemberontakan. Kebetulan Bupati Boyolali saat itu Suali yang merupakan pimpinan Komunis di Boyolali. Kemudian Pak Suali diberhentikan dan dieksekusi (mati)," jelas Surojo.

Mengenai eksekusi Suali ada lebih dari satu versi yang menyebutkan lokasi eksekusi Suali. Versi pertama, Suali dibereskan di wilayah Kampung Randualas, Boyolali Kota. Lalu ada versi lain yang menyebut jika eksekusi Suali dilakukan di wilayah Kecamatan Musuk dan berakhir di sebuah tempat yang ada di sekitar Desa Karangnongko.

"Mengenai lokasi ini masih perlu pendalaman lagi. Musti meneliti lagi referensi yang sudah ada," ujarnya. Meski begitu, lanjutnya eksekusi Suali ini banyak dilihat masyarakat umum pada saat itu.

Tidak seperti pimpinan PKI Aidit yang di eksekusi ditempat khusus oleh prajurit. "Eksekusi Suali yang diseret pakai Mobil itu banyak dilihat oleh masyarakat umum," ujarnya.

Selain orangnya yang dieksekusi mati, foto-fotonya juga sempat dihilangkan dari deretan foto-foto Bupati Boyolali. Meski begitu, foto Suali kini sudah terpasang kembali, begitu tambah Surojo, seperti di kantor arsip dan Perpustakaan Boyolali.

 : kesalahan fatal Cakrabirawa itu ada dua gagal menangkap jendral besar/jendral Nasution dan melepaskan soekitman jadi ...
12/10/2026

: kesalahan fatal Cakrabirawa itu ada dua gagal menangkap jendral besar/jendral Nasution dan melepaskan soekitman jadi soekitman hanyalah polisi biasa dan tidak tau apa apa jadi dilepas dan soekitman kenapa di lepas? soalnya Cakrabirawa tidak tega jadi di lepas dan soekitman yang menemuka lubang buaya/lubang maut dan soekitman hampir masuk ke lubang buaya/lubang maut yang pak Nasution di komen yaaw 😘 💜

Address

Pati Kidul
59182

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Potret Tambahmulyo Jakenan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share