08/12/2025
KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal menyediakan pendidikan nonformal untuk masyarakat yang putus sekolah lewat Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Cepiring.
Koordinator Program SKB Cepiring, Nur Wijayanti menjelaskan pendidikan kesetaraan itu mencakup paket A yang setara dengan SD, paket B setara SMP, dan paket C setara SMA.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Kita saat ini peserta didiknya ada 76 untuk PAUD, paket A ada 6 siswa, paket B 122 siswa dan paket C ada 215 siswa,” katanya, Senin 8 Desember 2025.
Ia menjelaskan jadwal pembelajaran untuk PAUD dibuka setiap hari Senin-Jumat. Sementara untuk paket A diadakan dua kali dalam seminggu.
“Kalau paket B masuknya setiap Senin sampai Rabu, kalau paket C Senin sampai Kamis, kalau yang di pondok pesantren hari Sabtu dan Minggu,” paparnya.
Agar tidak mengganggu pekerjaan atau aktivitas lain, ia mengatakan jadwal belajar disesuaikan dengan opsi tatap muka dan daring.
“Tapi saat ada asesmen tengah semester atau semester akhir semua harus berangkat,” imbuhnya.
Sementara Plt Kepala SKB Cepiring, Sri Galuh Jumana menyampaikan, layanan pendidikan kesetaraan ini terbuka bagi siapapun dan gratis bagi warga dibawah usia 23 tahun.
“Kita buka pendaftaran seperti sekolah formal mulai bulan Mei sampai Agustus,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, SKB juga menyediakan layanan pelatihan keterampilan untuk masyarakat yang putus sekolah atau butuh pengembangan diri.
“Ada tata boga, hortikultura, kami juga ada kursus. Kami selalu memotivasi mereka untuk mengikuti kegiatan pelatihan-pelatihan agar mereka memiliki keahlian,” pungkasnya.