Ponpes Al-Ikhlas Pati Kota

Ponpes Al-Ikhlas Pati Kota OFFICIAL PAGE PP. AL-IKHLAS PATI KOTA Official Page PP Al-Ikhlas Pati Kota

Di era modern yang didominasi oleh perburuan materi dan kompetisi kekayaan, banyak orang tersiksa oleh tekanan mental se...
28/09/2026

Di era modern yang didominasi oleh perburuan materi dan kompetisi kekayaan, banyak orang tersiksa oleh tekanan mental serta ketakutan irasional akan kebangkrutan. Mengasingkan hati dari syariat berbagi, justru mengunci jiwa dalam sangkar kepalsuan duniawi yang memperparah kadar stres harian!

Mengapa memberi buat batin plong? Pelajari analisis fiqih & psikologi Gus Baha tentang rahasia kebahagiaan sedekah penurun stres alami.

Redakan spiritual burnout dengan teologi kegembiraan Maulid Nabi khas Gus Baha berdasarkan tafsir Surat Yunus 58. Temuka...
19/08/2026

Redakan spiritual burnout dengan teologi kegembiraan Maulid Nabi khas Gus Baha berdasarkan tafsir Surat Yunus 58. Temukan ketenangan batin di sini!

Redakan spiritual burnout dengan teologi kegembiraan Maulid Nabi khas Gus Baha berdasarkan tafsir Surat Yunus 58. Temukan ketenangan batin di sini!

Mengapa Allah menawarkan   sebagai solusi pengganti  ? Apakah benar jual beli justru lebih menguntungkan?Dalam penjelasa...
28/06/2026

Mengapa Allah menawarkan sebagai solusi pengganti ? Apakah benar jual beli justru lebih menguntungkan?

Dalam penjelasannya, membahas hal ini dengan cara yang sangat menarik; tidak hanya menjelaskan dari sisi hukum agama, tetapi juga dari sisi logika yang mudah dipahami. 👇👇👇

Mengapa jual beli bisa lebih menguntungkan daripada riba? Gus Baha menjelaskan logika ekonomi Islam yang jarang disadari banyak orang.

Salah satu hal penting dalam   wal Jamaah adalah   ; tidak terlalu keras, tetapi juga tidak meremehkan agama.Dalam berib...
10/06/2026

Salah satu hal penting dalam wal Jamaah adalah ; tidak terlalu keras, tetapi juga tidak meremehkan agama.

Dalam beribadah, seseorang diajarkan untuk serius, tetapi tetap memahami kondisi manusia secara realistis. Dalam berdakwah, seseorang diajarkan menyampaikan kebenaran dengan dan .



Selengkapnya, silahkan tekan👇gambar!

Penjelasan Gus Baha tentang Ahlussunnah Wal Jamaah, sanad ilmu, ulama, mazhab, dan pentingnya guru dalam Islam.

20/05/2026

QURBAN SAPI 7 ORANG BUKAN MAHRAM?
🎥 LENGKAP https://youtu.be/t6p8o0E_L9Y
_________
📤 Kalau sekiranya materi ini bermanfaat, bagikan ke keluarga atau teman yang sedang bersiap berqurban tahun ini.

Kadang kita merasa sudah banyak berbuat baik…👉 rajin ikut kajian,👉 sering dengar konten islami,👉 semangat amal sunnah.Ta...
10/05/2026

Kadang kita merasa sudah banyak berbuat baik…
👉 rajin ikut kajian,
👉 sering dengar konten islami,
👉 semangat amal sunnah.

Tapi diam-diam:
📌 shalat masih sering ditunda,
📌 amanah masih diabaikan,
📌 kewajiban kepada orang tua, keluarga, atau pekerjaan masih disepelekan.

"Padahal ukuran ketaatan bukan hanya banyaknya amal tambahan, tetapi bagaimana kita menjaga yang diwajibkan Allah."

✅ Semoga Allah senantiasa membimbing hati kita untuk tidak sibuk mengejar yang sunnah, namun lalai pada amanah yang paling utama.

••••••••

📤 Bagikan juga kepada sahabat atau keluarga yang sedang belajar memperbaiki diri.

💬 Tulis di komentar:
Menurutmu, kewajiban apa yang paling sering manusia lalaikan tanpa sadar?

••••••••

🎧 Ngaji Kitab Al-Hikam bersama Gus Baha, tentang "tanda mengikuti hawa nafsu" dan pentingnya menjaga yang wajib sebelum sibuk pada yang sunnah.
_simak👇

Kenapa kita semangat ibadah sunnah tapi masih lalai pada kewajiban? Simak penjelasan Gus Baha dalam Ngaji Al-Hikam Audio MP3 penuh hikmah dan renungan

24/04/2026

السلام عليك يا رسول الله 🥰

Ngaji penuh makna bersama Gus Baha 🤍Seri pertama: Kitab Maulid Al-BarzanjiMembaca bukan sekadar melantunkan, tapi memaha...
16/04/2026

Ngaji penuh makna bersama Gus Baha 🤍
Seri pertama: Kitab Maulid Al-Barzanji

Membaca bukan sekadar melantunkan, tapi memahami.

Di sini, teks asli Maulid Al-Barzanji disajikan lengkap dengan terjemah bahasa Indonesia, agar hati ikut hadir, bukan hanya lisan yang bergerak.

Karena mencintai Rasul bukan hanya soal rasa…
tapi juga tentang mengenal kisah, akhlak, dan kemuliaan beliau dengan ilmu.

📖 Teks kitab + terjemah
🎙️ Penjelasan khas, ringan tapi dalam
🕊️ Menenangkan sekaligus menguatkan iman

Ikuti perjalanan ngaji ini dari awal, jangan sampai terlewat satu bait pun.

✨ Tonton sampai selesai, resapi maknanya, dan bagikan agar lebih banyak hati yang terhubung dengan Rasulullah.

Seri pertama dari kitab al Barzanji oleh KH Baha'uddin Nursalim.. Semoga kita bisa mengambil hikmah dan meneladani..---Terimakasih sudah menyimak. Tekan tomb...

Selamat menempuh   untuk para peserta didik, semoga berkah manfaat ilmunya... 🤲
06/04/2026

Selamat menempuh untuk para peserta didik, semoga berkah manfaat ilmunya... 🤲

Niatkan setiap langkah belajarmu untuk
ibadah, maka Allah akan memudahkan jalan menuju impianmu.

21/03/2026

KH Hasyim Asy’ari Tegur Menantunya soal Hasil Hisab Idul Fitri

Pondok pesantren telah banyak melahirkan ulama ahli falak yang dapat menghitung masa setiap tahunnya melalui hisab maupun rukyat. Beberapa literatur kitab klasik (turats) yang membahas detail tentang ilmu falak juga dipelajari di pondok pesantren.

Meskipun mempunyai kepakaran dalam ilmu perhitungan bulan dan matahari, ulama NU dalam wadah Lembaga Falakiyah (tidak pernah menganggap hasil hisab dan rukyatnya sebagai sebuah keputusan, melainkan kabar (ikhbar). Karena wilayah keputusan ada di tangan pemerintah yang sah (umara).

Terkait ikhbar tersebut, salah seorang ulama ahli falak, KH Ahmad Ghazalie Masroeri pernah menceritakan kepada Abdul Mun’im DZ tentang KH Hasyim Asy’ari yang menegur menantunya KH Maksum Ali, ahli falak.

Kiai Hasyim Asy’ari melakukan teguran terhadap menantunya perihal hasil hisab dan rukyat yang diumumkan sendiri tanpa diserahkan kepada pemerintah yang berwenang untuk mengumumkan.

KH Maksum Ali Jombang, seorang ahli falak yang juga menulis kitab tentang falak. Sudah menjadi kelaziman bagi ahli falak untuk melakukan puasa dan lebaran sesuai hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (observasi/melihat hilal)-nya sendiri.

Pada suatu hari sesuai dengan hasil perhitungannya, Kiai Maksum Ali memutuskan untuk ber-Idul Fitri sendiri yang ditandai dengan menabuh bedug bertalu-talu. Mendengar keriuhan itu, sang mertua, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari kaget.

Setelah tahu duduk perkaranya, ia menegur, “Hei, bagaimana kau ini, belum saatnya lebaran kok bedug-an duluan?” Mendapat teguran dari mertuanya itu Kiai Maksum segera menjawab dengan tawadhu (hormat).

“Inggih (iya) romo kiai, saya melaksanakan Idul Fitri sesuai dengan hasil hisab yang saya yakini ketepatannya.”

“Soal keyakinan ya keyakinan, itu boleh dilaksanakan. Tetapi jangan woro-woro (diumumkan dalam bentuk tabuh bedug) mengajak tetangga segala,” ucap Kiai Hasyim Asy’ari.

“Tetapi bukankah pengetahuan ini harus diikhbarkan (dikabarkan), Romo?” tanya Kiai Maksum Ali.

“Soal keyakinan itu hanya bisa dipakai untuk diri sendiri, dan tabuh bedug itu artinya sudah mengajak dan mengumumkan kepada masyarakat, itu bukan hakmu. Untuk mengumumkan kepastian Idul Fitri itu haknya pemerintah yang sah,” tutur Kiai Hasyim Asy’ari.

Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari di Mata Santrinya Berusia 96 Tahun

“Inggih Romo,” jawab Kiai Maksum setelah menyadari kekhilafannya.

Abdul Mun’im (2017) mencatat, pendirian Kiai Hasyim Asy’ari itu kemudian ditetapkan secara formal dalam Munas Alim Ulama NU di Cipanas, Bogor tahun 1954 bahwa hak isbat diserahkan kepada pemerintah sebagai waliyul amri.

Sedangkan para ulama NU hanya membantu melakukan ikhbar, baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat setelah diumumkan oleh pemerintah. Ini sebagai konsekuensi bagi NU dalam bernegara, yakni menyerahkan sebagian kewenangannya pada pemerintah yang sah.

Di situlah para ulama pesantren berupaya mempraktikkan ajaran dan hukum agama dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena walau bagaimana pun, ulama sebagai warga negara punya kewajiban menaati ulil amri. Namun demikian, ulama juga mempunyai peran penting dalam mengingatkan dan mengkritik kebijakan penguasa yang mengabaikan kepentingan rakyat.

Di antara ulama falak dari pesantren ialah KHR Ahmad Dahlan Al-Falaki Al Tarmasi (adik kandung Syekh Mahfuzh Al-Tarmasi), KH Turaichan Adjhuri Asy-Syarofi Kudus, KH Maksum Ali Jombang, KHR Ma’mun Nawawi Cibogo-Cibarusah Bekasi, KH Zubair Umar Salatiga, KH Misbachul Munir Magelang, KH Ahmad Ghazalie Masroeri, KH Muhammad Manshur atau Guru Manshur Jakarta, KH Noor Ahmad, KH Ghozali Muhammad, dan lainnya. (Fathoni)

Address

Jalan Panunggulan No. 2B Pati Kota
Pati
59114

Telephone

+62295381287

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ponpes Al-Ikhlas Pati Kota posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Ponpes Al-Ikhlas Pati Kota:

Shortcuts

Share