14/03/2026
Jamur grigit (Schizophyllum commune) adalah jamur kayu liar yang populer dikonsumsi karena teksturnya yang unik dan rasa gurih alaminya. Jamur ini sering tumbuh di batang kayu lapuk, seperti pohon karet atau kemiri, terutama saat musim hujan.
Instagram
Instagram
+2
Informasi Penting Jamur Grigit
Karakteristik Fisik: Berbentuk kecil menyerupai kipas atau cangkang dengan warna putih hingga krem. Bagian bawahnya memiliki struktur lipatan halus yang unik.
Kandungan Nutrisi: Kaya akan protein (sekitar 19,64% pada media tertentu) dan rendah lemak. Jamur ini juga mengandung serat kasar yang baik untuk pencernaan.
Manfaat Kesehatan: Memiliki sifat imunomodulator (meningkatkan imun), antikanker, antimikroba, dan antiparasit. Dalam pengobatan tradisional, ekstraknya juga diteliti untuk membantu kondisi seperti neuropati diabetik.
Daya Tahan: Jamur ini sangat tahan terhadap kondisi kering, sehingga versi keringnya mudah disimpan dalam waktu lama.
Universitas Tanjungpura - UNTAN
Universitas Tanjungpura - UNTAN
+7
Cara Mengolah yang Tepat
Karena tekstur jamur grigit (terutama yang kering) cukup liat, diperlukan langkah persiapan berikut:
Rendam: Rendam jamur dalam air hangat selama kurang lebih 15 menit hingga lunak dan mengembang.
Cuci Bersih: Bilas dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa kotoran atau debu kayu yang menempel.
Masak: Paling populer diolah menjadi Tumis Pedas, Gulai Santan, Oseng-oseng, hingga campuran Bakwan atau Rempeyek.
YouTube
YouTube
+4
Estimasi Harga (Maret 2026)
Harga bervariasi tergantung berat kemasan, berikut estimasi dari Tokopedia dan Shopee:
Kemasan 50 gr: Rp17.000 - Rp26.000.
Kemasan 100 gr: Sekitar Rp29.000 - Rp40.000.
Kemasan 1 kg: Sekitar Rp250.000 (untuk kualitas super/ekspor).