Pekalongan Media

Pekalongan Media Pekalongan Media | Informasi dan Hiburan Jika memiliki informasi seputar Pekalongan silahkan kirim ke kami

PEKALONGANMEDIA.COM - Semangat gotong royong warga Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, memantik ...
28/07/2026

PEKALONGANMEDIA.COM - Semangat gotong royong warga Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, memantik rasa haru Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman. Warga setempat bahkan bersedia untuk berswadaya atau urunan dana demi dibukanya kembali Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 126 kereta api.

Merespons antusiasme warga, Sukirman menegaskan bahwa aksi swadaya masyarakat ini menjadi catatan tersendiri bagi pihak birokrasi. Menurutnya, penyediaan sarana transportasi publik dan keselamatan warga merupakan kewajiban mutlak pemerintah.

“Tanpa anggaran dari pemerintah pun warga sanggup urunan asal perlintasan dibuka. Ini tentu jadi introspeksi bagi kami. Sesungguhnya ini adalah kewenangan dan tugas pemerintah. Insya Allah ke depan kami rencanakan agar masyarakat tidak perlu urunan lagi,” ujar Sukirman saat meresmikan pembukaan kembali JPL 126.

Tidak sekadar membuka kembali perlintasan sebidang tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berjanji akan menindaklanjutinya dengan pembenahan fasilitas pendukung. Fokus utama pemkab meliputi perbaikan pos penjagaan, pemenuhan alat keselamatan, hingga jaminan kesejahteraan para penjaga lintasan.

"Posnya akan kita dorong untuk diperbaiki, begitu juga palang pintu keselamatan besinya. Yang tidak kalah penting adalah petugas jaga. Kita pikirkan agar mereka bisa bertugas dengan baik dan mendapat perhatian dari Pemkab," jelasnya.

Sukirman juga berpesan agar kembalinya akses JPL 126 diimbangi dengan kesadaran tinggi akan keselamatan lalu lintas. Ia meminta warga tidak ceroboh saat menyeberang rel kereta api dan menghormati tugas para penjaga di lapangan.

“Perlintasan ini kita jaga bersama. Jangan menerobos, jangan nyelonong, dan patuhi rambu-rambu. Walaupun yang menjaga tetangga sendiri, jangan dibujuk untuk membuka palang sebelum aman. Kesabaran itu penting agar tidak timbul korban,” tegasnya.

Untuk menjaga integritas keselamatan, Sukirman meminta Kepala Desa Tengengwetan selektif dan disiplin dalam menunjuk petugas perlintasan yang memiliki komitmen kuat.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Tengengwetan, Rahmat, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Pekalongan serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI yang telah memberikan izin operasional JPL 126.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Plt Bupati Pekalongan Bapak H. Sukirman dan jajaran, serta Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI yang telah memberikan rekomendasi pembukaan kembali perlintasan sebidang ini. Semoga ini membawa manfaat besar bagi mobilitas warga,” pungkas Rahmat.

Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa sisa kuota internet yang belum digunakan sepenuhnya oleh konsumen tidak boleh ...
24/07/2026

Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa sisa kuota internet yang belum digunakan sepenuhnya oleh konsumen tidak boleh hangus dan harus tetap dapat digunakan hingga habis. Hal tersebut tercantum dalam perkara Nomor 273/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan MK pada Kamis (23/7/2026).

PEKALONGANMEDIA.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, mengajak warga Desa Galangpengampon, Kecamatan...
24/07/2026

PEKALONGANMEDIA.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, mengajak warga Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Gantung Garuda. Jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat, pada Kamis (23/7/2026).

Sukirman menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam merawat fasilitas publik ini demi menjaga kelancaran mobilitas dan roda ekonomi daerah.

"Bapak Presiden Prabowo bercita-cita agar seluruh akses di desa terhubung dengan baik. Karena jembatan ini sudah dibangun, tugas kita adalah memanfaatkannya dan menjaganya bersama," ujar Sukirman.

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah cepat TNI usai banjir bandang pada 20 Januari 2025 lalu merusak akses utama penghubung Dukuh Galang Wolu dan Dukuh Sebetok.

Ia menegaskan, seluruh program kolaborasi TNI bersama Pemkab Pekalongan dan masyarakat ini murni ditujukan untuk mengatasi kesulitan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Secara terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, mengungkapkan bahwa kehadiran jembatan ini sangat vital. Sebelum ada jembatan, warga salah satu dukuh yang sempat terisolasi harus memutar hingga 40 menit untuk menuju pusat desa.

Kini, hadirnya Jembatan Perintis Garuda memangkas jarak tempuh secara signifikan serta membawa manfaat langsung bagi sekitar 5.000 jiwa penerima manfaat di Wonopringgo dan sekitarnya.

Progress Jembatan Perintis Garuda di Pekalongan
Pembangunan Jembatan Galangpengampon merupakan bagian dari proyek 6 Jembatan Perintis Garuda Kodim 0710/Pekalongan:

Lokasi Desa (Kecamatan) Status / Progres

Sawangan (Doro) Resmi (9 Maret 2026)
Yosorejo (Siwalan) Resmi (23 Juli 2026)
Galangpengampon (Wonopringgo) Resmi (23 Juli 2026)
Domiyang (Paninggaran) Resmi (23 Juli 2026)
Rengas (Kedungwuni) Proses Pembangunan (40,32%)
Sambungjambu (Bojong) Proses Pembangunan (15,50%)

PEKALONGANMEDIA.COM, SEMARANG — Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, resmi menjalani sidang perdana atas kasus duga...
23/07/2026

PEKALONGANMEDIA.COM, SEMARANG — Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, resmi menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor Semarang pada Kamis (23/7/2026) siang. Dalam persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Rightmen MS Situmorang tersebut, Fadia dijerat dengan dua dakwaan sekaligus oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JPU KPK, Agus Subagya, mengungkapkan bahwa tuduhan pertama berkaitan dengan keterlibatan Fadia dalam pengaturan proyek pengadaan jasa outsourcing dan katering di lingkungan Pemkab Pekalongan. Sementara tuduhan kedua mencakup dugaan penerimaan gratifikasi bernilai fantastis dari bawahannya sendiri.

Dalam dakwaan primair pertama, Fadia diduga bersekongkol dengan Anggi Alviano (staf administrasi PT Raja Nusantara Berjaya/RNB) serta Siti Hanikun (Kabag Perekonomian Setda Pekalongan) sepanjang kurun Maret 2022 hingga 2026.

Fadia disinyalir mendirikan sekaligus mengendalikan langsung PT RNB. Menggunakan pengaruhnya sebagai kepala daerah, ia memerintahkan para kepala dinas untuk meloloskan PT RNB dalam berbagai tender Pemkab.

"Agar memenangkan PT RNB sebagai penyedia jasa dalam pengadaan tenaga kerja alih daya atau outsourcing, serta pengadaan makanan-minuman di lingkungan Pemkab Pekalongan TA 2023–2026," tegas Jaksa Agus Subagya saat membacakan berkas dakwaan.

Atas ulah ini, Fadia dijerat dengan:

Pasal 12 huruf i UU No. 31/1999 jo. UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor
Juncto Pasal 20 huruf c jo. Pasal 127 ayat (1) UU No. 1/2023 (KUHP Baru).

Tak berhenti di situ, dakwaan kedua membeberkan praktik penerimaan gratifikasi senilai total Rp2.895.530.000. Uang sebesar Rp2,89 miliar tersebut diduga dihimpun Fadia secara bertahap sejak Juni 2021 hingga Maret 2026 dari sejumlah Kepala Perangkat Daerah di Pemkab Pekalongan.

Penerimaan ini dinilai JPU sangat bertentangan dengan kewajiban dan sumpah jabatan Fadia sebagai penyelenggara negara.

Untuk dakwaan gratifikasi ini, KPK menjeratnya menggunakan:

Pasal 12B jo. Pasal 18 UU No. 31/1999 jo. UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor
Juncto Pasal 127 ayat (1) UU No. 1/2023 (KUHP Baru).

PEKALONGANMEDIA.COM - Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan (Unikal), khususnya Program Studi Agroteknologi, resmi m...
23/07/2026

PEKALONGANMEDIA.COM - Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan (Unikal), khususnya Program Studi Agroteknologi, resmi menjalin kemitraan strategis dengan CV Bertani Agro Farm yang berbasis di Mijen, Semarang. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai komitmen bersama dalam mengembangkan pertanian modern berbasis hidroponik serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pertanian.

Melalui kerja sama ini, para mahasiswa Prodi Agroteknologi Unikal mendapatkan kesempatan emas untuk mengikuti program magang industri selama empat bulan di CV Bertani Agro Farm.

Selama masa magang, mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, melainkan turun langsung menerapkan teknologi budidaya sayuran hidroponik berstandar industri. Pembelajaran mencakup seluruh tahapan produksi, mulai dari Pembibitan dan pemeliharaan tanaman,Pengelolaan nutrisi presisi,Pengendalian hama dan penyakit tanaman,Proses panen hingga pascapanen sesuai SOP perusahaan.

Program ini dirancang untuk memperkecil celah (gap) antara dunia akademis dan dunia usaha/dunia industri (DUDI). Selain mengasah hard skill teknis, mahasiswa juga didorong untuk memperkuat soft skill seperti pemikiran kritis, manajemen usaha tani, kerja sama tim, hingga sikap profesional.

Kemitraan antara Faperta Unikal dan CV Bertani Agro Farm menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Sinergi ini berfokus pada pengembangan inovasi sistem budidaya hidroponik yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak positif berantai—baik bagi peningkatan kompetensi mahasiswa, penguatan institusi kampus, maupun perkembangan dunia usaha pertanian. Melalui kolaborasi ini, Faperta Unikal optimistis mampu melahirkan lulusan Agroteknologi yang kompeten, responsif terhadap teknologi modern, dan siap memajukan industri pertanian Indonesia.

PEKALONGANMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bergerak cepat memperkuat strategi penerimaan daerah. Gun...
23/07/2026

PEKALONGANMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bergerak cepat memperkuat strategi penerimaan daerah. Guna mendongkrak capaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pemkab Pekalongan bakal melakukan konsolidasi masif hingga ke tingkat desa, RT, dan RW. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mempercepat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mendukung pembiayaan fasilitas publik.

Hal tersebut ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, saat menghadiri agenda Roadshow bersama Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/7/2026).

Sukirman menyebutkan bahwa di tengah tantangan kondisi fiskal nasional, sektor pajak kendaraan bermotor masih memegang peranan krusial sebagai penopang utama kas daerah.

"Pajak kendaraan bermotor ini sampai sekarang masih menjadi andalan dan primadona kita dalam kaitannya dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah," jelas Sukirman.

Menanggapi hasil evaluasi Pemprov Jawa Tengah yang menempatkan Kabupaten Pekalongan pada kategori menengah dalam percepatan penarikan PKB, Sukirman menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera mengambil langkah taktis. Sekda diminta memimpin konsolidasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membagi peran secara mendalam.

Pelibatan elemen terkecil seperti Kepala Desa, Ketua RT, dan Ketua RW dinilai sebagai kunci sukses. Pengalaman dalam pendataan bansos dan sensus ekonomi membuktikan bahwa aparatur di tingkat bawah memiliki data warga yang paling akurat dan terperinci.

"Pak Kades, Pak RT, dan Pak RW itu memahami detail warganya. Ini menjadi perangkat yang sangat efektif untuk bersama-sama mendorong masyarakat menunaikan kewajiban PKB maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)," lanjutnya.

Selain memperkuat jaring penagihan, Pemkab Pekalongan juga mewajibkan seluruh kepala perangkat daerah untuk gencar menyosialisasikan pentingnya taat pajak dalam setiap kesempatan bertemu masyarakat.

Ia menekankan bahwa hasil dari ketaatan warga membayar pajak akan langsung dirasakan manfaatnya melalui perbaikan sarana dan prasarana publik di wilayah Pekalongan.

"Kesadaran ini harus terus kita tingkatkan. Kunci dari jalan-jalan yang halus dan penerangan jalan umum (PJU) yang terang benderang adalah pembayaran pajak yang lancar," tegas Sukirman menutup arahannya.

PEKALONGANMEDIA.COM — Mengantisipasi risiko krisis air bersih dan potensi kebakaran lahan selama musim kemarau, Pemerint...
22/07/2026

PEKALONGANMEDIA.COM — Mengantisipasi risiko krisis air bersih dan potensi kebakaran lahan selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Musim Kemarau di Lapangan Belakang Kantor Setda Pekalongan pada Selasa (21/07/2026) pagi.

Langkah taktis ini merupakan wujud komitmen lintas sektor sekaligus bentuk tindak lanjut dari rapat koordinasi sektoral yang sebelumnya diinisiasi oleh Polres Pekalongan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memetakan kesiapan personel serta sarana prasarana penanggulangan bencana di seluruh instansi terkait.

"Hari ini kita melakukan pemetaan sekaligus memastikan kesiapan personel maupun peralatan yang kita miliki, khususnya dalam menghadapi bencana kekeringan dan berbagai potensi bencana di musim kemarau," ujar Sukirman usai memimpin apel.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan telah mulai merasakan dampak kekeringan. Wilayah Kecamatan Sragi, misalnya, sudah mendapatkan suplai bantuan air bersih yang didistribusikan oleh BPBD setempat.

Meskipun secara umum kesiapan personel dan peralatan operasional dinilai sudah representatif, Pemkab Pekalongan mencatat masih perlunya peremajaan pada beberapa fasilitas penunjang, terutama armada pemadam kebakaran (damkar).

Sukirman menyoroti pentingnya kepemilikan armada khusus yang mampu menembus kawasan pemukiman padat:

1.Kendaraan Operasional: Perlu pembaruan teknis secara berkala.
2.Mobil Damkar Kecil: Diperlukan unit yang lebih fleksibel untuk menjangkau gang-gang sempit permukiman warga.
3.Dukungan Anggaran: Pemkab akan berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Pekalongan untuk pemenuhan sarana tersebut ke depan.

Guna meminimalkan potensi bahaya kebakaran dan krisis air, Pemkab Pekalongan menyampaikan beberapa imbauan krusial bagi warga bijak menggunakan air.Petani diimbau mengelola irigasi dan pola tanam sesuai dengan ketersediaan debit air, selain itu waspada lahan rawan terbakardi area persawahan, kebun tebu, dan area semak/rumput kering.

Hindari Buang Puntung Rokok Sembarangan yang sering menjadi pemicu kebakaran paling sering dipicu oleh kelalaian kecil dari puntung rokok yang masih menyala.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemkab Pekalongan, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi dampak buruk selama musim kemarau dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif.

MENOLAK MENJADI "KABUPATEN PEKALONGAN ERROR 404"PEKALONGAN MEDIA - Bagi siapa saja yang sering berselancar di jagat maya...
18/07/2026

MENOLAK MENJADI "KABUPATEN PEKALONGAN ERROR 404"

PEKALONGAN MEDIA - Bagi siapa saja yang sering berselancar di jagat maya, pesan "404 Not Found" adalah sebuah kejengkelan yang lazim. Kode itu adalah bahasa teknis yang berarti satu hal: halaman atau file yang kita cari sebenarnya ada di dalam server, tetapi tidak dapat ditemukan. Kita tahu sesuatu seharusnya ada di sana, tetapi saat diklik, hasilnya nihil.

Menariknya, pada 25 Agustus tahun ini, Kabupaten Pekalongan akan menginjak usianya yang ke-404. Entah ini sekadar kebetulan matematis atau sebuah sinyal dari semesta—semacam "kode alam"—angka 404 ini terasa begitu presisi menggambarkan kondisi kebatinan masyarakat Kabupaten Pekalongan saat ini. Kita seperti sedang terjebak dalam sebuah sistem pemerintahan yang mengalami Error 404.

Baca Selengkapnya di www.pekalonganmedia,com

BUKA PELUANG UMKM MASUK PENGADAAN PEMERINTAH, PEMKAB PEKALONGAN KOLABORASI DENGAN LKPP DAN DPR RIPEKALONGAN MEDIA - Peme...
17/07/2026

BUKA PELUANG UMKM MASUK PENGADAAN PEMERINTAH, PEMKAB PEKALONGAN KOLABORASI DENGAN LKPP DAN DPR RI

PEKALONGAN MEDIA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan terus berupaya mendorong pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk naik kelas dan terlibat aktif dalam proyek pemerintah. Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Anggota DPR RI, Muhammad Hanif Dhakiri.

Sinergi tersebut diimplementasikan dalam kegiatan bertajuk “Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha dengan Stakeholder Pemilik Binaan UMK di Kabupaten Pekalongan” yang diselenggarakan di Hotel Nirwana, Kota Pekalongan, pada Kamis (16/07/2026) siang.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini sangat krusial bagi pelaku usaha lokal. Dengan memahami aturan, kebijakan, serta tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah, para pelaku UMK dapat mengambil peluang ini secara aman dan sesuai regulasi.

Address

Jalan Mandurorejo
Pekalongan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pekalongan Media posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pekalongan Media:

Shortcuts

Share