PEKALONGAN TRENDING

Directions Website Contact the business

PEKALONGAN TRENDING Media Online Wadah Informasi & Hiburan Masyarakat Pekalongan dan Sekitarnya

BUKAN CUMA PEDAGANG SOSIS! WARGA PEKALONGAN DIDUGA JADI KORBAN SALAH SASARAN SAAT NONTON SKNCPEKALONGAN – Kasus dugaan p...
17/09/2026

BUKAN CUMA PEDAGANG SOSIS! WARGA PEKALONGAN DIDUGA JADI KORBAN SALAH SASARAN SAAT NONTON SKNC

PEKALONGAN – Kasus dugaan penganiayaan saat Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) ternyata menyimpan fakta lain. Polisi menemukan adanya dua peristiwa penganiayaan dengan total tiga korban.

Yang menjadi perhatian, salah satu korban merupakan warga Kabupaten Pekalongan. Korban berinisial M-S-A (26), warga Dukuh Cangkring Lor Desa Tengengwetan Kecamatan Siwalan, mengaku menjadi korban pengeroyokan saat dirinya hanya sedang menonton acara karnaval bersama sejumlah rekannya.

Keterangan MSA telah disampaikan langsung kepada penyidik Satreskrim Polres Pekalongan Kota pada Rabu (16/9).

Menurut MSA, kejadian bermula ketika dirinya diduga tersenggol oleh salah satu orang. Situasi kemudian memanas hingga dirinya ditantang dan tiba-tiba dikeroyok oleh sejumlah orang.

Rekan-rekan MSA sempat berusaha melerai. Namun, aksi tersebut baru berhenti ketika perhatian para pelaku beralih kepada orang lain.

MSA menduga dirinya menjadi sasaran salah dalam kericuhan tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui persoalan sebelumnya dan saat kejadian dirinya berada di lokasi untuk menonton pagelaran SKNC.

Situasi semakin memanas ketika seorang pedagang sosis membunyikan klakson untuk meminta jalan. Setelah itu, menurut keterangan MSA, para pelaku kemudian mengalihkan sasaran dan melakukan penganiayaan terhadap dua pedagang sosis yang diketahui merupakan kakak beradik asal Purbalingga.

"Karena waktu itu suasana masih memanas, ada pedagang sosis yang membunyikan klakson untuk meminta jalan dan para pelaku kemudian menganiaya keduanya hingga saya akhirnya diselamatkan oleh teman-teman saya," ungkap MSA.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setyanto memastikan kasus tersebut masih dalam pendalaman. Polisi juga menyebut telah mengantongi identitas sejumlah orang yang diduga terlibat berdasarkan rekaman video yang beredar.

Artinya, kasus SKNC bukan hanya soal dua pedagang sosis yang menjadi korban. Ada warga Kabupaten Pekalongan yang juga mengaku menjadi korban pengeroyokan ketika sedang menonton karnaval.

Peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan dan seluruh pihak yang disebut dalam perkara tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah.

16/09/2026

Telah terjadi kebakaran di Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, tepatnya Dukuh Bandar, RT 01/RW 05, Rabu malam (16/09/2026).

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Pantauan di lokasi saat ini, 3 mobil pemadam kebakaran, 2 ambulans, serta pihak kepolisian juga telah berada di lokasi untuk penanganan.

16/09/2026

Kebakaran terjadi di Desa Gandarum, Dukuh Bandar, RT 01/RW 05, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Rabu malam (16/09/2026).

Menurut informasi awal, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

📍 Gandarum, Kajen – Pekalongan

15/09/2026

INFO LALU LINTAS KEDUNGWUNI!

Siang ini, Selasa (15/09/2026), Jalan Raya Kedungwuni tepatnya di sekitar Lampu Merah Podo Gembong sedang berlangsung persiapan untuk dilakukan pengecoran jalan.

Bagi bolo-bolo yang mau melintas, siap-siap muter atau cari jalan alternatif ya. Jangan sampai sudah sampai lokasi malah bingung cari jalan.

📍 Lampu Merah Podo Gembong – Kedungwuni

Yang lewat daerah sini, ada yang sudah kena imbasnya? Coba info kondisi jalan terbaru di kolom komentar 👇

14/09/2026

COBA DEH KELUAR RUMAH SEBENTAR, BOLO!

Malam ini langit punya “pertunjukan” menarik!
Bulan bakal melintas di depan Venus alias fenomena Okultasi Bulan–Venus.

Venus yang biasanya terlihat terang bakal “menghilang” di balik Bulan, lalu muncul kembali.

Untuk sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat, fenomena ini diperkirakan dapat diamati sekitar 19.30–20.30 WIB.
Sementara wilayah Indonesia tengah dan timur kemungkinan lebih terlihat seperti konjungsi Bulan–Venus.

Nah, pertanyaannya…

Dari daerah kalian, Venus kelihatan nggak malam ini? 👇

Kalau berhasil lihat atau abadikan, spill fotonya di kolom komentar!
Jangan cuma rebahan, sekali-sekali tengok langit! 🌙

KAMI TIDAK MEMBENARKAN ATAU MENGIYAKAN RAMALAN TERSEBUT.Postingan ini dibuat sebagai informasi dan bahan penelusuran, bu...
14/09/2026

KAMI TIDAK MEMBENARKAN ATAU MENGIYAKAN RAMALAN TERSEBUT.

Postingan ini dibuat sebagai informasi dan bahan penelusuran, bukan untuk memastikan bahwa ramalan akan benar-benar terjadi.

Namun, **kita tetap perlu waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana**. Ikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, PVMBG, dan instansi terkait. Jangan panik, tetapi tetap siaga.

Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC Diimbau Kooperatif: Menyerahkan Diri atau Dijemput?PEKALONGAN TRENDING — Kasu...
12/09/2026

Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC Diimbau Kooperatif: Menyerahkan Diri atau Dijemput?

PEKALONGAN TRENDING — Kasus dugaan pengeroyokan pedagang sosis saat Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026, Kamis (10/9/2026) malam, kini ditangani Polsek Buaran.

Dua korban, Gita Firmansyah (30) dan Igbal Raihan, yang merupakan kakak-adik, telah melaporkan kejadian tersebut dan menjalani visum.

Kapolsek Buaran AKP Sunarto mengimbau pihak yang diduga terlibat agar kooperatif.

“Para pelaku agar kooperatif, sehingga dapat segera terungkap,” tegasnya, Jumat (11/9/2026) malam.

Polisi memastikan pihak yang diduga terlibat bukan panitia maupun peserta SKNC 2026. Sejumlah saksi juga telah diperiksa, sementara ciri-ciri terduga pelaku disebut terekam dalam video yang beredar.

Peristiwa disebut bermula saat Gita membunyikan klakson karena kondisi jalan padat ketika hendak pulang berjualan. Namun, bunyi klakson tersebut diduga memicu keributan hingga dirinya dan sang adik menjadi sasaran pemukulan.

Kini penyelidikan terus berjalan.






pekalongan

Pemerintah menyiapkan program kepemilikan rekening bank bagi masyarakat Indonesia, termasuk warga yang baru menginjak us...
12/09/2026

Pemerintah menyiapkan program kepemilikan rekening bank bagi masyarakat Indonesia, termasuk warga yang baru menginjak usia 17 tahun dan memiliki KTP.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan BRI dan Bank Syariah Indonesia untuk mendukung program tersebut.

Setiap rekening baru direncanakan mendapat saldo awal Rp50.000 yang bersumber dari APBN. Airlangga memperkirakan kebutuhan anggarannya mencapai sekitar Rp11 triliun jika program diperluas hingga sekitar 200 juta penduduk.

Rekening tersebut nantinya disebut dapat diperoleh secara otomatis dengan memanfaatkan data Dukcapil, sehingga warga tidak harus datang langsung ke bank untuk proses awal.

Saldo Rp50.000 yang diberikan pemerintah juga dapat ditarik sepenuhnya. Namun, program akan diterapkan secara bertahap dan pemerintah masih harus membahas anggaran, regulasi, mekanisme teknis, serta jadwal pelaksanaannya melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif sebelum resmi dijalankan.

Via: nowdots

Cuma Bunyikan Klakson, Kok Malah Dipukuli? Kakak-Adik Laporkan Dugaan Pengeroyokan Usai SKNC 2026PEKALONGAN TRENDING — K...
12/09/2026

Cuma Bunyikan Klakson, Kok Malah Dipukuli? Kakak-Adik Laporkan Dugaan Pengeroyokan Usai SKNC 2026

PEKALONGAN TRENDING — Kemeriahan Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, berujung pada insiden dugaan pengeroyokan.

Dua korban yang diketahui merupakan kakak-adik, Gita Firmansyah (30) dan Igbal Raihan, resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Buaran, Jumat (11/9/2026) malam.

Menurut Gita, peristiwa bermula ketika dirinya bersama sang adik hendak pulang setelah berjualan sosis di sekitar lokasi karnaval. Kondisi jalan saat itu disebut cukup padat. Sebelumnya, Gita juga menyebut sempat terjadi keributan di sekitar lokasi.

Karena khawatir kendaraannya menabrak orang di tengah kepadatan, Gita kemudian membunyikan klakson. Namun, suara klakson tersebut justru disebut memicu keributan.

Gita mengaku kemudian dipukul oleh sejumlah orang. Melihat kakaknya menjadi sasaran, Igbal yang berada di belakang langsung berusaha memberikan pertolongan. Namun, sang adik juga ikut menjadi sasaran pemukulan.

Gita mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa orang yang terlibat dalam kejadian tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang berada di sekitar lokasi saat insiden berlangsung.

Situasi disebut semakin mencekam karena Gita dan Igbal bahkan sempat dikejar. Keduanya kemudian berusaha meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri.

Akibat kejadian tersebut, Gita mengaku mengalami rasa sakit pada bagian punggung serta kedua tangannya. Sementara kendaraan yang digunakan untuk berjualan sosis disebut sempat diacak-acak, meski tidak mengalami kerusakan parah.

Kini, kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Gita dan Igbal berharap laporan mereka dapat ditindaklanjuti dan kejadian tersebut diusut secara tuntas.

Mereka juga berharap pihak yang terbukti terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

Address

Desa Wonosari Kec. Karanganyar
Pekalongan
51182

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PEKALONGAN TRENDING posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PEKALONGAN TRENDING:

Shortcuts

Share

Category