06/04/2026
Yamaha All New XSR 155
All New XSR 155 membawa konsep yang jarang: desain klasik, tapi isi benar-benar modern. Tangki model drip, lampu bulat, jok flat—semuanya terasa seperti motor custom. Tapi jangan tertipu tampilan.
Di balik gaya retro itu, ada mesin 155cc VVA yang sama basisnya dengan MT-15 dan R15. Tenaganya sekitar 19 hp dengan karakter putaran atas yang “hidup”. Artinya, motor ini bukan tipe santai doang—dia s**a diajak main rpm.
Saat dipakai, sensasinya unik. Posisi duduk tegak, santai, tapi begitu gas dibuka, responsnya agresif khas Yamaha. Cocok untuk kamu yang ingin tampil kalem, tapi tetap punya tenaga.
Handling juga jadi salah satu keunggulan. Rangka deltabox + suspensi depan upside down membuat motor ini stabil dan presisi. Di jalan kota, terasa lincah. Di tikungan, cukup percaya diri.
fitur yang terasa “niat”
Yang menarik, XSR 155 tidak sekadar jual tampang:
* mesin 155cc VVA + assist & slipper clutch
* full LED lighting (depan-belakang)
* speedometer digital tapi tetap klasik
* ban dual purpose (cukup fleksibel untuk berbagai kondisi) ([Yamaha Motor Indonesia][2])
Ini yang bikin dia terasa seperti “motor custom jadi-jadian”, tapi dengan DNA modern.
kekurangan yang mulai terasa
Di balik pesonanya, ada beberapa hal yang sering jadi bahan diskusi:
- suspensi cenderung keras, terutama di jalan rusak (banyak pengguna juga merasakan ini)
- jok kurang nyaman untuk perjalanan jauh
- harga relatif tinggi untuk kelas 150cc
- build detail tertentu terasa tidak se-premium tampilannya
Dan satu hal penting: karakter mesin bukan torsi bawah. Jadi kalau kamu cari motor santai yang “ngisi dari bawah”, ini bukan juaranya.
Perbandingan rasa dengan rival:
Kalau kita tarik ke kelasnya, XSR 155 punya “rasa” yang beda dibanding motor lain:
dibanding Yamaha MT-15
Secara mesin sama, tapi MT-15 lebih agresif dan sporty. XSR lebih santai dan stylish. Ini soal gaya, bukan performa.
dibanding Honda CB150R Streetfire
CB150R lebih nyaman dan lebih “masuk akal” untuk harian. Tapi tidak punya aura klasik yang kuat seperti XSR.
dibanding Kawasaki W175
W175 lebih klasik murni, tapi kalah jauh di teknologi. XSR adalah versi modernnya.
dibanding Suzuki GSX-S150
GSX lebih ke performa dan kecepatan. XSR lebih ke gaya dan experience.
Kalau motor itu diibaratkan karakter manusia:
XSR 155 bukan atlet, bukan juga pekerja keras harian.
Dia adalah “seniman jalanan”.
Motor ini cocok untuk kamu yang ingin beda, s**a gaya retro, tapi tetap butuh performa modern. Bukan pilihan paling rasional, tapi salah satu yang paling punya rasa.