Pekalongan Kabupaten info

Pekalongan Kabupaten info update berita Pekalongan Kabupaten dan sekitarnya
iklan bs DM

Hari ini, 7 Juli, dunia memperingati Global Forgiveness Day—momen untuk melepaskan beban rasa sakit hati dan berdamai de...
07/07/2026

Hari ini, 7 Juli, dunia memperingati Global Forgiveness Day—momen untuk melepaskan beban rasa sakit hati dan berdamai dengan masa lalu. Memaafkan bukan berarti melupakan atau membenarkan yang telah menyakiti kita, tapi memberi diri sendiri kebebasan untuk melanjutkan hidup tanpa dendam yang menggerogoti. Kadang orang yang paling perlu kita maafkan justru diri kita sendiri. Jadi, hari ini, coba tarik napas, ikhlaskan, dan mulai lagi dari awal. Tag seseorang di kolom komentar yang ingin kamu ucapkan maaf. 🤍

  - Seorang pria lanjut usia bernama Suprayitno (70) ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran lahan perkebuna...
07/07/2026

- Seorang pria lanjut usia bernama Suprayitno (70) ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran lahan perkebunan tebu di Dukuh Grogol, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, pada Senin (6/7/2026) pagi. Korban diduga meninggal akibat luka bakar parah.

Peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB oleh dua orang saksi yang melintas di Jalan Ketanggan-Grogol. Keduanya melihat kepulan asap dan kobaran api yang membakar lahan tebu, kemudian mendekati lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus mencari keberadaan korban yang sehari-hari merawat tanaman tebu di area tersebut.

Di lokasi, saksi menemukan sepeda motor milik korban terparkir di pinggir jalan serta sebilah sabit di dekat tanggul. Tak jauh dari lokasi kebakaran, korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di sebuah parit di antara badan jalan dan lahan tebu yang terbakar.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Limpung. Polisi bersama Tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Batang selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Source: Radar Pekalongan
*sv

Satresnarkoba Polres Pekalongan mengamankan seorang pria berinisial HF (24), warga Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalon...
07/07/2026

Satresnarkoba Polres Pekalongan mengamankan seorang pria berinisial HF (24), warga Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di halaman sebuah rumah di Desa Gumawang, Kecamatan Wiradesa.

Pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran sabu di wilayah Desa Gumawang. Setelah melakukan penyelidikan, petugas mengamankan beberapa orang di lokasi dan menemukan satu paket sabu yang dikuasai HF serta disimpan di sepeda motornya. Sabu tersebut diduga akan dibagi menjadi paket-paket kecil untuk diedarkan kembali.

Dalam penggeledahan, polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 5,45 gram, satu bungkus rokok, satu korek api yang telah dimodifikasi, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta satu unit telepon genggam.

Saat ini HF beserta barang bukti telah diamankan di Polres Pekalongan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terkait dengan peredaran sabu tersebut.

Source: Humas Polres Pekalongan
*sv

07/07/2026

Warga Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang dikabarkan menggerebek dua pria yang diduga menjalin hubungan sesama jenis pada Minggu (5/7/2026).

Menurut informasi yang beredar di lingkungan setempat, keberadaan keduanya sebelumnya disebut telah menjadi keluhan sebagian warga. Peristiwa tersebut kemudian berujung pada mediasi yang melibatkan tokoh masyarakat dan saksi-saksi.

Dalam mediasi tersebut, kedua pria itu membuat surat pernyataan sebagai bentuk kesepakatan penyelesaian. Isi surat pernyataan tersebut antara lain menyatakan kesediaan untuk mengakhiri hubungan dan tidak mengulangi perbuatan yang dipermasalahkan.

Selain itu, keduanya juga menyatakan bersedia menerima konsekuensi tertentu apabila di kemudian hari kembali mengulangi perbuatan yang sama.

Source:
*sv

07/07/2026

Terjadi baku hantam yang melibatkan beberapa pemuda di perempatan Ponolawen, Kota Pekalongan, pada Selasa dini hari (7/7/2026). Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian warga dan mengganggu arus lalu lintas karena terjadi di jalan yang masih dilalui kendaraan.

Hingga berita ini ditulis, kronologi lengkap maupun penyebab terjadinya peristiwa tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

*sv

07/07/2026

Seorang warga menceritakan pengalaman yang dialaminya saat melintas di wilayah Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, ia melihat seorang pria sedang menuntun sepeda motor lalu menawarkan bantuan dengan menyetep hingga SPBU Wonopringgo.

Pria tersebut mengaku kehabisan bensin dan tidak membawa uang. Ia juga mengatakan telah mendorong motornya dari wilayah Karanganyar hingga Wonopringgo. Setelah tiba di SPBU, warga yang menolong memberikan sejumlah uang dan melanjutkan perjalanan.

Karena merasa curiga, warga kemudian memutuskan kembali ke SPBU untuk memastikan pria tersebut mengisi bahan bakar. Sesampainya di lokasi, pria itu diketahui tidak mengisi bensin, melainkan hanya duduk dan kembali mengendarai motornya.

Warga kemudian mengikuti dari kejauhan hingga wilayah Kedungwuni. Di depan GOR Kedungwuni, pria tersebut kembali berhenti dan kembali menuntun motornya. Masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati apabila menemui kejadian serupa. Adapun ciri-ciri pria tersebut diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, mengenakan helm berwarna hijau, dan menggunakan sepeda motor yang diduga Yamaha Jupiter.

*sv

06/07/2026

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda PCX dengan sebuah truk box Mitsubishi terjadi di Jalan Raya Wiradesa, wilayah Ketandan, Desa Wiradesa, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Sepeda motor Honda PCX bernomor polisi G-3684-AWB yang dikendarai A S (24), warga Desa Kambangan, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, melaju dari arah selatan ke utara. Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor diduga oleng hingga berpindah ke lajur kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk box Mitsubishi bernomor polisi B-9617-PXU. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

Korban dievakuasi ke RSUD Pekalongan, namun dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa tersebut telah ditangani Polsek Wiradesa bersama Satlantas Polres Pekalongan. Petugas mengamankan kedua kendaraan, pengemudi truk, serta meminta keterangan para saksi. Sementara pihak keluarga bersama perangkat Desa Kambangan mengurus pemulangan jenazah ke rumah duka.

*sv

Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Tanpa menunggu bantuan, masyarakat bergot...
06/07/2026

Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Tanpa menunggu bantuan, masyarakat bergotong royong mengumpulkan dana lebih dari Rp1 miliar untuk memperbaiki Jembatan Enang-Enang yang rusak akibat banjir dan longsor pada November 2025.

Jembatan yang menjadi akses utama menuju lahan pertanian, sekolah, dan layanan kesehatan itu akhirnya diresmikan pada Kamis (2/7/2026). Momen peresmian berlangsung haru. Sejumlah warga bahkan tampak meneteskan air mata karena kini mereka tak lagi harus memutar jauh akibat putusnya akses.

Dari total dana yang terkumpul, sekitar Rp526 juta telah digunakan untuk memperbaiki jembatan. Sementara sisanya akan dimanfaatkan untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

Meski akses sudah kembali dibuka, masyarakat tetap berharap pemerintah dapat membangun jembatan permanen agar transportasi menjadi lebih aman dan berkelanjutan.

Source: kumparan
📷: dialeksis
*sv

06/07/2026

Polres Pekalongan Kota menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan yang terjadi di Padepokan Padang Ati, Desa Simbangkulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Hasil tes DNA menyatakan anak yang dilahirkan FZ tidak identik dengan AKF atau Kyai AH.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setyanto didampingi Kanit PPA Ipda Rachma Aisya menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik, tidak ditemukan kecocokan DNA antara anak FZ dengan AKF.

Dalam penyidikan, FZ juga mengaku pernah menjalin hubungan dengan pria lain saat libur Lebaran 2025. Setelah kembali ke pondok, FZ mengaku kembali mengalami persetubuhan dengan AH secara berulang hingga masa kehamilan.

Meski hasil tes DNA tidak menunjukkan kecocokan, penyidikan tetap berlanjut. Polisi menyebut masih terdapat korban lain yang melaporkan dugaan pelecehan seksual. “Kita menangani perkara bukan hasilnya, tapi perbuatannya,” ujar AKP Setyanto.

Source:
*sv

06/07/2026

Semangat warga Pekalongan untuk bersepeda memang semakin tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya komunitas sepeda yang bermunculan dan rutin menggelar gowes, baik pada pagi maupun malam hari. Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang menyehatkan sekaligus mempererat kebersamaan.

Namun, sejumlah pengendara menyoroti aktivitas rombongan komunitas sepeda yang melintas di kawasan Kraton, Kota Pekalongan, pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

Keluhan muncul karena rombongan dinilai memenuhi badan jalan hingga memotong arus kendaraan dari arah lain. Akibatnya, pengendara motor maupun mobil harus memperlambat laju kendaraan dan menunggu rombongan yang jumlahnya cukup banyak melintas terlebih dahulu.

Salah seorang pengendara mengatakan, "Sebenarnya saya biasa saja dengan komunitas itu, tapi kalau mau sepedaan jangan sampai memotong jalan juga. Kendaraan dari arah sebelah jadi terhalang karena hampir seluruh jalan tertutup. Jujur cukup menyulitkan kendaraan lain, termasuk mobil yang ingin lewat. Di lampu merah seharusnya berhenti, tapi rombongan tetap jalan. Di jalan juga terdengar ramai saling bersorak."

Diketahui, rombongan tersebut bukan bagian dari komunitas Pekalongan Nite Ride yang rutin mengadakan gowes di akhir bulan. Mayoritas peserta disebut merupakan remaja usia SMP hingga SMA.

Bersepeda adalah kegiatan yang positif. Namun, saat menggunakan jalan umum, seluruh pengguna jalan memiliki hak yang sama. Tetap patuhi rambu lalu lintas, jangan menguasai badan jalan, dan utamakan keselamatan agar aktivitas gowes tetap nyaman bagi semua.

Kalau menurut kalian bagaimana, lur? Apakah komunitas sepeda perlu aturan yang lebih tegas saat gowes beramai-ramai di jalan raya?

Address

Sumkit
Pekalongan
51155

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pekalongan Kabupaten info posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share