INFO PEKALONGAN KOTA

INFO PEKALONGAN KOTA Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from INFO PEKALONGAN KOTA, Media, Jalan KH. Wahid Hasyim, Pekalongan.

Keluarga Besar AMSINDO (Asosiasi Media Sosial & Online Indonesia) mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Jender...
28/01/2021

Keluarga Besar AMSINDO (Asosiasi Media Sosial & Online Indonesia) mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo pada hari Rabu, 27 Januari 2021.

Selamat bekerja dan menjalankan amanah yang baru sebagai Kapolri, Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dari Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas menjaga harkamtibmas, penegakan hukum, pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semoga Institusi POLRI dapat bertransformasi menuju Polri yang PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).


22/01/2021

; Lahir di darat dan hidup di air⛵️

Location : Galangan Kapal Krapyak Lor

Video .fazaa_

18/01/2021

Mendengar kata ‘Pekalongan’ pasti langsung terbersit pikiran tentang kerajinan batik. Namun tahukah anda tentang jenis-jenis batik. Kerajinan batik ada beberapa jenis yaitu batik tulis, batik printing, dan batik cap. Jenis batik ini dinamai sesuai dengan proses pembuatan batiknya yaitu dengan cara ditulis (digambar manual), dicetak (print dengan alat), dan di cap dengan menggunakan canting.

Menyusuri jalan kota Pekalongan, dari Perempatan Grogolan ke selatan, kita akan menemui sebuah kampung ‘Canting’ Landungsari, tepatnya di Jalan HOS Cokroaminoto. Dinamakan Kampung Canting karena sebagian besar penduduk disini adalah pengrajin Canting Cap. Canting adalah alat untuk membuat motif batik dengan cara dicap. Sehingga dapat menghasilkan motif yang sama dalam jumlah banyak.

Canting terbuat dari bahan tembaga. Uniknya, proses pembuatan Canting cap ini dilakukan secara manual, dengan tangan dibantu alat-alat kecil seperti pinset, gunting, penjepit, tang, dan palu. Dibutuhkan ketelitian dan keahlian dalam proses pembuatan canting karena prosesnya tergolong sangat rumit dan lama. Bahan yang digunakan untuk membuat canting adalah tembaga, karena lebih awet dan hasil cap yang dihasilkan lebih bagus.

Video by

Halo ciwi2 Kota Pekalongan...yang mau belajar atau ngembangin bakat pada seni tari, Sanggar Seni Arjati membuka pendafta...
30/12/2020

Halo ciwi2 Kota Pekalongan...
yang mau belajar atau ngembangin bakat pada seni tari, Sanggar Seni Arjati membuka pendaftaran siswa baru dengan Pelatih Mbak Tantri ( Bidang Kebudayaan Dinparbudpora Kota Pekalongan ).

Adapun pendaftaran bisa ke kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Pekalongan, Jalan WR. Supratman No. 1A, Panjang Wetan, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Untuk syarat bisa diliat di ketentuan diatas...

Ingat... GRATIS dan TERBATAS...!!!




Dukung perwakilan jawa tengah, Ika Khairunisa () diajang Putra Putri Kebudayaan Nusantara 2020 tingkat Nasiona Hbl, vote...
27/12/2020

Dukung perwakilan jawa tengah, Ika Khairunisa () diajang Putra Putri Kebudayaan Nusantara 2020 tingkat Nasiona Hbl, vote dengan cara:
-Follow Instagram .
-Akun diprivasi, follow terlebih dahulu agar admin mengkonfirmasi.
-pilih foto foto finalis perwakilan Jateng
-like,komen dan share.
-Jgn lupa selalu pantengin instagramnya , selalu like koment dan share jika ada postingan foto terbaru perwakilan Jateng.

Jateng Gayeng🔥
Matursuwun 🙏

Siapa yang sudah pernah datang ke tempat Alun² Kota Pekalongan. Bicara mengenai Alun-alun, hal ini berkaitan dengan Catu...
27/10/2020

Siapa yang sudah pernah datang ke tempat Alun² Kota Pekalongan.

Bicara mengenai Alun-alun, hal ini berkaitan dengan Catur Gatra Manunggal.

Apa itu Catur Gatra Manunggal??? "Catur gatra manunggal" artinya "Empat menjadi satu", istilah ini ada pada hukum tata negara Kerajaan Majapahit, yang mana di situ pasti ada Alun-alun, Pusat pemerintahan, Tempat ibadah (masjid), dan ada Pasar.

Image © Fadhlu Andika

Problem yang banyak dihadapi perusahaan /UMKM di Indonesia adalah bagaimana ber inovasi,  kualitas produk, packaging/kem...
27/10/2020

Problem yang banyak dihadapi perusahaan /UMKM di Indonesia adalah bagaimana ber inovasi, kualitas produk, packaging/kemasan yg menunjang branding, promosi di dunia digital hingga pengelolaan keuangan.

Menjawab hal tersebut Kadin Jateng bersama FlexiPack menyelenggarakan webinar dengan tema

"Membangun Bisnis Lokal Berkelas Dunia"

Webinar mengupas:
- Perencanaan & Pengelolaan Keuangan
- Peningkatan Penjualan Dengan Digital Marketing
- Branding Produk Melalui Kemasan Flexibel
- UMKM Go Internasional
dll.

*Webinar pada:
- Hari/Tgl : Kamis, 12 November 2020
- Pkl : 10.00 WIB
- Via zoom meeting

Sambutan : Bp. Kukrit Suryo Wicaksono - Ketua Umum Kadin Jawa Tengah

Narasumber:
1. Michael Jusanti - Entrepreneur, Investor and Financial Strategist
2. Denny Winoto - Co-Founder Breef
3. Christian Anderson - Chief Commercial Official FlexiPack
4. Sianne - Entrepreneur

Moderator:
Bp. Dr. Handito Joewono - Kepala Sekolah Ekspor, Ketua Komtap Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia & Ketua Dep. UMKM Aprindo

Ayo buruan daftar !!!

Pendaftaran: http://bitly.com/webinarkadinflexipack
CP. Diah 081332336499

Jelajah Museum Secara online.Via ⠀
20/10/2020

Jelajah Museum Secara online.
Via

Yang mau ikutan, daftar dulu di museum Batik Pekalongan, 19-22 Oktober 2020, Gratis ...Terbatas untuk 30 pesertaCc ⠀    ...
19/10/2020

Yang mau ikutan, daftar dulu di museum Batik Pekalongan, 19-22 Oktober 2020, Gratis ...

Terbatas untuk 30 peserta


Cc








Bintari Foundation Adakan Penanaman 5000 Cemara Laut, di lokasi Wisata Pantai Wonokerto, Minggu 18 Oktober 2020.        ...
17/10/2020

Bintari Foundation Adakan Penanaman 5000 Cemara Laut, di lokasi Wisata Pantai Wonokerto, Minggu 18 Oktober 2020.

Pada tanggal 18 September 1945  Presiden Soekarno melantik Residen Pekalongan yang pertama yaitu Mr. Besar. Jabatan Resi...
03/10/2020

Pada tanggal 18 September 1945  Presiden Soekarno melantik Residen Pekalongan yang pertama yaitu Mr. Besar. Jabatan Residen ini merupakan jabatan fungsionaris tertinggi yang semula hanya dipegang oleh orang Jepang. Pada tanggal 27 September Jepang telah menyerahkan kekuasaan kepada Mr. Besar.

Akan tetapi, tidak sepenuhnya tentara Jepang menyerahkan kekuasaan Pekalongan kepada Mr. Besar hingga memicu reaksi dari rakyat Pekalongan khususnya para ulama dan santri. Oleh karena itu Mr. Besar melakukan berbagai pendekatan kepada Jepang dalam upaya pemindahan kekuasaan dengan menggandeng 3 kekuatan moral yaitu KNID yang dipimpin oleh Dr. Sumbadji, BPKKP yang dipimpin oleh Dr. Ma’as, Angkatan Muda yang dipimpin oleh Mumpuni dan Margono Jenggot. Akhirnya pihak Jepang mau berunding dengan para wakil masyarakt Pekalongan pada tanggal 1 Oktober 1945 pukul 10.00. Namun karena suatu hal, perundingan diundur sampai tanggal 3 Oktober 1945 pukul 10.00 di gedung Kempeitai.

Dari sinilah tragedi besar yaitu 3 Oktober 1945 di Pekalongan berawal. Peranan ulama dan santri begitu kental dalam perjuangan kemerdekaan, terlebih persiapan pertempuran 3 Oktober 1945 di Pekalongan yang di gelorakan oleh para ulama dan satri begitu mendarah daging sebab menantikan kemerdekaan. 

Menanggapi berita tersebut, tokoh pemuda muslim bersama tentara Hisbullah dan tentara Sabilillah mulai melakukan rencana dan bersiap dengan kemungkinan yang ada (bertempur dengan tentara Jepang). Dari selatan dipimpin KH. Syafi’i sedangkan dari Utara di pimpin KH. Syiroj dan KH. Yusuf. Mereka bergerak dari subuh demi mengambil kekuasaan kekuasaan sebab Jepang tidak mau menyerahkan Pekalongan secara baik-baik kepada pemerintah Indonesia. Semua bergerak menuju Welmina Park/ Kebon Rojo (THR). 

Sesuai dengan kebiasaan ala kaum pesantren, sebelum melakukan pertempuran, pasukan santri melaksanakan doa bersama yang di pimpin oleh para Kyai dan Ulama di masa itu. Tempat berkumpul awal di wilayah selatan (pertigaan Podo) dan bergerak ke utara (pertigaan Bendo), sehingga dulu di kedua pertigaan tersebut di bangun tugu peringatan yang sering disebut tugu Garuda.

From

02/10/2020

Address

Jalan KH. Wahid Hasyim
Pekalongan
51128

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when INFO PEKALONGAN KOTA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category