Rumah Asy-Syarifah

Rumah Asy-Syarifah Lembaga Pendidikan Ilmu Al-Qur'an & Tafsir "Rumah Asy-Syarifah" Pekalongan.
✨️Pemahaman: Ayat, Hadis, Agama, Tauhid. Pembelajaran: Tahsin & Makhraj.

Tahfiz & Motivasi Ahlul Qur'an✨️
Perum. Graha Naya Pringrejo Blok A3 Kec. Pekalongan Barat Kota Pekalongan

Bismillah. Sedang Berlangsung!Silakan yang ingin memperdalam dan mendiskusikan tema tersebut, bisa bergabung bersama kam...
18/04/2026

Bismillah. Sedang Berlangsung!

Silakan yang ingin memperdalam dan mendiskusikan tema tersebut, bisa bergabung bersama kami. Siapkan niat menimba ilmu dan kesadaran untuk diamalkan di kehidupan sehari-hari.

.

Bismillah. Barangkali ada yang bertanya ke Ibu dan Bapak tentang informasi pendaftaran _Rumah Asy-Syarifah_ mungkin ini ...
14/04/2026

Bismillah. Barangkali ada yang bertanya ke Ibu dan Bapak tentang informasi pendaftaran _Rumah Asy-Syarifah_ mungkin ini bisa membantu dan berbagi informasi. Lebih jelasnya bisa hubungi admin. Jazakumullah khairan katsiran..🙏🏻

MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI!Pendaftaran Selalu Dibuka!Perkenalkan, kami adalah LPIAT Rumah Asy-Syarifah. LPIAT adalah si...
26/02/2026

MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI!
Pendaftaran Selalu Dibuka!

Perkenalkan, kami adalah LPIAT Rumah Asy-Syarifah. LPIAT adalah singkatan dari Lembaga Pendidikan Ilmu Al-Qur'an & Tafsir. Nama yang sudah dikenal di masyarakat sejak 2019 adalah "Rumah Asy-Syarifah".

Kami adalah lembaga yang berkomitmen dalam pendidikan, terutama Ilmu Al-Qur'an & Tafsir. Kami menerima santri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak (PAUD/TK-SD), remaja (SMP-SMA), dan dewasa. Laki-laki maupun perempuan, kami terima.

Peran kami sebagai pendamping pendidikan agama. Benar-benar belajar dari dasar. Belajar bukan sekadar mencari syahadah, melainkan pemahaman mendalam yang bisa diamalkan.

Kami mulai dari membentuk bacaan yang baik dan benar. Diiringi dengan memahami isi bacaan. Serta ada pendampingan batin sesuai kebutuhan.

Spesial Ramadan Hari ke-7 (Keluarga Qur'ani)Pastikan kita memiliki tujuan dalam berkeluarga. Bukan sekadar punya pasanga...
25/02/2026

Spesial Ramadan Hari ke-7 (Keluarga Qur'ani)

Pastikan kita memiliki tujuan dalam berkeluarga. Bukan sekadar punya pasangan dan anak. Bukan untuk menjadi kebanggaan. Melainkan, sebagai media kita mendekatkan diri kepada Allah.

Membina keluarga dengan kemampuan sendiri itu berat. Kita butuh pedoman yang relevan. Allah sudah menyiapkannya dalam Al-Qur'an. Tinggal kita mau mempelajarinya atau tidak?

Sebagai contoh, di Surah Al-Balad ayat 3, Allah bersumpah dengan menyebut hubungan antara orang tua dan anak. Artinya, betapa pentingnya hubungan keluarga ini diperhatikan. Begitu juga di Surah At-Tahrim ayat 6, bahwa Allah memerintahkan orang-orang beriman agar menjaga diri dan keluarga dari api neraka.

Maka, langkah pertama untuk memulai menjadi keluarga Qur'ani: MARI INTROSPEKSI. MARI MUHASABAH. Iya, renungkan dan sadari, "Sudahkan keluarga kita dibina dengan pedoman yang benar? Apa yang sudah bagus? Apa yang harus diperbaiki?"

Spesial Ramadan Hari Ke-6 (Motivasi Ahlul Qur'an)Betapa banyak orang yang berpikiran bahwa belajar baca Al-Qur'an itu ha...
24/02/2026

Spesial Ramadan Hari Ke-6 (Motivasi Ahlul Qur'an)

Betapa banyak orang yang berpikiran bahwa belajar baca Al-Qur'an itu hanya untuk anak kecil. Betapa banyak orang yang berpikiran bahwa belajar memahami Al-Qur'an hanya untuk orang-orang lanjut usia. Betapa banyak orang yang berpikiran bahwa jika remaja sibuk dengan Al-Qur'an akan kehabisan waktu menikmati masa muda. Betapa banyak orang berpikiran bahwa berguru untuk belajar Al-Qur'an itu rugi.

Padahal ... Al-Qur'an diturunkan Allah sebagai petunjuk, pedoman hidup. Bagaimana bisa kita menempuh hidup ini dengan lurus jika tidak mempelajarinya?

Maka ... lakukan ini secara berkesinambungan:

1. Pelajarilah cara membaca Al-Qur'an yang baik dan benar
2. Hafalkanlah dengan pemahaman yang sadar
3. Amalkanlah secara bertahap dalam kehidupan
.. jangan dikira belajar Al-Qur'an itu cukup hanya 1-2 tahun, apalagi hitungan bulan dan hari. Prosesnya butuh seumur hidup karena Al-Qur'an bukan pajangan hati, melainkan pedoman yang mengarahkan hati. Maka, bagaimana bisa Al-Qur'an dipelajari sendiri tanpa berguru kepada siapa pun? Bagaimana bisa Al-Qur'an dipelajari dengan singkat tanpa paham tujuan akhirnya?

Rasulullah saja, butuh sekitar hampir 23 tahun untuk mempelajari Al-Qur'an. Maka, bagaimana bisa kita merasa puas hanya dengan belajar hitungan hari dan bulan?

23/02/2026

Spesial Ramadan Hari ke-5 (Tahsin Teori)

Sebelum belajar membaca Al-Qur'an, kita perlu memahami dulu bagaimana cara pengucapannya. Untuk bisa tahu cara pengucapan, kita perlu tahu organ apa saja yang akan digunakan. Dalam bahasa Arab, dikenal dengan "Makharijul Huruf", yakni tempat keluarnya huruf.

Nah, di video ini, kami akan menjelaskan bagian-bagian yang nanti akan dipelajari bersama secara bertahap ke depannya.

Silakan disimak, ya. Semoga bermanfaat.

Spesial Ramadan Hari ke-4 (Pemahaman Tauhid)Dalam memahami tentang Tauhid, kita harus mengenal dulu tentang Allah. Agar ...
22/02/2026

Spesial Ramadan Hari ke-4 (Pemahaman Tauhid)

Dalam memahami tentang Tauhid, kita harus mengenal dulu tentang Allah. Agar makin mantap dalam mengesakan-Nya. Mari kita belajar dari tulisan karya Imam Al-Ghazali dalam buku terkenalnya, "Ihya' 'Ulumuddin". Kitab yang rujukannya terstruktur: Al-Qur'an, Hadis, ulama'.

Ada 10 pondasi yang harus kita imani dan yakini untuk makin mengenal Allah:

1. Allah itu ada (wujud). Keberadaan-Nya ada di balik segala penciptaan makhluk.
2. Allah itu lebih dahulu ada (qidam). Tidak ada yang mendahului-Nya. Dia yang Pertama.
3. Allah itu kekal (baqa'). Dia tidak akan pernah binasa. Selamanya ada.
4. Allah itu bukan benda/barang (bukan jauhar). Dia tidak sama dengan ciptaan-Nya.
5. Allah itu bukan tubuh/materi (bukan j**m). Tidak ada yang menyerupai-Nya.
6. Allah tidak berdimensi jarak/ukuran (tidak ber-'arad). Tidak bisa dikatakan jauh atau dekat, besar atau kecil dengan ukuran manusia.
7. Allah tidak dibatasi oleh arah/jurusan. Dia bukan di atas/bawah atau depan/belakang. Sebab Dia yang menciptakan arah itu sendiri.
8. Allah tidak dibatasi oleh ruang/tempat. Dia berada di 'Arsy yang tidak bisa kita bayangkan bagaimana bentuknya.
9. Allah bisa dilihat nanti di alam akhirat. Namun, hanya bagi yang tidak buta dan tuli dengan syariat.
10. Allah itu Mahaesa. Dia tidak punya teman atau sekutu. Benar-benar sendirian dalam mengatur semesta.

Maka ... jangan pernah memvisualisasikan rupa Allah. Sebab Dia tidak pantas diserupakan dengan apa pun. Dia adalah Allah yang wajib kita imani keberadaan-Nya dan hanya satu-satunya. Tidak ada Tuhan selain Dia. Itu kunci untuk bisa masuk surga.

Spesial Ramadan Hari ke-3 (Pemahaman Agama)Ibadah puasa adalah salah satu hal dari agama yang penting dipahami dari dasa...
21/02/2026

Spesial Ramadan Hari ke-3 (Pemahaman Agama)

Ibadah puasa adalah salah satu hal dari agama yang penting dipahami dari dasar dan mendalam untuk diamalkan dalam kehidupan.

Tentang puasa ... ada syarat wajib yang harus dipenuhi. Maksudnya, seseorang diwajibkan berpuasa apabila memenuhi syarat. Syarat tersebut adalah:
1. Beragam Islam
2. Berakal
3. Baligh
4. Mampu

Orang yang beragama Islam, berakal, mampu, namun belum baligh, sebenarnya belum dikenai kewajiban. Akan tetapi, secara syariat, sama seperti salat, pada usia 7 tahun, sudah harus mulai dibiasakan. Lalu, pada usia 10 tahun, sudah harus terbiasa dan tegas diajak berpuasa. Nah, jika sudah baligh, maka harus mengganti puasa di hari lain jika ada puasanya yang batal di bulan Ramadan.

Orang yang gila, apalagi gilanya permanen, maka tidak dikenai kewajiban berpuasa Ramadan. Tetapi, yang gilanya kadang-kadang saja, tidak wajib berpuasa saat kambuh.

Orang yang beragama Islam, berakal, dan baligh, namun dalam kondisi tidak mampu secara fisik maupun psikis, tidak dikenai kewajiban berpuasa di hari dia tidak mampu. Akan tetapi, wajib menggantinya saat sudah mampu di bulan selain Ramadan.

Contoh kondisi tentang tidak mampu berpuasa, seperti orang yang sakit berat, hamil, dan menyusui. Namun, kondisi seperti ini tidak berlaku selamanya. Harus diganti di saat sudah kondisi sudah mampu. Adapun bagi yang hamil dan menyusui, jika tidak puasa karena khawatir pada bayinya padahal mampu, bukan hanya mengganti puasa, melainkan juga harus membayar fidyah. Jika tidak puasa karena khawatir dirinya tidak mampu, cukup mengganti di hari lain.

Spesial Ramadan Hari ke-2 (Pemahaman Hadis)Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu, berkata, "Rasulullah saw. orang yang pal...
20/02/2026

Spesial Ramadan Hari ke-2 (Pemahaman Hadis)

Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu, berkata, "Rasulullah saw. orang yang paling murah hati. Paling murah hati lagi ketika bertemu Jibril pada bulan Ramadan. Beliau bertemu dengan Jibril di setiap malam pada bulan Ramadan lalu mempelajari Al-Qur'an. Maka, sifat murah hati Rasulullah saw. melebihi hembusan angin." (Shahih Bukhari No. 6)

Mungkin selama ini, kita hanya tahu bahwa bermurah hati alias dermawan hanya tentang berbagi harta dan materi. Sehingga, di bulan Ramadan, kita berlomba-lomba bersedekah dan berbagi.

Padahal ...

Bermurah hati alias dermawan tidak hanya tentang berbagi materi dan harta, tetapi juga tentang memiliki ilmu dan menyebarkannya. Sebagaimana di pembahasan hadis hari ini, bahwa kedermawanan Rasulullah tercermin dari giatnya menghadirkan hati mempelajari Al-Qur'an setiap malam, lebih dari malam-malam selain bulan Ramadan.

Mungkin selama ini, kita hanya tahu bahwa "tadarus" adalah khatam membaca Al-Qur'an di bulan Ramadan lebih dari hari biasanya.

Padahal ...

Tadarus yang dilakukan Rasulullah saw. pada setiap malam di bulan Ramadan adalah membaca, menghafal, dan mempelajari Al-Qur'an dengan disimak oleh Jibril.

Dan ... sifat murah hati Rasulullah saw. tentang Al-Qur'an ini diibaratkan lebih dari hembusan angin karena sifat ini selalu ada dalam diri beliau sebagaimana hembusan angin yang tidak pernah hilang.

Maka ... pelajaran dari pemahaman hadis ini:

✅️ Milikilah sifat dermawan baik tentang harta/materi dan ilmu/non-materi
✅️ Jadilah murah hati dalam membaca, menghafal, dan mempelajari Al-Qur'an, terutama di bulan Ramadan
✅️ Giatlah belajar Al-Qur'an dengan berguru, terutama ketika di bulan Ramadan
✅️ Latihlah diri untuk selalu memiliki sifat murah hati

Spesial Ramadan Hari ke-1 (Pemahaman Ayat)Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَ...
19/02/2026

Spesial Ramadan Hari ke-1 (Pemahaman Ayat)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." QS. Al-Baqarah[2]:183

Ibadah puasa bukan hanya sekadar menjalankan kewajiban. Ibadah puasa bukan hanya untuk menahan lapar, haus, dan hawa nafsu. Melainkan, juga berperan mendidik jiwa, mengendalikan syahwat, menyadarkan diri, agar makin bertakwa, yakni melakukan segala yang Dia perintahkan dan meninggalkan segala yang Dia larang. Tentu untuk mendapat rida, rahmat, pahala, dan ampunan-Nya.

29/01/2023

Rumah Asy-Syarifah sebenarnya sudah dimulai sejak 2017 dengan nama "Rumah Belajar Asy-Syarifah" di rumah kontrakan Podosugih Gg. 2 Barat. Qadarullah, belum ada dokumentasinya. Saat itu, kami menangani 9 santri baik program bimbingan belajar maupun mengaji/menghafal.

Selangkapnya di https://www.instagram.com/reel/Cn87eDVLqm9/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Address

Pekalongan

Opening Hours

Monday 05:00 - 17:30
Tuesday 05:00 - 17:30
Wednesday 05:00 - 17:30
Thursday 05:00 - 17:30
Friday 05:00 - 17:30

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Asy-Syarifah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share