21/12/2015
Saat memandang kain sempitmu, celana ketatmu, baju yg membentuk tubuhmu, kerudung singkatmu, sholat dan ibadahmu.. aku ingin sekali menegurmu.. . Namun, sering saja lidah ini menjadi kelu, rasanya tak mampu untuk berbicara karena merasa diri ini bukan insan yg terbaik untuk menegurmu.. . Jauh di sudut hati terasa bimbang. Aku bimbang di akherat kelak kau akan mempersoalkan aku, kau akan mengatakan : . "Kau adalah sahabatku, mengapa kau tak menegur aku dahulu? Kau memang sengaja inginkan aku masuk neraka kan? Kau ingin sengaja bahagia masuk syurga sendirian kan? Aku kurang ilmu agama, tapi kau mempunyai kelebihan dalam ilmu agama, mana ajaran agama yg kau punya? Kenapa kau membiarkan aku tersesat??? . Diri ini merasa tak enak hati jika harus menegurmu secara langsung, oleh karena itu hanya lewat goresan-goresan tulisan inilah ku bisa membagikan sedikit pengetahuan ini.. Semoga hati kalian bisa terbuka untuk menerimanya.. . Kalaupun masih ada yang menolaknya, mudah-mudahan bukan karena hati yg keras.. Mudah-mudahan bukan karena pikiran yg terkunci.. Mudah-mudahan bukan karena kesombongan yg bercokol di dada.. . Semoga Alloh memberikan taufik dan hidayah-Nya pada kita semua. . Aamiin yaa Robbal'alaamiin.. . from http://dlvr.it/D3tpbQ