07/06/2026
Dinas Pendidikan Provinsi Riau resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026/2027 mulai 8 Juni melalui beberapa jalur seleksi pemerintah.
Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, mengimbau masyarakat memahami jalur penerimaan yang tersedia agar sesuai dengan kondisi dan kriteria calon peserta didik.
Untuk SMA Negeri, penerimaan dibagi menjadi empat jalur. Jalur Domisili mendapat kuota 30 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, Jalur Mutasi 5 persen, dan Jalur Prestasi 35 persen.
Jalur Prestasi dibagi menjadi beberapa kategori kuota: Akademik & Non-Akademik (10%), Tahfiz Al-Qur'an (8%), Nilai Rapor (7%), Kepemimpinan (5%), Tes Kemampuan Akademik/TKA (3%), dan Internasional (2%). Selain itu, tersedia kuota untuk Kelompok Afirmasi (15%), Tempatan (10%), serta Mutasi (5%).
"Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, sistem ini disusun sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan yang merata dan adil bagi seluruh calon murid sesuai latar belakang dan kemampuan masing-masing," kata Erisman.
Saat ini terdapat 466 sekolah negeri (326 SMA, 140 SMK) dan 350 sekolah swasta (172 SMA, 178 SMK) di Riau. Total kapasitas sekolah menengah mencapai hampir 123 ribu kursi, yang mencukupi untuk menampung 103.247 siswa lulusan SMP/MTs tahun 2026.
Daya tampung SMA dan SMK negeri di Riau hanya 91.548 kursi, sehingga terdapat selisih sekitar 11.699 siswa yang tidak akan tertampung di sekolah negeri.
Meski demikian, Erisman memastikan seluruh lulusan tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan karena masih tersedia ribuan kursi di sekolah swasta.
Sumber: pekanbaru.tribunnews.com