INews Riau

INews Riau Fanspage Official iNews Riau
Saksikan iNews Riau di channel 31 UHF
Wilayah Pekanbaru, Kampar dan sekitarnya

Universitas Indonesia (UI) memutuskan agar Bahlil Lahadalia memperbaiki disertasi doktoral miliknya. Hal itu merupakan h...
07/03/2025

Universitas Indonesia (UI) memutuskan agar Bahlil Lahadalia memperbaiki disertasi doktoral miliknya. Hal itu merupakan hasil rapat koordinasi empat Organ UI.

"Pertemuan terbatas empat Organ UI memutuskan untuk melakukan pembinaan kepada Promotor, Ko-Promotor, Direktur, Kepala Program Studi, dan mahasiswa terkait sesuai tingkat pelanggaran akademik dan etik yang dilakukan," ucap Rektor UI, Prof Heri Hermansyah dalam konferensi pers di Ruang Senat FKUI Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2025).

Heri menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan berbeda-beda kepada promotor hingga mahasiswanya. Mulai dari penundaan kenaikan pangkat hingga permohonan maaf.

Adapun, Bahlil sebagai mahasiswa diharuskan untuk memperbaiki disertasi miliknya.

"Pembinaan ini dilakukan mulai dari penundaan kenaikan pangkat untuk jangka waktu tertentu, permintaan permohonan maaf kepada sivitas akademika UI, dan peningkatan kualitas disertasi, serta publikasi ilmiah," ucapnya.

Heri menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menegakkan standar akademik yang tinggi dan memberikan perhatian serius terhadap segala bentuk pelanggaran akademik dan etik di lingkungan UI.

"Oleh karena itu, UI berharap agar seluruh pihak yang terlibat dapat menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran berharga dalam memastikan pelaksanaan pendidikan di UI tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip akademik yang berlaku," ucap dia.

Sebagai informasi, gelar doktor Bahlil memicu polemik di tengah masyarakat. Kemudian, UI menangguhkan kelulusan gelar doktor (S3) Bahlil dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI tersebut.

Sebelumnya, Bahlil meraih gelar S3 setelah kurang dari 2 tahun menimba ilmu. Kelulusan Bahlil ini diumumkan oleh Ketua Sidang Prof Dr I Ketut Surajaya, SS, MA. Sidang terbuka promosi doktor ini dihadiri oleh Promotor Prof Dr Chandra Wijaya, MSi, MM, serta ko-promotor Dr Teguh Dartanto, SE, ME dan Athor Subroto, PhD.

Selengkapnya hanya di
https://www.inews.id/news/nasional/tok-ini-hasil-putusan-ui-terkait-gelar-doktor-bahlil

Gubernur Riau Abdul Wahid disambut hangat mentri agama profesor nasaruddin umar saat kunjungan pertama sebagai gubernur ...
07/03/2025

Gubernur Riau Abdul Wahid disambut hangat mentri agama profesor nasaruddin umar saat kunjungan pertama sebagai gubernur pasca dilantik beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut berlangsung di komplek mesjid istiqlal jakarta, kamis malam, (6/3/25) setelah shalat tarawih.

Mentri Agama Nasaruddin umar merespon positif dan siap mendukung program-program yang dicanangkan gubernur riau yang baru.

"Melalui kanwil kemenag riau, kita akan dukung dan siap bersinergi dengan program-program pak gubernur" ungkap prof nasaruddin

Sebelum itu Gubernur Riau Abdul Wahid mengungkapkan maksud kehadirannya memohon dukungan program kementrian agama untuk prov. Riau, ia sendiri memaparkan singkat terkait rencana program yang dicanangkan

"Kehadiran saya pak mentri, berharap dukungan program kementrian agama, riau mendapat perhatian khusus lah pak mentri, kita bisa saling sinergi dan berkolaborasi" harap wahid

Lebih lanjut menag nasaruddin juga berpesan agar gubernur yang baru kembali merajut dan merangkul semua pihak, agar program didukung semua elemen masyarakat di riau.

"Saya juga berpesan agar pak gubernur kembali merangkul semua pihak, jangan lagi ada sekat, semua pihak harus dilibatkan untuk mendukung pembangunan di riau" pesan menag

Menyikapi hal itu, Abdul Wahid setuju untuk merangkul dan mengajak semua kekuatan, baik tokoh, kelompok masyarakat, termasuk lawan-lawan politik saat pilkada lalu.

"Terimakasih pesannya pak mentri, saya sudah mulai menjalin komunikasi kesemua pihak dan mengajak bersama-sama membangun riau, mudah-mudahan riau semakin tumbuh maju, tentu juga dibawah dimbingan dan dan dukungan pak mentri" jelas wahid.

Selengkapnya hanya di
https://pekanbaru.inews.id/read/566265/gubri-abdul-wahid-sowan-ke-menteri-agama-ini-pesan-prof-nasaruddin-umar

Banjir yang melanda Provinsi Riau semakin meluas. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam ...
07/03/2025

Banjir yang melanda Provinsi Riau semakin meluas. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau mencatatkan terdata ada enam daerah terdampak banjir. Enam daerah yang terdampak adalah Rokan Hulu (Rohul), Pekanbaru, Kampar, Indragiri Hulu (Inhu), Kuantan Singingi (Kuansing), dan Pelalawan.

Menurut Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal, dampak dari kejadian bencana hidrometeorologi ini mencakup 12 kecamatan, 14 desa, dan 8 kelurahan yang terdampak banjir. Total kepala keluarga (KK) yang terdampak tercatat mencapai 3.985 KK, dengan berbagai fasilitas umum yang turut terendam, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, serta jalan dan kebun.

"Saat ini sudah tercatat sebanyak 28 kejadian banjir di Riau. Kami terus melakukan pemantauan di daerah-daerah terdampak," ujar Edy Afrizal Jumat (7/3/2025).

Rincian Dampak Banjir di Beberapa Daerah di Riau

Rohul: 1 kejadian banjir, 1 kecamatan, 1 desa terdampak, 610 KK, 1 fasilitas umum (fasum).
Pekanbaru: 14 kejadian banjir, 4 kecamatan, 8 kelurahan terdampak, 1.319 KK, jalan terendam sepanjang 7 km.
Kampar: 4 kejadian banjir, 2 kecamatan, 4 desa terdampak, 1.441 KK, 4 fasilitas kesehatan (faskes), 3 fasilitas pendidikan (fasdik), 2 kantor (fastor), 13 fasilitas umum, jalan terendam 3 km, kebun 8.280 hektar, dan 615 ekor ternak.
Inhu: 7 kejadian banjir, 4 kecamatan, 7 desa terdampak, 584 KK, 1 faskes, 4 fasdik, 4 fasum, jalan terendam 1.6 km, dan kebun 350 hektar.
Kuansing: 2 kejadian banjir, 1 kecamatan, 2 desa terdampak, 31 KK.

Selengkapnya hanya di
https://pekanbaru.inews.id/read/566255/3985-kk-di-riau-terdampak-banjir

Latihan perang gabungan Amerika Serikat (AS)-Korea Selatan (Korsel) yang digelar oleh US Force Korea (USFK) dihentikan s...
07/03/2025

Latihan perang gabungan Amerika Serikat (AS)-Korea Selatan (Korsel) yang digelar oleh US Force Korea (USFK) dihentikan setelah insiden jet tempur menjatuhkan bom ke permukiman warga sipil, Kamis (6/3/2025).

Sebanyak 15 orang luka serta sekitar 10 bangunan rusak dalam insiden di Kota Pocheon, sekitar 40 km dari Ibu Kota Seoul tersebut.

USFK menyatakan telah menyetujui untuk menghentikan semua latihan penembakan udara setelah jet tempur KF-16 Angkatan Udara Korsel menjatuhkan delapan bom MK-82 ke permukiman.

Pejabat militer Korsel menjelaskan, dua jet tempur KF-16 secara tidak normal menjatuhkan delapan bom di luar area latihan selama latihan.

"Militer AS dan ROK sepakat untuk menghentikan semua latihan penembakan hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata Juru Bicara USFK, Ryan Donald, seperti dikutip dari Yonhap, Jumat (7/3/2025).

Meski demikian latihan simulasi komputer yang berlangsung pekan depan tetap digelar sesuai jadwal.

Langkah tersebut sejalan dengan pengumuman militer Korsel sebelumnya untuk menangguhkan semua latihan sampai pihak berwenang menyelesaikan penyelidikan guha mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Selengkapnya hanya di
https://www.inews.id/news/internasional/jet-tempur-kf-16-au-korsel-jatuhkan-bom-ke-permukiman-latihan-perang-dengan-as-dihentikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan ada lebih dari 108.869 penyelenggara negara yang belum menyampaikan lap...
07/03/2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan ada lebih dari 108.869 penyelenggara negara yang belum menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Data tersebut untuk pejabat periode 2024.

"Data per har ini, Kamis, 6 Maret 2025, KPK mencatat masih ada 108.869 penyelenggara negara yang belum melaporkan LHKPN," kata anggota Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dikutip Jumat (7/3/2025).

Sedangkan, kata Budi, terdapat 418.431 orang yang menjadi pihak wajib lapor KPK. Dengan begitu, tingkat pelaporan LHKPN baru menyentuh angka 74 persen.

KPK pun mengimbau para penyelenggara negara yang belum lapor, agar segera melaporkannya secara online, dengan mengakses laman elhkpn.kpk.go.id. Sebab, batas akhir pelaporan berada di akhir bulan ini.

"Mengingat batas waktu pelaporannya sampai dengan 31 Maret 2025," ujarnya.

Selengkapnya hanya di
https://www.inews.id/news/nasional/kpk-108869-penyelenggara-negara-belum-laporkan-lhkpn

Tim gabungan dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu) dan Balai Pengawasan T...
07/03/2025

Tim gabungan dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu) dan Balai Pengawasan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan, melakukan penggerebekan di dua lokasi gudang milik terduga mafia migas di wilayah utara Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (6/5/2025) siang.

Gudang pertama yang digerebek berlokasi di Jalan Hiu, Lingkungan II, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Gudang itu dikelola oleh seorang oknum berinisial RSN

Dari gudang yang dahulunya merupakan bekas Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum Nelayan (SPBUN) bermerek AKR itu, tim gabungan berhasil menyita lebih dari 3000 liter solar bersubsidi. Solar yang sejatinya diperuntukkan bagi nelayan itu ditampung di tujuh tandon berbahan fiber untuk kemudian dijual ke pelaku industri.

Dari lokasi itu, tim gabungan juga menyita belasan tandon fiber kosong berkapasitas 500 liter dan 240 jerigen berkapasitas 35 liter. Ada p**a sejumlah mesin p***a yang digunakan untuk memindahkan solar serta satu unit tangki berkapasitas 24 kiloliter dan dua unit mobil pikap Mitsubishi C**t.

Informasi yang dihimpun, solar bersubsidi itu dibeli dari SPBU 14.204.1120 milik PT MBG di Jalan Pelabuhan Raya Belawan. Pembelian solar bersubsidi itu dilakukan bekerja sama dengan oknum ketua salah satu organisasi nelayan di Belawan berinisial BSR alias Basir.

Selengkapnya hanya di
https://medan.inews.id/read/565921/dua-gudang-mafia-solar-di-medan-digerebek-ketua-organisasi-nelayan-terlibat

Pecatan polisi di Kabupaten Merangin, Jambi, Burhanuddin (43) ditangkap Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Merangin, Jambi...
07/03/2025

Pecatan polisi di Kabupaten Merangin, Jambi, Burhanuddin (43) ditangkap Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Merangin, Jambi saat asyik mengonsumsi sabu di kamar rumahnya.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,26 gram, alat isap b**g, dan ponsel.

Kasat Narkoba Polres Merangin AKP Rezi Darwis membenarkan adanya penangkapan pecatan anggota Polri tersebut.

"Terduga pelaku sudah kita bawa ke Polres Merangin guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Rezi, Kamis (6/3/2025).

Dia menuturkan, penangkapan mantan anggota Polri itu bermula informasi masyarakat yang curiga dengan aktivitas pelaku. Tim Opsnal kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan.

“Kami mendapat informasi bahwa sedang terjadi transaksi narkoba jenis sabu di Kelurahan Kampung Baruh. Berbekal informasi tersebut tim opsnal segera menuju lokasi,” katanya.

Riza mengatakan, dari hasil penyelidikan, petugas kemudian menangkap Burhanuddin yang sedang mengisap sabu dalam kamar rumah.

“Pelaku mengakui bahwa barang yang ditemukan serta dalam penguasaan merupakan miliknya,” ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1); Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Selengkapnya hanya di
https://sumsel.inews.id/berita/pecatan-polisi-di-merangin-ditangkap-saat-nyabu-dalam-kamar-rumah

Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Sumatera Barat mengalami erupsi, Jumat (7/3/2025) pukul 02.45 WIB. Letu...
07/03/2025

Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Sumatera Barat mengalami erupsi, Jumat (7/3/2025) pukul 02.45 WIB. Letusan ini mengeluarkan material vulkanis panas warna merah.

Tak hanya itu, saat terjadi erupsi terdengar suara dentuman sangat keras yang membuat masyarakat sekitar kaki gunung cemas dan mengeluarkan api.

“Ya, tadi malam seperti mau copot kuda-kuda rumah ini, api juga terlihat dari puncak,” ujar Habil (34) warga Nagari Batu Palano, Kabupaten Agam, Jumat (7/3/2025)

Sementara Pos Pengamat Gunung Api Marapi di Belakang Balok, Kota Bukittinggi melaporkan erupsi tersebut terjadi pukul 02.45 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai 1.500 meter atau 1,5 kilometer.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi Gunung Marapi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.7 mm dan durasi 2 menit 4 detik,” tulis laporan petugas Pengamat Gunung Api Marapi Teguh Purnomo.

Teguh terus mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati radius 3 kilometer dari puncak letusan Gunung Marapi yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Selain itu warga bisa memakai kacamata maupun masker penutup hidung dan mulut untuk mencegah paparan abu vulkanis.

Selengkapnya hanya di
https://sumbar.inews.id/berita/gunung-marapi-erupsi-hari-ini-lontarkan-abu-vulkanis-15-km-disertai-dentuman

Seorang pria di Natuna, Kep**auan Riau berinisial BFA (26) ditangkap polisi atas dugaan penipuan jual beli tanah fiktif ...
07/03/2025

Seorang pria di Natuna, Kep**auan Riau berinisial BFA (26) ditangkap polisi atas dugaan penipuan jual beli tanah fiktif yang menyebabkan korban mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Wakapolres Natuna, Kompol Paten Tarigan, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula pada September 2023. BFA, seorang wiraswasta asal Ranai, menawarkan sebidang tanah kepada korban yang berada di Tanjungpinang melalui pesan chat dan telepon.

"Awalnya, korban ditawari tanah seluas 2 hektare seharga Rp30 juta. Kemudian, tersangka kembali menawarkan tanah seluas 2 hektare dengan harga Rp40 juta," ujar Paten, Kamis (6/3/2025).

Seiring waktu, transaksi semakin besar hingga korban ditawarkan 45 surat tanah dengan total nilai mencapai Rp1,8 miliar. Transaksi jual beli ini berlangsung dari September hingga November 2023.

Namun, ketika korban melakukan pengecekan langsung bersama keluarga dan Kepala Dusun Desa Cemana Selatan, Bunguran Selatan, Natuna, mereka mendapati bahwa tanah yang diklaim oleh BFA tidak pernah ada.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan bahwa 45 surat tanah yang diberikan oleh tersangka ternyata palsu. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Natuna.

Selengkapnya hanya di
https://batam.inews.id/read/565927/jual-beli-tanah-fiktif-di-natuna-pria-ini-raup-rp18-miliar-sebelum-diciduk-polisi

Momen mudik Idulfitri 1446 Hijriah semakin dekat. Banyak warga Batam memilih untuk merayakan Lebaran di kampung halaman,...
07/03/2025

Momen mudik Idulfitri 1446 Hijriah semakin dekat. Banyak warga Batam memilih untuk merayakan Lebaran di kampung halaman, termasuk dengan membawa kendaraan pribadi.

Otoritas Bea Cukai Batam memberikan kemudahan bagi pemilik mobil untuk membawa kendaraannya keluar dari Batam dengan syarat tertentu.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk kendaraan roda dua serta kendaraan berpelat hijau atau yang memiliki huruf X, Z, V, atau U (kendaraan CBU).

Menurut Evi Octavia, dari Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, pemilik kendaraan harus memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:

• Mencantumkan lokasi tujuan dan alasan pengeluaran kendaraan.
• Menyertakan dokumen kendaraan:
• Foto kendaraan
• KTP pemilik
• STNK dan BPKB (atau surat keterangan leasing jika kredit)
• NPWP dan SIM

Jika semua syarat terpenuhi, pemohon dapat mengajukan permohonan melalui bit.ly/PengeluaranSementaraKBM dan menyerahkan dokumen hardcopy ke Kantor Bea Cukai Batu Ampar.

Pemohon wajib menyetor jaminan tunai sebesar PPN terutang, sesuai dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang dikeluarkan Dispenda Kepri.

Selengkapnya hanya di
https://batam.inews.id/read/565763/mau-mudik-bawa-mobil-dari-batam-ini-syarat-dan-prosedurnya

Warga Kabupaten Lingga, khususnya di Dabo Singkep, mulai bersiap merayakan malam Tujuh Likur, tradisi yang telah menjadi...
07/03/2025

Warga Kabupaten Lingga, khususnya di Dabo Singkep, mulai bersiap merayakan malam Tujuh Likur, tradisi yang telah menjadi bagian dari budaya setempat.

Perayaan yang jatuh pada malam ke-27 Ramadan ini selalu dinanti dengan antusiasme tinggi, terutama di Kabupaten Lingga, yanh dikenal sebagai Bunda Tanah Melayu.

Pada malam tersebut, ribuan lampu colok atau pelita akan menerangi gerbang-gerbang perkampungan, menciptakan pemandangan yang memukau.

Salah satu lokasi yang tengah mempersiapkan perayaan ini adalah Sekop Darat, Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep.

Di tahun 2025, warga setempat bergotong-royong membangun gerbang lampu colok yang lebih besar dan megah dibandingkan tahun sebelumnya.

Okta Adisaputra, seorang pemuda Dabo Singkep, mengungkapkan bahwa tahun ini mereka menargetkan pemasangan 10 ribu lampu colok.

“Pada tahun sebelumnya, kami hanya membuat 6 ribu lampu colok dengan empat gerbang. Tahun ini, kami mengusung konsep tiga dimensi yang lebih artistik,” ujar Okta dengan penuh semangat.

Selengkapnya hanya di
https://batam.inews.id/read/565812/10-ribu-lampu-colok-siap-semarakkan-malam-tujuh-likur-di-dabo-singkep

Kamis, 6 Januari 2025, menjadi hari yang tak terlupakan bagi Gusnahari (65). Pria yang berprofesi sebagai hakim di Penga...
07/03/2025

Kamis, 6 Januari 2025, menjadi hari yang tak terlupakan bagi Gusnahari (65). Pria yang berprofesi sebagai hakim di Pengadilan Agama Batam, Kep**auan Riau itu, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat hendak berangkat bekerja.

Beruntung, serangan dengan parang tersebut hanya mengenai tangannya, sehingga nyawanya selamat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.10 WIB di Perumahan Cipta Garden, Sekupang.

Pagi itu, Gusnahari terpaksa memarkir mobilnya jauh dari rumah karena ada tetangganya yang menggelar acara kemalangan dan mendirikan tenda. Mobilnya pun diparkir di gerbang perumahan, sekitar 100 meter dari rumah.

Namun, saat hendak membuka pintu mobil, tiba-tiba seorang pria datang dari belakang dan langsung membacoknya. Parang tajam mengenai tangan kanannya, membuat darah segar mengucur.

"Saya langsung teriak minta tolong, tapi mungkin karena masih pagi, tidak ada orang," kenangnya.

Gusnahari terus berteriak, sementara pelaku yang panik segera menyembunyikan parang di balik jaketnya dan melarikan diri.

"Beberapa meter dari lokasi, sudah ada seseorang yang menunggunya dengan motor. Saya tidak tahu apakah itu temannya atau tukang ojek, yang jelas memakai jaket ojek online," ujarnya.

Merasa khawatir pelaku akan kembali, Gusnahari langsung masuk ke dalam mobil dan mencari pertolongan. Ia bergegas ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Sekupang.

Akibat serangan itu, ia mendapatkan empat jahitan di lengan kanannya, yang kini masih terbalut perban dan mengalami pembengkakan.

Selengkapnya hanya di
https://batam.inews.id/read/565937/cerita-hakim-pengadilan-agama-batam-dibacok-otk-selamat-dengan-luka-di-tangan

Address

Jalan Hangtuah Ujung Tenayan Raya
Pekanbaru

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when INews Riau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share