Riau Pos

Riau Pos Riau Pos is newspaper in media group or member of Jawa Pos and focus operation in Riau - Sumatra. The Largest Media of Sumatera

Informasi dan Keluhan Pelanggan Koran Riau Pos 0823 8440 9900

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) membantah eksepsi atau perlawanan atas dakwaan terhadap Rida K Liams...
12/08/2026

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) membantah eksepsi atau perlawanan atas dakwaan terhadap Rida K Liamsi yang dibacakan pada sidang sebelumnya.

JPU Rita Octavera dan Edy Prabudy pada sidang tanggapan terhadap eksepsi di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (12/8/2026), meminta majelis hakim yang mengadili perkara ini menolak ekspesi tersebut.

JPU pada pokoknya menyatakan, bahwa dakwaan telah memenuhi ketentuan Pasal 143 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

JPU menekankan surat dakwaan sudah disusun secara cermat dengan seutuhnya, sepenuhnya. Maka dalil kuasa hukum Rida yang menyebutkan bahwa surat dakwaan disusun tidak cermat tidak tepat dan selayaknya dikesampingkan.

"Jaksa Penuntut Umum dalam membuat surat dakwaan berisi hari, tanggal, uraian secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang dilanggar," ujar JPU Edy Prabudy.

JPU juga menyatakan pengertian mengenai cermat, jelas dan lengkap yang berkembang dalam praktik peradilan yang dipengaruhi oleh doktrin-doktrin hukum pidana, bahwa apa yang telah disampaikan oleh penasihat hukum terdakwa tersebut sudah memasuki materi pokok perkara.

"Maka dari itu kami memohon Yang Mulai Majelis Hakim yang mengadili perkara ini menolak eksepsi dari penasihat hukum terdakwa. Melanjutkan pemeriksaan ini," ujar JPU.

Setelah pembacaan tanggapan terhadap eksepsi Kuasa Hukum Rida K Liamsi, Majelis Hakim yang dipimpin Jonson FE Sirait, didampingi Hakim Anggota Makmur Pakpahan dan Asraruddin Anwar tidak langsung ambil putusan.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/riau/2608120054/bantah-eksepsi-rida-jpu-minta-hakim-lanjut-ke-tahap-pembuktian?page=all

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Penyidik Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, menetapkan dua orang sebagai tersangka d...
12/08/2026

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Penyidik Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis.

Keduanya masing-masing berinisial MK dan DJ. Mereka diduga mengelola dan menguasai kebun kelapa sawit yang berada di areal lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL), di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil.

Kebakaran di lokasi tersebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan pengecekan awal, areal yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare.

Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Subdit IV Tipidter melakukan serangkaian pengecekan dan pendalaman di lokasi kejadian.

Penyidik menemukan sejumlah fakta awal yang kini menjadi bagian dari proses pembuktian perkara. "Di lokasi, ditemukan tanaman kelapa sawit yang dikelola masyarakat serta sebuah pondok yang berkaitan dengan salah satu tersangka," kata Ade Kuncoro, Rabu (12/8/2026).

Penyidik juga mendapatkan informasi mengenai adanya aktivitas alat berat sebelum kebakaran terjadi. Alat berat tersebut diduga digunakan untuk membersihkan semak belukar di areal yang dikelola tersangka tersebut.

Meski demikian, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa secara menyeluruh. Termasuk aktivitas yang dilakukan sebelum kebakaran, sumber dan penyebab munculnya api, status serta penguasaan lahan hingga dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/bengkalis/2608120050/kawasan-bernilai-konservasi-tinggi-di-bengkalis-terbakar-polisi-tetapkan-dua-tersangka

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Gawat! Sungai Kuantan terus mengalami Pendangkalan sejak Juli 2026. Bahkan sekarang, hasil ...
12/08/2026

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Gawat! Sungai Kuantan terus mengalami Pendangkalan sejak Juli 2026. Bahkan sekarang, hasil pengecekan kedalaman yang dilakukan oleh BPBD Kuansing, kedalaman Sungai Kuantan kini hanya 2,5 meter.

Sementara gelombang Elnino dan musim kemarau masih berlangsung lama. "Benar. Sungai Kuantan dua bulan ini terus mengalami pendangkalan. Bahkan sekarang kedalaman hanya 2,5 meter," ujar Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Bencana, Koko Mahyudi, Rabu (12/8/2026).

Koko Mahyudi menyebutkan, saat ini gelombang Elnino dan musim kemarau masih berlangsung. Sehingga intensitas curah hujan pun rendah.

Untuk Narosa, ketinggian sungai Kuantan lebih kurang 2,5 meter. Bahkan ada yang sudah setinggi dada orang dewasa. Hanya di tempat-tempat tertentu yang masih dalam.

"Sekarang, termasuk parah dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu saja, kedalaman air Sungai Kuantan di bulan yang sama masih 3 meter," ujarnya. Dari perkiraan BMKG Riau, Elnino dan musim kemarau diperkirakan sampai akhir September 2026.

Selain Sungai Kuantan yang terus mengalami pendangkalan, Elnino dan kemarau juga mulai berdampak pada sarana air bersih seperti sumur warga yang mulai mengalami kekeringan akibat kemarau yang terjadi.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/kuansing/2608120044/gawat-sungai-kuantan-mengalami-pendangkalan-kedalaman-cuma-25-meter

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai m...
12/08/2026

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menghadapi persoalan serius. Dari 12 desa yang dijadwalkan mengikuti Pilkades 2026, empat desa belum memenuhi syarat minimal jumlah bakal calon kepala desa (bacakades).

Bahkan, di dua desa yakni Desa Tanjung Medang dan Desa Dwitunggal, tidak ada satu pun bacakades yang mendaftarkan diri hingga batas akhir pendaftaran pada Jumat (7/8/2026).

Sementara di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi, dan Desa Tanjung Kulim, Kecamatan Merbau, masing-masing hanya terdapat satu orang bacakades yang mendaftar. Kondisi tersebut membuat tahapan Pilkades di empat desa itu belum bisa dilanjutkan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kepulauan Meranti, Aminullah, mengatakan perpanjangan masa pendaftaran dilakukan karena jumlah pendaftar belum memenuhi ketentuan minimal.

“Di Desa Tanjung Medang dan Dwitunggal tidak ada satupun bacakades yang mendaftar. Sedangkan di Desa Insit dan Tanjung Kulim hanya satu orang bacakades yang mendaftar. Sehingga harus diperpanjang kembali masa pendaftarannya,” ungkap Aminullah kepada Riau Pos, Selasa (10/8/2026) sore.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/kepulauan-meranti/2608120034/empat-desa-di-meranti-krisis-calon-kades-pendaftaran-terpaksa-diperpanjang

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Rangkaian kompetisi basket pelajar bergengsi Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2...
12/08/2026

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Rangkaian kompetisi basket pelajar bergengsi Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Bangkinang Series, resmi dimulai. Sebanyak 15 tim yang terdiri dari 8 tim putra dan 7 tim putri dari Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) siap memperebutkan gelar juara pada ajang yang diawali dengan technical meeting (TM) dan pengundian (drawing) di Hall A Sport Centre Bangkinang, Selasa (11/8).

​Seluruh laga akan berlangsung selama empat hari, mulai 12-15 Agustus 2026 di lokasi yang sama dengan menggunakan sistem gugur.

​Koordinator Event Riau Pos-HSBL 2026 Agus Syuhada menjelaskan, technical meeting digelar untuk menyosialisasikan regulasi pertandingan basket putra-putri, aturan dance competition, hingga mekanisme penilaian kategori Most Favorite School bagi suporter.

“Persiapan sampai hari ini sudah 90 persen rampung. Kami menggelar technical meeting untuk pembacaan regulasi serta pengundian drawing guna menentukan peta persaingan dan lawan masing-masing tim,” ujar Agus.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/olahraga/2608120036/laga-pembuka-sman-2-bangkinang-tantang-sman-1-tandun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menghadirkan...
12/08/2026

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menghadirkan promo “Semangat Kemerdekaan” melalui BRKS Mobile.

Bekerja sama dengan Telkomsel dan Finnet, BRK Syariah memberikan tambahan pulsa Rp17.000 bagi nasabah yang membeli Paket Spesial Telkomsel senilai Rp200.000 melalui BRKS Mobile.

Promo ini berlaku selama 17–31 Agustus 2026, sekaligus menjadi bentuk apresiasi BRK Syariah kepada nasabah serta mendorong pemanfaatan layanan perbankan digital untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/ekonomi/2608120027/rayakan-hut-ri-brk-syariah-beri-bonus-pulsa-rp17-ribu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pagi ini, Rabu (12/8/2026) masyarakat Kota Pekanbaru mulai mengeluh aroma asap bekas kebakaran ...
12/08/2026

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pagi ini, Rabu (12/8/2026) masyarakat Kota Pekanbaru mulai mengeluh aroma asap bekas kebakaran yang menyelimuti Kota Pekanbaru.

Pantauan Riaupos.co, terlihat sejumlah gedung pencakar langit mulai diselimuti kabut tipis yang membuat jarak pandang terhadap gedung-gedung diruas jalan protokol berkurang.

Masyarakat yang beraktivitas diluar ruangan juga sudah mulai menggunakan masker karena bau asap yang mulai menganggu saluran pernafasan.

Menurut salah seorang warga, Kharen mengaku sejak pukul 07.00 WIB, dirinya sudah mengeluhkan bau asap yang membuat saluran pernapasan terganggu.

"Sudah bau asap Pekanbaru. Sakit tenggorokan pas pagi tadi mau sekolah," ucapnya.

Sementara itu, menurut Forecaster On Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Putri Santy S, kondisi saat ini masih haze (udara kabur) yang merupakan fenomena atmosfer saat jarak pandang berkurang akibat partikel mikroskopis kering, debu, atau uap air yang melayang di udara.

Berbeda dari kabut asap pekat akibat kebakaran lahan, haze sering kali bersifat alami karena kelembapan atau kondisi cuaca lokal yang stabil.

"Dari observasi di stamet, terpantau kondisi visibility berkurang karena faktor haze, kekaburan udara akibat parikel kering yang mengambang dipermukaan," katanya.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/riau/2608120023/pekanbaru-mulai-diselimuti-kabut-tipis-hot-spot-riau-menurun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Awal pekan ini perbaikan Jalan Teratai di Kecamatan Senapelan mulai memasuki tahap penimbunan p...
12/08/2026

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Awal pekan ini perbaikan Jalan Teratai di Kecamatan Senapelan mulai memasuki tahap penimbunan pasir dan batu (sirtu) untuk pelapisan ulang aspal. Meski proses perbaikan terus berjalan, pedagang yang berjualan di pinggir jalan tersebut enggan pindah ke lokasi lain. Sementara, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan para pedagang harus pindah ke lokasi lain dan tidak diperbolehkan berjualan di pinggir Jalan Teratai baik saat proses perbaikan maupun usai perbaikan jalan.

Pantauan Riau Pos, Selasa (11/8), terlihat sejumlah alat berat diturunkan untuk membantu proses penimbunan sirtu di ruas jalan tersebut. Sementara bagian drainase di kiri dan kanan ruas jalan juga sudah mulai dikeruk. Air kotor berwarna hitam pekat dan berbau amis mengalir ke badan jalan yang rusak parah dan belum dilakukan penimbunan. Sementara itu, masih banyak pedagang yang tetap bertahan menggunakan bahu jalan dan trotoar sebagai lokasi berjualan. Mereka enggan pindah ke lokasi pasar yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

Seorang pedagang, Rani, mengaku ia akan tetap bertahan meskipun saat ini sejumlah alat berat mulai dioperasikan untuk melakukan perbaikan ruas jalan dan drainase di kawasan tersebut. Ia berdalih tidak ingin pindah karena takut tidak ada pembeli yang berbelanja di kawasan pasar yang ditentukan pemko sehingga dapat mengurangi pemasukkannya.

”Kami di sini cuma cari makan, bukan meminta-minta. Kalau kami pindah ke pasar itu, nanti tidak ada yang mau datang. Karena banyak pasar tumpah yang berjualan barang sama yang akan dipilih pembeli. Tak apa lah kami menepi saja dulu jualannya. Biar petugas yang memperbaiki jalan bisa segera menyelesaikan perbaikan jalan dan drainase,” ucapnya.

Di sisi lain, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa para pedagang tidak boleh kembali berjualan di sepanjang Jalan Teratai begitu jalan selesai diperbaiki. Ia menyebut bahwa para pedagang mesti memahami bahwa lokasi tersebut adalah jalan umum.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/pekanbaru/2608120020/wako-tegaskan-pedagang-harus-pindah-pasar-higienis-bakal-direnovasi

BUKITRAYA (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan lalu-lintas tunggal kembali merenggut korban jiwa di Kota Pekanbaru. Seorang remaja ...
12/08/2026

BUKITRAYA (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan lalu-lintas tunggal kembali merenggut korban jiwa di Kota Pekanbaru. Seorang remaja berusia 18 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarai­nya hilang kendali dan menabrak median jalan di pangkal jembatan layang atau flyover Jalan Jenderal Sudirman simpang Jalan Imam Munandar, Kecamatan Bukitraya, Selasa (11/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

Korban diketahui bernama Ahmad Zidan Arzaki (18), warga Temusai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi dari arah Utara menuju Selatan di Jalan Jenderal Sudirman jalur Timur.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio BW Wicaksana membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika korban melintasi kawasan pangkal flyover yang merupakan tikungan ke kiri.

”Sepeda motor tanpa nomor polisi yang dikendarai Ahmad Zidan Arzaki bergerak dari arah Utara menuju Selatan. Sesampainya di pangkal jembatan flyover Imam Munandar, pada tikungan ke kiri, kendaraan hilang kendali mengarah ke kanan dan menabrak tembok median tengah,” ujar Kompol Satrio.

Benturan keras membuat korban terpental dari sepeda motornya hingga menghantam tiang lampu penerangan jalan yang berada di median pembatas jalan. Akibatnya, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan wajah.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/pekanbaru/2608120018/pengendara-motor-tewas-di-flyover

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Mo­nyet ekor panjang yang diduga menyerang sejumlah warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten I...
12/08/2026

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Mo­nyet ekor panjang yang diduga menyerang sejumlah warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih menjalani observasi selama 14 hari. Hasil rapid test menyatakan sejumlah penyakit zoonosis negatif. Namun, hingga Selasa (11/8) belum dapat dipastikan sebagai monyet yang menyerang warga.

Kepala Dinas Pema­dam Kebakaran dan Pe­nyelamatan (PKP) Inhil, Junaidi Ismail mengatakan satwa yang ditangkap kini berada di kandang karantina Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Pekanbaru.

Nafsu makan satwa juga baik dengan perilaku Monyet tersebut dalam kondisi normal. Nafsu makan juga baik dengan perilaku aktif dan agresif.

“Satwa sudah dipindahkan ke kandang karantina. Nafsu makannya baik, perilakunya aktif dan agresif, sementara kondisi feses juga normal,” ujar Junaidi, Senin (10/8).

Menurutnya, BBKSDA Riau telah mengambil sampel darah untuk pemeriksaan sejumlah penyakit zoonosis, yakni tuberkulosis (TB), herpes, dan hepatitis. Berdasarkan hasil rapid test hingga 9 Agustus, seluruh pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil negatif. “Semua negatif,” jelasnya.

Meski demikian, hasil tersebut belum mengakhiri pemeriksaan terhadap satwa. Monyet masih harus menjalani observasi selama 14 hari, terutama untuk melihat kondisi dan perilakunya serta kemungkinan munculnya gejala rabies.

“Observasi masih dilakukan selama 14 hari ke depan. Ini untuk melihat kondisi dan perilaku satwa, terutama terkait kemungkinan rabies,” katanya.

>>Selengkapnya baca di https://riaupos.jawapos.com/indragiri-hilir/2608120009/monyet-diduga-penyerang-warga-tembilahan-masih-diobservasi

Address

Jalan HR Soebrantas Km 10. 5 Tampan Kota Pekanbaru Provinsi
Pekanbaru
28294

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Riau Pos posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Riau Pos:

Shortcuts

Share

Category