Belik hits

Belik hits Kami ada Ketika kegembiraan, tragedi, peristiwa yang tersembunyi harus di ketahui. Panjang bukan berarti membosankan. Pendek tidak berarti dangkal.
(1)

Panjang pendek bukanlah rumus. Panjang pendek bukanlah kungkungan. Panjang dan pendek hanyalah sebuah format penyampaian. Sebuah pilihan. Dangkal dan membosankan adalah cermin ketidaktrampilan penyampainya. Bukan karena formatnya. Karenanya berita kami bisa panjang dan bisa pendek. Sama seperti dengan pilihan kami untuk tidak sekadar menggunakan semata kata-kata untuk menyampaikan berita. Grafis,

foto, dan video adalah juga alat kami. Semua bisa saling berdiri sendiri bercerita sekaligus saling melengkapi sebagai sebuah kesatuan. Kami tak hendak menjadi hakim. Tak hendak p**a menjadi algojo. Niatan kami hanyalah mengungkapkan fakta secara apa adanya. Membilasnya dari bias. Kami ada semata karena kepekaan. Ketika sebuah peristiwa, sebuah perkara, layak untuk disampaikan, menarik, dan sebisa mungkin membuka wawasan. Ketika kegembiraan, tragedi, yang tersembunyi, dan yang terbuka perlu untuk diketahui. Kami hadir untuk mengabarkan.

22/05/2026

Berawal dari Ngidam Bakpia, Kini Jadi Usaha Rumahan yang Laris.😊

📹Desa Bulakan

20/05/2026

WIS umume bada aji akeh bocah sunat.

19/05/2026

Lima Warga Randudongkal Korban Dugaan Penipuan Kerja di Kalimantan Akhirnya Pulang Kampung

Randudongkal – Setelah sebelumnya diberitakan adanya warga Randudongkal yang diduga menjadi korban penipuan kerja oleh seorang mandor dengan iming-iming gaji besar di Kalimantan, kini lima orang korban akhirnya berhasil kembali ke kampung halaman. Kep**angan mereka disebut mendapat bantuan dari Erlangga Firera atau yang akrab disapa Angga.

Hari ini, kelima korban mendatangi kediaman Angga di Blok Ranjaya, Randudongkal, untuk bersilaturahmi sekaligus mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada mereka.

Salah satu korban, Agus alias Lele, menceritakan awal mula dirinya bersama rekan-rekannya berangkat ke Kalimantan karena tergiur tawaran pekerjaan di tambang emas dengan janji penghasilan besar.

“Awalnya saya ditawari teman untuk kerja di tambang emas dengan sistem upah 30/70 persen, 30 persen untuk pekerja dan 70 persen untuk perusahaan. Tapi kenyataannya kami sama sekali tidak diberi upah walaupun sudah bekerja selama satu bulan,” ujar Lele.

Lele menjelaskan, awalnya terdapat tujuh orang yang berangkat bersama menuju Kalimantan. Namun dalam kondisi sulit yang mereka alami, dua orang memilih pergi ke Pontianak untuk mencari batu loncatan agar bisa bertahan hidup dan mencari jalan p**ang.

“Saya bersama lima teman lainnya memilih kabur dari lokasi kerja. Kami berjalan kaki sampai ke pelabuhan selama tiga hari,” lanjutnya.

Sementara itu, Erlangga Firera mengatakan dirinya awalnya mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal. Setelah mengetahui kondisi Agus Lele dan rekan-rekannya, dirinya langsung berupaya membantu kep**angan mereka.

“Ya awalnya saya nggak tahu ada nomor baru masuk. Setelah Agus Lele menjelaskan, akhirnya saya menghubungi beberapa teman saya, salah satunya Mas Hendra dari Walangsanga. Alhamdulillah akhirnya kami bisa transfer untuk membantu kep**angan mereka,” ujar Angga.

Angga juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar daerah yang menjanjikan penghasilan besar.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu mengecek legalitas perusahaan jika ada tawaran pekerjaan, supaya tidak terjadi hal serupa,” pungkasnya.

17/05/2026

Belik menyapa

📹Cemongmaniss

16/05/2026

“Diduga akibat korsleting listrik, sebuah SD di Mandiraja, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, mengalami kebakaran. Warga sekitar tampak berkerumun di lokasi kejadian. Belum diketahui pasti penyebab dan jumlah kerugian akibat peristiwa tersebut.”

Address

Pemalang
52356

Telephone

+82328128467

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Belik hits posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Belik hits:

Share