Syasya Shopee Affiliate

Syasya Shopee Affiliate Mari perbanyak baca novel kita
Semangat bantu like ya

yuk yg mau pemasangan bulu mata wilayah sibolga pandan bisa ya
15/08/2024

yuk yg mau pemasangan bulu mata
wilayah sibolga pandan bisa ya




15/08/2024

yuk bantu utk pemula




14/08/2024
selamat siang bunda bantu sport mama syasya ya đź«°
14/08/2024

selamat siang bunda
bantu sport mama syasya ya đź«°

MARBOT ITU TERNYATA  SULTANPART 2Penulis Naya RNovel sudah tamat di KBM APP “Sudah sampai.” Fahri menghentikan mobil di ...
23/12/2023

MARBOT ITU TERNYATA SULTAN
PART 2

Penulis Naya R
Novel sudah tamat di KBM APP

“Sudah sampai.” Fahri menghentikan mobil di parkiran sebuah kafe. Mobil dan motor terlihat memenuhi area parkiran.

“Aku tunggu di sini.”

“Nggak usah, aku pulang dengan teman nanti.”

Tetapi, sepertinya Fahri tidak menerima penolakan Amara. Dimundurkannya kursi yang didudukinya ke belakang dan diturunkannya sandaran kursi. Tanpa mengatakan apa-apa lagi laki-laki itu membaringkan tubuhnya dengan santai.

Amara memandang semua itu dengan perasaan kesal setengah mati. Baru dua hari mereka menikah, dan bukan ia yang berhasil membuat laki-laki itu makan hati atau sesak napas. Tetapi, laki-laki itulah yang telah mampu membuat ia menjadi sulit bernapas.

Amara melangkah meninggalkan mobil menuju kafe. Acara sore ini adalah acara ultahnya Angga. Laki-laki tajir itu mengundang mereka satu kelas untuk makan di sini. Laki-laki yang juga telah sekian lama mengejar cinta Amara. Meski Amara tidak pernah menerima cintanya, tetapi, laki-laki itu tidak pernah menyerah.

Di dalam kafe sudah berkumpul semua teman sekelasnya. Amara langsung disambut dengan pelukan hangat teman-temannya.

Ternyata masing-masing telah memesan makanan dan minuman, meski Angga belum datang. Amara pun mengikuti teman-temannya, memesan makanan dan minuman yang disukainya.

Hampir satu jam mereka menunggu sambil makan, minum, yang diwarnai dengan gelak tawa, namun, Angga yang ditunggu belum juga menampakkan batang hidungnya. Beberapa orang telah mencoba menghubungi ponselnya, tetapi, ponselnya mati dan tidak bisa dihubungi. Semua yang hadir sudah mulai resah. Tidak biasanya Angga seperti ini.

Dan apesnya, para cowok yang biasanya selalu rebutan buat mentraktir, tidak satupun yang hadir. Seperti semua telah kompak untuk berhalangan. Sementara jumlah mereka tidak sedikit.

Ada 28 orang yang telah makan dan minum dengan sesuka hati mereka. Karena biasanya memang begitu. Angga akan mempersilakan semua teman-temannya untuk m

BUKAN ANAK HARAMPart 3Amadeus Mozart. Sejak orang tuanya bercerai, dia dipanggil Mo oleh sang ibu. Seorang arsitek muda ...
23/12/2023

BUKAN ANAK HARAM

Part 3

Amadeus Mozart. Sejak orang tuanya bercerai, dia dipanggil Mo oleh sang ibu. Seorang arsitek muda yang dua tahun belakangan mendirikan kantornya sendiri. Studionya bernama RuangNyaman. Berdiri di sebuah bangunan artistik yang cantik di salah satu sudut Jakarta.

Pukul sebelas pagi, Mo bersama anak buahnya ada janji bertemu klien di sebuah kafe di daerah Cilandak. Minggu lalu dia hampir kehilangan proyek desain untuk pembangunan coffee shop ini. Kliennya seorang wanita tua yang ingin menghadiahkan tempat usaha tersebut untuk cucunya yang baru wisuda S2.

Desain yang diusulkan David--anak buah Mo--tidak disukai wanita tua tersebut. Katanya terlalu 'rame'. Klien lantas berubah pikiran, menginginkan kesan yang lebih kalem. Perubahan raut muka David yang terkejut, ditangkap perempuan tua itu sebagai sikap yang kurang bisa menerima aspirasi.

"Di meeting pertama kan klien bilang si cucu maunya coffee shop yang punya kesan ceria dan kreatif gitu. Jadi gue bikin dua desain, yang satu bernuansa retro, satunya ala-ala Santorini, putih-putih biru gitu. Lah, ditolak semuanya, Mas!" keluh David beberapa hari lalu, di meja rapat RuangNyaman.

Akhirnya Mo harus turun tangan langsung untuk meeting dengan wanita tersebut. Dan di sinilah dia kini berada.

Ketika tiba di hadapan klien, wanita tua itu justru lekat-lekat memandang Mo. Bibirnya tersenyum, matanya berbinar teduh. Tangannya meraih wajah Mo yang terpahat tampan.

"Namamu siapa, Le? Ngganteng banget, anaknya siapa ini?" tutur perempuan itu masih mengusap p**i Mo, membuat Mo tersenyum malu lantas menunduk.

"Salam kenal, saya Mo dari RuangNyaman. Ini David, Ibu sudah pernah ketemu sebelumnya, benar?"

Perempuan itu tersenyum menyambut uluran tangan Mo. Namun, ketika menatap David yang rambut gondrongnya diikat tidak rapi, dia langsung melengos. Tampak masih menyimpan dendam kesumat dengan arsitek muda itu.

"Mo? Namanya lucu. Salam kenal, nama eyang Wulan Ndari, tapi Nak Mo panggil Eyang saja. Silaka

Address

Pematangsiantar

Telephone

+82161590850

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Syasya Shopee Affiliate posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share