Alpi Samawa

Alpi Samawa Cinta adalah sebuah anugerah yang Allah SWT berikan pd setiap hati makhluknya. Sebagai manusia yg me Ikuti ajaran Rasulullah SAW dan menjauhi larangannya.

Cinta adalah sebuah anugerah yang Allah SWT berikan pada setiap hati makhluknya. Sebagai manusia yang memiliki akal, kita harus bisa menempatkan cinta itu pada Allah SWT dan manusia yang tepat, manusia yang dapat membimbing kita meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat, yaitu Rasulullah SAW. Lalu bagaimanakah cara kita agar dapat mencintai Rasulullah SAW sepenuh hati? Berikut adalah cara mencint

ai beliau sesuai syari’at Islam serta mencontoh para salaf ash-sholih:

Tauhidkan (Esa-kan) Allah. Rasulullah SAW diutus Allah SWT untuk menyeru kita kembali meyakini bahwa Allah adalah satu dan melarang kita mendekati syirik. Dengan tauhid yang kuat dalam dada kita, insya Allah kita akan mudah mendekatkan pada ajaran beliau. Manusia akan selalu taat kepada orang yang dicintainya. Begitu juga orang yang mencintai Rasulullah SAW yang mulia, ia akan selalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti jejak beliau, bersegera mewujudkan teladannya dan bersegera menjahui larangannya. Perbanyaklah shalawat dan salam kepada Rasulullah SAW. Bershalawat kepadanya memliki berbagai faedah dan manfaat diantaranya dapat mendatangkan kebajikan, dikabulkannya berbagai do’a, mendapatkan syafa’at, mendatangkan shalawat Allah atas hambanya, dan selamat dari kebakhilan. Bencilah orang yang Allah dan Rasul-Nya benci, musuhi orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, jauhi orang yang menyalahi sunnahnya, serta bencilah semua perkara yang menyalahi Syariat. Cintailah orang-0rang yang dicintai Rasulullah SAW. Rasulullah SAW sangat mencintai isteri-isterinya, keluarganya, sahabat-sahabatnya dan seluruh umat Islam yang berpegang teguh pada ajarannya, maka cintailah p**a mereka semua. Benarkan dan yakinilah berita-berita yang beliau sampaikan. Laksanakan ibadah kepada Allah dengan tata-cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW, tanpa ditambah-tambah ataupun dikurangi
Cintailah beliau SAW melebihi kecintaan kepada diri sendiri, keluarga dan seluruh manusia
Belalah selalu ajaran Rasulullah SAW. Cara membela ajaran beliau adalah dengan menghafal, memahami dan mengamalkan hadits-hadits Rasulullah SAW. Hidupkan p**a sunnahnya dan sebarkanlah kepada masyarakat.

12/04/2025
10/04/2025

Suatu hari nanti

16/12/2020
05/12/2020

*PONDASI PERNIKAHAN*

Hari itu Rasulullah saw seperti biasanya bertemu dengan sejumlah sahabat beliau di Msjid Nabawi. Kesempatan itu Rasulullah saw manfaatkan untuk menekankan bahwa pernikahan yang di dasarkan semata karena cinta hanya akan menyenangkan beberapa waktu, karena acapkali apa yg di namakan cinta bukan cinta sejati, melainkan nafsu terselubung yg segera memudar.

Sedangkan pernikahan yg didasarkan harta akan dapat menyengsarakan pada sebagian besar masa, karena tiada yg dapat menjamin kesinambugan harta. Dan, hanya pernikahan yg brdasarkan kesamaan agama dan pandangan hidup yg akan membahagiakan sepanjang masa. Ini karena tuntunan agama langgeng melintasi batas usia manusia, dan padangan hidup akan menyertai manusia sepanjang hidupnya. Nabi saw berpesan :

_"Siapa yg mengawini seorang perempuan karena kemuliaannya, Allah tidak menambah baginya kecuali kehinaan. Siapa yg mengawininya karena hartanya, Allah tidak akan menambah untuknya kecuali kemiskinan. Dan, siapa yg mengawini seorang perempuan dan tidak menghendaki perkawinan itu kecuali agar terpelihara pandangannya dan terbentengi kemaluannya, serta menghubungkan silaturrahimnya, Allah akan memberktinya melalui perempuan itu dan memberkati perempuan itu melalui dia"_.

Duhai kasih ...
Betapa indahnya pernikahan dilandasi iman.
Bukan sebatas cinta semata.
Beruntunglah kalian yg menikah bukan di karenakan memandang fisik, tahta maupun harta.

Semoga Allah memberkati kalian Dunia dan Akhirat.

"Sumitra Nurjaya"

Medan, 04 Desember 2020.

HUKUM MENUMPANG JARINGAN WIFI.Assalamualaikum Wr. Wb.Saya mau bertanya, bagaimana hukum menggunakan jaringan WiFi saudar...
02/12/2020

HUKUM MENUMPANG JARINGAN WIFI.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya mau bertanya, bagaimana hukum menggunakan jaringan WiFi saudara tanpa izin darinya? Mohon penjelasannya, terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

(Hamba Allah, Bengkulu)

Admin- Wa’alaikumsalam Wr. Wb.
Salah satu hal yang sering terjadi di masyarakat, ada sebagian orang yang secara diam-diam mengakses internet menggunakan jaringan hotspot atau WiFi saudara, teman, tetangga atau orang lain tanpa izin. Hal ini sering kali disebabkan karena pemilik hotspot atau WiFi lupa mengunci jaringan internetnya dengan sandi atau password.

Dalam sudut pandang fikih, perilaku mengakses jaringan internet orang lain tanpa izin diperinci sebagai berikut:

Pertama, apabila seseorang memiliki keyakinan bahwa WiFi tersebut hanya digunakan secara pribadi dan pemilik WiFi tidak rela jika Wifi-nya dimanfaatkan olehnya, maka menggunakan WiFi tersebut hukumnya haram.

Kedua, apabila seseorang memiliki keyakinan atau dugaan kuat bahwa pemilik WiFi rela jika Wifi-nya dimanfaatkan olehnya, maka memanfaatkan WiFi tersebut diperbolehkan meski tanpa sepengetahuan pemilik WiFi.

Hal ini senada dengan Fatwa Imam Ibnu Hajar al-Haitami sebagai berikut:
(وَسُئِلَ) بِمَا لَفْظُهُ هَلْ جَوَازُ الْأَخْذ بِعِلْمِ الرِّضَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ أَمْ مَخْصُوصٌ بِطَعَامِ الضِّيَافَةِ؟ (فَأَجَابَ) بِقَوْلِهِ الَّذِي دَلَّ عَلَيْهِ كَلَامُهُمْ أَنَّهُ غَيْر مَخْصُوصٍ بِذَلِكَ وَصَرَّحُوا بِأَنَّ غَلَبَةَ الظَّنِّ كَالْعِلْمِ فِي ذَلِكَ وَحِينَئِذٍ فَمَتَى غَلَبَ ظَنُّهُ أَنَّ الْمَالِكَ يَسْمَحُ لَهُ بِأَخْذِ شَيْءٍ مُعَيَّنٍ مِنْ مَالِهِ جَازَ لَهُ أَخْذُهُ ثُمَّ إنْ بَانَ خِلَافُ ظَنّه لَزِمَهُ ضَمَانُهُ

“Imam Ibnu Hajar ditanya: Apakah kebolehan mengambil sesuatu dengan keyakinan adanya kerelaan pemilik itu tertentu dalam hal hidangan atau yang lainya? Maka beliau menjawab: Masalah tersebut tidak terkhusus dalam hal hidangan saja. Para Ulama menjelaskan bahwa prasangka kuat itu kapasitasnya sama dengan keyakinan. Untuk itu, apabila seseorang memiliki prasangka kuat bahwa pemilik barang memberikan keluasan untuk mengambil barang miliknya, maka ia boleh mengambilnya. Namun jika sebaliknya, maka ia wajib mengganti rugi.” (Lihat: Ibnu Hajar al-Haitami, Al-Fatawa al-Fiqhiyah al-Kubra, IV/116)Dengan demikian, hukum memanfaatkan jaringan internet hotspot atau WiFi tanpa sepengetahuan pemiliknya tergantung pada adanya dugaan kuat apakah pemiliknya rela ataukah tidak. []WaAllahu a’lam.

*KENDALIKAN SYAHWAT  (NAFSU)*al-Imam al-Ghazali pernah mengatakan dalam kitab Ihyâ’ ‘Ûlûmiddîn: السَّعَادَةُ كُلُّهَا فِ...
28/11/2020

*KENDALIKAN SYAHWAT (NAFSU)*

al-Imam al-Ghazali pernah mengatakan dalam kitab Ihyâ’ ‘Ûlûmiddîn:

السَّعَادَةُ كُلُّهَا فِي أَنْ يَمْلِكَ الرَّجُلُ نَفْسَهُ وَالشَّــقَــاوَةُ فِي أَنْ تَمْـلِـكَـــهُ نَفْـسُــــهُ

*Artinya* : _"Kebahagiaan adalah ketika seseorang mampu menguasai nafsunya. Kesengsaraan adalah saat seseorang dikuiasai nafsunya"_.

Sep**ang dari perang badar, Nabi ﷺ bersabda, “Kalian semua p**ang dari sebuah pertempuran kecil dan bakal menghadapi pertempuran yang lebih besar. Lalu ditanyakan kepada Rasulullah ﷺ, ‘Apakah pertempuran akbar itu, wahai Rasulullah?’ Rasul menjawab, ‘jihad (memerangi) hawa nafsu’.”

Nafsu menjadi musuh paling berat dan berbahaya karena yang dihadapi adalah diri sendiri. Ia menyelinap ke dalam diri hamba yang lalai, lalu memunculkan perilaku-perilaku tercela, seperti ujub, pamer, iri, meremehkan orang lain, dusta, khianat, memakan penghasilan haram, dan seterusnya.

Hal pertama yang penting dilakukan untuk mengendalikan hawa nafsu adalah melalui puasa. Perbanyaklah puasa - puasa sunnah, bila sedang tidak berpuasa, maka sedikitkanlah makan.

Kedua, dengan menyedikitkan tidur. Menyedikitkan tidur berarti bergiat bangun menunaikan shalat malam, memperbanyak dzikir, serta bermunajat kepada Allah, dan kegiatan-kegiatan "berat" lainnya.

Lakukan dengan istiqomah, insya Allah kita akan bisa mengendalikan syahwat (nafsu) serta menjadikan hati kita jernih, sehingga mudah menyerap ilmu.

"Sumitra Nurjaya"

23/11/2020

Address

Perbaungan
20986

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Alpi Samawa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share