Nasaba

Nasaba vidio Dan Toko

25/07/2025

Semoga kalian di lancarkan rezekinya Amiin 🤲

01/01/2024

Ya Allah Lancarkanlah Rezeki Kami 🤲🏻🤲🏻🤲🏻

01/01/2024

Ya Allah Lancarkanlah Rezeki kami Sebagaimana engkau turunkan Air Hujan Turun Dari Langit AAMIIN 🤲🏻🤲🏻🤲🏻

01/01/2024

Gempa bumi 7.4 di jepang bagian barat 1 januari 2024

31/12/2023

pesan Ketua MPU ACEH - Tgk H. Faisa Ali untuk Presiden Indonesia Jokowi

Kalender 2024
31/12/2023

Kalender 2024

Foto 2024
31/12/2023

Foto 2024

31/12/2023

Selamat tahun baru - happy new year

30/12/2023

Tidak bisa di geser jadwal sedikitpun

Memek adalah kudapan khas Pulau Simeulue di Aceh, Indonesia. Makanan ini mirip bubur dan terbuat dari beras ketan dan pi...
22/12/2023

Memek adalah kudapan khas Pulau Simeulue di Aceh, Indonesia. Makanan ini mirip bubur dan terbuat dari beras ketan dan pisang. Memek ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dalam sidang yang digelar di Hotel Millennium Jakarta pada 13-16 Agustus 2019.[1][2][3]

Memek
Memek, hidangan khas Aceh
Memek Nama lain Mamemek
Jenis Bubur
Sajian Hidangan penutup
Tempat asal Indonesia Daerah Aceh
Waktu memasak
60 minutes
Suhu penyajian
Disajikan hangat

Bahan utama
Beras ketan, pisang, santan, gula, dan garam
Makanan ini dibuat dengan menggongseng atau menyangrai beras ketan. Pisang lalu ditumbuk kasar dan dicampur dengan beras ketan, santan, garam, dan gula. Proses ini bisa memakan waktu selama satu jam.[1]

Terdapat dua jenis memek, yaitu "memek basah" dan "memek kering". Memek kering terbuat dari beras gongseng yang dicampur dengan kelapa parut dan gula, sementara memek basah juga dicampur dengan santan.[4]

Asal mula
Walaupun nama makanan ini memiliki konotasi negatif dalam bahasa prokem (slang) Indonesia, nama memek sebenarnya berasal dari kata mamemek dalam bahasa Devayan. Makanan ini diciptakan pada masa pendudukan Jepang, ketika warga berupaya menyembunyikan beras mereka agar tidak disita oleh pasukan pendudukan. Mereka memutuskan untuk tidak memasaknya karena asap hasil pembakaran bisa terlihat oleh tentara Jepang. Beras tersebut dikunyah mentah-mentah dengan buah pisang, dan kunyahan tersebut menghasilkan suara gemeretak yang disebut mamemek. Setelah Jepang pergi dari Simeulue, nama mamemek berubah menjadi memek karena cara pengolahannya telah diganti.[5]

Referensi
Setyadi, Agus. "Memek, Kuliner Khas Simeulue Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia". Detik Food. Diakses tanggal 2019-08-21.
"Memek Simeulue dan 3 Karya Budaya Aceh Lainnya jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia". Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Diakses tanggal 2019-08-21.
"Ada 'Memek' yang Menggoda Lidah di Anjungan Simeulue PKA VII". Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Diakses tanggal 2019-08-21.
"Memek Khas Simeulue Masuk Dalam Warisan Budaya Tak Benda Indonesia". Kumparan. Diakses tanggal 2019-08-21.
"Dekranas Simeulue Minta Nama Memek Tak Dipelintir". Habadaily. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-21. Diakses tanggal 2019-08-21.

20/12/2023

Ya hanana bikbox

20/12/2023

Lagu aceh jameun Budiadari - Bantu Bagikan

Address

Pidie

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nasaba posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nasaba:

Share