JEPA Mandar

JEPA Mandar JEPA Mandar
(jendela peristiwa seputar polewali mandar, Sulawesi Barat)

POLMAN – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu linta...
05/06/2026

POLMAN – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Polewali Mandar melaksanakan kegiatan Commander Wish Pagi di sejumlah titik strategis pada Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh personel Satlantas Polres Polman yang ditempatkan di berbagai persimpangan, kawasan sekolah, pusat aktivitas masyarakat, serta titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Beberapa lokasi pelaksanaan kegiatan di antaranya Traffic Light Pancasila, Persimpangan Primkopol Polres Polman, depan SDN 066 Pekkabata, SMPN 3 Polewali, SMA Negeri 1 Polewali, Pasar Sentral Pekkabata, Persimpangan Jalan Todilaling, Gerbang Kantor Pemda, Kantor Telkom, hingga Persimpangan Kantor DPRD Polewali Mandar.

Melalui kegiatan tersebut, personel Satlantas melakukan pengaturan lalu lintas, membantu penyeberangan pelajar dan masyarakat, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, IPTU Jamaluddin, S.H., M.H., mengatakan bahwa Commander Wish Pagi merupakan salah satu program rutin yang bertujuan untuk memastikan aktivitas masyarakat pada pagi hari berjalan dengan aman dan lancar.

"Commander Wish Pagi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar, terutama pada jam-jam sibuk saat arus kendaraan meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dan gangguan keamanan di jalan raya," ujar IPTU Jamaluddin.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan tidak hanya berfokus pada pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan saat beraktivitas di pagi hari.

"Kami berharap kehadiran anggota Polantas di titik-titik strategis dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama," tambahnya.

Satlantas Polres Polewali Mandar berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran personel di lapangan guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.

(Humas Polres Polman)

Mamuju - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menjamu Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, ...
05/06/2026

Mamuju - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menjamu Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, bersama istri, Ninuk Triyanti Zudan, dalam acara silaturahmi yang digelar di Waterpark Hotel Maleo Mamuju, Kamis malam (4/6/2026).

Kegiatan bertajuk Silaturahmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Bersama Kepala BKN Republik Indonesia tersebut turut dihadiri Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Gubernur Suhardi Duka yang duduk berdampingan dengan Prof. Zudan terlihat berbincang santai sambil mengenang berbagai momen saat Zudan masih menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat.

Diketahui, Prof. Zudan Arif Fakrulloh pernah memimpin Sulawesi Barat sebagai Pj Gubernur selama satu tahun, sejak dilantik pada 12 Mei 2023 hingga berakhir pada 12 Mei 2024.

Keakraban semakin terasa ketika sejumlah kepala OPD secara bergantian menyumbangkan lagu yang menambah suasana santai dan penuh kekeluargaan dalam acara tersebut.

"Pak Prof Zudan ini, Pj Gubernur, datang kembali ke kampungnya sendiri. Tentu kita merasa bahagia dan kita ingin kembali mengenang bersama bawahan-bawahan yang dulu. Akhirnya kita menyanyi dan kita happy-happy malam ini," ujar Gubernur Suhardi Duka.

Saat ditanya mengenai topik pembicaraan yang dibahas selama jamuan makan malam, Suhardi Duka menjawab singkat. "Tentang masa depan Sulbar," katanya.

Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momen untuk mengenang masa-masa kebersamaan saat memimpin Sulawesi Barat sekaligus mempererat hubungan dengan jajaran pemerintah daerah.

"Pak Gubernur ini sahabat lama saya. Dulu kan sering jalan bareng, car free day di sini," ujar Zudan.

Ia mengaku senang bisa kembali bertemu dengan para pejabat dan aparatur yang pernah bekerja bersama selama menjabat sebagai Pj Gubernur Sulbar.

"Terima kasih banyak atas undangannya. Kita mengenang masa-masa dua tahun yang lalu, setahun bersama-sama. Ini merupakan forum untuk membangun masa depan Sulbar seperti yang dikatakan Pak Gubernur dan Pak Sekda," ucapnya.

Zudan bahkan berseloroh ingin kembali melakukan berbagai aktivitas bersama saat berkunjung ke Sulawesi Barat.

"Kalau perlu nanti kita datang lagi main bola lagi," katanya disambut tawa.

Menurut Zudan, hubungan kekeluargaan dan komunikasi yang terjalin antara dirinya dengan Gubernur Sulbar tetap terjaga dengan baik hingga saat ini.

"Dari dulu cair. Dari dulu cair, tidak ada masalah," pungkasnya. (Rls)

04/06/2026

Vonis Korupsi Kredit Bank Sulselbar Polman 😯

04/06/2026

MAJENE – Antusiasme masyarakat Galung Pondang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terlihat begitu tinggi saat menyaksikan pertunjukan rakyat musik tradisional Sayang-Sayang Mandar.

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak memadati lokasi pertunjukan untuk menikmati lantunan syair dan alunan musik khas budaya Mandar yang dibawakan oleh Grup Sayang-Sayang Mandar Assamalewuang dari Polewali Mandar.

Penampilan yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal tersebut berhasil menghibur sekaligus mengajak masyarakat untuk terus melestarikan warisan seni tradisional Mandar agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

POLMAN – Harapan panjang masyarakat Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar untuk memiliki akses penyeb...
04/06/2026

POLMAN – Harapan panjang masyarakat Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih aman dan layak akhirnya mulai terwujud. Ditandai dengan doa bersama dan syukuran sederhana, pembangunan Jembatan Garuda jenis Armco sepanjang 5 meter dan lebar 4 meter resmi dimulai, Kamis (4/6/2026).

Di atas hamparan terpal biru yang digelar di lokasi pembangunan, warga dan personel TNI duduk bersila, memanjatkan doa agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Suasana penuh keakraban itu menjadi simbol kuat semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat pedesaan.

Jembatan yang akan dibangun tersebut menggantikan jembatan kayu yang selama bertahun-tahun menjadi akses utama warga. Meski sederhana, jembatan itu memiliki peran vital sebagai penghubung aktivitas pendidikan, perekonomian, dan kehidupan sosial masyarakat.

Danramil 1402-01/Polewali, Kapten Inf Ahmad Yani, mengatakan pembangunan jembatan Armco tersebut akan dikerjakan secara bersama-sama oleh personel TNI dan masyarakat setempat melalui kegiatan karya bakti.

"Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan jembatan Armco di Desa Kunyi. Jembatan ini nantinya akan menjadi sarana penting bagi masyarakat. Karena itu mari kita kerjakan bersama-sama dengan semangat guyub dan gotong royong. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian," ujarnya.

Menurut Ahmad Yani, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pembangunan menjadi kekuatan utama agar pekerjaan dapat berjalan lebih cepat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Kunyi, Anri, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan pembangunan jembatan yang diberikan kepada desanya. Ia mengatakan doa bersama yang digelar sebelum pekerjaan dimulai merupakan bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan tanpa hambatan.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan jembatan ini. Selama ini masyarakat hanya mengandalkan jembatan kayu yang kondisinya semakin memprihatinkan. Padahal akses ini sangat penting bagi warga, baik untuk membawa hasil kebun maupun bagi anak-anak yang setiap hari melintas menuju sekolah," katanya.

Ia berharap kehadiran jembatan baru tersebut dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.

Pembangunan jembatan Armco di Desa Kunyi merupakan bagian dari program peningkatan konektivitas wilayah yang dilaksanakan TNI bersama masyarakat untuk membuka akses daerah pedesaan dan mendukung kesejahteraan warga.

Di balik tumpukan material pembangunan yang mulai berdatangan, tersimpan harapan besar masyarakat. Sebab bagi warga Desa Kunyi, jembatan bukan sekadar penghubung dua sisi sungai, melainkan jembatan menuju pendidikan yang lebih mudah, perekonomian yang lebih lancar, dan masa depan yang lebih baik.(Zik)

POLMAN – Personel Polsek Tinambung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang nelayan yang dilapo...
04/06/2026

POLMAN – Personel Polsek Tinambung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Desa Tangga Tangga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (4/6/2026).

Korban diketahui bernisial R (57), warga Dusun Ga’de, Desa Tangga Tangga, Kecamatan Tinambung, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Kapolsek Tinambung AKP Ramli, S.Sos., M.Si., mengatakan pihaknya menerima informasi sekitar pukul 10.50 WITA mengenai seorang nelayan yang belum kembali dari aktivitas melaut menggunakan perahu kecil bermesin katinting untuk menangkap ikan layur.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, kami segera memerintahkan personel piket bersama Bhabinkamtibmas untuk mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah kepolisian serta berkoordinasi dengan keluarga dan warga dalam proses pencarian korban,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 10.00 WITA saat masih memancing ikan layur di perairan Desa Tangga Tangga. Ketika korban tak kunjung pulang, pihak keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian menggunakan perahu kecil.

Dalam pencarian tersebut, perahu milik korban ditemukan dalam keadaan kosong di perairan Desa Tangga Tangga.

Tidak lama kemudian, warga memperoleh informasi mengenai penemuan seorang laki-laki tanpa identitas dalam kondisi meninggal dunia di pesisir Pantai Barane, Kabupaten Majene.

Pada pukul 15.00 WITA, tim medis dari Puskesmas Tinambung yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas AKP Ramli.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi. Sebelum berangkat melaut, korban sempat mengeluhkan pusing dan kondisi badan yang kurang sehat, namun tetap memaksakan diri untuk pergi melaut.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dengan menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi.

Kapolsek Tinambung mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas di laut.

“Kami mengingatkan para nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi kesehatan kurang baik. Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar terhindar dari risiko yang dapat membahayakan jiwa,” pungkasnya.

(Humas Polres Polman)

POLMAN - Pemkab Polewali Mandar mulai menyalurkan Gaji ke-13 Tahun Anggaran 2026 bagi seluruh ASN dan PPPK, Total anggar...
04/06/2026

POLMAN - Pemkab Polewali Mandar mulai menyalurkan Gaji ke-13 Tahun Anggaran 2026 bagi seluruh ASN dan PPPK, Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp35,27 miliar yang bersumber dari APBD Polman 2026.

Pembayaran gaji ke-13 merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian, loyalitas, dan kinerja ASN dalam mendukung pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.

Pencairan gaji ke-13 juga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

04/06/2026

MAMUJU - Terduga Pelaku pemukulan terhadap anggota polisi saat pengamanan aksi demonstrasi di depan Kantor BWS Sulawesi Barat akhirnya berhasil ditangkap.

Penangkapan tersebut langsung dipublikasikan lewat konferensi pers yang
dipimpin langsung Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, Rabu (3/6/26) di Aula Polresta Mamuju.
Pelaku berinisial AR diketahui merupakan peserta aksi yang diduga menerima bayaran untuk mengikuti demonstrasi yang berujung ricuh tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi bahwa aksi unjuk rasa tersebut diduga tidak murni sebagai penyampaian aspirasi masyarakat, melainkan digerakkan oleh pihak tertentu yang memiliki kepentingan terkait proyek di lingkungan BWS Sulbar.

Polresta Mamuju menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus tersebut secara menyeluruh dan memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam aksi anarkis yang mengakibatkan anggota polisi menjadi korban dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.(*)

(Video: Istimewa)

MAMUJU - Kapolresta Mamuju Kombes pol Ferdyan Indra Fahmi Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Sa...
03/06/2026

MAMUJU - Kapolresta Mamuju Kombes pol Ferdyan Indra Fahmi Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Saat Pengamanan Demo di Kantor BWS V Sulbar.

Pelaku AR diketahui merupakan peserta demo bayaran saat aksi demonstrasi di depan Kantor BWS Sulbar dan berujung ricuh.

Hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka mengaku bahwa aksi unjuk rasa itu diduga tidak lagi murni sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. Polisi menemukan indikasi adanya pihak ketiga yang memiliki kepentingan tertentu dan diduga menggerakkan massa untuk melakukan tekanan terhadap pihak Balai Wilayah Sungai.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka, aksi ini digerakkan oleh salah satu pengusaha atau kontraktor yang merasa kecewa karena tidak mendapatkan paket pekerjaan atau proyek di Kantor BWS tahun ini,” ungkap Ferdyan.

Kapolresta menjelaskan, kontraktor tersebut diduga memobilisasi kelompok mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat untuk turun melakukan aksi demonstrasi. Tersangka AR sendiri disebut ikut bergabung karena diajak oleh kerabatnya yang memiliki keterkaitan dengan kelompok tersebut.

“Ada indikasi kuat pemberian kompensasi atau pembayaran sejumlah uang dengan nilai tertentu, sekitar Rp100 ribu per orang, agar mereka mau turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, Polresta Mamuju memastikan penyelidikan tidak akan berhenti pada pelaku pemukulan semata. Penyidik kini tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi dalang, penyandang dana, hingga koordinator lapangan yang menggerakkan massa.

Polresta Mamuju menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus tersebut secara menyeluruh dan memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam aksi anarkis yang mengakibatkan anggota polisi menjadi korban dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

(Sumber: Polresta Mamuju)

Address

Polewali

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when JEPA Mandar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to JEPA Mandar:

Share