Media Ponorogo

Media Ponorogo Media Ponorogo Berita seputaran Jawa Timur

03/01/2026

Damkar Musnahkan Sarang Tawon Vespa di Karanglo Kidul

JAMBON, Media Ponorogo – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat memusnahkan sarang tawon Vespa affinis yang meresahkan warga di Dukuh Tengah, Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, Sabtu malam (3/1/2026).
Sarang tawon berukuran cukup besar, yakni sekitar 30 x 50 sentimeter, ditemukan menempel pada pohon Mulwo Gundul setinggi empat meter di area belakang rumah warga bernama Agung. Keberadaan sarang ini sempat memicu kekhawatiran karena banyaknya tawon yang beterbangan di sekitar pemukiman.

Kronologi penemuan, pemilik rumah, Agung, menjelaskan bahwa keberadaan sarang tersebut pertama kali disadari oleh adiknya, Javet. Setelah diamati lebih dekat, menyadari potensi bahaya yang mengintai jika sarang tersebut dibiarkan.
"Saya lihat ternyata sarang tawon. Kemudian kita berinisiatif melaporkan ke Damkar agar segera ditangani sebelum ada yang tersengat," ungkap Agung saat ditemui di lokasi.
Proses Evakuasi Menggunakan Bensin
Menerima laporan tersebut, Tim Rescue Damkar Ponorogo langsung terjun ke lokasi dengan peralatan lengkap. Petugas menggunakan teknik penyumbatan lubang menggunakan kapas yang telah dibasahi bensin. Teknik ini dipilih untuk melumpuhkan tawon di dalam sarang secara cepat tanpa memicu serangan balik.
Petugas Damkar, Karyono, menjelaskan bahwa proses eksekusi dilakukan dengan sangat hati-hati, terutama karena posisi sarang yang berada di ketinggian.
"Kami menutup lubang tawon dengan kapas diberi bensin dengan hati-hati. Agar tawon tidak lari, untung lubangnya hanya satu. Saat pengerjaan, lampu di sekitar lokasi juga sengaja dimatikan agar kondisi gelap dan tawon tidak agresif," terang Karyono.

Empat T**ik dalam Semalam
Ternyata, operasi pemusnahan sarang tawon pada Sabtu malam tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Karyono menambahkan bahwa timnya harus berkeliling ke empat titik berbeda di wilayah Ponorogo untuk menangani laporan serupa.
"Malam ini ada empat lokasi, yakni dua lokasi di Kecamatan Siman, satu di Tegalombo, dan satu di Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon ini," tambahnya.

Imbauan untuk Masyarakat
Pihak Damkar sengaja memilih waktu malam hari untuk melakukan pemusnahan karena sifat alami tawon vespa yang cenderung lebih tenang dan berkumpul di dalam sarang saat gelap. Hal ini meminimalisir risiko tawon menyebar dan menyerang warga sekitar.
Di akhir penanganan, Karyono memberikan peringatan kepada masyarakat mengenai bahaya jenis tawon ini. Ia menegaskan bahwa tawon vespa berbeda dengan lebah madu dan memiliki sengatan yang sangat berbahaya bagi manusia.
"Sarang tawon vespa ini tidak menghasilkan madu, justru berbahaya bagi warga bila sampai menyengat. Kami mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan sarang tawon di lingkungan rumah, jangan mencoba memusnahkan sendiri tanpa alat pelindung diri yang memadai," pungkasnya. (mny)

Simo Mbaurekso MTsN 6 Ponorogo Tampil Spektakuler di HAB Kemenag Kanwil JatimShohibul Bait Monumen Reog Siapkan SDM Maju...
03/01/2026

Simo Mbaurekso MTsN 6 Ponorogo Tampil Spektakuler di HAB Kemenag Kanwil Jatim

Shohibul Bait Monumen Reog Siapkan SDM Majukan Bidang Pariwisata

SAMPUNG, Media Ponorogo - Simo Mbaurekso Group Reog MTsN 6 Ponorogo yang terletak di Desa Sampung sebagai shohibul bait (tuan rumah) kawasan Monumen Reog Ponorogo tertinggi di Indonesia tampil memukau dalam Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur, Sabtu (3/1/2026).

Diberi kepercayaan untuk mewakili Kemenag Kabupaten Ponorogo, Group Reog Simo Mbaurekso menyuguhkan tarian yang tidak hanya menarik, tetapi juga menyematkan cerita sejarah tauladan daerah Bogem dan Bantarangin dengan nuansa Islami yang khas.

Acara ini juga disaksikan langsung Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.

"Alhamdulilah pertunjukan kita berjalan dengan sukses. Kepercayaan yang diberikan ini merupakan bukti kemampuan yang telah kita tunjukkan pada Festival Reog Remaja 2025," ucap Muhadi, Kepala MTsN 6 Ponorogo.

Sebanyak 30 orang terlibat dalam kunjungan ke Surabaya, terdiri dari 20 siswa, pendamping guru, staf, serta tiga pelatih dari Kawulo Bantarangin (Kaba).

Tim melakukan empat kali latihan intensif dan bekerja sama dengan Kaba untuk menyempurnakan gerakan dan make up para penari.

"Banyak siswa kita yang berlatih dan merupakan jebolan sanggar KABA, yang menjadi dasar kepercayaan pada kualitas tampilan kita," jelasnya.

Muhadi juga mengungkapkan harapannya agar ekstrakurikuler Reog terus berkembang dengan ide kreatif baru. Sekaligus mempersiapkan siswa sebagai bagian dari upaya memajukan pariwisata Ponorogo melalui warisan budaya reog.

"Terlebih lagi MTsN 6 Ponorogo ini berada sebagai shohibul bait (tuan rumah) nya area monumen Reyog Ponorogo yang tertinggi terbesar yang tentu kita juga bersiap untuk mempersiapkan SDM nya dalam memajukan bidang pariwisata Ponorogo," pungkasnya. (mas)





Reog Simo Mbaurekso MTsN 6 Ponorogo Tampil Spektakuler di Kanwil Jatim, Muhadi Juara 1 Kepala Madrasah Inspiratif: Kado ...
03/01/2026

Reog Simo Mbaurekso MTsN 6 Ponorogo Tampil Spektakuler di Kanwil Jatim, Muhadi Juara 1 Kepala Madrasah Inspiratif: Kado Emas HAB Kemenag Ke-80

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI: Aisyiyah Ponorogo Tunjukkan Kontribusi Nyata Bagi Bangsa KOTA, Media Ponorogo – Perempua...
02/01/2026

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI: Aisyiyah Ponorogo Tunjukkan Kontribusi Nyata Bagi Bangsa

KOTA, Media Ponorogo – Perempuan-perempuan hebat berkumpul di Restomu, Selasa, 30 Desember 2025 dalam bingkai acara sosialisasi empat pilar MPR RI kerjasama Majelis Permusyawaratan Rakyat RI dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Ponorogo.

Istimewanya, sosialisasi ini dipaparkan sosok perempuan hebat yakni Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (Plt. Setjen MPR RI) Siti Fauziah untuk menguatkan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan guna menjaga persatuan dan harmoni bangsa.

Selain dihadiri jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI, acara ini turut dihadiri bunda-bunda hebat.

Seperti Plt Bupati Ponorogo Hj. Lidyarita SH, Ketua PDA Aisyiyah Ponorogo, Hj. T**i Listyorini, SH serta Ketua Saudagar Perempuan Muslim Indonesia, Dra. Mardiana Indraswati.

Peserta datang dari wilayah Se-Mataraman (Ponorogo, Magetan, Ngawi, Pacitan, Trenggalek) hingga Sragen, termasuk jajaran Pengurus Cabang Aisyiyah (PCA) se-Ponorogo, Amal Usaha Aisyiyah, serta Majelis dan Lembaga PDA Ponorogo.

*Aisyiyah Ponorogo Berikan Kontribusi Nyata dalam Berbagai Bidang*

Sebagai tuan rumah, Hj. T**i Listyorini, SH mengapresiasi sosialisasi ini yang diharapkan menambah wawasan kebangsaan bagi para anggota.

Ia menyampaikan bahwa Aisyiyah Ponorogo memiliki 23 cabang yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo dengan berbagai unit usaha dan layanan yang telah beroperasi.

“Kami memiliki Rumah Sakit Umum Aisyiyah Ponorogo yang kini menjadi favorit masyarakat, 143 taman kanak-kanak, serta sekolah luar biasa (SLB) yang awalnya hanya menangani anak tuna netra dan kini melayani berbagai jenis disabilitas seperti tuna daksa, tuna grahita, tuna wicara, dan tuna rungu,” ujarnya.

Selain itu, Aisyiyah juga mengelola panti asuhan khusus anak disabilitas, Aisyiyah Quranic Boarding School (AQBS) untuk putri jenjang SMP dan SMA yang baru menghuni gedung baru pada Juli 2025, Pos Bantuan Hukum (Posbakum), serta Pusat Layanan Disabilitas (PLD) yang dipercayakan oleh Pimpinan Pusat Aisyiyah.

Prestasi juga terus diraih oleh unit-unit Aisyiyah. Baru-baru ini, AQBS meraih 17 piala dalam Aisyiyah Student Competition (ASCO) se-Indonesia dengan hanya mengirim 10 peserta.

Sementara itu, SLB Aisyiyah Ponorogo meraih juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang School Religious Culture dan akan melaju ke tingkat nasional.

“Rumah Sakit Aisyiyah juga mengembangkan sayap ke Magetan. Serta baru menerima hibah dari Pacitan, semoga dapat menjadi sarana kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Hj. T**i Listyorini, SH.

*Empat Pilar Jadi Solusi Atasi Tantangan Persatuan Bangsa*

Plt Setjen MPR RI Siti Fauziah menegaskan bahwa lemahnya penghayatan nilai keagamaan dan pemahaman agama yang sempit menjadi tantangan serius bagi persatuan bangsa.

Oleh karena itu, penguatan Empat Pilar Kebangsaan – Pancasila, UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika – dinilai sebagai solusi strategis.

“Di beberapa daerah, masih terjadi pemahaman agama yang menyempit, fanatisme kedaerahan, kurangnya penghargaan terhadap keberagaman, lemahnya keteladanan pemimpin, serta penegakan hukum yang belum optimal. Selain itu, pengaruh globalisasi dan media sosial yang bisa menjadi alat pemecah belah juga perlu diantisipasi,” jelasnya.

Dalam acara ini, para peserta mendapatkan buku panduan Empat Pilar MPR RI yang mencakup penjelasan UUD 1945 dan Ketetapan MPR.

Meskipun diterbitkan pada 2004, isi buku tersebut masih relevan dan memuat seluruh amandemen UUD 1945 hingga keempat. “Jangan biarkan buku ini tertumpuk, silakan dimanfaatkan atau dibagikan karena banyak dicari oleh pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya.

*Para Tokoh Dorong Peran Perempuan dalam Jaga NKRI*

Plt Bupati Ponorogo Bunda Lis mengingatkan akan bahaya hoaks dan pengaruh global yang berpotensi meruntuhkan nasionalisme.

Menurutnya, literasi digital, toleransi, dan etika bermedia sosial harus menjadi dasar dalam menghadapi era digital.

“Empat Pilar Kebangsaan menjadi filter untuk menyaring informasi dan menegaskan identitas nasional di tengah globalisasi. Kami apresiasi peran Aisyiyah yang konsisten dalam pengembangan pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial di Ponorogo,” ucapnya.

Sementara itu, Dra. Mardiana Indraswati menyoroti pentingnya memperkuat kesadaran kebangsaan, mengingat banyak generasi muda yang hampir tidak hafal Pancasila.

Ia juga mengingatkan tentang implementasi ekonomi kerakyatan sesuai Pasal 33 UUD 1945 dan tantangan korupsi yang membuat Indonesia berada diperingkat 99 negara terkorup dari 180 negara di dunia.

“Ponorogo memiliki potensi pertanian dan sumber daya manusia yang luar biasa. Dengan kepemimpinan perempuan yang ada, saya berharap Ponorogo bisa menjadi daerah yang lebih bersih dan kuat, dengan Aisyiyah aktif dalam membangun kesadaran masyarakat,” tutupnya. (mas)

Semprot Hama, Petani di Ngebel Tewas Terjepit di Atas Pohon DurianNGEBEL, Media Ponorogo  – Nasib naas menimpa Jikun (65...
02/01/2026

Semprot Hama, Petani di Ngebel Tewas Terjepit di Atas Pohon Durian

NGEBEL, Media Ponorogo – Nasib naas menimpa Jikun (65), seorang petani/pekebun asal Desa Sugihan, Kecamatan Pulung. Ia ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dan terjepit di percabangan pohon durian setinggi 7 meter saat sedang bekerja di sebuah ladang di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jumat (2/1/2026) pagi.

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di lahan milik Sutarto, warga Dukuh Glodek, Desa Wagir Kidul, Kecamatan Ngebel. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya naik ke pohon durian setinggi kurang lebih 12 meter untuk menyemprot buah durian agar terhindar dari hama.

Kapolsek Ngebel, AKP Tutut Ariyanto, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Beliau menjelaskan bahwa korban diduga terpeleset saat sedang beraktivitas di ketinggian.

"Benar telah terjadi laka kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban sedang melakukan penyemprotan pohon durian dengan ketinggian sekitar 12 meter. Diduga terpeleset, korban terjatuh namun tidak langsung sampai ke tanah, melainkan tersangkut dan terjepit di percabangan pohon pada ketinggian sekitar 7 meter," ujar AKP Tutut Ariyanto.

Saksi di lokasi kejadian, Slamet (49), yang melihat korban sudah dalam kondisi tak berdaya segera meminta bantuan warga untuk menurunkan tubuh korban. Sayangnya, saat berhasil dievakuasi ke bawah, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Sementara Unit Reskrim Polsek Ngebel bersama tim identifikasi Polres Ponorogo dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ngebel segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis.

Hasil Pemeriksaan Medis Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas menemukan sejumlah luka luar pada tubuh korban, di antaranya luka robek di dahi dan hidung, serta memar pada betis kiri. Petugas menyimpulkan penyebab kematian adalah trauma berat pada bagian kepala akibat benturan saat jatuh.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan atau tindak pidana lainnya. Ini murni kecelakaan kerja," tegas Kapolsek.

Pihak keluarga korban yang datang ke lokasi menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan otopsi dan meminta jenazah segera dibawa pulang ke rumah duka di Desa Sugihan untuk dimakamkan.

"Keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak menuntut secara hukum dan menerima ini sebagai musibah. Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman adat setempat," pungkas AKP Tutut Ariyanto.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban dan alat semprot tanaman yang digunakan saat kejadian. (mny)

Jumat Berkah, Prajurit TNI Berbagi Makanan & Minuman Pada Abang Becak hingga AsonganPonorogo,-Hari ini Kodim 0802/Ponoro...
02/01/2026

Jumat Berkah, Prajurit TNI Berbagi Makanan & Minuman Pada Abang Becak hingga Asongan

Ponorogo,-Hari ini Kodim 0802/Ponorogo kembali melakukan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Jumat Berkah bertempat di beberapa wilayah Kabupaten Ponorogo, Jumat (02/01/2026).

Baksos bagi - bagi makanan dan minuman kepada warga yang dipimpin Pasipers Kodim 0802/Ponorogo Kapten Cba Nurlaili tersebut merupakan salah satu kegiatan Kodim 0802/Ponorogo yang dilakukan setiap hari Jumat.

Sama halnya pada Jumat yang lalu, untuk sasaran Baksos tersebut juga ditujukan kepada warga kurang mampu seperti buruh kasar, tukang becak, juru parkir, pedagang asongan serta warga kurang mampu lainnya namun mengambil lokasi berbeda yaitu di seputaran Aloon Aloon hingga jalan Diponegoro, Pasar Legi Ponorogo serta sepanjang jalan arah SPBU Sinduro hingga Lampu merah Jenes belok Kiri menuju Aloon Aloon.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra diwakili Pasipers Kodim 0802/Ponorogo menyampaiakn bawa kegiatan tersebut adalah upaya Komando dalam rangka menyejahterakan dan membantu mengatasi kesulitan warga.

“ Ini dilakukan setiap hari Jumat dengan menyasar para warga utamanya saudara kita yang ekonominya masih kurang mampu dan saat ini masih membutuhkan uluran tangan atau bantuan, “ kata Pasipers Kodim 0802/Ponorogo.

Dikatakan juga bahwa apa yang dilakukan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta tanggung jawab sosial sebagai sesama guna terbangunnya hubungan emosional dan sinergi antara TNI dan rakyat.

“ Sebagaimana pada Jumat minggu lalu bahwa kegiatan rutin ini merupakan salah satu wujud rasa empati kami sebagai prajurit terhadap kondisi warga. Dan ini juga sebagai upaya kami dalam meningkatkan kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang kokoh kuat antara TNI dan rakyat, “ terang Kapten Cba Nurlaili.(MdC0802)

Penuh Warna, Ini Dia Ragam Agenda Calendar of Event Ponorogo 2026: Ada Kirab Budaya Tirta Amerta Suci Hingga Raimuna Ste...
02/01/2026

Penuh Warna, Ini Dia Ragam Agenda Calendar of Event Ponorogo 2026: Ada Kirab Budaya Tirta Amerta Suci Hingga Raimuna Sterida

KOTA, Media Ponorogo – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, secara resmi meluncurkan Calendar of Event Ponorogo 2026 sekaligus memperkenalkan Logo Kota Kreatif Unesco dalam acara meriah yang digelar pada Rabu malam (31/12) di Gedung Ekraf Jalan Pramuka, Ponorogo.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pelaku usaha pariwisata tersebut menjadi tanda nyata kesiapan Kabupaten Ponorogo menyambut kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026 dengan rangkaian kegiatan budaya dan kreatif yang melimpah.

"Melalui Calendar of Events ini, kami ingin memudahkan masyarakat dan wisatawan merencanakan kunjungan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang menjadi jantung kehidupan masyarakat Ponorogo," ujar Bunda Lisdyarita.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) merilis jadwal lengkap Calendar of Event Ponorogo 2026 yang mencakup berbagai kategori kegiatan.

Mulai dari pertunjukan seni tradisional seperti Reog dan Jaran Thek, acara religi serta ritual adat, hingga festival desa dan ajang kreatif modern yang tersebar di seluruh kecamatan.

Menariknya, ada Kirab Budaya Tirta Amerta Suci Hingga Raimuna Sterida.

Seluruh agenda dapat diakses dengan mudah dan diharapkan dapat meningkatkan kunjungan serta keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya.

RANGKAIAN KEGIATAN PER BULAN

JANUARI

- (1) Pentas Seni Jaran Thek Reyog Gembong Singo Bawono
- (15) Jaran Thek Turonggo Baru Sakti Mulyo
- (27) Grebeg Rojabiyah
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama

FEBRUARI

- (3) Noto Laras (pertunjukan seni tradisional khas Ponorogo)
- (7) Pagelaran Wayang Kulit Undur-Undur
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama

MARET

- (TBA) Ponorogo Night Market (pasar malam dengan sajian kuliner dan produk kreatif lokal)
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama

APRIL

- (5) Jaran Thek Turonggo Baru Sakti Mulyo
- (15) Simaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Haul KH. Hasyim Sholeh
- (17) Pentas Seni Campursari “Sekar Budaya” dan “Bale Kembang”
- (30) Haul Syekh Mohamed Al Farisi
- (TBA) Simaan Al-Qur’an dan Pengajian Umum Desa Nglumpang
- (TBA) Grebeg Selo Pager
- (TBA) Ziarah Makam Babat Desa Nglumpang
- (TBA) Ponorogo Night Market
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama

MEI

- (8) Maguwan Karnival dan Pagelaran Wayang Kulit Desa Belang
- (15) Kirab Tumpeng Purbosuman (tradisi syukuran hasil bumi)
- (15) Ritual Adat Selan dan Pentas Gong Gumbeng Desa Wringinanom
- (31) Pancasila Night (peringatan Hari Lahir Pancasila dengan berbagai kegiatan seni budaya)
- (TBA) Grebeg Selo Desa Kupuk
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama
- (TBA) Ponorogo Creative Festival #4 (ajang bagi pelaku kreatif muda)
- (TBA) Simaan Al-Qur’an Moloekatan
- (TBA) Haul Kyai Ageng Muhammad Besari

JUNI

- (15) Ziarah Pasarean Nyai Latung Ngebel dan Bedingin Bungah
- (15–16) Larungan Ngebel (tradisi adat di Danau Ngebel)
- (26) Sedekah Bumi Pasar Danyang
- (TBA) Tetenger Art Project
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama
- (TBA) Grebeg Suro 2026 (peringatan tahun baru Jawa)
- (TBA) Festival Reog Remaja XXII dan Festival Reog Nasional ###I
- (TBA) Kirab Pusaka Lintas Sejarah

JULI

- Haflatul Imtihan Akhirussanah (peringatan akhir tahun pelajaran bagi pesantren)
- (11) Pagelaran Reog Cakrabhiwara Desa Gundik
- (16) Pagelaran Reyog Gembong Singo Bawono
- (21) Doa Bersama dan Ziarah Makam Desa Ngumpul
- (30–31) Campurejo Variety of Culture Festival
- (TBA) Grebeg Tutup Suro Bantarangin
- (TBA) Ponorogo Rikolo Semono (kegiatan olahraga dan rekreasi alam)
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama
- (TBA) Ngadisan Gumregah Agawe Bungah

AGUSTUS

- (1–9) Campurejo Variety of Culture Festival
- (3–11) Hari Jadi Kabupaten Ponorogo (peringatan ulang tahun kabupaten dengan berbagai kegiatan besar)
- (5–11) Bulan Masyarakat Kemuning
- (18) Pagelaran Reog Obyok Bungkal
- (20) Pentas Seni Reog Desa Koripan dan Besuki Fest
- (23) Glinggang Fest 10 (ajang seni dan kuliner khas daerah)
- (27) Maulid Nabi Muhammad SAW & Haul Simbah KH. Abdul Hadi
- (29) Kirab Budaya Tirta Amerta Suci
- (30) Jrakah Culture & Festival Banjari, Bangsalan Karnaval, dan Gajah Karnaval
- (TBA) Semarak Brotonegaran Festival
- (TBA) Pagelaran Reog Brawijaya dan “Singo Joyo”
- (TBA) Gebyar Seni Budaya Desa Candi
- (TBA) Karnaval Desa Nglumpang
- (TBA) Kirab 1.000 Obor Desa Karangan
- (TBA) Festival Tengah Sawah Desa Tanjungrejo
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama
- (TBA) Gerak Jalan Pelajar se-Kabupaten Ponorogo

SEPTEMBER

- (11) Boyongan Arak-Arakan Desa Krebet (tradisi budaya yang mengarak patung wayang)
- (21) Pagelaran Reog Singo Ludoyo dan Festival Hastungkara Brata
- (23) Festival Plunturan
- (25) Pagelaran Reog Taruno Budoyo
- (27) Noto Laras dan Pagelaran Wayang Kulit Dalang Ki Purbo Asmoro, S.Kar., M.Hum
- (TBA) Pagelaran Seni Jaranan Kridho Nogo Loreng
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama
- (TBA) Kakang Senduk (kegiatan kerja bakti dan syukuran masyarakat)

OKTOBER

- (11–12) Raimuna Sterida
- (20) Jaran Thek Turonggo Baru Sakti Mulyo
- (TBA) Hari Santri Nasional (peringatan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan budaya)
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama

NOVEMBER

- (2) Kirab Joyonegoro
- (18–22) Sedekah Bumi (Boyong Basuki Tirto Panggesangan)
- (TBA) Pagelaran Budaya Joyo Negoro Nailan
- (TBA) Bersih Desa – Buka Pertanian/Luku Garu Segaran (kegiatan gotong royong dan pembukaan lahan pertanian)
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama

DESEMBER

- (TBA) Galungan Desa Bungu (tradisi adat yang diperingati bersama)
- (TBA) Pagelaran Kesenian Malam Bulan Pertama
- (TBA) Bumi Reog Berdzikir
- (TBA) Pajak Extravaganza (acara edukasi dan penghargaan bagi wajib pajak)

Keterangan:

- TBA (To Be Announced): Jadwal pasti akan diumumkan melalui kanal resmi terkait sebelum pelaksanaan.
- Pelaksanaan setiap acara dapat diubah sewaktu-waktu sesuai kondisi lapangan, keamanan, dan faktor alam.

Kepala Disbudparpora Ponorogo menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembaruan informasi terkait pelaksanaan acara. "Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu mengecek informasi terbaru melalui akun resmi kami," ujarnya. (mas)

Sumber: Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo

Informasi terbaru dan pembaruan agenda dapat diakses melalui akun sosial media .tourism atau dengan mengikuti hashtag .

Logo Ponorogo Kota Kreatif Unesco Bakal Disematkan Pada Kop Surat Resmi & Produk OPD KOTA, Media Ponorogo - Logo resmi K...
02/01/2026

Logo Ponorogo Kota Kreatif Unesco Bakal Disematkan Pada Kop Surat Resmi & Produk OPD

KOTA, Media Ponorogo - Logo resmi Kabupaten Ponorogo sebagai Kota Kreatif UNESCO akan disematkan pada seluruh kop surat resmi pemerintah dan produk-produk dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke depan.

Langkah ini menjadi bentuk konkret kebanggaan daerah setelah berhasil meraih pengakuan internasional sebagai bagian dari jaringan Kota Kreatif Dunia UNESCO (UCCN).

Pengumuman ini disampaikan dalam acara peluncuran bersamaan Calendar of Event Ponorogo 2026 dan Logo Kota Kreatif UNESCO yang digelar secara meriah pada Rabu malam (31/12) di Gedung Ekraf Jalan Pramuka, Ponorogo.

Acara yang dihadiri Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita (dikenal sebagai Bunda Rita), jajaran Forkopimda, dan tokoh masyarakat tersebut juga menjadi momen bersejarah dengan penyerahan Hub Kreatif sebagai aset daerah oleh kementerian terkait.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo Yuda Slamet Sarwo Edi mengungkapkan bahwa status sebagai Kota Kreatif UNESCO akan membawa perubahan signifikan pada identitas birokrasi dan produk lokal daerah.

"Ke depannya, logo resmi Ponorogo Kota Kreatif UNESCO akan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kita – mulai dari kop surat resmi hingga produk yang dihasilkan oleh seluruh OPD. Ini adalah bukti nyata bahwa kita bangga dengan capaian yang diraih dan siap memperkenalkannya lebih luas," ujar Yuda dalam laporannya.

Ia menambahkan bahwa peluncuran CEO 2026 bukan sekadar penyajian jadwal kegiatan, melainkan representasi identitas budaya Ponorogo yang kuat.

"Alhamdulillah, di penghujung tahun 2025 ini kita bisa melaksanakan launching CEO & KEPO. Ini adalah wujud nyata dari kreativitas Ponorogo yang dibalut oleh budaya, dengan akar rumput budaya yang sangat kuat di setiap desa," katanya.

Proses penyusunan KEPO 2026 melalui tahap kurasi ketat selama satu pekan oleh tim profesional yang terdiri dari akademisi, pelaku seni, dan praktisi media.

Dari hasil penilaian tersebut, terpilih 10 kegiatan yang masuk dalam Top 10 Kharisma Event Ponorogo dengan nilai originalitas dan kearifan lokal terbaik dari masing-masing kecamatan.

Dalam sambutannya, Bunda Rita menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya acara tersebut dan menekankan bahwa program ini bukan sekadar ajang seleksi, melainkan wadah pembinaan dan promosi agar event daerah tumbuh secara berkelanjutan.

"Kharisma Event Ponorogo bukan hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat luas," ujarnya.

Motor Angkut Kambing Seruduk Mobil Box, Lansia Tewas di Tempat: TKP MborangJENANGAN, Media Ponorogo  – Kecelakaan maut y...
02/01/2026

Motor Angkut Kambing Seruduk Mobil Box, Lansia Tewas di Tempat: TKP Mborang

JENANGAN, Media Ponorogo – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor pengangkut kambing dan sebuah mobil box terjadi di Simpang Tiga Singosaren Barat tikungan Mborang, tepatnya di Jalan Niken Gandini, Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, pada Jumat pagi (2/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang lansia pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kronologi kejadian, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Supra yang dikendarai oleh Samikon (77), warga Dukuh Wotan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, melaju dari arah Selatan menuju Utara.

Motor tersebut menarik gerobak di bagian belakang yang berisi dua ekor kambing yang rencananya akan dijual ke Pasar Mlilir.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), muncul sebuah mobil box Isuzu yang dikendarai oleh Aris Widodo (25), warga Dukuh Konten, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, yang melaju dari arah Timur ke Barat.

"Karena kurang hati-hatinya pengendara motor saat hendak berbelok atau menyeberang, serta tidak memperhatikan kendaraan dari arah Timur, tabrakan pun tidak terelakkan," ujar Kapolsek Jenangan, AKP Amrih Widodo, SH.

Akibat benturan keras tersebut, Samikon meninggal dunia di tempat. Korban mengalami luka parah berupa pendarahan di bagian kepala serta patah tulang pada tangan dan kaki.

"Mengingat usia korban yang sudah sepuh, sekitar 77 tahun, kemungkinan konsentrasi dan kewaspadaannya saat berkendara sudah berkurang," tambah AKP Amrih Widodo.

Sementara itu, dua ekor kambing yang berada di dalam gerobak dilaporkan selamat dari insiden maut tersebut.

Menanggapi seringnya kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua dengan muatan berlebih atau modifikasi gerobak, AKP Amrih Widodo memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya para pedagang.

"Kami terus melakukan sosialisasi dan menghimbau kepada para pedagang agar tidak membawa muatan menggunakan gerobak di motor. Hal ini sangat berbahaya, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lain, karena muatannya yang berat seringkali membuat kendaraan tidak seimbang," tegas Kapolsek Jenangan.

Saat ini kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh unit Satlantas Polres Ponorogo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (mny)

Source: Copas= makan keringat orang

Hujan Lebat di Malam Tahun Baru, Jalur Nasional Ponorogo-Pacitan Tertutup Longsor dan Pohon TumbangSLAHUNG, Media Ponoro...
02/01/2026

Hujan Lebat di Malam Tahun Baru, Jalur Nasional Ponorogo-Pacitan Tertutup Longsor dan Pohon Tumbang

SLAHUNG, Media Ponorogo – Mengawali tahun baru 2026, wilayah Ponorogo Selatan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga deras. Kondisi ini mengakibatkan tebing di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo longsor dan menutup sebagian badan jalan Nasional, Kamis (1/1/2026) malam.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB ini tepatnya berlokasi di Jalan Nasional III KM 234, Dukuh Krajan, Desa Tugurejo. Material longsor berupa tanah, bebatuan, serta pohon besar ambruk menutupi jalur utama yang menghubungkan Surabaya dan Pacitan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir membuat kondisi tanah di tebing milik Perhutani tersebut menjadi jenuh dan labil.
"Benar, telah terjadi longsoran tebing di jalur Slahung menuju Pacitan pada Kamis malam. Personil kami langsung meluncur ke lokasi setelah menerima laporan dari Kepala Desa Tugurejo untuk melakukan penanganan awal," ujar Masun saat dikonfirmasi.
Hingga Jumat (2/1/2026) pagi, tim gabungan dari BPBD Ponorogo, Koramil Slahung, Polsek Slahung, Pemerintah Desa, hingga relawan Desata masih berjibaku di lapangan. Petugas fokus melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan ranting yang melintang di jalan menggunakan gergaji mesin.
Sistem Buka-Tutup Diberlakukan
Meski material batu dan batang pohon masih berada di badan jalan, arus lalu lintas saat ini sudah mulai bisa dilalui. Petugas di lapangan memberlakukan sistem buka-tutup untuk memastikan kendaraan roda dua maupun roda empat tetap bisa melintas dengan aman.
"Saat ini kendaraan sudah bisa lewat, namun harus bergantian karena material longsor masih menutup sebagian jalan. Kami terus berupaya melakukan pembersihan total secepat mungkin," tambahnya.
Himbauan bagi Pengguna Jalan
Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan adanya potensi longsor susulan di lokasi tersebut, BPBD Kabupaten Ponorogo mengeluarkan himbauan bagi masyarakat.
"Kami menghimbau kepada pengguna jalan yang melintasi jalur Slahung-Pacitan agar selalu waspada, terutama saat turun hujan. Kontur wilayah tersebut memang rawan longsor. Jika terjadi hujan lebat, sebaiknya menunda perjalanan atau mencari tempat berhenti yang aman jauh dari tebing dan pepohonan besar," tegas Masun.
Hingga berita ini diturunkan, status keadaan di lokasi masih dinyatakan Darurat dan pembersihan material terus dikebut oleh personil gabungan bersama warga setempat. (mny)

Percepatan, Dandim Ponorogo Berharap Gedung Koperasi Desa Merah Putih Segera Selesai DibangunPonorogo,-Hari ini Pemerint...
01/01/2026

Percepatan, Dandim Ponorogo Berharap Gedung Koperasi Desa Merah Putih Segera Selesai Dibangun

Ponorogo,-Hari ini Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bertempat di Ruang Rapat Lantai II Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo, Jln. Aloon-Aloon Utara No. 4 Ponorogo, Rabu (31/12/2025).

Rakor dengan penanggung jawab Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H., tersebut dihadiri antara lain : Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S. Sos., MMDS; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ponorogo Drs. Harjono, M.Kes; Bakorwil 1 Madiun R Heru Wahono Santoso S. Sos., M.M.

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ponorogo Tony Sumarsono; Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Ponorogo Bapak Ringga; para Danramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo; Kapolsek se Kabupaten Panorogo serta Camat dan Sekcam se Kabupaten Ponorogo.

Terselenggarnya acara tersebut mendapat apresiasi dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ponorogo yang mana kegiatan tersebut benar benar sangat berdampak positif bagi kemajuan pembangunan gedung KDKMP di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Bahkan diutarakan juga terkait komitmen Pemkab. Ponorogo yang terus mendorong kemajuan pembangunan KDKMP dengan berkolabiorasi dengan semua lintas sektoral baik TNI, Polri maupun unsur terkait lainnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ponorogo dan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Ponorogo juga menyampaikan hal yang sama bahwa Rakor tersebut bertujuan untuk membangun kesepahaman dan sinergitas guna percepatan pembangunan KDKMP.

Sementara Dandim Ponorogo saat memberi sambutan menyampaikan bahwa selaku pihak yang kebetulan ditunjuk langsung dalam upaya pengawasan pembangunan KDKM, dia akan bekerja keras dan maksimal penuh rasa tanggung jawab untuk menyukseskan program yang sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat tersebut.

Bahkan dia juga berharap dengan adanya Rakor dan sinergitas serta kerjasama yang kompak dengan semua unsur terkait kiranya program pemerintah tersebut bisa segera tuntas. “ Semoga rapat koordinasi ini menghasilkan langkah-langkah konkret dan harapan kita semua di bulan Maret tahun depan bisa terbangun semua sesuai titik yang sudah ada ijin bangunnya, “ harap Letkol Arh Farauk Saputra penuh keyakinan.(MdC0802)

Address

Ponorogo

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Ponorogo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Media Ponorogo:

Share