Media Ponorogo

Media Ponorogo Media Ponorogo Berita seputaran Jawa Timur
(1)

Ini Deretan Juara Jenjang SD Lomba Karawitan Pelajar Kabupaten Ponorogo👇🇮🇩Borong Prestasi! Aksi Gemilang Argo Laras Balo...
05/08/2026

Ini Deretan Juara Jenjang SD Lomba Karawitan Pelajar Kabupaten Ponorogo👇🇮🇩

Borong Prestasi! Aksi Gemilang Argo Laras Balong Bikin Bangga 🎵✨

​Halo Sobat Budaya! Suasana di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo hari ini makin semarak karena hasil penjurian Festival Karawitan Pelajar Ponorogo 2026 khusus tingkat Sekolah Dasar (SD) telah resmi diumumkan!

​Berdasarkan hasil sidang dewan juri yang diketuai oleh Drs. Darmono Saputro bersama anggota Subroto dan Kukuh Setyo Budi, kontingen Argo Laras asal Balong sukses keluar sebagai penyaji terbaik rangking 1 setelah meraih nilai tertinggi, yaitu 1.695!

Tidak hanya itu, penabuh kendang mereka, Fajar Hanafi, juga dinobatkan sebagai pengendang terbaik dengan perolehan nilai 277.

Berikut adalah daftar lengkap 10 Penyaji Terbaik Tingkat SD ​🏆:

Juara 1: ​ARGO LARAS (Balong) — Nilai: 1.695
Juara 2: ​SDN Kupuk (B**gkal) — Nilai: 1.667
Juara 3: ​SEKAR TANJUNG (Balong) — Nilai: 1.659
Juara 4: Jetis (Kecamatan Jetis) — Nilai: 1.651
Juara 5: ​SDN Jurug Sooko (Wireng Kusumo Laras) — Nilai: 1.645
Juara 6: ​Noto Sworo (Kec. Slahung) — Nilai: 1.641
Juara 7: ​SDN 1 Sumoroto (Laras Sindu Wengker) — Nilai: 1.631
Juara 8: ​SDN 2 Pijeran Siman (Kidung Laras) — Nilai: 1.621
Juara 9: SDN 3 Bangunsari Kota (Baga Manunggal Laras) — Nilai: 1.615
Juara 10: ​SDN 1 Tranjang Siman (Laras Kusumo Mudho) — Nilai: 1.611

​🥁 DERETAN PENGENDANG TERBAIK TINGKAT SD:

Juara 1: ​Fajar Hanafi (Argo Laras) — Nilai: 277
Juara 2: ​Eksam Saputra (Sekar Tandak) — Nilai: 271
Juara 3: Hauzan (Wireng Kusumo Laras) — Nilai: 269

Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Argo Laras Balong serta seluruh pemenang tingkat SD yang sudah membuktikan kecintaannya pada warisan leluhur sejak dini!

​Melihat aksi panggung adik-adik tingkat SD yang seluwes dan sehebat ini, terbukti banget ya kalau warisan leluhur nusantara sudah mendarah daging menjadi "DNA" anak-anak kita sejak usia dini.

Bukan sekadar mengejar juara, tapi proses latihan keras mereka demi melestarikan budaya patut diacungi jempol!

​Ada sekolah jagoan Sobat yang masuk dalam daftar pemenang tingkat SD di atas? Yuk, kasih ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya di kolom komentar! 👇💬

05/08/2026

Ketika Gamelan Sudah Jadi "DNA": Aksi Bocah SD di Ponorogo Lomba Karawitan Pelajar

Kemarau Makin Panjang! 18 Desa di 7 Kecamatan Ponorogo Masuk Radar Rawan Kekeringan Tahun IniPMI Ponorogo Gerak Cepat Sa...
05/08/2026

Kemarau Makin Panjang! 18 Desa di 7 Kecamatan Ponorogo Masuk Radar Rawan Kekeringan Tahun Ini

PMI Ponorogo Gerak Cepat Salurkan Bantuan Air Bersih 💧🚚

​Musim kemarau tahun 2026 diprediksi bakal berlangsung lebih panjang, Mei hingga September/Oktober. Berdasarkan pemetaan BPBD Ponorogo, sejumlah wilayah kini masuk dalam radar daerah rawan kekeringan.

​Salah satunya di Dusun B**ger, Desa Munggu, Kecamatan B**gkal, yang tahun ini tercatat sebagai "pelanggan pertama" yang merasakan dampaknya.

​Sebagai bentuk respon cepat, PMI Kabupaten Ponorogo langsung bergerak menyalurkan bantuan air bersih menggunakan truk tangki yang diberangkatkan langsung dari Pendopo Pemkab Ponorogo pada Selasa (4/8/2026).

​📍 Daftar Wilayah Rawan Kekeringan di Ponorogo:
​Berdasarkan data pemetaan, potensi kekeringan tersebar di beberapa kecamatan berikut:

​Kecamatan Slahung: Desa Duri, Wates, Tugurejo, Senepo, Caluk, dan Slahung.

​Kecamatan Sawoo: Desa Pangkal, Prayungan, Sriti, dan Tumpuk.

​Kecamatan Sampung: Desa Gelangkulon.

​Kecamatan Jambon: Desa Sidoharjo.

​Kecamatan Pulung: Desa Sidoharjo.

​Kecamatan Sooko: Desa Suru, Klepu, dan Ngadirojo.

​Kecamatan B**gkal: Desa Belang dan Munggu.

​🤝 Kolaborasi Hadapi Kemarau Panjang

​Ketua PMI Ponorogo, Luhur Karsanto, menyampaikan bahwa pihaknya mencatat ada sekitar 18 desa di 7 kecamatan yang saban tahun langganan mengalami kekeringan.

PMI terus berkoordinasi dengan BPBD Ponorogo dan siap menerjunkan armadanya secara mobile untuk warga yang membutuhkan.

​Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ponorogo, Harjono, mengapresiasi langkah sigap PMI. Mengingat prediksi BMKG tentang durasi kemarau yang cukup panjang, sinergi dan kepedulian berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban masyarakat yang kesulitan air bersih.

​📢 Yuk, saling jaga dan hemat air! Mari bersama-sama mengantisipasi dampak kekeringan dan sebarkan informasi ini agar lebih banyak warga yang waspada.
sumber: ponorogo go id

Spesial Hari Jadi, Ada Diskon Kuliner Sampai 53% di Sepanjang Jalan Protokol PonorogoYuk Cek Ruas Jalan Mana Saja Lokasi...
05/08/2026

Spesial Hari Jadi, Ada Diskon Kuliner Sampai 53% di Sepanjang Jalan Protokol Ponorogo

Yuk Cek Ruas Jalan Mana Saja Lokasinya! Mulai 5-11 Agustus 2026

​Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo, warga Ponorogo dan sekitarnya dimanjakan dengan event baru yang bakal jadi tradisi seru: Ponorogo Culinary Sale!

​Nikmati banjir diskon makanan dan minuman hingga 53% yang diselenggarakan serentak mulai 5 hingga 11 Agustus 2026 langsung di 40 lebih tempat usaha masing-masing!

​✨ APA SAJA KESERUANNYA? ✨

​Bukan di Satu Titik Saja!
Event ini tidak dipusatkan di satu lokasi, melainkan tersebar di berbagai ruas jalan protokol utama Ponorogo:
​Jl. Urip Sumoharjo
​Jl. Jaksa Agung
​Jl. Jenderal Sudirman
​Jl. HOS Cokroaminoto
Jl. Gajah Mada
​Jl. Ahmad Yani
Jl. Aloon-Aloon Timur
Jl. Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani
Jl. Ontorejo
Jl. Parikesit
Jl. Diponegoro

​Diskon Spesial hingga 53%: Angka cantik yang menyesuaikan usia Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530. (Syarat, ketentuan, dan menu promo menyesuaikan kebijakan masing-masing dari 40 pelaku usaha kuliner yang berpartisipasi).

​Hiburan Musik Seru: Spesial malam minggu, Sabtu (8 Agustus), akan ada hiburan musik meriah di kawasan Patung Warok Jalan HOS Cokroaminoto dan Pertigaan Ngepos!

​Yuk, agendakan bareng keluarga, sahabat, atau pasangan buat keliling jalan protokol, cicipi kulinernya, dan nikmati diskon hematnya!

Jangan lupa mampir langsung ke rumah makan, kafe, atau warung kuliner berpartisipasi yang memasang banner khusus di depan tempat usaha mereka.

​Mari kita ramaikan dan dukung terus pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Ponorogo! 💪✨
​Sumber: ponorogo go id

Merawat Warisan Leluhur, Bocah SD hingga SMA Buktikan Karawitan Telah Mendarah Daging di "DNA" Mereka 🇮🇩❤️ 🎭🎶​Ada yang b...
05/08/2026

Merawat Warisan Leluhur, Bocah SD hingga SMA Buktikan Karawitan Telah Mendarah Daging di "DNA" Mereka 🇮🇩❤️ 🎭🎶

​Ada yang berbeda di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (5/8/2026). Alunan gending Jawa dan tabuhan gamelan yang dinamis menggelegar sepanjang hari, dibawakan dengan penuh penghayatan oleh ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK.

​Festival Karawitan Pelajar Kabupaten Ponorogo ini secara resmi dibuka oleh Bapak Bambang Suhendro, S.T., M.T., yang hadir mewakili Plt. Bupati Ponorogo, Ibu Hj. Lisdyarita, Rabu 5 Agustus 2026.

​Ada pesan penting yang disampaikan dalam pembukaan tadi: karawitan bukan sekadar dilombakan untuk mencari menang atau kalah.

Lebih dari itu, proses latihan yang butuh ketekunan dan ketelatenan adalah kunci utama agar warisan leluhur ini mendarah daging (menjadi DNA) bagi anak-anak muda kita.

Mengutip B**g Karno, masa depan Indonesia Emas 2045 pun dititipkan di pundak generasi muda hari ini.

​📈 Antusiasme Membludak!

Ketua Panitia, Bapak Sindhu Parwoto, dibuat takjub dengan tingginya animo peserta tahun ini.

Tercatat ada 48 kontingen yang ambil bagian, dengan rincian:
​🧒 Tingkat SD: 18 peserta
​🧑 Tingkat SMP: 21 peserta
​🧑‍🎓 Tingkat SMA/SMK: 9 peserta

​Karena pesertanya membludak, rangkaian acara bahkan harus berlanjut hingga malam hari.

Serunya, penampilan kategori SMA/SMK di malam hari suasananya bakal dibikin merinding—ramai dan magisnya berasa mirip banget saat menonton Festival Reog Ponorogo!

​Ajang keren ini bukan cuma sekadar kompetisi, melainkan bagian dari program strategis untuk mendongkrak kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530, dengan harapan bisa menjadi ikon baru yang sejajar dengan Grebeg Suro kedepannya.

​Yuk, kita dukung terus generasi muda Ponorogo agar makin cinta dan bangga melestarikan budaya bangsa!
​Ada yang sekolahnya ikut manggung pagi ini atau ikut nonton langsung di Pendopo Agung? Coba ꦕꦼꦫꦶꦠꦫꦶꦠ (cerita) di kolom komentar ya! 👇💬

Dari Potong Ayam hingga Pentol Bakso, Usaha Warga Kini Punya NIB Resmi & Bebas Cemas​JAMBON, Media Ponorogo — Kehadiran ...
05/08/2026

Dari Potong Ayam hingga Pentol Bakso, Usaha Warga Kini Punya NIB Resmi & Bebas Cemas

​JAMBON, Media Ponorogo — Kehadiran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo tahun 2026 di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, benar-benar menghadirkan makna kemanunggalan yang utuh. Tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik desa, Satgas TMMD kali ini juga sukses menggebrak sektor ekonomi kerakyatan melalui program NIB SERGAPP (Serangan Gabungan Pembinaan dan Pendampingan), Selasa (04/08/2026).
​Bertempat di Balai Desa Bulu Lor, program penyuluhan informasi kelembagaan UMKM ini menggandeng Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Timur serta Dinas Koperasi Kabupaten Ponorogo. Suasana hangat dan antusias langsung terasa tatkala puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal tumpah ruah mengikuti jalannya acara.
​Bukan Sekadar Sosialisasi, Tapi Pendampingan Nyata
​Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Timur, Nanang Abu Hamid, A.P., M.Si., yang memimpin langsung tim penyuluhan, menegaskan bahwa forum ini dirancang sebagai aksi nyata pemberdayaan, bukan sekadar teori.
​"Forum ini tidak hanya penyuluhan atau sosialisasi saja, tetapi juga pendampingan," tegas Nanang di hadapan para peserta.
​Ia merinci, pendampingan tersebut mencakup bantuan legalitas usaha, kemudahan akses modal, hingga strategi pemasaran digital. Selain itu, para peserta juga dibekali wawasan tata kelola kelembagaan koperasi melalui benchmarking dengan koperasi-koperasi yang terbukti sukses.
​Sementara itu, Pasiter Kodim 0802/Ponorogo Kapten Inf Yudho, yang mewakili Dansatgas TMMD 129 Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi apik ini. Pihaknya berharap momentum TMMD di Desa Bulu Lor ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk mendongkrak kelas perekonomian usaha mereka.
​Warga Lega: Dari Potong Ayam hingga Pentol Bakso Kini Kantongi NIB Resmi
​Wajah sumringah terpancar jelas dari para pelaku UMKM yang hadir. Bagaimana tidak, dalam kegiatan tersebut mereka langsung difasilitasi untuk mendapatkan legalitas resmi berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis, membuat mereka kini punya NIB resmi dan bebas cemas.
​Salah satu yang paling merasakan berkah ini adalah Pak Kery Hariyanto, seorang warga setempat yang sehari-hari menggantungkan hidupnya sebagai pelaku usaha potong ayam dan pentol bakso. Dengan dokumen NIB di genggamannya, rasa khawatir yang selama ini menghantui sirna seketika.
​"Tentunya saya sangat senang karena dengan NIB ini berarti usaha saya sudah resmi dan tidak khawatir lagi, karena secara hukum sudah terlindung dan diakui serta bebas dari penertiban usaha ilegal," ungkap Kery dengan penuh rasa bangga.
​Kisah Pak Kery hanyalah satu dari sekian banyak bukti nyata bahwa TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo tidak hanya membangun raga desanya, tetapi juga mengangkat harkat ekonomi warganya—menjadikan usaha kecil kian tangguh, legal, dan siap naik kelas. (MdC0802)

Selesai Jalan SEHAT, Waktunya NASEHAT (Nasi Pecel Pincuk Huhah Nikmat) Gratis di Milad Ke-63 SMA MUHIPO! 🌿✨🌿 SEMARAK MIL...
03/08/2026

Selesai Jalan SEHAT, Waktunya NASEHAT (Nasi Pecel Pincuk Huhah Nikmat) Gratis di Milad Ke-63 SMA MUHIPO! 🌿✨

🌿 SEMARAK MILAD KE-63 SMA MUHIPO: JALAN SANTAI SERU, DITUTUP DENGAN NASEHAT (Nasi Pecel Pincuk Nikmat) GRATIS UNTUK SEMUA! 🍽️

​Habis jalan santai, enaknya ngapain lagi kalau bukan makan bareng menu legendaris? Suasana Puncak Milad ke-63 SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (SMA MuhiPo) semakin meriah dan hangat dengan adanya sajian spesial: Nasi Pecel Pincuk Gratis!

​Lihat saja deretan pincuk daun pisang yang rapi di atas meja. Berisi nasi hangat, aneka sayuran hijau segar, disiram bumbu pecel gurih nan sedap, lengkap dengan tambahan rempeyek renyah di atasnya. Bikin ngiler banget, kan? 🤤

​Momen kebersamaan seperti inilah yang selalu dirindukan. Capeknya jalan sehat langsung lunas seketika, duduk berdiskusi dan makan bersama sambil menikmati suasana sekolah yang penuh kekeluargaan.

Inilah bukti bahwa di SMA MuhiPo, kebersamaan dan kekompakan selalu diutamakan!

​Siapa nih kemarin yang nambah porsi waktu makan pecel bareng teman-teman sekelas? Yuk, abadikan momen seru kalian di kolom komentar dan bagikan postingan ini! 👇✨

Warok CeRRia: Dari Ruang Kelas Sosiologi, Guru SMAN 2 Ponorogo Lawan Judi Online lewat Kearifan Lokal​​KOTA, Media Ponor...
03/08/2026

Warok CeRRia: Dari Ruang Kelas Sosiologi, Guru SMAN 2 Ponorogo Lawan Judi Online lewat Kearifan Lokal

​KOTA, Media Ponorogo — Keresahan atas maraknya judi online (judol) di kalangan pelajar mendorong seorang guru Sosiologi di SMA Negeri 2 Ponorogo merancang program pencegahan berbasis kearifan lokal bernama WAROK, yang di dalamnya memuat tiga program konkret bertajuk CERIA.

Program ini lahir dari hasil survei mandiri terhadap 112 siswa di sekolah tersebut, yang mengungkap pola keterlibatan dan paparan judol yang selama ini luput dari perhatian.

​Bu Lia., guru Sosiologi yang merancang program ini, mengatakan gagasan tersebut bermula dari kegelisahannya melihat judi online yang mulai akrab dalam percakapan sehari-hari siswa.

"Datanya menunjukkan 94 persen siswa pernah melihat iklan atau ajakan judi online, kebanyakan dari game online, TikTok, dan situs film ilegal. Ini bukan lagi isu jauh, tapi sudah ada di ruang kelas kita sendiri,” ujarnya.

​Survei yang sama juga menemukan kesenjangan yang menurut Bu Lia perlu jadi perhatian bersama: sebanyak 68 persen siswa mengaku curiga temannya terlibat judol, namun hanya 8 persen yang berani mengakui dirinya sendiri pernah tergoda mencoba.

“Kesenjangan ini menunjukkan bahwa masalahnya nyata, hanya saja disembunyikan oleh rasa malu. Pendekatan yang sekadar melarang tidak akan cukup menembus itu,” kata Bu Lia.

​Dari temuan tersebut, Bu Lia merancang model bernama WAROK, akronim dari Wadah Aksi Remaja Ponorogo yang Keren, yang meminjam semangat Warok dalam tradisi Reog Ponorogo sebagai sosok penjaga generasi muda.

Di dalam wadah ini, tiga program konkret dijalankan dengan nama CERIA, yaitu Cuan Sehat (literasi investasi berbasis valuasi, bukan spekulasi), Circle Peduli (pendampingan sebaya yang restoratif, bukan menghakimi), dan Rumah Bicara (sinergi komunikasi orang tua soal keuangan anak).

​“Kami ingin siswa punya wadah yang bukan cuma soal larangan, tapi soal identitas. Remaja Ponorogo mewarisi sosok Warok yang dikenal punya kekuatan batin dan tanggung jawab menjaga generasi mudanya.

Semangat itu yang coba dihidupkan lagi lewat cara yang relevan dengan tantangan zaman sekarang,” ujar Bu Lia.

​Ia menambahkan, seluruh program WAROK CERIA kini dikemas dalam satu platform web yang bisa diakses siswa dengan mudah lewat ponsel masing-masing, mencakup materi literasi investasi, formulir anonim untuk menjangkau agen sebaya, hingga materi pendampingan singkat bagi orang tua.

​Sebagai guru Sosiologi, Bu Lia menilai mata pelajaran yang diampunya punya peran penting yang sering luput dari perhatian dalam menghadapi persoalan semacam ini.

“Materi tentang masalah sosial dan kontrol sosial yang selama ini diajarkan sebenarnya bisa jadi alat berpikir kritis bagi siswa untuk membaca sendiri kenapa judol menyasar mereka, bukan sekadar diberi tahu bahwa itu salah,” ujarnya.

​Program WAROK CERIA rencananya akan terus dikembangkan di lingkungan SMA Negeri 2 Ponorogo, dengan harapan bisa menjadi model yang dapat direplikasi sekolah lain menghadapi persoalan serupa. (*)

Miris! Puluhan Tahun Lewat Jembatan Sesek Tak Bisa Bawa Beban, Penantian Panjang Warga Akhirnya Terbayar​JAMBON, Media P...
03/08/2026

Miris! Puluhan Tahun Lewat Jembatan Sesek Tak Bisa Bawa Beban, Penantian Panjang Warga Akhirnya Terbayar

​JAMBON, Media Ponorogo — Infrastruktur yang layak semestinya menjadi hak setiap warga negara untuk menunjang roda kehidupan sehari-hari.

Namun, kisah berbeda harus dirasakan oleh warga Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Selama puluhan tahun, warga di wilayah Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit harus hidup dalam keterbatasan akses transportasi yang memprihatinkan.

​Bukan tanpa alasan, untuk sekadar bepergian atau mengangkut hasil panen dari sawah dan ladang, warga selama ini dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama berat.

Mereka harus memutar sejauh hampir 8 kilometer melewati Dukuh Bulu dan Ngipik, atau bertaruh nyawa menyeberangi Sungai Midodareni menggunakan jembatan sesek (anyaman bambu darurat) yang reyot.

​Kondisi tersebut digambarkan langsung oleh Damun (60), warga Dukuh Gupit. Dengan nada haru, ia menceritakan betapa sulitnya kondisi di desanya sejak masa lalu.

​"Saya ini sudah tua, sejak jaman dahulu penyeberangan jalan yang melintasi sungai Midodareni ini belum pernah dibangun. Selama ini kami menyeberang dari Gupit ke Bibis lewat jembatan sesek yang hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki atau sepeda motor, itupun tidak bisa membawa beban hasil panen sawah dan ladang kami," ungkap Damun lirih.

​Keterisolasian ini tentu menjadi pukulan telak bagi sektor sosial dan ekonomi warga setempat, yang sebagian besar menggantungkan hidupnya dari hasil bumi.

Setiap kali musim panen tiba, para petani harus memutar otak dan mengeluarkan tenaga serta biaya ekstra sekadar untuk membawa pulang hasil kerja keras mereka dari ladang.

​Namun, angin segar penantian panjang itu akhirnya tiba. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo, secercah harapan baru resmi direalisasikan.

Satuan tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat bahu-membahu membangun jembatan permanen yang menghubungkan Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit.

​Tidak hanya fokus pada struktur utama jembatan, sasaran fisik TMMD kali ini juga menyentuh pembangunan talud jalan di sisi barat dan timur jembatan, serta kanan kiri jalur akses utama.

Langkah ini diambil agar hasil pembangunan benar-benar paripurna, kokoh, dan tahan lama menghadapi terjangan arus sungai.

​Kini, rasa lelah dan keprihatinan puluhan tahun itu seolah terbayar lunas. Warga dari berbagai dukuh tampak antusias dan kompak turun tangan bergotong royong bersama belasan anggota TNI di lokasi pembangunan.

​Kehadiran jembatan permanen dan talud baru ini tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik belaka, melainkan merajut kembali asa warga Desa Bulu Lor untuk bangkit, memangkas jarak, serta menggerakkan roda ekonomi yang selama ini tersendat akibat keterisolasian. (ist)

MALAM YANG BERAT DI PAKANSARI... 💔🇮🇩 Gagal Total Kontra Vietnam, Skuad Garuda Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Se...
03/08/2026

MALAM YANG BERAT DI PAKANSARI... 💔🇮🇩 Gagal Total Kontra Vietnam, Skuad Garuda Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Semifinal!

​Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Vietnam setelah takluk dengan skor telak 0-3 di Stadion Pakansari, Senin (3/8) malam.

​Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Indonesia justru kecolongan dua gol cepat di babak pertama lewat aksi Nguyen Van Vi (6') dan Nguyen Hai Long (15'), sebelum akhirnya Vietnam memperbesar keunggulan di babak kedua lewat gol ketiga.

​Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Timnas Indonesia, sekaligus rekor kemenangan terbesar Vietnam atas Indonesia di kandang kita sepanjang sejarah.

​Meski hasil ini membuat peluang Garuda untuk melangkah ke babak semifinal semakin berat dan wajib mengamankan kemenangan di laga terakhir melawan Singapura, asa itu belum sepenuhnya tertutup! Bangkit adalah satu-satunya pilihan. 🔥

​👇 BAGAIMANA MENURUT KALIAN? 👇
​Apa evaluasi paling krusial untuk Skuad Garuda setelah pertandingan ini?
​Siapa pemain yang performanya paling disorot malam ini?
​Tulis analisis dan komentar kalian di bawah, mari berdiskusi secara sehat! 👇

Address

Ponorogo

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Ponorogo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Media Ponorogo:

Shortcuts

Share