09/01/2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini cuaca untuk dua hari ke depan, mulai 9 hingga 10 Januari 2026.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan akan mengalami cuaca ekstrem.
Hal ini dipicu oleh adanya pusat tekanan rendah di sekitar wilayah utara Australia serta pengaruh aktif gelombang atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, dan gelombang Kelvin.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan menyebabkan curah hujan tinggi di beberapa daerah.
BMKG mencatat bahwa fenomena ini berpeluang besar menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air di wilayah-wilayah yang terdampak.
Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama periode ini.
Selain itu, aktivitas pelayaran juga perlu diperhatikan mengingat adanya potensi gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia.
Sumber artikel : Tribun Pontianak