Kubu Raya News

Kubu Raya News MENGHADIRKAN BERITA BERITA AKTUAL DAN FAKTA
(1)

13/06/2026

BEM UI : Kami Mahasiswa Bukan Penjahat, Membawa Niat Tulus Perbaikan Indonesia!
sorotan

♦Waduh, Mulai Ketahuan Belangnya Semua... 🤣🤣🤣✔️Langkah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, meng...
12/06/2026

♦Waduh, Mulai Ketahuan Belangnya Semua... 🤣🤣🤣

✔️Langkah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dinilai menjadi titik penting dalam pengusutan dugaan penyalahgunaan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, Sony disebut telah memberikan keterangan secara luas kepada penyidik Kejaksaan Agung, termasuk mengungkap lebih dari 20 nama dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Menurut Krisna, nama-nama yang tercantum dalam pemeriksaan tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, anggota DPR, hingga aparat penegak hukum. Pengungkapan itu disebut berpotensi membuka lebih jauh pihak-pihak yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan tata kelola program MBG.

Seiring berkembangnya penyelidikan, sejumlah nama tokoh publik juga ramai diperbincangkan setelah disebut dalam berbagai informasi yang beredar terkait dugaan kasus tersebut. Di antaranya Patris Rumbayan, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, hingga Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Namun hingga kini, status dan keterkaitan nama-nama tersebut masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari penyidik.

12/06/2026

Polisi dan TNI Adang Mahasiswa yang Menuju Bundaran HI
sorotan

Kehadiran personel TNI Angkatan Darat dalam pengamanan aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6...
12/06/2026

Kehadiran personel TNI Angkatan Darat dalam pengamanan aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6), menjadi perhatian para peserta demonstrasi. Sejumlah mahasiswa mengaku terkejut melihat banyaknya prajurit TNI yang berjaga di belakang barikade kepolisian saat massa aksi berupaya menuju titik demonstrasi.

Aksi yang diikuti mahasiswa dari berbagai kampus tersebut berlangsung di tengah pengamanan ketat aparat. Massa BEM UI yang bergerak menuju Bundaran HI sempat tertahan oleh barikade petugas sehingga terjadi aksi saling dorong antara demonstran dan aparat keamanan.

Sorotan utama bukan hanya pada upaya pembatasan massa, tetapi juga pada keberadaan personel TNI di lokasi aksi. Sejumlah peserta demonstrasi mempertanyakan peran militer dalam pengamanan demonstrasi sipil dan menilai kehadiran prajurit di lapangan memunculkan berbagai pertanyaan publik.

Di sisi lain, aparat keamanan tetap menjalankan tugas pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif. Hingga aksi berlangsung, pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan unsur kepolisian dan personel TNI yang berada di area sekitar lokasi.

Perdebatan mengenai keterlibatan TNI dalam pengamanan aksi sipil bukanlah isu baru. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, kehadiran personel militer pada kegiatan pengamanan publik kerap memunculkan diskusi mengenai batas kewenangan, kebutuhan keamanan, dan persepsi masyarakat terhadap peran aparat negara.

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, peristiwa di Bundaran HI kembali menunjukkan bahwa isu pengamanan demonstrasi masih menjadi perhatian publik. Kehadiran aparat dalam jumlah besar maupun keterlibatan unsur tertentu sering kali menjadi sorotan yang tidak kalah besar dibanding tuntutan yang dibawa oleh para demonstran.

Sumber: Kompas
Dokumentasi aksi mahasiswa di Bundaran HI
Keterangan peserta aksi

12/06/2026

Teriakan Revolusi!
Jumat Sore, 12 Juni 2026, Dilaporkan Rombongan
Mahasiswa Universitas Indonesia Yang Akan Berunjuk
Rasa Ke Bundaran Hotel Indonesia Tertahan Oleh
Blokade Aparat Keamanan.
sorotan

Kabar mengenai batalnya demonstrasi BEM UI di Bundaran HI yang sempat beredar di media sosial dibantah oleh pihak mahasi...
12/06/2026

Kabar mengenai batalnya demonstrasi BEM UI di Bundaran HI yang sempat beredar di media sosial dibantah oleh pihak mahasiswa. Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menegaskan bahwa tidak ada pengumuman resmi pembatalan aksi dan demonstrasi tetap berjalan sesuai rencana pada Jumat (12/6/2026).

Menurut panitia, aksi tersebut diperkirakan diikuti sekitar 500 mahasiswa dari Universitas Indonesia, serta mendapat dukungan dari sejumlah kampus lain seperti PNJ, Universitas Pancasila, IPB, dan STT Nurul Fikri.

Dalam aksi ini, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, evaluasi sejumlah program pemerintah, hingga kritik terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Pihak BEM UI juga mengimbau masyarakat untuk merujuk informasi resmi melalui kanal media sosial BEM UI guna menghindari informasi yang tidak terverifikasi. Sumber: Kompas

12/06/2026

Jumat sore, 12 Juni 2026, dilaporkan rombongan
mahasiswa Universitas Indonesia yang akan berunjuk
rasa ke Bundaran Hotel Indonesia tertahan oleh
blokade petugas keamanan di depan UOB Plaza
Thamrin Nine, Jalan M.H. Thamrin, Kebon Melati, Tanah
Abang, Jakarta Pusat
sorotan

DUG4AN PERSELINGKUHAN BUPATI MAKIN KUAT, DPR BEBERKAN BUKTIDesakan DPRD Kabupaten Gowa yang disampaikan dalam rapat deng...
12/06/2026

DUG4AN PERSELINGKUHAN BUPATI MAKIN KUAT, DPR BEBERKAN BUKTI

Desakan DPRD Kabupaten Gowa yang disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) pada Senin (11/5/2026) agar Bupati Gowa, Husniah Talenrang, segera memberikan klarifikasi dalam waktu tiga hari terkait dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya, tampaknya belum digubris.

Alih-alih memberikan penjelasan kepada publik, orang nomor satu di Gowa ini justru tampil santai lewat unggahan Instagram pribadinya dengan caption singkat: “Senyum itu ibadah”.

Postingan yang diunggah pada Jumat sore, 15 Mei 2026, memperlihatkan Husniah duduk santai di kursi lipat dengan kaki disilangkan. Ia tidak menghadap ke kamera, melainkan menoleh ke samping sambil tersenyum lebar, seolah tak terusik oleh polemik yang sedang mengguncang ruang publik di Kabupaten Gowa.

“Senyum itu ibadah,” tulisnya sembari menyematkan emotikon senyum di awal dan akhir caption unggahan tersebut.

Di tengah derasnya tuntutan publik agar memberikan klarifikasi atas isu yang tengah ramai diperbincangkan di Kabupaten Gowa, unggahan itu seolah menjadi respons tidak langsung terhadap polemik yang berkembang sekaligus desakan klarifikasi dari DPRD.

Sebelumnya, DPRD Gowa melalui anggota dewan, Abdul Kadir Tulo, secara terbuka meminta Bupati segera angkat bicara demi meredam spekulasi liar yang terus berkembang di masyarakat.

Permintaan itu lahir usai aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Gowa yang sempat ricuh. Massa aksi terlibat saling dorong hingga adu jotos dengan sejumlah kelompok organisasi masyarakat (ormas), sebelum akhirnya situasi dikendalikan aparat kepolisian.

Dalam RDP tersebut, DPRD memang menegaskan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Namun di sisi lain, publik menunggu sikap seorang kepala daerah yang dinilai seharusnya memberi penjelasan, bukan sekadar mengunggah senyum di media sosial saat isu yang menyeret namanya terus menjadi perbincangan luas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi terbuka dari Bupati

KSP Dudung Terseret Kasus MBG, Tegaskan Hanya Jadi Perantara Ponpes dan Dadan HindayanaKepala Kantor Staf Presiden (KSP)...
11/06/2026

KSP Dudung Terseret Kasus MBG, Tegaskan Hanya Jadi Perantara Ponpes dan Dadan Hindayana

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurrahman, menegaskan ia tak memiliki dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) menyusul tuduhan terlibat dalam kasus korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Dudung menjelaskan, tuduhan itu bermula saat ia menjadi perantara antara sebuah pondok pesantren (ponpes) dengan Dadan terkait pembuatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia mengatakan, beberapa bulan lalu, dirinya sempat dihubungi pengurus sebuah ponpes terkait pembangunan SPPG untuk pengadaan MBG.

"Saya kan dekat dengan pesantren. Ada pengurus-pengurus pesantren itu ada Abah Junaidi, ada Ustaz Iskandar, itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren ya untuk sebagai sasaran penerima manfaat karena di pesantren itu kan ada penerima ada santrinya 4.000, ada yang 5.000," jelas Dudung usai menerima audiensi Kepala BGN, Nanik S Deyang, di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Nah, kemudian minta dikenalkan dengan Pak Dadan. Saya sampaikan, 'Pak Dadan, ini ada pesantren sudah siap (membangun SPPG)'."

"Ya sudah ditentukan, dia mulai secar a administrasi sudah siap," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dudung pun mengenalkan perwakilan ponpes kepada Dadan. Sumber Tribun

11/06/2026

Biar Rakyat Yang Menilai ! Siomon Ingin Laporkan Roy Suryo Ke Polisi
sorotan

Address

Jalan. Imbon
Pontianak
78124

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kubu Raya News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share