Pontianak Times

Call Directions Website Contact the business

Pontianak Times Bukan Berita Biasa

WNA Malaysia Ditangkap Bawa Sabu 9,20 Gram di ArukSAMBAS — Satresnarkoba Polres Sambas menangkap WNA Malaysia di Aruk de...
08/10/2026

WNA Malaysia Ditangkap Bawa Sabu 9,20 Gram di Aruk

SAMBAS — Satresnarkoba Polres Sambas menangkap WNA Malaysia di Aruk dengan barang bukti sabu 9,20 gram bruto yang diduga masuk dari Kuching melalui jalur tidak resmi, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Pengungkapan dugaan peredaran narkotika di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia ini terungkap dengan penangkapan terhadap seorang warga negara Malaysia di kawasan Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.

Petugas menangkap terduga pelaku pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah rumah makan di Jalan Merdeka, Dusun Aruk, Desa Sebunga.

Polisi menerima informasi masyarakat terkait aktivitas seorang warga negara Malaysia yang diduga membawa sabu ke wilayah Indonesia. Satresnarkoba Polres Sambas kemudian melakukan penyelidikan hingga mengamankan terduga pelaku.

Dari pemeriksaan awal dan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti, antara lain telepon seluler, uang tunai serta barang yang berkaitan dengan keberadaan terduga pelaku di kawasan tersebut.

lanjut baca, klik: https://pontianak-times.co.id/wna-malaysia-ditangkap-bawa-sabu-920-gram-di-aruk/

Kolaborasi Publik Jadi Kunci Investasi Inklusif di KalbarPONTIANAK — Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, masyarakat dan...
08/10/2026

Kolaborasi Publik Jadi Kunci Investasi Inklusif di Kalbar

PONTIANAK — Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, masyarakat dan UMKM menjadi kunci untuk mendorong investasi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Capaian investasi yang terus meningkat perlu diikuti dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong pengusaha tidak hanya mengejar nilai investasi, tetapi juga membangun kemitraan dengan masyarakat dan pelaku UMKM.

Ketua Tim Kerja Penanaman Modal Dinas PMPTSP Provinsi Kalimantan Barat Teresia Widi A Adis menyampaikan hal tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD) Session I bertema “Kolaborasi Publik Mendorong Investasi Inklusif dan Berkelanjutan di Kalbar” yang digelar Sekber Satukata, Kamis (8/10/2026).

“Dengan tercapainya realisasi lebih dari 100 persen ini, pemerintah meminta komitmen pengusaha untuk memberikan dampak kepada masyarakat, terutama kesejahteraannya. Komitmen pengusaha tidak hanya berinvestasi, tetapi juga memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujar Teresia.

lanjut baca, klik: https://pontianak-times.co.id/kolaborasi-publik-jadi-kunci-investasi-inklusif-di-kalbar/

Kejati Kalbar Luncurkan SIKAWAN DAYAK Lindungi Perempuan dan AnakPONTIANAK — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat meluncurk...
08/10/2026

Kejati Kalbar Luncurkan SIKAWAN DAYAK Lindungi Perempuan dan Anak

PONTIANAK — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat meluncurkan SIKAWAN DAYAK atau Sistem Perlindungan Hak Keperdataan Perempuan dan Anak Dayak di Kalimantan Barat.

Wakil Kepala Kejati Kalbar Laksmi Indriyah R., S.H., LL.M. menggagas program tersebut sebagai proyek perubahan dalam rangkaian Diklat PKN II Angkatan XIX Tahun 2026.

Kepala Kejati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan memimpin peluncuran di Ruang Vicon Lantai 4 Kejati Kalbar, Selasa (6/10/2026). Wakajati Kalbar, para asisten, koordinator, kasi, serta jajaran Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Barat mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Emilwan mengatakan SIKAWAN DAYAK tidak sekadar menjadi program baru. Menurutnya, sistem tersebut menunjukkan kehadiran negara dalam memastikan masyarakat adat, khususnya perempuan dan anak, memperoleh perlindungan serta kepastian atas hak keperdataan.

“Program ini merupakan bentuk perubahan untuk meningkatkan pelayanan publik secara sinergis bersama dengan Dinas Dukcapil, ketua dewan adat atau pemangku adat, pengadilan dan stakeholders terkait,” ujar Emilwan.

lanjut baca, klik:
https://pontianak-times.co.id/kejati-kalbar-luncurkan-sikawan-dayak-lindungi-perempuan-dan-anak/

Selamat jalan Andreas Keny Kumala. Banyak cerita yang kita lalui. Di akhir hayatmu dalam kondisi sakit, semangatmu masih...
03/10/2026

Selamat jalan Andreas Keny Kumala. Banyak cerita yang kita lalui. Di akhir hayatmu dalam kondisi sakit, semangatmu masih membara untuk membela kaum tertindas.

Guru Besar UNISSAS Dorong Keuangan Syariah untuk Keadilan EkonomiSAMBAS — Guru Besar Bidang Keuangan Syariah Universitas...
27/09/2026

Guru Besar UNISSAS Dorong Keuangan Syariah untuk Keadilan Ekonomi

SAMBAS — Guru Besar Bidang Keuangan Syariah Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin (UNISSAS) Sambas, Prof. Dr. H. Sumar’in Asmawi, M.S.I., mendorong penguatan sistem keuangan syariah sebagai instrumen untuk mengatasi ketimpangan dan memperluas pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Gagasan tersebut disampaikan Sumar’in dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besar di Aula Ir. H. Burhanuddin Kampus Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Minggu (27/9/2026). Orasi ilmiah itu mengangkat tema “Jihad Iqtishadi: Keuangan Syariah sebagai Arsitektur Keadilan Ekonomi.”

Sumar’in mengatakan keuangan syariah tidak semestinya dipahami sebatas sistem perbankan yang bebas bunga. Menurut dia, ekonomi syariah harus dibangun dengan landasan tauhid, akhlak, kemanusiaan, keseimbangan, serta keberpihakan pada keadilan distribusi.

“Ekonomi syariah adalah ekonomi yang berlandaskan tauhid, akhlak, kemanusiaan, dan keseimbangan,” kata Sumar’in dalam orasinya.

Ia menilai persoalan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan, tetapi juga distribusi kekayaan dan kesempatan ekonomi. Karena itu, menurut Sumar’in, sistem keuangan harus mampu memastikan keuntungan dan risiko tidak hanya ditanggung salah satu pihak.

lanjut baca, klik: https://pontianak-times.co.id/guru-besar-unissas-dorong-keuangan-syariah-untuk-keadilan-ekonomi/

Kejati Kalbar Selesaikan 18 Perkara Melalui MKR hingga SeptemberPONTIANAK – Kejati (Kejaksaan Tinggi) Kalimantan Barat t...
27/09/2026

Kejati Kalbar Selesaikan 18 Perkara Melalui MKR hingga September

PONTIANAK – Kejati (Kejaksaan Tinggi) Kalimantan Barat telah menyelesaikan 18 perkara melalui Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) pada tahap penuntutan hingga September 2026.

Capaian tersebut bertambah setelah Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan menyetujui empat permohonan penghentian perkara melalui MKR dalam ekspose perkara secara virtual, Rabu (23/9/2026).

Ekspose berlangsung di Ruang Vidcom Lantai 4 Kejati Kalbar. Kegiatan itu dihadiri Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), jajaran Bidang Tindak Pidana Umum Kejati Kalbar, serta para kepala kejaksaan negeri, kepala cabang kejaksaan negeri, dan kepala seksi pidana umum se-Kalimantan Barat.

Empat perkara yang mendapat persetujuan tersebut berasal dari Kejaksaan Negeri Singkawang, Kejaksaan Negeri Pontianak, dan Kejaksaan Negeri Sambas.

lanjut baca, klik: https://pontianak-times.co.id/kejati-kalbar-selesaikan-18-perkara-melalui-mkr-hingga-september/

Di Era Sutarmidji, PDAM Tanpa Cawe-cawe ProyekPONTIANAK – Manajemen PDAM Pontianak di era Walikota Sutarmidji bebas cawe...
27/09/2026

Di Era Sutarmidji, PDAM Tanpa Cawe-cawe Proyek

PONTIANAK – Manajemen PDAM Pontianak di era Walikota Sutarmidji bebas cawe-cawe proyek dan belanja material PDAM. Semua keputusan harus melalui pembahasan.

Pernyataan itu disampaikan Sutarmidji saat menjadi narasumber Podcast di Studio Podcast Satukata Jalan Pak Benceng Pontianak yang tayang, Jumat (25/9/2026). Podcast tersebut membahas pengelolaan PDAM Pontianak yang sekarang menjadi Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa.

Sutarmidji yang manta Wakil Walikota hingga Walikota ini secara tegas menyatakan dirinya tidak memiliki kepentingan dalam proyek PDAM selama menjabat wali kota. “Saya pun tak punya kepentingan. Saya tak pernah terima, kecuali jadi pembicara waktu itu ada honor,” kata Sutarmidji.

Ia kemudian menantang pihak internal PDAM untuk membuktikan jika dirinya pernah ikut mengatur proyek maupun pengadaan material. “Orang PDAM itu pernah enggak, pernah enggak ada proyek yang saya cawe-cawe, pernah enggak ada belanja material saya cawe-cawe? Enggak. Saya enggak ada,” ujarnya.

Di era kepemimpinan Sutarmidji inilah, PDAM Pontianak mengalami keuntungan dan manajemennya sehat. Kodisi ini sekaligus untuk refleksi PDAM di era Waliikota Edi Rusdi Kamtono.

Menurut Sutarmidji, sikap tersebut menjadi alasan dirinya dapat memberikan instruksi kepada jajaran PDAM tanpa kepentingan pribadi. Namun, ia menegaskan instruksi tetap harus memiliki dasar rasional.

lanjut baca, klik: https://pontianak-times.co.id/di-era-sutarmidji-pdam-tanpa-cawe-cawe-proyek/

Sutarmidji Sebut Waduk Jadi Kunci Krisis Air PontianakPONTIANAK – Sutarmidji menyebut ketersediaan air baku menjadi pers...
27/09/2026

Sutarmidji Sebut Waduk Jadi Kunci Krisis Air Pontianak

PONTIANAK – Sutarmidji menyebut ketersediaan air baku menjadi persoalan utama Perumda Tirta Khatulistiwa menghadapi kemarau dan intrusi air laut.

Mantan Wali Kota Pontianak dan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menilai Perumda Tirta Khatulistiwa perlu memperkuat cadangan air baku untuk menghadapi kemarau panjang dan intrusi air laut di Sungai Kapuas.

Pernyataan tersebut dikemukakan Sutarmidji dalam podcast satukata yang dipandu host R. Rido Ibnu Syahrie, Jumat (25/9/2026). Podcast mengupas tuntas persoalan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa ata PDAM Pontianak.

"Persoalan utama pengelolaan air bersih di Pontianak bukan lagi kapasitas produksi maupun manajemen, melainkan ketersediaan air baku. Waduk Penepat sebagai salah satu kunci untuk mengatasi persoalan tersebut," kata Sutarmidji.

Pemilik sapaan Bang Midji ini menegaskan masalah PDAM itu sekarang hanya satu yaitu persediaan air baku. Kapasitas Waduk Penepat yang saat ini digunakan masih terbatas.

lanjut baca, klik: https://pontianak-times.co.id/sutarmidji-sebut-waduk-jadi-kunci-krisis-air-pontianak/

Rumah Oksigen Sungai Ambawang Bantu Warga Terdampak KarhutlaKUBU RAYA – Muhammadiyah dan Aisyiyah Kubu Raya bersama seju...
22/09/2026

Rumah Oksigen Sungai Ambawang Bantu Warga Terdampak Karhutla

KUBU RAYA – Muhammadiyah dan Aisyiyah Kubu Raya bersama sejumlah lembaga menghadirkan Rumah Oksigen Kolaborasi untuk membantu warga menghadapi dampak kabut asap karhutla.

Muhammadiyah dan Aisyiyah Kubu Raya bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalimantan Barat, dan Kecamatan Sungai Ambawang meluncurkan Rumah Oksigen Kolaborasi, Selasa (22/9/2026).

Layanan tersebut bertempat di Kantor Camat Sungai Ambawang, Jalan Lintas Kalimantan, Sungai Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya.

Rumah Oksigen Kolaborasi ini hadir sebagai respons terhadap memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla. Program ini menyediakan Rumah Oksigen, pemeriksaan kesehatan, vitamin, dan masker secara gratis bagi masyarakat.

Camat Sungai Ambawang Jurin, SE, mengatakan kolaborasi berbagai pihak memperkuat upaya menghadapi dampak kabut asap.

lanjutbaca, klik: https://pontianak-times.co.id/rumah-oksigen-sungai-ambawang-bantu-warga-terdampak-karhutla/

Address

Jalan Pak Benceng, Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak
Pontianak
78116

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pontianak Times posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pontianak Times:

Shortcuts

Share