Diva Production

Diva Production Sound System Entertainment
(6)

Kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan masyarakat. Perdebatan muncul di ruang publ...
10/06/2026

Kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan masyarakat. Perdebatan muncul di ruang publik terkait perbedaan pola komunikasi pemerintah dalam menyampaikan kenaikan harga di dua masa pemerintahan yang berbeda.

​Banyak pihak membandingkan kebijakan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kebijakan di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Salah satu poin yang kerap disorot adalah pendekatan komunikasi politik yang diterapkan.

​Pada masa pemerintahan SBY, kenaikan harga BBM—yang saat itu berkisar di angka Rp1.500 per liter—kerap diiringi dengan pernyataan resmi pemerintah yang disertai permohonan maaf kepada masyarakat. Hal ini dinilai sebagai bentuk empati pemerintah terhadap beban ekonomi yang dialami rakyat akibat kenaikan tersebut.

​Di sisi lain, publik menyoroti kebijakan penyesuaian harga BBM di era Presiden Prabowo yang mencapai Rp4.000 per liter. Sebagian elemen masyarakat merasa bahwa kenaikan yang lebih signifikan ini tidak disertai dengan komunikasi publik yang serupa, sehingga memicu persepsi bahwa kebijakan tersebut diambil tanpa narasi penjelasan atau permohonan maaf yang senada dengan era sebelumnya.

​Perbedaan gaya komunikasi ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan ruang diskusi masyarakat, mencerminkan adanya ekspektasi publik yang tinggi terhadap transparansi dan kedekatan emosional pemerintah dalam setiap kebijakan yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah terkait perbandingan pola komunikasi kebijakan tersebut.
​Apakah Anda ingin saya mendalami dampak ekonomi dari kenaikan harga BBM tersebut atau mencari perbandingan data resmi harga BBM dari masa ke masa?

Kabar lega sekaligus menyedihkan datang dari kasus pembunuhan adik kita, Bilqis (11), siswi SD asal Jenar, Sragen. Setel...
10/06/2026

Kabar lega sekaligus menyedihkan datang dari kasus pembunuhan adik kita, Bilqis (11), siswi SD asal Jenar, Sragen. Setelah dilakukan pengejaran, pelaku yang bernama Suparman alias Blendus (53) akhirnya berhasil diringkus oleh Tim Resmob Polres Sragen pada Selasa (9/6/2026) malam.

​Pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani ini sempat melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat akan ditangkap, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan kakinya dengan timah panas.

​Kenapa sih tega banget?
Dari hasil penyelidikan sementara, motifnya ternyata sangat kejam: pelaku ingin menguasai harta korban, yaitu motor Honda Vario dan ponsel milik Bilqis. Jadi, ini kasus pencurian dengan kekerasan yang berujung maut.

​Beberapa fakta yang terungkap:
✅​Barang bukti ditemukan: Polisi berhasil melacak motor dan HP milik Bilqis yang sempat dijual pelaku ke daerah Klaten.
✅​Pakaian pelaku: Tim kepolisian bahkan harus menyisir aliran Bengawan Solo untuk mencari barang bukti pakaian yang dibuang pelaku.
✅​Penadah diamankan: Selain pelaku utama, orang yang menampung barang curian tersebut juga sudah diamankan polisi.

​Sekarang, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang diproses hukum lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Sragen..

​Jujur, nyesek banget mendengar berita ini. Semoga pelaku dihukum seberat-beratnya karena sudah melakukan perbuatan yang sangat 84nj4t dan m3njijik4n terhadap anak di bawah umur. Keadilan harus ditegakkan untuk Bilqis! 🕊️

Masya Allah,Muhammad Rafdi Maradjabessy adalah putra dari Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen. Rafdi memili...
10/06/2026

Masya Allah,Muhammad Rafdi Maradjabessy adalah putra dari Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen. Rafdi memilih bekerja sebagai kuli bangunan sejak masih duduk di bangku SMA dan tetap melakukannya setelah berumah tangga.la menolak memanfaatkan jabatan ayahnya untuk mendapatkan kemudahan hidup dan lebih memilih hidup mandiri.

Kasus Aziz dan Ranning yang ditangkap gara-gara beli Pertalite pakai jeriken di Medan lagi ramai nih. Pengacara mereka m...
10/06/2026

Kasus Aziz dan Ranning yang ditangkap gara-gara beli Pertalite pakai jeriken di Medan lagi ramai nih. Pengacara mereka menilai kasus ini gak adil kalau cuma dibebankan ke mereka berdua.

​Kenapa? Ini poin-poin pentingnya:
✅​Bantu Warga Pelosok: Mereka itu beli BBM buat disalurkan ke daerah terpencil dan perkebunan yang emang susah banget dapet akses bensin. Niatnya bantu warga, bukan buat ngerugiin negara.
✅​Tanggung Jawab Negara: Menurut pengacara, urusan distribusi BBM ke pelosok itu harusnya tugas negara. Jadi, Dirut Pertamina, Menteri BUMN, sampai pemilik SPBU juga harusnya ikut bertanggung jawab atas masalah kelangkaan ini.
✅​Hukuman Gak Ngotak: Masalahnya cuma soal 20 liter Pertalite, tapi ancaman hukumannya main-main: 6 tahun penjara dan denda sampai Rp60 miliar!

​Sekarang tim hukumnya berharap banget majelis hakim bisa melihat kondisi asli di lapangan—kalau masyarakat di daerah terpencil memang butuh pasokan bensin ini.

​Gimana menurut kalian, hukuman kayak gini kemahalan gak buat 20 liter bensin? 🤔👇

Hari Ini Tanggal 10 Juni Pas Hari Rabu Pon, Satu Keluargamu Tertimpa Rezeki Besar Tak Terputus 🤲
10/06/2026

Hari Ini Tanggal 10 Juni Pas Hari Rabu Pon, Satu Keluargamu Tertimpa Rezeki Besar Tak Terputus 🤲

Masya Allah 😭Baim Wong Sampaikan Duka atas Tragedi Bulukumba, Sempat Batalkan Aksi Ekstrem Karna Lapangan Tidak Memungki...
10/06/2026

Masya Allah 😭Baim Wong Sampaikan Duka atas Tragedi Bulukumba, Sempat Batalkan Aksi Ekstrem Karna Lapangan Tidak Memungkinkan

​Baim Wong menyampaikan rasa bela sungkawa mendalam kepada keluarga mendiang Elmi Febrianti atas insiden tragis yang terjadi di Bulukumba. Baim membenarkan bahwa dirinya berada di lokasi tersebut sehari sebelum kejadian.

​Ia mengungkapkan, awalnya tim sempat merencanakan aksi ekstrem (stunt) terjun dari Tebing Apalarang setinggi 20 meter. Namun, rencana itu dibatalkan demi mengutamakan keselamatan karena kondisi lapangan yang tidak memungkinkan.

​"Saya pribadi mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga dari Elmi Febrianti. Semoga segala dosa-dosanya dihapuskan dan semua amal ibadahnya diterima di sisi Allah," tutur Baim.

Kasus dugaan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken yang menjerat Aziz Apandi Silalahi dan Ranning Al...
10/06/2026

Kasus dugaan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken yang menjerat Aziz Apandi Silalahi dan Ranning Alamer Mulsim Cibro terus menjadi sorotan. Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, tim kuasa hukum kedua terdakwa menilai perkara tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada klien mereka semata.

Penasihat hukum menilai persoalan distribusi BBM ke daerah terpencil merupakan tanggung jawab negara. Mereka menyebut selama ini masih banyak wilayah pelosok dan kawasan perkebunan yang kesulitan mendapatkan akses bahan bakar, sehingga masyarakat kerap mencari cara sendiri untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Karena itu, kuasa hukum meminta pihak-pihak terkait, termasuk Direktur Utama Pertamina, Menteri BUMN, hingga pemilik SPBU, turut dimintai pertanggungjawaban dalam persoalan yang sedang bergulir di pengadilan tersebut.

Menurut mereka, kedua terdakwa justru berperan membantu menyalurkan BBM kepada masyarakat di daerah yang sulit dijangkau. Mereka menilai tindakan kliennya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga, bukan untuk melakukan penyalahgunaan yang merugikan negara dalam jumlah besar.

Tim pembela juga menyoroti ancaman hukuman yang dinilai tidak sebanding dengan jumlah BBM yang menjadi objek perkara. Pasalnya, kasus tersebut disebut hanya berkaitan dengan sekitar 20 liter Pertalite, namun kedua terdakwa terancam pidana hingga 6 tahun penjara serta denda maksimal Rp60 miliar.

Mereka berharap majelis hakim dapat melihat perkara ini secara lebih luas, termasuk mempertimbangkan kondisi distribusi BBM di lapangan dan kebutuhan masyarakat yang selama ini masih bergantung pada pasokan bahan bakar ke wilayah-wilayah terpencil. Sidang pun masih akan berlanjut untuk mendengarkan agenda berikutnya sebelum majelis hakim mengambil keputusan atas perkara tersebut.

Belakangan ini kasus Joni Iskandar (JI) di Lampung lagi ramai banget jadi perbincangan netizen. Ada dua versi cerita yan...
10/06/2026

Belakangan ini kasus Joni Iskandar (JI) di Lampung lagi ramai banget jadi perbincangan netizen. Ada dua versi cerita yang beredar di masyarakat—antara versi polisi dan versi keluarga korban. Tapi di luar perdebatan itu, ada satu instruksi dan sikap super tegas dari pimpinan tertinggi kepolisian kita:

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendukung penuh Kapolda Lampung dan seluruh Kapolres jajaran untuk s1k4t h4b1s tanpa kompromi para pelaku begal!

​1. Kenapa Polisi Ambil Tindakan Tegas? (Versi Kepolisian)
​Bukan Pemain Baru: JI ini ternyata residivis kasus curanmor dan narkoba. Dia diduga kuat masuk jaringan m4f14 pencurian motor antarprovinsi (Lampung–Tangerang).
​Membahayakan Nyawa: Komplotan begal ini terkenal l14r dan sering membekali diri dengan senjata api rakitan saat beraksi di jalanan.
​Melawan Saat Ditangkap: Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur (t3mb4k m4t1) karena JI mencoba kabur dan melawan petugas dengan s4d1s saat proses pengembangan kasus di lapangan.

​2. Keberatan dari Pihak Keluarga
​Ngaku Tanpa Perlawanan: Istri JI, Apriliya Niken Pratiwi, membantah cerita polisi. Katanya, suaminya ditangkap pas lagi tidur dan langsung pasrah waktu dibawa petugas dengan tangan diborgol.
​Minta Diusut Tuntas: Pihak keluarga merasa janggal karena melihat banyak luka memar dan lebam di tubuh jenazah. Didampingi 9 pengacara, sang istri akhirnya menuntut keadilan dan meminta Kapolri mengevaluasi kinerja jajaran di bawahnya.

​3. Komitmen Kapolri: Jamin Keamanan Warga adalah Nomor Satu!
Merespons situasi kejahatan jalanan yang makin bikin m4sy4r4k4t ketakutan, Kapolri langsung pasang badan dan memberikan instruksi langsung kepada Kapolda hingga tingkat Kapolres.
​Bagi Kapolri, keselamatan masyarakat adalah yang paling utama. Tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku begal bersenjata sangat diperlukan buat memberikan efek jera, sekaligus memastikan tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan di bumi Lampung.

​Namun, Kapolri juga berpesan dengan sangat tegas agar seluruh jajaran Kapolres dan anggota di lapangan tetap bekerja profesional sesuai aturan (SOP) dan menjaga semangat Polri Presisi yang transparan serta berkeadilan. Dukung terus pemberantasan begal demi Lampung yang aman, kondusif, dan damai! 👮‍♂️🇮🇩

Air mata haru seorang ibu tak kuasa terbendung saat menerima hadiah umrah dari putranya yang berhasil meraih prestasi da...
10/06/2026

Air mata haru seorang ibu tak kuasa terbendung saat menerima hadiah umrah dari putranya yang berhasil meraih prestasi dalam lomba hafalan 30 juz Al-Qur'an. Momen penuh kebahagiaan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Madinah, Kopang, dan menyentuh hati banyak orang yang menyaksikannya.

Berkat ketekunan dan kesungguhannya dalam menghafal Al-Qur'an, sang anak berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi tahfiz. Hadiah yang diperolehnya kemudian dipersembahkan untuk memberangkatkan seluruh keluarga ke Tanah Suci sebagai bentuk bakti dan rasa syukur atas doa, dukungan, serta pengorbanan yang selama ini mengiringi perjalanan hidupnya.

Suasana haru pun tak terelakkan saat sang ibu mengetahui bahwa hadiah tersebut bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk umrah sekeluarga. Tangis bahagia pecah karena tak menyangka perjuangan putranya dalam menjaga hafalan Al-Qur'an mampu mengantarkan seluruh keluarga mendapatkan kesempatan menjadi tamu Allah di Baitullah.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, kesabaran, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an dapat menghadirkan keberkahan yang luar biasa. Selain membanggakan keluarga, prestasi sang anak juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk semakin mencintai dan mempelajari Al-Qur'an.

Semoga Allah senantiasa memuliakan para penghafal Al-Qur'an, membahagiakan kedua orang tua mereka, serta memberikan kemudahan bagi kita semua untuk suatu hari dapat beribadah ke Tanah Suci.

Belakangan ini kasus Joni Iskandar (JI) di Lampung lagi ramai jadi perbincangan netizen. Ada dua versi cerita yang bered...
10/06/2026

Belakangan ini kasus Joni Iskandar (JI) di Lampung lagi ramai jadi perbincangan netizen. Ada dua versi cerita yang beredar di masyarakat—antara versi polisi dan versi keluarga. Tapi di luar perdebatan itu, ada satu sikap tegas dari wakil rakyat kita: Komisi III DPR RI mendukung penuh Polda Lampung untuk s1k4t h4b1s dan tindak tegas para pelaku begal!

​Yuk, kita bedah pelan-pelan biar makin paham duduk perkaranya:
​1. Kenapa Polisi Ambil Tindakan Tegas? (Versi Kepolisian)
​Bukan Pemain Baru: JI ini ternyata residivis kasus curanmor dan narkoba. Dia diduga kuat masuk jaringan m4f14 pencurian motor antarprovinsi (Lampung–Tangerang).
​Membahayakan Nyawa: Komplotan begal ini terkenal l14r dan sering bawa senjata api rakitan saat beraksi.
​Melawan Saat Ditangkap: Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur (t3mb4k m4t1) karena JI mencoba kabur dan melawan petugas dengan s4d1s saat pengembangan kasus di lapangan.

​2. Keberatan dari Pihak Keluarga
​Ngaku Tanpa Perlawanan: Istri JI, Apriliya Niken Pratiwi, membantah cerita polisi. Katanya, suaminya ditangkap pas lagi tidur dan langsung pasrah waktu dibawa petugas dengan tangan diborgol.
​Minta Diusut Tuntas: Pihak keluarga merasa janggal karena melihat banyak luka memar dan lebam di tubuh jenazah. Didampingi 9 pengacara, sang istri akhirnya menuntut keadilan dan meminta Kapolri mencopot Kapolda Lampung.

​3. Sikap Tegas Komisi III DPR RI: Keamanan Warga yang Utama!
Melihat situasi kejahatan jalanan yang makin bikin m4sy4r4k4t ketakutan, Komisi III DPR RI langsung pasang badan buat mendukung penuh aparat kepolisian.

​Bagi DPR, keselamatan masyarakat Lampung adalah hukum tertinggi. Tindakan tegas tanpa kompromi terhadap pelaku begal bersenjata sangat diperlukan buat memberikan efek jera. Biar nggak ada lagi warga yang jadi korban t3v4s di jalanan!

​DPR juga berpesan agar polisi di lapangan tetap bekerja sesuai aturan (SOP) dan semangat Polri Presisi. Dukung terus pemberantasan begal demi Lampung yang aman dan damai! 👮‍♂️🇮🇩

Address

Jln. Mayor Iskandar
Prabumulih
31125

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Diva Production posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Diva Production:

Share

Category