Info Purbalingga

Info Purbalingga Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Info Purbalingga, Media, Purbalingga.

info purbalingga-media up to date seputar purbalingga, national dan internasional dari berbagai sumber yang kredibel, bertujuan memberikan informasi tentang social, politik, wisata, ekonomi, Dan lainnya sebagai penyeimbang banyaknya konten" entertainment

Tiga Kebakaran Terjadi Sehari di Purbalingga, Semua Diduga Dipicu Tungku KayuTiga kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten...
25/08/2026

Tiga Kebakaran Terjadi Sehari di Purbalingga, Semua Diduga Dipicu Tungku Kayu

Tiga kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Purbalingga dalam sehari, Senin (24/8/2026). Ketiganya diduga dipicu tungku kayu yang belum sepenuhnya padam setelah digunakan untuk memasak.

Lokasi kebakaran masing-masing berada di Dusun Senila RT 11 RW 8 Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol; Desa Blater RT 1 RW 5, Kecamatan Kalimanah; serta Desa Cipaku RT 3 RW 9 Dusun 5, Kecamatan Mrebet.

Kepala Satpol PP Kabupaten Purbalingga Raditya Widayaka mengatakan, kebakaran di Desa Tunjungmuli menimpa rumah kayu milik Mutingah (80). Rumah lansia tersebut ludes terbakar setelah ditinggal pemiliknya pergi ke masjid usai memasak menggunakan tungku kayu.

"Kebakaran diduga disebabkan dari tungku kayu yang digunakan untuk memasak, namun belum padam seluruhnya," katanya.

Bara dari kayu yang masih menyala kemudian memicu titik api dan merambat ke seluruh bagian rumah. Warga yang melihat kejadian berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sebelum menghubungi Pos Damkar Rembang.

Setelah satu unit truk Damkar diterjunkan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun Mutingah mengalami kerugian material sekitar Rp15 juta.

Kebakaran kedua terjadi di rumah milik Yatim Adi Winoto di Dukuh Karangso RT 1 RW 5, Desa Blater. Api juga diduga berasal dari tungku kayu yang belum sepenuhnya padam setelah digunakan untuk memasak air.

Kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB ketika penghuni rumah memasak air menggunakan tungku. Sekitar pukul 14.10 WIB, kegiatan memasak selesai dan penghuni memastikan tungku telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.

Namun, api ternyata belum sepenuhnya padam. Bara kemudian membakar benda di sekitar tungku dan api merambat hingga menghanguskan bagian rumah.

Akibat kebakaran tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian material sekitar Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Sementara kebakaran ketiga terjadi di rumah Krismanto (34) di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet. Api juga diduga berasal dari tungku yang ditinggalkan ketika belum benar-benar padam.

Akibat kejadian tersebut, bagian dapur rumah Krismanto ludes terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta, tanpa korban jiwa maupun luka.
Sorotan
Selengkapnya...
https;//radarbanyumas.disway.id/purbalingga/read/155780/tiga-kebakaran-terjadi-sehari-di-purbalingga-semua-diduga-dipicu-tungku-kayu

Pemkab Purbalingga Dapat Tambahan Transfer Dana Rp 17 MiliarPemerintah Kabupaten Purbalingga memastikan sejumlah tambaha...
25/08/2026

Pemkab Purbalingga Dapat Tambahan Transfer Dana Rp 17 Miliar

Pemerintah Kabupaten Purbalingga memastikan sejumlah tambahan ruang fiskal dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 akan diarahkan untuk memperkuat program prioritas yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga, Rabu (19/8/2026), di Ruang Rapat DPRD.

Salah satu perhatian utama adalah Program Alus Dalane. Bupati menegaskan pembangunan dan perbaikan jalan tetap menjadi prioritas, dengan pelaksanaannya diarahkan agar semakin merata hingga wilayah perdesaan.

“Program Alus Dalane dilaksanakan sebagai wujud nyata dari prioritas Pemerintah Kabupaten Purbalingga,” kata Bupati

Menurutnya, Alus Dalane tidak hanya mengandalkan APBD Kabupaten Purbalingga, tetapi juga mengedepankan kolaborasi dan sinergi anggaran dari berbagai jenjang pemerintahan serta instansi pemerintah lainnya.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan jalan juga akan memperhatikan kesiapan menghadapi musim penghujan, termasuk dukungan drainase dan penerangan jalan.

“Dalam pelaksanaannya, pembangunan jalan akan memperhatikan kesiapan menghadapi musim penghujan, termasuk dukungan drainase dan penerangan jalan,” ujarnya.

Tambahan TKD Rp17 Miliar Perkuat Program Prioritas

Ruang fiskal juga bertambah melalui Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp17 miliar, yang terdiri dari tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) Rp8 miliar dan penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) Rp9 miliar. Tambahan tersebut diterima secara pasti pada 11 Agustus 2026.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga merencanakan tambahan TKD tersebut untuk memperkuat Alus Dalane, persiapan SNT, pengadaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, serta fasilitasi koordinasi dengan kementerian dan pemenuhan prioritas lainnya.

“Tambahan TKD ini rencananya akan diprioritaskan untuk menambah dukungan Alus Dalane, persiapan SNT, pengadaan sarpras pemadam kebakaran serta fasilitasi koordinasi dengan kementerian,” jelas Bupati.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan dalam Perubahan APBD 2026 turut dipengaruhi SiLPA Tahun Anggaran 2025. Dari total SiLPA Rp103,76 miliar, pemerintah daerah menjelaskan bahwa Rp38,22 miliar merupakan SiLPA bebas yang dapat dialokasikan secara fleksibel, sedangkan Rp65,55 miliar merupakan SiLPA terikat yang penggunaannya telah ditentukan.

Dari SiLPA bebas tersebut, Rp15 miliar telah digunakan dalam APBD Murni 2026. Dengan demikian, terdapat tambahan SiLPA bebas sekitar Rp23,3 miliar yang dapat digunakan pada Perubahan APBD 2026.

Pemerintah daerah berkomitmen mengarahkan dana tersebut pada kegiatan produktif yang memiliki daya ungkit terhadap ekonomi masyarakat, antara lain belanja modal infrastruktur jalan, jaringan dan irigasi, bantuan permodalan bagi UMK/kelompok tani, serta dukungan program prioritas nasional.

“Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen mengarahkan penggunaan tambahan Silpa bebas ini pada kegiatan produktif yang berdaya ungkit ekonomi,” tegasnya.

Selain kondisi jalan, pemerintah daerah juga memberi perhatian terhadap Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Penanganan tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki LPJU yang sudah ada, tetapi juga memasang LPJU baru pada titik-titik yang membutuhkan.

Untuk mendukung langkah tersebut, pada KUA-PPAS 2027 telah dialokasikan Rp3 miliar untuk penanganan LPJU di Kabupaten Purbalingga.
SEMARNAT
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/barlingmascakeb/95412/pemkab-purbalingga-dapat-tambahan-transfer-dana-rp-17-miliar

Guru SMA Terlibat Skandal Jual Beli Kursi Mahasiswa Baru Unsoed Purwokerto, Jadi Negosiator HargaKasus jual beli kursi m...
23/08/2026

Guru SMA Terlibat Skandal Jual Beli Kursi Mahasiswa Baru Unsoed Purwokerto, Jadi Negosiator Harga

Kasus jual beli kursi mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diduga melibatkan sejumlah guru Sekolah Menengah Atas (SMA).

Guru SMA ini bertindak sebagai koordinator calon mahasiswa baru.

Hal ini diungkap Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung KPK, Sabtu (22/8/2026).

Taufik mengatakan, para guru SMA ini berkomunikasi dengan Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto yang menjadi dalang transaksi pemerasan dan gratifikasi mahasiswa baru pada klaster ketiga kasus ini.

Praktik jual beli kursi calon mahasiswa baru yang dilakukan Eko ini atas pengetahuan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

Menurut Taufik, keterlibatan guru SMA ini terbongkar lewat percakapan dengan Eko di WhatsApp.

"Nah, guru ini yang kemudian ada kami temukan percakapan di WhatsApp-nya dengan Saudara ES, yang kemudian ini ada tawar-menawar jumlah kuotanya, dan juga tawar-menawar terkait per orangnya, per kepalanya itu berapa."

"Berkisar antara ada Rp500 juta sampai yang paling rendah itu ada Rp50 juta untuk per kepala," ungkap Taufik.

Taufik mengungkap, Eko Sumanto inilah yang kemudian mengurus seluruh transaksi pungutan di luar aturan resmi, baik yang mengalir melalui orangtua calon mahasiswa, pihak ketua, maupun para guru.

Data KPK, Eko menerima aliran dana hingga Rp1,12 miliar dari salah satu pihak pengepul yang merupakan guru SMA, selama periode seleksi 2025–2026.

Ia kemudian melaporkan penerimaan mahar tersebut kepada Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

Sodiq lantas memberikan akses akun otorisasi pribadinya agar Eko bisa menyetujui kelulusan para mahasiswa yang menyetor uang.

Jalur Mandiri Rawan Korupsi

Taufik pun menyoroti penerimaan mahasiswa jalur mandiri yang sangat rawan menjadi ladang korupsi.

Apalagi, kampus yang menyandang status Badan Layanan Umum (BLU) memiliki kewenangan penuh mengatur anggaran dan mengelola aset secara mandiri.

Terkait hal ini, KPK berencana menggandeng Kedeputian Pencegahan dan Monitoring untuk merumuskan program yang mampu menutup celah penyelewengan tersebut.

"Tentunya, modus-modus dan titik-titik mana dari hasil proses penyidikan yang sedang kami jalani, itu yang akan disampaikan kepada Kedeputian Pencegahan untuk dilakukan penguatan-penguatan, atau bahkan tadi, kalau secara frontal-nya dihapus jalur mandirinya."

"Itu kewenangan memang ada di kementerian terkait maupun universitas," tutur Taufik.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus jual beli kursi mahasiswa baru di Unsoed Purwokerto.

Mereka adalah Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga, dan Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto.

KPK juga menjerat tiga pihak swasta yang memfasilitasi penyuapan, yakni Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono.

Dalam operasi senyap yang dilakukan, KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp665 juta serta saldo rekening sebesar Rp99 juta.

Keenam tersangka kini ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari ke depan, terhitung sejak 21 Agustus hingga 9 September 2026.
Sorotan
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/better-banyumas/95342/guru-sma-terlibat-skandal-jual-beli-kursi-mahasiswa-baru-unsoed-purwokerto-jadi-negosiator-harga

Evakuasi Mencekam 9 Jam: Pendaki 16 Tahun Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet Ditemukan MeninggalSeorang pendaki remaja beru...
20/08/2026

Evakuasi Mencekam 9 Jam: Pendaki 16 Tahun Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet Ditemukan Meninggal

Seorang pendaki remaja berusia 16 tahun, M Fahri Maulana, ditemukan meninggal dunia usai terjatuh ke dalam kawah Gunung Slamet di kawasan Puncak Salam, Kabupaten Tegal. Korban yang sedang melakukan pendakian tektok terperosok ke kedalaman 15 hingga 20 meter setelah bebatuan retak di bibir kawah yang didudukinya mendadak longsor pada Selasa (18/8/2026) pagi.

Proses evakuasi pendaki Gunung Slamet tersebut berlangsung penuh drama dan memakan waktu hingga sembilan jam akibat medan ekstrem serta jarak pandang yang terbatas. Tim gabungan akhirnya berhasil membawa jenazah korban tiba di Basecamp Permadi Guci pada Rabu (19/8/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal, Untung Subagyo, membenarkan insiden maut tersebut. Berdasarkan laporan medis dan saksi di lapangan, korban melakukan pendakian tektok Gunung Slamet (naik-turun tanpa menginap) bersama tiga temannya melalui jalur Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa.

"Rombongan tiba di puncak pada Selasa pukul 05.00 WIB. Kemudian sekira pukul 08.30 WIB, korban duduk di bebatuan dekat bibir kawah antara Puncak Salam Gunung Slamet dan Puncak Tugu Surono. Batuan retak yang diduduki korban mendadak longsor hingga membuatnya jatuh ke kawah kedalaman 15-20 meter," terang Untung.

Ketua Forum Komunikasi Relawan Penanggulangan Bencana (FKRPB) Kabupaten Tegal, Anton Priyadi, menyampaikan bahwa operasi pencarian langsung dilakukan setelah mendapat laporan dari tiga rekan korban yang selamat. Tim advance dan tim logistik diberangkatkan bertahap sejak Selasa siang untuk melakukan mitigasi dan penanganan.

Meskipun pendakian diawali dari jalur Sawangan, proses evakuasi dialihkan melewati jalur Basecamp Permadi Guci demi mempercepat penanganan dan kemudahan akses.

Kondisi Licin

Seorang relawan yang terlibat dalam operasi evakuasi, AI, mengungkapkan bahwasanya proses pengangkatan jenazah dari dasar kawah dimulai pukul 17.00 WIB dan baru berhasil diangkat ke permukaan sekitar pukul 19.00 WIB.

"Jalur evakuasi didominasi bebatuan, pasir, dan kerikil licin yang sangat menyulitkan. Suhu dingin ekstrem di puncak serta jarak pandang terbatas di malam hari menjadi tantangan berat. Namun berkat kekompakan tim relawan gabungan, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dan seluruh tim kembali dengan selamat," ujar AI.

Operasi SAR ini melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Tegal, FKRPB, PMI, TNI-Polri, ORARI, KSB Bumijawa, serta relawan Lingkar Gunung Slamet.

Setibanya di pos bawah pada Rabu dini hari, jenazah M Fahri Maulana—warga Dukuh Pakelera, Desa Sirampog, Kabupaten Brebes—langsung dirujuk ke Puskesmas Bumijawa oleh tim medis sebelum diserahkan ke rumah duka untuk dimakamkan.

Adapun tiga rekan korban yang menjadi saksi kunci dalam peristiwa ini, yaitu M Arnanda Fiki (13), Rikian Fadlika (16), dan M Ringgo Panca (16), dilaporkan selamat dan telah kembali ke kediaman masing-masing di Kabupaten Brebes.

Peristiwa tragis ini menjadi peringatan keras bagi para penggiat alam bebas agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati area rawan longsor di sekitar bibir kawah aktif gunung api.
Sorotan
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/jateng/95229/evakuasi-mencekam-9-jam-pendaki-16-tahun-terjatuh-ke-kawah-gunung-slamet-ditemukan-meninggal

17/08/2026

Merdeka saiki duene pejabat sing olih setoran soko tambang, perusahaan perusahaan, sing kudune di belekna maning maring rakyat tapi di tilep nggo wetenge dewek dewek.
akeh pejabat kewedinen uu perampasan aset di terapna, sebab pejabat s**i kedunyan, bukti pejabat s**i ora mbela rakyat, angger bisa malah ngeruk seakehe nggo wetenge dewek.

Rakyat sebenere gampang, usaha aja di angel angel, PAJAK wajar aja sing aneh aneh ora wajar. Dumehen rakyat meneng bae di tambhi terus beban pajake, bbm e,

KON MATI ALON ALON APA PIWE???

Bupati dan DPRD Purbalingga Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026DPRD Kabupaten Purbalingga menyepakati Perubahan Kebijakan U...
14/08/2026

Bupati dan DPRD Purbalingga Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

DPRD Kabupaten Purbalingga menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kamis (13/8/2026).

Rapat Paripurna Dipimpin Ketua DPRD Purbalingga
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan,S.H.,S.Sos.,M.M, didampingi Wakil Ketua I H. Aman Waliyudin,S.E.,M.SI. Wakil Ketua II Aris Widiarso,S.H. dan Wakil Ketua III Hj. Tenny Juliawaty.S.E.,M.Si. Hadir p**a Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif, Wakil Bupati Dimas Prasetyahani,S.E.,M.M. jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Banggar Sampaikan Laporan
Dalam rapat tersebut, Badan Anggaran DPRD Kabupaten Purbalingga yang diwakili Siti Sifa, S.Pd., menyampaikan laporan hasil pembahasan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

Setelah penyampaian laporan, pimpinan rapat meminta persetujuan anggota DPRD terhadap Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk dituangkan dalam Keputusan DPRD.

“Selanjutnya, dalam rangka Kesepakatan Bersama terhadap Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, maka akan kami mintakan persetujuan kepada Rapat Paripurna Dewan pada hari ini,” ujar Bambang Irawan.

Perubahan KUA PPAS Tahun 2026 Disetujui

Dengan disetujuinya Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, legalitas kesepakatan akan dituangkan dalam Keputusan DPRD yang ditandatangani Ketua DPRD. Selanjutnya, Nota Kesepakatan antara Pemerintah Daerah dan DPRD akan ditandatangani Bupati Purbalingga bersama pimpinan DPRD Kabupaten Purbalingga.

Selain menyepakati Perubahan KUA dan PPAS, dalam rapat paripurna tersebut DPRD Kabupaten Purbalingga juga menerima penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

DPRD juga menerima dua Raperda lainnya, yakni Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Raperda tentang Desa.Penyampaian ketiga Raperda tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan kebijakan dan regulasi daerah yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama DPRD.
Selanjutnya, DPRD Kabupaten Purbalingga akan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 beserta dua Raperda lainnya pada Selasa (18/8/2026).
Sorotan
Selengkapnya...
https;//serayunews.com/bupati-dan-dprd-purbalingga-sepakati-perubahan-kua-ppas-2026

104 Siswa MAN 2 Banyumas Diduga Keracunan MBG Belum Pulih, Wabup Terima Info Sayur Pokcoy BerlendirWakil Bupati Banyumas...
12/08/2026

104 Siswa MAN 2 Banyumas Diduga Keracunan MBG Belum Pulih, Wabup Terima Info Sayur Pokcoy Berlendir

Wakil Bupati Banyumas sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Banyumas Dwi Asih Lintari mengecek kondisi siswa MAN 2 Banyumas setelah sehari sebelumnya dikabarkan sakit perut, Rabu (12/8/2026).

Berdasarkan data awal, ada 165 siswa yang diduga keracunan makanan setelah menyantap makanan MBG.

Mereka mengalami gejala pusing, mual, dan diare.

Menurut Lintarti, hingga Rabu pagi, pukul 09.00 WIB, proses pendataan dan pemantauan terhadap siswa maupun tenaga pendidik masih terus dilakukan.

Di MAN 2 Banyumas, total penerima manfaat MBG tercatat 1.641 orang, terdiri atas siswa dan guru.

"Dari jumlah tersebut, tercatat 165 siswa mengalami keluhan sakit, 61 di antaranya telah dinyatakan sembuh."

"Sementara, 104 siswa masih dalam kondisi sakit. Sedangkan 54 orang lain tidak mengalami keluhan," kata Lintarti

Lintarti mengatakan, dalam penanganan awal, tim juga menerima informasi mengenai kondisi sejumlah menu makanan.

Khususnya, sayur pokcoy jagung dan ayam woku yang dilaporkan berbau atau memiliki rasa kurang baik.

Sayur pokcoy dilaporkan dalam kondisi berlendir.

Tetapi, dia menegaskan, informasi tersebut masih merupakan temuan awal dan belum dapat dijadikan kesimp**an mengenai penyebab kejadian.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan uji sampel. Jadi untuk penyebabnya, jangan sampai kita mendahului hasil pemeriksaan," ungkapnya.

Lintarti mengatakan, saat ini, yang paling penting adalah memastikan para pelajar yang mengalami keluhan tersebut mendapatkan penanganan.

Dia pun meminta kondisi para siswa terus dipantau.

Lintarti menegaskan, Satgas MBG telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari pendataan penderita, pop**asi berisiko, konseling dan sosialisasi kepada penderita, hingga pemantauan kondisi siswa.

Tim juga melakukan kunjungan ke SPPG Mersi 2 sebagai penyedia MBG bagi MAN 2 Banyumas, bersama camat, kapolsek, babinsa dan bhabinkamtibmas, serta mengambil sampel makanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami ingin penanganannya dilakukan secara cepat, tetapi tetap berdasarkan data dan pemeriksaan yang objektif."

"Semua informasi yang masuk akan kita tindak lanjuti," ujarnya.

Utamakan Keselamatan Siswa

Tak hanya berkunjung ke sekolah, Lintarti bersama rombongan juga menjenguk siswa yang masih sakit diduga akibat keracunan MBG.

Dia ingin melihat secara langsung kondisi siswa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga.

Dia menegaskan, keselamatan dan kesehatan penerima manfaat MBG menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program.

"Yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan anak-anak."

"Program MBG harus memberikan manfaat, dan makanan yang diberikan harus dipastikan aman, layak, bergizi, serta memenuhi standar kesehatan," katanya.

Lintarti mengatakan, koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan sampel dan perkembangan kondisi para siswa.

"Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini."

"Mudah-mudahan, anak-anak yang masih sakit segera pulih dan dari hasil pemeriksaan nanti kita mendapatkan gambaran yang jelas sehingga langkah selanjutnya bisa dilakukan dengan tepat," ungkapnya.

Sorotan
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/better-banyumas/95008/104-siswa-man-2-banyumas-diduga-keracunan-mbg-belum-pulih-wabup-terima-info-sayur-pokcoy-berlendir

Kandang dan Tiga Kambing di Bojongsari Purbalingga Ludes Terbakar, Gara-gara Bakar SampahKadang dan tiga kambing milik P...
11/08/2026

Kandang dan Tiga Kambing di Bojongsari Purbalingga Ludes Terbakar, Gara-gara Bakar Sampah

Kadang dan tiga kambing milik Paimin (55), warga RT 02 RW 07, Desa/Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terbakar, Senin (10/8/2026) malam.

Kapolsek Bojongsari Iptu Sapto Wijiono mengatakan, kebakaran kandang kambing berukuran 4x2,5 meter itu diduga berawal dari kegiatan membakar sampah.

"Meski tidak ada korban jiwa, pemilik mengalami kerugian materiil karena kandang hangus dan tiga ekor kambing mati terbakar," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.25 WIB.

Kandang kambing tersebut berada di area kebun dan berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Bojongsari.

Petugas bersama satu unit mobil pemadam kebakaran kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.15 WIB.

Kapolsek Bojongsari menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan yang diperoleh, kebakaran diduga bermula dari aktivitas warga yang membakar sampah di dekat kandang.

Api kemudian merembet hingga mengenai kandang yang terbuat dari material bambu.

"Kerugian materil akibat kebakaran kandang tersebut berikut tiga ekor kambing ditaksir mencapai Rp10 juta," kata Kapolsek.

Kapolsek mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dalam kondisi musim kemarau seperti saat ini.

Menurutnya, kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah merembet dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Masyarakat juga diminta berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, termasuk saat membakar sampah di sekitar lingkungan rumah maupun kandang ternak.
semua orang
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/barlingmascakeb/94957/kandang-dan-tiga-kambing-di-bojongsari-purbalingga-ludes-terbakar-gara-gara-bakar-sampah

Bupati Purbalingga Kembali Serahkan Bantuan Sembako dari Gaji dan TunjanganKomitmen Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Ha...
08/08/2026

Bupati Purbalingga Kembali Serahkan Bantuan Sembako dari Gaji dan Tunjangan

Komitmen Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif untuk mengembalikan gaji dan tunjangannya kepada masyarakat terus diwujudkan. Melalui program Satu Langkah Kepedulian, Berbagi untuk Bersama, Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga Syahzani Fahmi Muhammad Hanif kembali menyalurkan 135 paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Jumat (7/8/2026).

Dilaksanakan di Desa Binangun Kecamatan Mrebet

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penyaluran bantuan sosial yang telah beberapa kali dilakukan menggunakan gaji dan tunjangan Bupati. Kali ini, Desa Binangun dipilih karena menjadi salah satu desa prioritas penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Purbalingga.

Bupati Fahmi mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan realisasi dari janji yang telah ia sampaikan sebelum menjabat sebagai bupati, yakni mengembalikan gaji dan tunjangannya agar dapat memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ini merupakan realisasi apa yang menjadi janji saya sejak sebelum menjabat bupati, bahwa gaji dan tunjangan yang saya terima akan kembali diserahkan kepada masyarakat untuk memberikan manfaat yang nyata,” ungkapnya.

Menurutnya, sebelum menjabat sebagai kepala daerah dirinya telah memiliki penghasilan yang mencukupi sebagai pengusaha. Karena itu, jabatan bupati dimaknainya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Jabatan bupati adalah sebagai pengabdian dan bhakti saya, bagaimana kehadiran saya bisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Bantuan dari Gaji dan Tunjangan Bupati

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan memang tidak besar, namun memiliki makna khusus karena berasal langsung dari gaji dan tunjangannya sebagai bupati.

“Meskipun tidak seberapa, karena ternyata gaji dan tunjangan bupati itu tidak banyak. Apa yang bisa diberikan maka akan saya berikan. Mungkin masalah tidak selesai hanya dengan bantuan ini, namun semoga bisa sedikit membantu apa yang bapak ibu butuhkan,” ujarnya.

Diperluas Melalui Purbalingga Gotong-Royong

Bupati Fahmi juga menyampaikan bahwa penyaluran bantuan akan terus diperluas melalui program Purbalingga Gotong Royong yang akan mulai berjalan pada Oktober 2026 dan berlanjut pada Januari 2027. Program tersebut akan melibatkan pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk bersama-sama membantu warga yang membutuhkan.

“Nanti sembako akan lebih banyak, ada bantuan RTLH, jambanisasi, transport masyarakat pengidap penyakit katastropik, perlengkapan anak sekolah, hingga alat bantu disabilitas,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat turut mendoakan agar program tersebut berjalan lancar. Terlebih, Desa Binangun menjadi salah satu dari 14 desa dengan kategori kemiskinan ekstrem di Purbalingga sehingga menjadi prioritas pemerintah daerah dalam penyaluran berbagai bantuan.

“Program saya berfokus pada yang dibutuhkan masyarakat dan punya dampak nyata,” tegas Bupati Fahmi.

Kades Binangun Ucapkan Terima Kasih

Kepala Desa Binangun, Maksum, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bupati Purbalingga yang secara konsisten menyalurkan gaji dan tunjangannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Gaji dan tunjangan yang seharusnya menjadi hak bupati justru disalurkan kepada masyarakat. Kami senantiasa mendoakan agar Mas Bupati dan keluarga diberikan kesehatan, kemudahan rezeki, panjang umur, serta keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.

Usai menyerahkan sembako, Bupati bersama rombongan juga menyambangi sejumlah warga kelompok rentan di Desa Binangun. Salah satunya adalah Tumiarji (80), seorang lansia sebatang kara yang selama ini masih menumpang mandi di rumah tetangganya. Bupati memastikan akan membantu pembangunan kamar mandi beserta akses air bersih, sekaligus menyerahkan bantuan sembako dan bantuan pribadi.

Bupati Kunjungi Penyintas Stroke

Kunjungan dilanjutkan ke rumah Wartini (65), penyintas stroke yang telah menjalani pengobatan sejak 2023. Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan membantu penyediaan kursi roda, walker, kasur, serta memastikan pelayanan kesehatan dari Puskesmas berjalan optimal. Perbaikan bagian atap rumah Wartini juga akan segera diupayakan agar lebih layak huni.

Bupati juga mengunjungi Rasminah (65), penyandang penyakit katastropik yang mengalami stroke, diabetes, gangguan penglihatan, dan tidak lagi mampu berjalan. Selain menyerahkan bantuan sembako dan bantuan pribadi, Fahmi memastikan Rasminah memperoleh pendampingan kesehatan dari Puskesmas serta bantuan tempat tidur untuk menunjang perawatan di rumah.
semua orang
Selengkapnya...
https;//serayunews.com/bupati-purbalingga-kembali-serahkan-bantuan-sembako-dari-gaji-dan-tunjangan

05/08/2026

Penganiayaan di gor badminton bojanegara, purbalingga

3 Agustus 2026 di depan gor badminton bojanegara sekitar pukul 23:10 telah terjadi penganiayaan terhadap Ari (menggunakan kaos biru), tiba tiba di didatangi 2 pria yang di duga pemilik showroom Mobil trio motor bersama dengan 1 karyawannya, dan langsung menanyakan bahwasannya ada yang menyiram lem alteco di mobilnya yang terparkir di depan gor/hall badminton bintang jaya sport,

Karena merasa tidak tau dan tidak melakukan Hal tersebut Maka korban menjawab "tidak Tau" tetapi Karena pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras kemudian langsung memukuli korban hingga menderita memar bagian hidung, Dan kepala pusing akibat di benturkan ke pohon mahoni yang ada di sekitar gor.

Lapor ke Polres Purbalingga

Setelah kejadian yang merugikan dirinya kemudian korban melapor ke polres purbalingga guna penegakan hukum dan keadilan, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut mengenai laporan yang telah di buat.
Semoga cepat terselesaikan
semua orang

Address

Purbalingga

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Purbalingga posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Info Purbalingga:

Shortcuts

Share

Category