Info Purbalingga

Info Purbalingga Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Info Purbalingga, Media, Purbalingga.

info purbalingga-media up to date seputar purbalingga, national dan internasional dari berbagai sumber yang kredibel, bertujuan memberikan informasi tentang social, politik, wisata, ekonomi, Dan lainnya sebagai penyeimbang banyaknya konten" entertainment

Menang Perdana di Babak 64 Besar Liga 4, Persibangga Ungkap Arti Dukungan Suporter di LapanganPersibangga Purbalingga me...
31/05/2026

Menang Perdana di Babak 64 Besar Liga 4, Persibangga Ungkap Arti Dukungan Suporter di Lapangan

Persibangga Purbalingga meraih kemenangan perdana di babak 64 Liga 4 Piala Presiden 2026, Sabtu (30/5/2026).

Laskar Jenderal Soedirman menang tipis 1-0 atas Sylva Kalteng FC pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Goentoer Darjono itu.

Gol tunggal kemenangan Persibangga dicetak Aziz Briantoro Ramadhon melalui eksekusi penalti pada menit ke-59.

Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal.

Kedua tim tampil terbuka dan saling melancarkan serangan sepanjang pertandingan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Usai pertandingan, pelatih kepala Persibangga Agus Riyanto didampingi kapten tim Andre Putra Wibowo, mengaku bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya pada laga perdana.

"Kami bersyukur bisa meraih tiga poin di pertandingan pertama."

"Sebenarnya, ada beberapa peluang yang seharusnya bisa dikonversikan menjadi gol, tetapi kami memaklumi karena mungkin para pemain masih mengalami sedikit nervous saat tampil di laga perdana dan bermain di hadapan ribuan pendukung Persibangga," ujar Agus Riyanto.

Menurutnya, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Ia optimistis, para pemain akan tampil lebih percaya diri setelah berhasil melewati laga pembuka dengan hasil maksimal.

"Di pertandingan kedua nanti, saya yakin para pemain akan lebih percaya diri."

"Dukungan luar biasa dari ribuan suporter menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus meraih hasil terbaik," tambahnya.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.

Ia menegaskan, tim pelatih akan segera melakukan evaluasi terhadap sejumlah kekurangan yang masih terlihat pada laga perdana.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah berjuang maksimal."

"Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi agar penampilan tim semakin baik pada pertandingan berikutnya," tegasnya.

Tak lupa, Agus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap Persibangga, mulai dari pemerintah daerah, manajemen tim, official, pemain, hingga para suporter yang memadati stadion.

Janji Lebih Maksimal di Pertandingan Berikutnya

Sementara itu, kapten tim Andre Putra Wibowo mengakui, para pemain masih merasakan ketegangan karena ini merupakan pertandingan pertama mereka di ajang Liga 4 Nasional 2026.

"Kami menyadari, masih ada beberapa kekurangan. Namun kami berjanji, pada pertandingan selanjutnya, akan tampil lebih maksimal dan menjalankan instruksi pelatih dengan lebih baik," ungkap Andre.

Dengan kemenangan ini, Persibangga membuka peluang melangkah ke fase berikutnya.

Persibangga masih memiliki dua pertandingan untuk mendulang poin.

Di laga kedua, Persibangga akan menghadapi Wahana FC, Selasa (2/6/2026) pukul 15.30 WIB, di Stadion Gelora Goentoer Darjono.
Persibangga Purbalingga untuk semua orang
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/superball/92343/menang-perdana-di-babak-64-besar-liga-4-persibangga-ungkap-arti-dukungan-suporter-di-lapangan

Polres Purbalingga Ungkap Kasus Pengeroyokan, Empat Orang Jadi TersangkaSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purb...
30/05/2026

Polres Purbalingga Ungkap Kasus Pengeroyokan, Empat Orang Jadi Tersangka
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purbalingga mengungkap kasus pengeroyokan atau penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama di Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari , Kabupaten Purbalingga. Pelaku berjumlah empat orang, satu di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Empat Tersangka Diamankan, Satu Di Bawah Umur
Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo dalam konferensi pers, Jumat (29/5/2026) mengatakan kasus tersebut terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekira jam 03.20 WIB di depan gedung Kajongan Futsal Center, Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga.

“Korban penganiayaan tersebut bernama Aprianto, umur 23 tahun, warga Desa Gandasuli, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga,” kata Wakapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Siswanto dan Plt Kasi Humas Iptu Dwi Arto, Jumat (29/5/2026).

Tersangka yang diamankan yaitu AFF (28), warga Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga; AEF (19), warga Desa Patemon, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga; ZB (21) warga Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga.

“Satu tersangka lainnya merupakan anak di bawah umur, berusia 17 tahun, warga Kabupaten Purbalingga,” ungkap Wakapolres.

Korban Dibawa ke Rumah Sakit
Kronologi kejadian berawal sekira jam 03.00 WIB adanya pesan WhatsApp di handphone korban, yang isinya meminta tolong karena kehabisan bensin dari nomor tidak dikenal. Saat dicek profilnya ternyata nomor tersebut masih satu grup WhatsApp dengan korban.

Korban selanjutnya mendatangi lokasi bersama satu orang temannya. Namun saat sampai di lokasi, sudah ada sekitar delapan orang di tempat tersebut. Tiba-tiba korban langsung dipukul oleh salah satu orang yang ada di lokasi tersebut.

Handphone korban juga sempat diminta salah satu pelaku, selanjutnya korban kembali dipukuli secara bersama-sama hingga jatuh ke sawah. Saat polisi datang pelaku sudah kabur dari lokasi. Polisi kemudian menolong dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan dokter dari PKU Muhamadiyah Bobotsari, korban diketahui mengalami luka robek 4 centimeter pada bagian kepala, luka lecet sebesar 2 centimeter pada dahi, luka memar pada kelopak mata kiri bagian atas dan bawah, luka robek 3 centimeter pada p**i, luka robek pada daun telinga, luka pada leher dan perdarahan selaput otak.

“Hasil penyelidikan terkait peristiwa tersebut, identitas pelaku akhirnya berhasil diketahui. Selanjutnya petugas dari Satreskrim Polres Purbalingga berhasil mengamankan para tersangka pada Selasa (19/5/2026),” ucap Wakapolres.

Barang Bukti Diamankan
Barang bukti yang diamankan di antaranya hasil visum et repertum korban, pakaian yang dipakai para pelaku saat kejadian yaitu 1 celana pendek warna biru, 1 sweater warna hitam, 1 hoodie warna putih, 1 kaos warna hijau, 1 kaos warna putih, 1 celana pendek warna cokelat, 1 kaos pendek warna hitam, 1 celana pendek lurik warna biru, pecahan botol kaca dan 1 buah batu hebel.

“Dari keterangan para pelaku mengaku emosi terhadap korban karena pernah melakukan penganiayaan terhadap adik salah satu pelaku, sehingga kemudian bersama-sama melakukan balas dendam,” jelas Wakapolres.

Ancaman Hukuman
Wakapolres menambahkan, kepada para tersangka dikenakan dugaan tindak pidana setiap orang yang dengan terang-terangan atau di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan/atau mengakibatkan hancurnya barang atau mengakibatkan luka.

“Para tersangka dikenakan Pasal 262 ayat (1) dan/atau Pasal 262 ayat (2) Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman yaitu pidana penjara paling lama sembilan tahun,” tegas Wakapolres.
semua orang Polres Purbalingga
Selengkapnya...
https;//serayunews.com/polres-purbalingga-ungkap-kasus-pengeroyokan-empat-orang-jadi-tersangka

28/05/2026

Aktivitas sekitaran pasar Bobotsari di hari kurban kedua cukup ramai meski tergolong Masih pagi, mungkin pada nggolet "BUMBU"
semua orang

Polres Purbalingga Serahkan Hewan Kurban ke MasyarakatPolres Purbalingga melaksanakan penyerahan dan pemotongan hewan ku...
27/05/2026

Polres Purbalingga Serahkan Hewan Kurban ke Masyarakat

Polres Purbalingga melaksanakan penyerahan dan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Lapangan Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Rabu (27/5/2026). Hewan kurban kemudian dibagikan untuk masyarakat.

Serahkan Secara Simbolis

Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum secara simbolis menyerahkan hewan kurban berupa sapi dan kambing kepada para penerima. Selanjutnya dilakukan pemotongan hewan kurban untuk dibagikan. Polres Purbalingga melaksanakan penyerahan dan pemotongan hewan kurban. Ini merupakan partisipasi dari personel dengan jumlah total 10 ekor sapi dan 21 ekor kambing.

“Dengan kurban ini semoga membawa keberkahan bagi kita semua, mempererat tali silaturahmi antara Polres Purbalingga dengan masyarakat dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” kata Kapolres.

Diserahkan ke Masyarakat

Disampaikan bahwa hewan kurban diserahkan untuk Ponpes Darul Islah, Ponpes Daruttaqwa, Ponpes Madani, Yayasan Amalan Masyarakat Sejahtera, Madin Roudatul Muttaqin, Toriqotussalam, Ponpes Roudlatus Solichin Solichat dan Bustanu Usy-syaqil Qur’an (BUQ).

Selain itu, diberikan untuk tukang becak pangkalan Sirongge, warga Desa Grecol, warga Kelurahan Kalikabong, warga di Terminal Purbalingga, warga RT Purbalingga Kidul, SMK Duafa dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Purbalingga.

Warga Ucapkan Terima Kasih
Salah satu penerima hewan kurban, Parsito dari Yayasan Amalan Masyarakat Sejahtera menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Purbalingga atas penyerahan hewan kurban. Hewan kurban yang diberikan menurutnya sangat bermanfaat bagi anak yatim penghuni yayasan.”Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres Purbalingga. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda, aamiin ya robbal alamin,” ucapnya.

Soro Guillaume Kigbafori
Selengkapnya...
https;//serayunews.com/polres-purbalingga-serahkan-hewan-kurban-ke-masyarakat

Salat Iduldha di Alun-Alun Purbalingga, Bupati Fahmi Sampaikan Pesan IniMomentum Iudladha 1447 H dimanfaatkan Bupati Pur...
27/05/2026

Salat Iduldha di Alun-Alun Purbalingga, Bupati Fahmi Sampaikan Pesan Ini

Momentum Iudladha 1447 H dimanfaatkan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif untuk mengajak seluruh masyarakat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Purbalingga.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Fahmi saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Iduladha di Alun-alun Purbalingga, Rabu (27/5/2026).

“Mari seluruh masyarakat Purbalingga untuk saling menjaga dan saling mendukung. Pemerintah menjaga warga, warga saling menjaga dan mendukung antar sesama, serta masyarakat terus berjalan bersama pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan saat ini,” kata Bupati Fahmi

Isu Kriminalitas

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fahmi juga menyoroti berbagai isu kriminalitas yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Purbalingga, seperti aksi pencurian, perampokan, hingga modus teror yang sempat meresahkan masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk semakin memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kewaspadaan lingkungan dengan mengaktifkan kembali kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang di beberapa wilayah sempat tidak berjalan optimal.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama,” katanya.

Apresiasi Polres Purbalingga

Bupati Fahmi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Purbalingga atas respons cepat dalam menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat dan penanganan kasus kriminalitas yang terjadi belakangan ini.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama seluruh masyarakat, siap terus bersinergi untuk mewujudkan Purbalingga yang semakin aman, nyaman, dan tenteram,” ujarnya.

Imam dan Khatib Salat Iduladha

Pelaksanaan Salat Idul Adha dipimpin oleh Imam Muakhor Abdu Salam, S.Pd.I., M.Si., dengan khatib Imamuddin, S.Ag., M.H.I. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Herni Sulasti, dan ribuan warga Purbalingga.

Polres Purbalingga semua orang
Selengkapnya...
https;//serayunews.com/salat-iduldha-di-alun-alun-purbalingga-bupati-fahmi-sampaikan-pesan-ini

Fakta atau Mitos Terowongan Bawah Laut yang Hubungkan Benteng Pendem dengan NusakambanganBenteng Pendem merupakan salah ...
26/05/2026

Fakta atau Mitos Terowongan Bawah Laut yang Hubungkan Benteng Pendem dengan Nusakambangan

Benteng Pendem merupakan salah satu peninggalan arsitektur militer kolonial Belanda di pesisir Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah.

Dibangun pada tahun 1862 sampai 1879, benteng ini menjadi tempat pertahanan sekaligus pengintaian strategis yang aman saat tentara Belanda mendarat di pantai Teluk Penyu.

Benteng Pendem memiliki luas sekitar 11 hektar. Namun, seiring berjalannya waktu, hanya sekitar 4 hektar yang dibuka untuk wisata edukasi dan umum.

Sementara sisa lahannya kini dimanfaatkan oleh Pertamina sebagai bagian dari kawasan operasional mereka.

Di antara ruangan yang dibangun di tempat itu adalah bunker atau tempat beristirahatnya para tentara Belanda kala itu.

Bunker di Benteng Pendem ini memiliki sekitar 14 kamar.

Berbagai ruangan juga masih tertata kokoh dengan perawatan yang intens dari pengelola setempat. Seperti; klinik, penyimpanan senjata, ruang akomodasi, dan penjara.

Semua ruangan itu masih ada sampai saat ini.

Benteng Pendem ini kerap kali menjadi tempat edukasi sekolah, outbound, rekreasi keluarga, sampai dengan pre-wedding photoshoot.

Banyak pengunjung yang datang ketika musim liburan tiba.

Tak jarang dari mereka juga banyak yang membuat rekaman pribadi untuk menelusuri sudut-sudut Benteng Pendem.

Benteng Pendem ini juga menyimpan banyak cerita mistis maupun mitos-mitos yang sering kali didengar masyarakat.

Selain menjadi warisan sejarah dan tempat edukasi, sering kali beberapa pengunjung datang hanya untuk berwisata mistis di malam hari.

Salah satunya, acara Mister Tukul Jalan-Jalan.

“Ini sekedar informasi saja ya, kalau di sini sebenernya gak ada terowongan bawah tanah yang langsung menuju ke Nusakambangan, jadi saya katakan itu semuanya mitos saja,” Ujar Dendi pada Tribunbanyumas.com, Selasa (28/7/25).

Meski banyak mitos yang beredar dari mulut ke mulut, tetapi daya tarik pengunjung untuk menelusuri jejak wisata malam di Benteng Pendem ini tidak surut.

Suasana yang tenang dan bangunan-bangunan yang masih khas akan zaman kolonial Belanda, menjadi bumbu tersendiri.

“Tapi liburan kali ini nggak seramai biasanya, mbak,” tambah Dendi, Selasa (28/7/25)

Tidak hanya dalam kota, pengunjung yang datang juga sering kali dari luar kota. Mereka tertarik karena Benteng Pendem ini menjadi salah satu warisan kolonial Belanda yang masih tetap kokoh sampai saat ini.

Lokasinya yang dekat dengan kota Cilacap juga membuat wisata ini mudah dikunjungi.

Fasilitas yang disediakan cukup memadai. Area parkir yang luas, tempat mencari makanan juga dekat, dan tentunya pemandu wisata yang siap menjelaskan sejarah menarik dan mudah dipahami dari Benteng Pendem.

Hal ini turut mendukung kenyamanan para pengunjung.

Selain dengan bangunan dan ruangan yang masih kokoh. Benteng Pendem sendiri juga memelihara banyak satwa-satwa yang bisa dijumpai secara langsung.

Seperti, burung-burung dan rusa. Rusa-rusa di sana kerap kali menyapa para pengunjung secara dekat namun tidak mengganggu.

Keberadaan satwa-satwa seperti rusa dan burung ini memberikan nuansa alami yang menyegarkan di tengah bangunan benteng yang sarat akan sejarah.

Kehadiran satwa ini pun memperkaya pengalaman wisata, karena tidak hanya belajar tentang sejarah, tetapi juga bisa lebih dekat dengan alam.

Pengelola Benteng Pendem secara rutin merawat dan menjaga satwa-satwa tersebut agar tetap sehat dan nyaman berada di lingkungan benteng.

Area khusus juga disediakan untuk tempat tinggal satwa, lengkap dengan pagar pembatas yang aman bagi pengunjung. Kombinasi antara edukasi sejarah dan wisata alam ini menjadi keunikan tersendiri yang tidak banyak dimiliki oleh tempat wisata sejarah lainnya.

Dendi berharap, kaum muda masih tetap menjaga kelestarian budaya. Tentu, hal ini bukan hanya dengan datang berkunjung dan menikmati tempatnya saja, tetapi juga dengan memahami nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk tidak melupakan warisan leluhur yang menjadi bagian dari identitas bangsa.
semua orang
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/barlingmascakeb/92131/fakta-atau-mitos-terowongan-bawah-laut-yang-hubungkan-benteng-pendem-dengan-nusakambangan

Banyumas Darurat Obat Terlarang? BPOM Ungkap Penyalahgunaan OOT Tertinggi Ketiga di JatengPenyalahgunaan Obat-Obatan Ter...
25/05/2026

Banyumas Darurat Obat Terlarang? BPOM Ungkap Penyalahgunaan OOT Tertinggi Ketiga di Jateng

Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu (OOT) di kalangan anak muda menjadi perhatian serius di Kabupaten Banyumas.

Bahkan, Banyumas kini disebut menempati posisi ketiga tertinggi di Jawa Tengah dalam kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Fakta tersebut terungkap dalam kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu yang digelar Balai POM Banyumas di Purwokerto, Senin (25/5/2026).

BPOM Banyumas Soroti Penyalahgunaan Obat Keras di Kalangan Anak Muda
Kepala Balai POM Banyumas, Gidion mengatakan aksi nasional tersebut dilaksanakan serentak di 33 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di seluruh Indonesia.

Langkah itu dilakukan untuk menekan penyalahgunaan obat keras yang kini marak dikonsumsi secara ilegal oleh kalangan remaja dan anak muda.

“Ada delapan jenis obat yang sebenarnya harus menggunakan resep dokter dan tidak boleh digunakan sembarangan, tetapi justru disalahgunakan masyarakat, khususnya anak muda,” ujar dia.

Menurut Gidion, obat-obatan tersebut kerap digunakan sebagai pengganti narkotika karena lebih mudah didapat dan harganya relatif murah.

Tramadol dan Dextro Disebut Sering Disalahgunakan
Beberapa jenis obat yang paling sering disalahgunakan antara lain tramadol atau yang dikenal dengan sebutan “pil sapi” serta dextro.

“Mereka menggunakan obat-obatan itu untuk ganti narkotika karena aksesnya lebih mudah dan harganya murah. Kalau narkotika kan mahal dan sulit dicari,” katanya.

Ia mengungkapkan, dalam tiga tahun terakhir angka penyalahgunaan OOT mengalami peningkatan cukup tajam.

Karena itu, BPOM Banyumas menilai upaya pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

BPOM Gandeng Polisi, BNNK dan Apoteker
Untuk menekan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, BPOM Banyumas menggandeng berbagai stakeholder mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, BNNK Banyumas hingga apoteker.

“Badan POM harus menggandeng stakeholder, mulai pemerintah daerah, kepolisian, BNNK, hingga apoteker untuk bersama-sama melakukan pencegahan,” ujar dia.

BPOM Banyumas juga menyiapkan berbagai langkah pencegahan seperti sosialisasi ke sekolah dan universitas serta memperkuat pengawasan apotek dan jaringan distribusi obat.

“Targetnya tentu penyalahgunaan OOT ini bisa menurun,” katanya.

Dampak Penyalahgunaan OOT Bisa Picu Tindakan Kriminal
Gidion mengingatkan dampak penyalahgunaan obat keras tidak bisa dianggap remeh. Selain memicu efek hiperaktif, kondisi tersebut juga dapat mendorong tindakan kriminal.

“Yang bahaya itu ketika pengguna jadi hiperaktif, akhirnya bisa mengarah ke kriminal,” ujar dia.

Sementara itu, Sadewo Tri Lastiono menyebut Banyumas saat ini berada di posisi ketiga tertinggi penyalahgunaan obat-obatan terlarang di Jawa Tengah setelah Semarang dan Solo.

“Obat itu aslinya untuk kesehatan, tetapi kalau digunakan berlebihan bisa menjadi racun,” kata dia.

Mayoritas Penyalahguna Berusia 15 hingga 20 Tahun
Kepala BNNK Banyumas, Iwan Irmawan mengungkapkan mayoritas penyalahguna obat-obatan terlarang berada di rentang usia produktif 15 hingga 20 tahun.

“Pasien kami meningkat tajam. Tahun 2024 ada 54 orang, lalu tahun 2025 menjadi 68 orang dan sekitar 60 sampai 70 persen merupakan usia produktif,” ujar dia.

BNNK Banyumas saat ini juga menjalankan program “Ananda Bersinar” melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) untuk siswa SD dan SMP.

“Bahkan sudah ada LKS untuk SMP kelas 8 agar anak-anak memahami bahaya narkoba sejak dini,” kata dia.

Bupati Banyumas Minta Pencegahan Dilakukan Secara Masif
Sadewo mengapresiasi langkah BPOM Banyumas menggelar aksi nasional pencegahan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Namun ia menegaskan kegiatan tersebut harus dijalankan secara serius dan berkelanjutan.

“Saya harap ini tidak hanya seremonial, tetapi betul-betul dilakukan secara masif,” ujar dia.

Ia juga mengaku telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk memperkuat edukasi bahaya narkoba dan obat terlarang kepada pelajar sejak dini.

“Orang pintar saja belum tentu masa depannya cerah, apalagi kalau sejak kecil sudah kecanduan obat-obatan seperti itu,” katanya.
semua orang
Selengkapnya...
https;//serayunews.com/banyumas-darurat-obat-terlarang-bpom-ungkap-penyalahgunaan-oot-tertinggi-ketiga-di-jateng

Kontraktor Purbalingga Nyaris Ditipu Anggota DPRD Banyumas: Dijanjikan Proyek Malah Dimintai DPSaefudin, kontraktor asal...
24/05/2026

Kontraktor Purbalingga Nyaris Ditipu Anggota DPRD Banyumas: Dijanjikan Proyek Malah Dimintai DP

Saefudin, kontraktor asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, batal melaporkan anggota DPRD Banyumas berinisial ST ke polisi atas dugaan penipuan.

Niat itu urung setelah ST merespon peringatan 1x24 jam yang diberikan Saefudin bersama kuasa hukumnya.

Kasus ini bermula saat Saefudin mendapat tawaran proyek pengaspalan dan pembangunan talud senilai Rp1,1 miliar dari ST.

Proyek aspirasi atau pokir itu rencananya dikerjakan di Kecamatan Pekunceng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tahun 2025.

Namun, untuk mengerjakan proyek itu, dia justru diminta membayar uang muka atau ijon sebesar Rp110 juta.

Kuasa hukum korban, Djoko Susanto mengatakan, uang itu diserahkan secara tunai dua kali di tahun 2024.

Uang diterima Slamet dan Agung, yang merupakan anak buah ST, dengan bukti kuitansi.

"Proyek yang dijanjikan sampai sekarang tidak sesuai harapan, tidak ada realisasi pekerjaannya."

"Klien kami dirugikan dengan bujuk rayu seorang anggota DPRD yang menyalahgunakan wewenang dan meminta uang lebih dulu," katanya.

Menurut Djoko, tawaran proyek itu datang pada tahun 2024, saat kliennya mengerjakan proyek di wilayah Banjaranyar, Banyumas.

Saat bertemu, ST meminta Saefudin mengerjakan proyek pokir untuk pekerjaan di tahun 2025.

"Hari itu juga saya dimintai uang. Saya sebetulnya tidak mau, tapi beliau bilang butuh sekali."

"Karena kasihan, saya sanggupi," ungkapnya.

Saefudin kemudian mengambil uang dari BPD Ajibarang sebagai uang muka yang pertama, sebesar Rp55 juta.

Dua hari kemudian, dua anak buah ST datang ke rumah dan meminta uang tahap kedua, Rp55 juta.

Kedua anak buahnya bahkan rela menunggu berjam-jam.

"Itu semua saya jadikan dalam satu kwitansi."

"Tapi ternyata, sampai sekarang tidak ada pekerjaan sama sekali, semua bohong," katanya.

Layangkan Peringatan

Saefudin bersama kuasa hukumnya, Djoko Susanto, kemudian mengultimatum ST 1×24 jam, pada Jumat (22/5/2026).

Jika uang tidak dikembalikan, Saefudin akan melaporkan anggota dewan tersebut ke polisi.

Peringatan ini pun direspon ST, sehari berikutnya.

Sabtu (23/5/2026), ST mengembalikan uang sebesar Rp110 juta kepada Saefudin di Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto.

"Semua kerugian klien kami sudah dikembalikan. Pertemuan berjalan baik dan berakhir damai," kata Djoko.

Djoko mengatakan, mediasi diinisiasi Supangkat yang merupakan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyumas.

Kedua belah pihak kemudian bersedia bertemu.
semua orang
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/better-banyumas/92089/kontraktor-purbalingga-nyaris-ditipu-anggota-dprd-banyumas-dijanjikan-proyek-malah-dimintai-dp

20 Motor Disita Polisi dan TNI di Purbalingga, Diduga akan Digunakan Balap LiarAparat menyita 20 sepeda motor dalam razi...
24/05/2026

20 Motor Disita Polisi dan TNI di Purbalingga, Diduga akan Digunakan Balap Liar

Aparat menyita 20 sepeda motor dalam razia gabungan yang digelar Polres Purbalingga dan TNI dalam rangka mengantisipasi balap liar, Minggu (24/5/2026) dini hari.

Razia gabungan ini digelar di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang dinilai rawan dimanfaatkan menggelar balap liar.

Puluhan kendaraan tersebut diamankan setelah diduga akan digunakan untuk aksi balap liar, serta tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti tidak dilengkapi spion, pelat nomor, dan perlengkapan lain kendaraan.

Patroli gabungan dilaksanakan mulai pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB dengan menyasar titik-titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar.

Plt Kasi Humas Polres Purbalingga, Iptu Dwi Arto mengatakan, patroli dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan potensi gangguan lalu lintas pada malam hingga dini hari.

"Patroli melintasi Jalan Komisaris Noto Sumarsono, Jalan Isdiman, Jalan S Parman, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Cahyana Baru, hingga Jalan Jenderal Sudirman," ujarnya, Minggu.

"Hasil kegiatan, kami menyita 20 sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar maupun sepeda motor yang ditemukan tidak sesuai spesifikasi teknis," ucapnya.

Ia menjelaskan, kendaraan yang disita rata-rata tidak memenuhi standar kelengkapan berkendara, seperti tidak memasang spion, tidak menggunakan pelat nomor, hingga kondisi kendaraan yang telah dimodifikasi tidak sesuai aturan.

Polres Purbalingga, lanjutnya, akan terus menggencarkan patroli serupa guna mencegah aksi balap liar yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

"Kami mengimbau masyarakat selalu menjaga keamanan dan ketertiban."

"Selain itu, patuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan tidak melakukan aksi balap liar yang membahayakan," pungkasnya.
𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘𝒆𝒓𝒔. Sorotan Polres Purbalingga semua orang
Selengkapnya...
https;//banyumas.tribunnews.com/barlingmascakeb/92090/20-motor-disita-polisi-dan-tni-di-purbalingga-diduga-akan-digunakan-balap-liar

Wabup Purbalingga :CPNS Jangan Mudah Jadikan SK Pengangkatan Untuk Jaminan KreditWakil Bupati (Wabup) Dimas Prasetyahani...
22/05/2026

Wabup Purbalingga :CPNS Jangan Mudah Jadikan SK Pengangkatan Untuk Jaminan Kredit

Wakil Bupati (Wabup) Dimas Prasetyahani berpesan kepada Calon Pegawai Negeri Sipi (CPNS) Pemkab Purbalingga yang telah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai PNS. Salah satu agar tidak dengan mudah menjadikan SK Pengangkatan untuk jaminan kredit.

“Kalau SK sudah di tangan, jangan buru-buru dijadikan jaminan kredit. Pikirkan matang-matang, itu kebutuhan atau hanya keinginan. Harus lebih bijak dalam membijaki,” pesannya saat menyerahkan SK Pengangkatan 39 orang CPNS Pemkab Purbalingga menjadi PNS, di Ruang Ardilawet Setda Kabupaten Purbalingga, Kamis (22/5/2026).

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah
Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga, Dimas Prasetyahani mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif. Para ASN yang dilantik merupakan hasil seleksi Calon ASN Formasi Tahun 2024.

Plh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purbalingga, Bambang Widjonarko melaporkan, awalnya terdapat 40 CPNS yang dinyatakan lolos. Namun satu orang mengundurkan diri sehingga sebanyak 39 orang mengikuti pengambilan sumpah dan janji PNS.

“Sebanyak 39 orang telah mengisi jabatan dengan rincian 23 orang dalam jabatan fungsional dan 16 orang dalam jabatan pelaksana,” jelas Bambang.

Masa Percobaan Satu Tahun
Ia menambahkan, seluruh peserta telah menjalani masa percobaan selama satu tahun, lulus pendidikan dan pelatihan (diklat), serta memenuhi syarat sehat jasmani dan rohani.

Dalam sambutannya, Wabup Dimas Prasetyahani mengucapkan selamat kepada para ASN yang kini resmi menyandang status PNS. Ia menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk komitmen moral dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang lebih penting dari sumpah tadi adalah kesanggupan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa untuk senantiasa melaksanakan seluruh tanggung jawab dalam menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya,” kata Wabup.

Mengutamakan Kepentingan Publik
Ia juga mengingatkan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat yang harus mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Para PNS baru diminta mampu menjalankan tugas secara optimal sesuai bidang masing-masing.

“Menjadi PNS jangan yang dipikirkan yang manis-manis saja. Ternyata kita punya tantangan yang sangat kompleks,” ujarnya.

Kemandirian Membangun Purbalingga
Wabup turut mendorong para ASN memiliki semangat otonomi daerah dan kemandirian dalam membangun Purbalingga. Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki daerah tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi.

“Mari kita bekerja penuh dengan totalitas dan kreativitas. Jangan terus-menerus menyalahkan keterbatasan atau bergantung pada pemerintah pusat. Mari kita optimalisasi sumber-sumber yang ada untuk mengakselerasi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.
semua orang
Selengkapnya...
https;//serayunews.com/wabup-purbalingga-cpns-jangan-mudah-jadikan-sk-pengangkatan-untuk-jaminan-kredit

Address

Purbalingga

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Purbalingga posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Info Purbalingga:

Share

Category